Senin, 16 Jul 2018 09:52
  • Home
  • Ragam
  • Kemarau Panjang di Paluta, Petani dan Warga Kesulitan Air

Kemarau Panjang di Paluta, Petani dan Warga Kesulitan Air

Paluta (utamanews.com)
Oleh: Yasir Harahap
Minggu, 06 Agu 2017 20:46
Dok
Marhot Harahap harus mengangkat air ke ladang untuk menyiram tanaman
Musim kemarau yang melanda Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) beberapa bulan belakangan ini membuat para petani kebingungan. Pasalnya, lahan pertanian mereka saat ini kekeringan.

Hal tersebut diperparah dengan tidak berfungsinya irigasi yang hingga saat ini masih dalam tahap perbaikan total di saluran induk irigasi Batang Ilung.

Kondisi tersebut memaksa sejumlah petani untuk mengangkut air agar bisa mendapatkan air untuk menyiram tanaman mereka. Meski harus mengeluarkan modal yang cukup besar.

"Untuk tanaman yang sudah terlanjur ditanam harus disiram setiap hari agar bisa tetap hidup. Kalau tidak disiram dikhawatirkan tanaman sayur akan gagal panen," ujar Marhot Harahap, Minggu (6/8/2017) saat dijumpai UTAMANEWS di lahan kebun miliknya.

Sembari menyirami tanaman sayurnya, petani sayur di Gunung Tua Tonga ini menceritakan, setiap harinya ia mesti mengangkut air dari sungai Batang Pane yang berjarak sekitar 700 meter dari lahan kebun miliknya dengan menggunakan sepeda motor.

Lebih lanjut, Marhot mengatakan saat ini ia menanam sayuran jenis Daun bawang. Katanya, sayuran ini merupakan jenis sayuran dari kelompok bawang yang banyak digunakan dalam masakan. Sebelumnya ia mengaku menanam sayur jenis ketimun.

"Air merupakan salah satu syarat utama agar tanaman bisa tumbuh. Tanpa adanya air, dipastikan tanaman apapun akan mati. Karena itu, setiap hari sayuran harus disiram," imbuhnya sambil menunjukkan beberapa tanaman sayurnya yang sudah mati akibat kekeringan.

Amatan UTAMANEWS, terlihat di beberapa hamparan persawahan yang ada di Desa Gunung Tua Tonga, Kecamatan Padang Bolak kering dan tidak ditanami padi akibat kemarau panjang. Beberapa warga memilih menanam kacang tanah dan kacang hijau meskipun hasilnya tidak maksimal.

Embung (Tahalak) yang biasanya diandalkan oleh warga untuk mengairi sawah pun terlihat sudah hampir mengering.

Tidak hanya petani, warga lainnya saat ini juga sulit untuk mendapatkan air bersih. Warga Gunung Tua sekitar saat ini memanfaatkan aliran sungai Batang Pane untuk mandi dan mencuci pakaian.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, pekerjaan saluran induk irigasi Batang Ilung diperkirakan akan selesai pada awal bulan September mendatang. 

Editor: Budi

T#g:air bersihkemaraupaluta
Berita Terkait
  • Minggu, 15 Jul 2018 14:25

    Kompaspol Paluta: Untukmu yang muda, saatnya tunjukkan kreativitasmu!

    Jelang pemilihan legislatif (Pileg) 2019, sejumlah bakal calon legislatif (Bacaleg) di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mulai bermunculan. Bacaleg kebanyakan diisi tokoh muda, baik dari kalangan

  • Minggu, 01 Jul 2018 18:11

    KPU Paluta Umumkan Pengajuan Bakal Calon Anggota DPRD

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengeluarkan pengumuman tentang Pengajuan Bakan Calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Pemilu tahun 2019 nanti.Komis

  • Minggu, 17 Jun 2018 18:37

    Suasana Lebaran, Arus Lalulintas Palas-Paluta Ramai Lancar

    Hingga H+3 musim libur lebaran Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1439H, kondisi dan keadaan arus lalulintas sepanjang jalan lintas yang menghubungi daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) menuju ke Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) terpantau ramai lancar.

  • Selasa, 05 Jun 2018 18:05

    Tebingtinggi & Sergai Laksanakan Penandatanganan Spam Regional Air Minum

    Untuk memberikan ketersediaan air minum bagi masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Pemko Tebingtinggi bersama Kabupaten Sergai melakukan penandatanganan kesepakatan bersama Spam Regional Seri

  • Selasa, 05 Jun 2018 14:05

    Tebing Tinggi Dan Serdang Bedagai Teken Kesepakatan Pengadaan Air Bersih

    Upaya pengadaan air bersih harus terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Mengingat, ketersediaan air bersih penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

  • Senin, 04 Jun 2018 08:04

    Logistik Pilgub Sumut 2018 Tiba Di Padang Lawas Utara

    Surat suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2018 untuk wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) tiba di gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palut

  • Minggu, 27 Mei 2018 17:17

    Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilu [tidak hanya] Tanggung Jawab KPU

    Pada Pemilu yang pertama (tahun 1955) Partisipasi Masyarakat mencapai angka 91,1% dan Golput 8,6%, selanjutnya meningkat di masa Orde Baru, yaitu pada pemilu (tahun 1971) partisipasi masyarakat berada

  • Kamis, 24 Mei 2018 11:44

    Surat Suara Pilkada Bupati Paluta Tiba

    Surat Suara untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) tiba di Gunung Tua, Kamis (24/5/2018) pada pukul 08.45 WIB.

  • Jumat, 30 Mar 2018 16:00

    Penghuni Rusunawa Sibolga Curhat ke Sihar

    Penghuni Rusunawa Jolong Basusuk Jalan Merpati Kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, mencurahkan kesedihannya kepada Sihar Sitorus, Kamis (29/3/2018). Curahan hati itu dila

  • Sabtu, 24 Mar 2018 08:24

    Penyuluhan Kesehatan pada Siswa, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/MK sampaikan Materi Air Bersih

    Air bersih merupakan kebutuhan manusia yang sangat vital. Manusia membutuhkan air bersih dalam berbagai keperluan hidup untuk minum, mandi, ataupun untuk keperluan lainnya. Tingkat kebutuhan manusia a

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak