Minggu, 22 Okt 2017 16:56
  • Home
  • Ragam
  • Kasipem Medan Marelan: Ciptakan budaya antri agar dapat dilayani dengan baik

Kasipem Medan Marelan: Ciptakan budaya antri agar dapat dilayani dengan baik

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Jumat, 13 Okt 2017 10:53
Dibaca: 70 kali
Dok
Juli

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Medan Marelan​, Juli, mengakui bahwa dalam menjalankan tugas ingin menciptakan budaya antri. Sehingga seluruh masyarakat dalam mengurus berbagai andministrasi di kantor kecamatan dapat berjalan lancar. Hal itu disampaikannya kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (12/10).

Menurut Juli, budaya antri yang harus ditegakan agar dapat menjadikan masyarakat berdisiplin, sehingga setiap masyarakat yang berurusan dapat dilayani dengan baik. "Jadi bukan ada indikasi lain dalam menyahuti dan melayani masyarakat," terangnya.

Juli, yang sebelumnya dituding salah satu media elektronik arogan, mengaku bahwa dirinya bukanlah tipe seperti itu. "Sebagai makhluk ciptaan tuhan, untuk apa arogan. Kita inikan sama-sama makhluk ciptaan Tuhan, untuk apa arogan," sambungnya.
 
Dalam melaksanakan tugas, Juli mengakui telah menjalankan kerja sesuai Standar Operasional (SOP). "Saya bekerja sesuai SOP, saya minta warga yang mengurus KTP ambil nomor antri. Saat itu warga memang ada menyodorkan HP untuk berbicara dengan seseorang, namun karena sibuk saya tak menerima HP tersebut," katanya.

Kesibukan itu, kan bisa saja terjadi setiap saat namanya tempat fasilitas publik, semua masyarakat meminta untuk didahulukan. "Sementara dalam pelayanan manusia itukan dua tangan," sambungnya lagi.

"Jadi kalau saya salah dalam menegakkan budaya antri yang harus dilestarikan dalam melayani masyarakat, bagaimana lagi saya katakan? Untuk menciptakan budaya antri saja saya disalahkan, saya tidak tahu lagi mau bilang apa. Oleh karena itu jika memang hal itu salah ya saya menyampaikan maaf", kata Juli lagi, saat akan memasuki kantor kecamatan yang paling ujung di kota Medan ini.

Ditegaskannya, setiap orang bekerja harus berdasarkan aturan dan mekanisme, serta dituntut oleh etika dan kode etik. Untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat  itu juga ada aturannya. "Makanya kita ciptakan budaya antri, agar seluruh masyarakat dapat terlayani dengan baik," ujarnya lagi.

Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah PWRI Sumatera Utara Anshari Siregar menilai bahwa pelaksanaan standar operasional (SOP) itu harus berjalan dan dilaksanakan oleh pelayan publik. 

"Pelayan publik, dalam ini adalah pihak kecamatan, karena banyak masyarakat yang berurusan sebaiknya dibudayakan antri. Karena dengan antri segala sesuatunya dapat berjalan lancar, seperti antri dalam kepengurusan adminitrasi di kecamatan Medan Marelan​," tukasnya.

Editor: Budi

T#g:Marelantokohuneg2
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Okt 2017 13:18

    Kabid Bina Marga PU & PR Paluta Bantah sebut "Semua Kontraktor Maling"

    Kabid Bina Marga Dinas PU & PR Paluta membantah dan menyatakan tidak pernah mengeluarkan pernyataan "Semua Kontraktor Maling''.

  • Kamis, 05 Okt 2017 11:35

    Pengerjaan Paket Proyek Rp3,5 M Diduga Milik Sekretaris DPD Partai, Amburadul

    Pengerjaan proyek peningkatan jalan yang disebut sebut milik Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Padang Lawas sebesar  Rp. 3,5 M lebih, berukuran 4 M x

  • Selasa, 03 Okt 2017 17:03

    Anggota Banggar DPRD Palas, Dinilai Lecehkan Masyarakat

    Oknum Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa dinilai lecehkan Masyarakat Padang Lawas, pasalnya, ia disebut-sebut miliki paket proyek senilai Rp6,1 Milyar lebih, dan hasi

  • Senin, 04 Sep 2017 20:44

    Dorong Kru di dalam Pesawat, 2 Penumpang Citilink Batal Terbang

    Dua penumpang maskapai Citilink nomor penerbangan QG 837 tujuan Jakarta masing-masing Remond Sianipar dan Rosmida Sihombing, keduanya merupakan pasangan suami istri (Pasutri) warga Medan, diturunkan d

  • Senin, 04 Sep 2017 10:54

    Penerimaan Avsec Bandara Kuala Namu Diprotes

    Penerimaan tenaga pengaman Aviation Security (Avsec) Bandara Kuala Namu diprotes seorang pelamar yang dinyatakan lulus namun posisinya digantikan pelamar yang sebelumnya sudah dinyatakan kalah. Sehing

  • Rabu, 30 Agu 2017 20:00

    Barang Sitaan Bea Cukai di Bandara Kuala Namu, dilelang atau dimusnahkan?

    Sejumlah penumpang di Bandara Kuala Namu mempertanyakan proses penindakan barang bawaan (dagangan) milik para penumpang oleh Bea Cukai Bandara Kuala Namu, khususnya yang dari Bangkok, Thailand.

  • Senin, 21 Agu 2017 19:43

    Mengenal Cicin Sutriani, Pembawa Baki Bendera Pusaka Labura

    Menjadi seorang pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) merupakan impian setiap orang, khususnya para pelajar. Keinginan tersebutlah yang dirasakan Cicin Sutriani anak ragil dari Bapak Wiyono dan

  • Jumat, 18 Agu 2017 05:08

    Inilah Profil 8 Tokoh Penerima Anugerah Tanda Kehormatan dari Presiden Jokowi

    Presiden Jokowi menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada 8 (delapan) tokoh masyarakat, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8) siang.

  • Selasa, 15 Agu 2017 15:55

    Aneh, dikonfirmasi soal dugaan pemotongan SPPD, Pejabat Pemprovsu marah-marah

    Drs. H M. Yusuf MM., Kabiro Binsos Pemprov Sumut mengusir wartawan ketika mengkonfirmasi dugaan adanya potongan SPPD pegawai Biro Binsos Pemprov Sumut sebesar 30 persen. Informasi diperoleh, keja

  • Rabu, 09 Agu 2017 20:39

    Serka Darwis, Inspirator Dalam Membangun Ketahanan Wilayah

    Aktivitas menjalankan tugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Koramil 1412-03/Rante Angin, telah menjadikan seorang Serka Muh. Darwis menjadi inspirator bagi aparatur negara lainnya di negeri ini.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak