Rabu, 20 Sep 2017 20:03
  • Home
  • Ragam
  • LPPD Medan Kecewa, Penundaan Pesparawi Sumut Terkesan Dimanipulasi

LPPD Medan Kecewa, Penundaan Pesparawi Sumut Terkesan Dimanipulasi

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Aan
Kamis, 13 Jul 2017 18:53
Dibaca: 160 kali
Dok
Rapat pengurus dan paduan suara LPPD Medan, Rabu (12/7/2017).

Sekretaris Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Daerah (LPPD) Kota Medan, Nimrot Situmeang, mengatakan sangat kecewa dengan penundaan pelaksanaan Pesparawi tingkat provinsi Sumut tahun 2017. 

Surat pemberitahuan yang diterima LPPD Medan dengan nomor 02/LPPD-SU/VII/2017 tertanggal 10 Juli 2017 sarat tanda tanya, sebab tidak dibubuhi tandatangan ketua atau pengurus lainnya, hanya mencantumkan nama Sekretaris Dra Rosmawaty Nadeak.

"Kita sangat kecewa, sepertinya pengurus LPPD Provinsi Sumut tidak serius bahkan kita menduga ada upaya mempermainkan situasi yang sudah ada," ujar Nimrot saat rapat pengurus LPPD Kota Medan dan seluruh peserta paduan suara binaan LPPD Medan di Kantor Distrik X HKBP Medan Aceh, Rabu (12/7/2017). 

Turut hadir penasehat LPPD Medan JA Ferdinandus, Bendahara Umum Maslen Simarmata SH, Ketua Bidang Pesparawi Binsar Nainggolan, Ketua Bidang Seminar Adol Frian Rumaijuk, Drs. Horas Hutagaol, M.Pd, MM, Lysda Silalahi dan pengurus lainnya serta para pelatih.

Rapat yang digelar mendadak untuk menanggapi surat pemberitahuan dari LPPD Sumut yang diterima lewat pesan WhatsApp (WA) sebelumnya. 

Pada kesempatan itu, pengurus LPPD Medan mengajak seluruh peserta paduan suara dari berbagai kategori untuk tetap solid. "Jangan sampai gara-gara kebrutalan kepengurusan di tingkat provinsi, kita jadi patah semangat," ujar Nimrot yang juga diamini Binsar Nainggolan dan pengurus lainnya.

Menurut Nimrot, keputusan yang dilakukan LPPD Provinsi Sumut membuat LPPD daerah lain juga kecewa. "Kita sudah komunikasi dengan beberapa LPPD di kabupaten lain, juga sangat kecewa. Persiapan yang telah dilakukan yang seyogianya mengikuti Pesparawi Provinsi tanggal 13-14 Juli, harus dibatalkan seketika," ujarnya.

Pihaknya juga bertanya kenapa jadwal yang telah disepakati sejak awal bisa ditunda dengan begitu saja. "Alasannya karena anggaran belum keluar. Menurut kita ini adalah cara-cara melecehkan lembaga ini, bagaimana mungkin anggaran yang sudah ditampung di APBD bisa tidak keluar, jadwalnya sudah ada sebelumnya. Atau jangan-jangan dialihkan ke kegiatan lain?" tegas Nimrot.

Pada kesempatan itu, JA Ferdinandus juga mengatakan kekecewaannya kepada LPPD Sumut. "Ini bukan kali pertama, tahun-tahun sebelumnya pun, peserta Pesparawi kecewa oleh mereka ini. Kita minta, Gubernur Sumut mengevaluasi SK yang telah diterbitkannya untuk periode saat ini," ujarnya.

Padahal, lanjutnya, LPPD Kota Medan dengan setulus hati dan dengan dukungan Wali Kota Medan sudah berupaya. Masa latihan dilakukan dengan mempergunakan waktu yang sangat singkat. "Mereka dengan seenaknya menunda dengan waktu yang belum diketahui," cecarnya.

JA Ferdinandus pada kesempatan itu, menyemangati para peserta dari LPPD Kota Medan dan meyakinkan apa yang telah dilakukan tidak akan sia-sia.


Kirim Kontingen ke NICC 2017

Dalam rapat itu juga, LPPD Medan menyepakati untuk mengirimkan kontingen beberapa kategori mengikuti North Sumatra International Choir Competition 2017 (NICC) yang akan digelar di Medan, 1-4 Agustus mendatang. "Ini sebagai tanggungjawab kita, agar kiranya apa yang telah dilatih oleh paduan suara kita bisa dikembangkan lewat festival-festival. Juga jadi bagian upaya pembinaan paduan suara yang ada di LPPD Medan," ujar Maslen Simarmata.

Sembari menunggu kepastian pelaksanaan Pesparawi tingkat provinsi, pihaknya akan terus melakukan pembinaan terhadap paduan suara. "Kita tetap upayakan agar kebersamaan dan kualitas paduan suara kita bisa terjamin, menunggu keputusan rapat tingkat provinsi 19 Juli 2017 yang akan datang," katanya. 

Editor: Sam

T#g:APBDAPBD SumutLPPDPesparawi
Berita Terkait
  • Senin, 11 Sep 2017 19:01

    Pemprovsu sampaikan Belanja Daerah pada Ranperda P-APBD 2017 sebesar Rp13,4 triliun

    Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hj Nurhajizah Marpaung menyampaikan nota keuangan dan Rancangan Perda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2017 pada rapat Paripurna DPRD Sum

  • Sabtu, 10 Jun 2017 11:20

    Gubsu Erry Ikut Bahas PAPBD Asahan 2017 Hingga Lewat Tengah Malam

    Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi menyempatkan diri mengikuti pembahasan PABD Kabupaten Asahan yang dipimpin Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang, Jumat (9/6/2017). Pada rapat yag digelar hi

  • Sabtu, 13 Mei 2017 17:13

    240 Desa di Langkat Terima Dana Rp332,4 Miliar

    240 desa di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menerima kucuran dana berupa dana desa, alokasi dana desa, dan hasil pajak yang keseluruhannya mencapai Rp332,4 miliar yang bersumber dari APBN dan APBD.

  • Rabu, 19 Apr 2017 15:15

    Musrenbang Provinsi Sumut Proyeksikan APBD 2018 Sebesar Rp13,32 Triliun

    Pemprovsu memproyeksikan APBD 2018 mengalami peningkatan dibandingkan 2017, dari Rp 13,03 menjadi Rp13,32 triliun. Hal ini untuk mendukung 10 prioritas pembangunan nasional dan mendukung pencapaian 9 prioritas provinsi.

  • Selasa, 24 Jan 2017 08:26

    Anggaran Biro Umum Setdaprovsu Senilai Rp174 Miliar Dikritik Dewan

    Walau DPRD dan Gubernur Sumut telah menyetujui Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2017 dan telah disahkan pada Senin (23/1) melalui paripurna, bukan berarti anggaran tersebut lepas dari kritikan.Mis

  • Senin, 23 Jan 2017 20:42

    Pemprov dan DPRD Sumut teken persetujuan bersama APBD 2017 senilai Rp12 Triliun lebih

    Gubernur Sumatera Utara Ir HT Erry Nuradi MSi dan Ketua DPRD H Wagirin Arman S.Sos menandatangani Persetujuan Bersama atas Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Provinsi Sumatra Utara tahun anggaran

  • Rabu, 18 Jan 2017 18:08

    Diajukan terlambat, Fraksi PDI-Perjuangan Sebut R-APBD 2017 tak produktif dan asal jadi

    Rapat paripurna Pemandangan Umum Anggota Dewan atas nama Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Utara terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang (R.APBD) 2017 mengkritisi banyak kebi

  • Selasa, 17 Jan 2017 08:04

    Tahun 2017, Pemkab Palas Usulkan Kegiatan Infrastruktur PU Senilai Rp45,6 Miliar

    Dalam rangka peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Padang Lawas (Palas) saat ini, sangat dibutuhkan sarana dan prasarana jalan, serta pengairan (irigasi) yang memadai. Unt

  • Sabtu, 14 Jan 2017 07:43

    Ini Sorotan Gubernur Sumut dalam RAPBD Provsu 2017

    Pengalihan sebagian kewenangan ke Pemerintah Provinsi menyebabkan Struktur Anggaran dalam RAPBD Provsu Tahun Anggaran 2017 menjadi tidak ideal. Hal itu menyebabkan jumlah belanja pegawai melonjak sehi

  • Jumat, 13 Jan 2017 08:32

    APBD Palas 2017 Ditetapkan Sebesar Rp. 1,096 Triliun

    Setelah melalui sejumlah tahapan dan mekanisme pembahasan serta persetujuan bersama antara badan anggaran (Banggar) eksekutif dan legislatif, akhirnya ranperda APBD Kabupaten Padang Lawas (Palas) tahu

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak