Minggu, 17 Des 2017 05:17
  • Home
  • Ragam
  • Listrik sering padam, HIMMAH soroti dugaan praktik korupsi dan Pungli di PLN

Listrik sering padam, HIMMAH soroti dugaan praktik korupsi dan Pungli di PLN

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Kamis, 07 Sep 2017 13:07
Dibaca: 341 kali
Dok
Abdul Razak Nasution saat memimpin unjuk rasa ke kantor PLN, jalan Yos Sudarso, Kamis (7/9).

Pemadaman listrik masih menjadi keluhan utama masyarakat Sumatera Utara khususnya di kota Medan. Padahal sejak kedatangan kapal dari Turki yang digembar-gemborkan oleh pemerintah, masyarakat berharap tidak ada lagi pemadaman di kota Medan.

Keresahan masyarakat akan pemadaman listrik ini disambut oleh elemen mahasiswa Sumatera Utara, khususnya Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah (HIMMAH), yang melakukan sejumlah investigasi langsung hingga ke tingkat ranting.

Abdul Razak Nasution, Wakil Ketua HIMMAH Sumut menyatakan bahwa pihaknya mensinyalir praktik-praktik korupsi dan karakter korup dari oknum pegawai PLN turut menyebabkan masalah listrik tidak kunjung selesai.

"Bahkan di luar praktik korup, ketika kami melakukan pendalaman ke tingkat bawah, kami menemukan bahwa pejabat PLN di lingkup Sumatera Utara juga melakukan praktik pungutan liar, pungli ke masyarakat. Salah satunya dengan modus pemasangan baru jaringan listrik ke masyarakat di Simalungun," tutur Abdul Razak pada media, di sela-sela aksi unjuk rasa yang dipimpinnya ke kantor PLN wilayah Sumut, jalan Yos Sudarso Medan, Kamis (7/9/2017).

Amatan media, Abdul Razak menyerahkan seekor tikus pada pejabat PLN yang menerima aspirasi mereka.

"Tikus ini perlambang negatif. Kami menduga PLN masih memelihara tikus, maka kami menambahi seekor lagi," ujarnya kepada Rudi, staf Humas​PLN.

Aktifis mahasiswa ini menegaskan bahwa HIMMAH sudah menyurati Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dengan Nomor 01/LP/DPP-Sutra/HW-SU/VIII/2017 tertanggal 24 Agustus 2017, perihal dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang jabatan yang diduga dilakukan oleh Manager PT. PLN (Persero) Rayon Perdagangan Kab. Simalungun dan Manager PT. PLN (Persero) Area Pematangsiantar pada kegiatan Pasangan Sambung Baru (PSB) di Afdeling L, J dan I di PT. Bridgestone SRE Dolok Merangir

"Hasil investigasi lapangan dan wawancara kami, diduga telah terjadi tindak pidana korupsi (pungli) dan penyalahgunaan wewenang serta jabatan (Konspirasi) yang dilakukan oleh PLN, pihak penyedia jasa, serta General Manager PT. Bridgestone SRE Dolok Merangir, yang berpotensi merugikan rakyat dan negara sebesar Rp662.582.000," ungkapnya.

Razak kemudian merinci modus pungli tersebut, dan menegaskan bahwa 398 Pasangan Sambung Baru (PSB) dengan daya 1.300 VA itu secara administrasi memakai ‬nama‭ ‬masing-masing‭ ‬ ‭ ‬karyawan, padahal perumahan tersebut merupakan inventaris perusahaan, bukan pribadi.

"Selanjutnya, diduga PSB itu tidak memiliki Sertifikasi Laik Operasi (SLO) sesuai UU 30 dan 31 Tahun 2009," lanjutnya.

"Oleh karenanya, HIMMAH ‬Sumut mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara memeriksa Manager PLN Perdagangan, Sawun Waluyo‭, Manager PLN Area Pematangsiantar Kristianto‭, Penyedia Jasa Arsad‬‬ Siregar‭ dan GM Bridgestone SRE Dolok Merangir. Tangkap Koruptor...!!" tegas Razak.

Sementara Rudi, staf Humas PLN yang menanggapi aksi mahasiswa menyatakan bahwa aspirasi massa akan disampaikan ke pimpinan.

Mendengar tanggapan PLN, Razak mengultimatum agar GM PLN mencopot kedua pejabat yang disorot.

"Kalau tidak ada tindakan riil, kami akan kembali berunjukrasa setiap hari Kamis ke PLN," pungkasnya.

Massa kemudian melanjutkan aksi ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut, di jalan AH Nasution Medan.

Di kantor Kejaksaan, sempat terjadi aksi saling dorong dengan aparat karena petugas melarang mahasiswa membakar ban bekas.

Di sini, Yosgernold Tarigan selaku Staf Humas Kejati Sumut berjanji minggu depan, Jaksa sudah mengeluarkan telaah atas dugaan korupsi yang dilaporkan HIMMAH Sumut.

Editor: Budi

T#g:HimmahKorupsipln
Berita Terkait
  • Rabu, 13 Des 2017 11:43

    Polrestabes Medan Raih Penghargaan WBK dari MenPAN RB

    Suatu kebanggaan bagi Polrestabes Medan yang meraih penghargaan predikat Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

  • Selasa, 12 Des 2017 13:52

    Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Rayon Gunung Tua Antisipasi Gangguan

    Dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2018, PLN (Persero) Rayon Gunung Tua fokus untuk melaksanakan pekerjaan pembersihan jaringan dan pemeliharaan. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi

  • Sabtu, 09 Des 2017 12:09

    Memaknai Peringatan Hari Anti Korupsi

    Korupsi dalam bahasa Latin 'corruptio' dari kata kerja corrumpere yang berarti busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok.

  • Kamis, 07 Des 2017 23:57

    Warga Lobu Siregar Terima CSR PT. PLN (Persero) P3B

    Bupati Tapanuli Utara, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Parsaoran Hutagalung bersama dengan Ketua TP PKK Taput Ny. Satika Nikson Nababan boru Simamora menghadiri penyerahan CSR Tahun 2017 dari

  • Kamis, 07 Des 2017 18:57

    Tiga Pocong Minta Kadis Kesehatan Padangsidimpuan Ditangkap

    Puluhan massa dari Jaringan Aliansi dan Gerakan Mahasiswa untuk Perubahan (Jalan Gempur) Tabagsel berunjuk rasa di kantor DPRD Kota Padangsidimpuan, Kamis (7/12/2017). Uniknya, aksi ini sambil me

  • Rabu, 06 Des 2017 20:26

    Gelar "Yang Maha Kuasa" untuk PLN

    Berlandaskan pada UU No. 25 Tahun 2009 tentang pelayanan Publik, maka sudah selayaknya masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik, baik oleh organisasi privat maupun publik.Sejumlah wilayah di Indones

  • Jumat, 01 Des 2017 07:51

    Hasiholan Sianturi, pengusaha dari Sidikalang, curi perhatian Menteri ESDM, Jonan

    Hasiholan Sianturi, pengusaha brilian dari Sidikalang, Sumut, mencuri perhatian Menteri ESDM, Ignasius Jonan.

  • Kamis, 23 Nov 2017 12:13

    CV PN Tiap Tahun Temuan BPK-RI, API: Penegak Hukum Harus Lakukan Pemeriksaan

    CV. Putra Nasution (PN) adalah salah satu dari 16 perusahaan kontraktor di Kabupaten Padang Lawas yang setiap tahun nyaris jadi temuan BPK-RI, namun setiap tahun pula mengerjakan paket proyek pembangu

  • Selasa, 21 Nov 2017 13:40

    Pembangunan Masjid Agung Palas Kekurangan Volume Fisik

    Pembangunan Masjid Agung Kabupaten Padang Lawas perlu dilakukan pengawasan yang lebih, pasalnya tahap awal pembangunan telah jadi temuan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan

  • Selasa, 21 Nov 2017 06:31

    Penegak Hukum Diminta Periksa Kadis PU Palas

    Penegak Hukum di Sumatera Utara diminta memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Padang Lawas, pasalnya pejabat itu membenarkan sejumlah pembagunan proyek peningkatan jalan yang pengerjaannya d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak