Rabu, 27 Sep 2017 00:57
  • Home
  • Ragam
  • Kemarau Panjang di Paluta, Petani dan Warga Kesulitan Air

Kemarau Panjang di Paluta, Petani dan Warga Kesulitan Air

Paluta (utamanews.com)
Oleh: Yasir Harahap
Minggu, 06 Agu 2017 20:46
Dibaca: 349 kali
Dok
Marhot Harahap harus mengangkat air ke ladang untuk menyiram tanaman
Musim kemarau yang melanda Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) beberapa bulan belakangan ini membuat para petani kebingungan. Pasalnya, lahan pertanian mereka saat ini kekeringan.

Hal tersebut diperparah dengan tidak berfungsinya irigasi yang hingga saat ini masih dalam tahap perbaikan total di saluran induk irigasi Batang Ilung.

Kondisi tersebut memaksa sejumlah petani untuk mengangkut air agar bisa mendapatkan air untuk menyiram tanaman mereka. Meski harus mengeluarkan modal yang cukup besar.

"Untuk tanaman yang sudah terlanjur ditanam harus disiram setiap hari agar bisa tetap hidup. Kalau tidak disiram dikhawatirkan tanaman sayur akan gagal panen," ujar Marhot Harahap, Minggu (6/8/2017) saat dijumpai UTAMANEWS di lahan kebun miliknya.

Sembari menyirami tanaman sayurnya, petani sayur di Gunung Tua Tonga ini menceritakan, setiap harinya ia mesti mengangkut air dari sungai Batang Pane yang berjarak sekitar 700 meter dari lahan kebun miliknya dengan menggunakan sepeda motor.

Lebih lanjut, Marhot mengatakan saat ini ia menanam sayuran jenis Daun bawang. Katanya, sayuran ini merupakan jenis sayuran dari kelompok bawang yang banyak digunakan dalam masakan. Sebelumnya ia mengaku menanam sayur jenis ketimun.

"Air merupakan salah satu syarat utama agar tanaman bisa tumbuh. Tanpa adanya air, dipastikan tanaman apapun akan mati. Karena itu, setiap hari sayuran harus disiram," imbuhnya sambil menunjukkan beberapa tanaman sayurnya yang sudah mati akibat kekeringan.

Amatan UTAMANEWS, terlihat di beberapa hamparan persawahan yang ada di Desa Gunung Tua Tonga, Kecamatan Padang Bolak kering dan tidak ditanami padi akibat kemarau panjang. Beberapa warga memilih menanam kacang tanah dan kacang hijau meskipun hasilnya tidak maksimal.

Embung (Tahalak) yang biasanya diandalkan oleh warga untuk mengairi sawah pun terlihat sudah hampir mengering.

Tidak hanya petani, warga lainnya saat ini juga sulit untuk mendapatkan air bersih. Warga Gunung Tua sekitar saat ini memanfaatkan aliran sungai Batang Pane untuk mandi dan mencuci pakaian.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, pekerjaan saluran induk irigasi Batang Ilung diperkirakan akan selesai pada awal bulan September mendatang. 

Editor: Budi

T#g:air bersihkemaraupaluta
Berita Terkait
  • Rabu, 20 Sep 2017 18:40

    Babinsa Kramat Sukoharjo Koramil 0824/16 Tanggul Dampingi Pembangunan Bak Air Bersih

    Kondisi cuaca kemarau ini mulai ada upaya beberapa daerah ketinggian untuk berbenah dalam pengelolaan air bersih, seperti halnya di Desa Kramat Sukoharjo Kecamatan Tanggul Kab Jember yang sedang memba

  • Selasa, 19 Sep 2017 14:09

    Panwaslih Paluta Buka Pendaftaran Panwascam

    Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) membuka pendaftaran untuk Panwas Kecamatan (Panwascam).

  • Sabtu, 16 Sep 2017 15:16

    SMAN 1 Portibi Butuh Ruang Kelas Baru

    SMAN 1 Portibi, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara saat ini sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah, khususnya untuk membangun ruang kelas tambahan.

  • Rabu, 13 Sep 2017 04:13

    Wujud Kepedulian Koramil Lumbang terhadap warga yang kekeringan

    Danramil 0819/09 Lumbang Kapten Arh Nanang Sugito bersama Babinsa Serda Suhit dan Serda Ilyas mendampingi pendistribusian air bersih oleh Yasim anggota BPBD Kab. Pasuruan pada Desa terdampak kekeringa

  • Jumat, 01 Sep 2017 14:01

    Catatan Panja DPRD Paluta, tindak lanjut LHP BPK-RI oleh Pemkab Paluta TA 2016

    Mengutip Laporan Panitia Kerja (Panja) DPRD Paluta, tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) atas laporan keuangan, sistem pengendalian intern

  • Rabu, 23 Agu 2017 15:53

    16 Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi

    Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) kejuruan Bisnis Manajemen Sub Kejuruan Basic Office yang diadakan oleh Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Kabupaten Padang Lawas Utara selesai.Acara penutupan

  • Rabu, 23 Agu 2017 15:43

    KTNA Paluta: Patuhi Amanat UU No 41 Tahun 2009

    Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menyampaikan beberapa kesepakatan KTNA dengan Menteri Pertanian dalam Rembug Utama Kelompok Tani Nasional pada Penas KT

  • Minggu, 20 Agu 2017 06:50

    Empat Mantan Camat Batang Onang Berkumpul

    Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 72, panitia HUT RI Kecamatan Batang Onang mengundang sejumlah Camat yang pernah bertugas di Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta

  • Jumat, 18 Agu 2017 20:28

    437 PNS Diambil Sumpah Janji dan 349 Terima SK CPNS

    Guna pemenuhan kesehatan strategis di daerah terpencil dan sangat terpencil, serta untuk menyelesaikan masalah maldistribusi dengan menempatkan dokter, dokter gigi dan Bidan PTT, Bupati Padang Lawas U

  • Jumat, 18 Agu 2017 13:08

    Bupati Paluta Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

    Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Drs. H. Bachrum Harahap menyerahkan bantuan kepada 11 kepala keluarga korban kebakaran desa Janji Matogu, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, Jum'a

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak