Sabtu, 20 Jan 2018 18:20
  • Home
  • Ragam
  • Jalan Tol Medan-Binjai Siap Beroperasi

Jalan Tol Medan-Binjai Siap Beroperasi

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Senin, 09 Okt 2017 22:39
Dibaca: 216 kali
Dok
Gubernur dan stakeholder terkait meninjau kesiapan jalan Tol Medan-Binjai

Pembangunan jalan tol Medan-Binjai dari gerbang tol Helvetia-Binjai sepanjang 10,6 Km siap dioperasionalkan. Tinggal pembangunan jalan tol seksi Tanjung Mulia sepanjang 3,3 Km masih menunggu proses pembebasan lahan yang ditargetkan akan selesai Desember ini.

Persiapan peresmian jalan tol Medan-Binjai ini ditinjau langsung oleh Gubsu Tengku Erry Nuradi bersama Kadis Pu Bina Marga dan Bina Konstruksi, Abdul Haris, Kadis Perhubungan Sumut, Anthony Siahaan dan turut hadir Pimpinan Proyek pembangunan jalan tol Medan-Binjai PT. Hutama Karya, Hestu Budi.

"Alhamdulillah saat ini kita bisa meninjau jalan tol yang akan diresmikan oleh Presiden dalam waktu dekat. Jalan ini sudah selesai dimulai dari Helvetia hingga Binjai," ujar Erry, Senin (9/10).

Dikatakan Erry, jalan tol ini kondisinya sudah siap untuk diresmikan dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. "Jadi dengan dioperasionalkannya jalan Tol Medan Binjai ini maka dapar menjadi jalur alternatif untuk mempersingkat jarak tempuh.Jika sebelumnya melalui jalur normal Medan Binjai ini bisa memakan waktu satu hingga dua jam," paparnya.

Lebih lanjut dikatakan Erry, saat ini yang masih menjadi kendala adalah seksi Tanjung Mulia yakni Jalan Kapten Sumarsono sepanjang 3,3 Km yang belum bisa dibangun dikarenakan masih terkendala dengan masalah lahan. "Kalau keseluruhan jalan tol dari Binjai inu bisa menyambung ke jalan tol Tanjung Mulia dan dilanjutkan dari Tanjung Mulia ke Kualanamu dan dari Kualanamu ke Tebing Tinggi," katanya.

Namun saat ini memang masih ada kendala pembebasan lahan di seksi Tanjung Mulia. Hal ini dikarenakan ada tumpang tindih kepemilikan lahan.

"Jadi ini masih ada tumpang tindih masalah lahan, ada masyarakat yang telah lama mendiami kawasan itu, ada yang mengaku memiliki sertifikat tanah, dan ada yang menggugat karena mengaku memiliki Grant Sultan. Makanya sekarang ada tiga kepemilikan inilah yang sedang kita cari solusinya," ujar Erry.

Dikatakan Erry, untuk solusinya maka akan diserahkan ke ranah hukum dengan konsinyasi kepada pihak pengadilan.

"Target kita Desember proses pembebasan lahan itu bisa selesai, sehingga bisa dilanjutkan pembangunan," kata Erry sembari mengatakan untuk jalan tol dari Helvetia-Binjai tinggal pembenahan penambahan pagar pembatas pengaman yang masih ada beberapa yang masih kosong.

Dikatakan Erry, untuk jalan tol Medan Binjai ini direncanakan akan diresmikan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 15-16 Oktober.

"Ini semua sudah clear, besok akan ada rapat di Sesneg makanya direncanakan akan diresmikan tanggal 15-16 Oktober," papar Erry.

Kepala Kanwil BPN Sumut, Bambang Priono mengatakan, untuk seksi Tanjung Mulia, jalan Kapten Sumarsono sepanjang 3,3 Km memang masih kendala pembebasan lahan.

Dikatakan Bambang, awalnya para penggarap menduduki lahan sampai memiliki keturunan. Sementara tahun 1973 terbit sertifikat hak milik dan dari enam yang memiliki sertifikat baru tiga yang berhasil dijumpai tim. Tapi terakhir ada juga gugatan di pengadilan sebagai pemegang grant sultan.

"Sesuai pasal 86  UU Pengadaan Tanah kalau terjadi sengketa atau perkara maka solusinya adalah konsinyasi," kata Bambang.

Sehingga lanjut Bambang kalau nanti sudah konsinyasi maka pembayaran akan dititipkan ke pengadilan. Nantinya pengadilan akan memanggil pihak yang bersengketa. Jadi kalaupun ada gugatan siapa yang menang perkara pihak tersebutlah yang nanti akan dibayarkan ganti rugi lahannya.

Sementara itu, Pimpinan Proyek (Pimpro) jalan tol Medan-Binjai, Hestu Budi mengatakan untuk kondisi eksisting badan jalan sudah 100 persen. Hanya butuh beberapa penyempurnaan saja sebelum operasional dimulai setelah dibuka Presiden Joko Widodo.

"Persiapan kita sudah 100 persen, kalaupun ada yang perlu disempurnakan itu kan tinggal soal kerapian, seperti rumput dan juga ada marka-marka jalan yang harus dirapikan lagi," ujar Budi saat meninjau kesiapan Tol Medan Binjai bersama Gubernur, Senin (9/10).

Selain penyempurnaan itu, Budi juga menyebutkan bahwa kondisi lampu jalan sejak dipasang juga ada yang rusak. Sehingga pendukung keberadaan badan jalan tol menjadi lebih siap.

"Begitu juga untuk penyeberangan umum juga sudah siap. Jadi ya untuk digunakan melintas, sudah 100 persen la. Intinya kita sudah siap, apa yang dilihat masih kurang, kita akan rapikan lagi," jelasnya.

Sedangkan soal tarif dan kapan akan diberlakukan sistem pembayaran lanjut Budi, hal itu masih menunggu keputusan lebih lanjut dari atasan. Meskipun diakuinya kemungkinan akan dibuka gratis sementara waktu sekaligus uji coba dan penyesuaian.

"Ada yang dibuka gratis, ada juga nanti berbayar. Jadi penyesuaian dulu, dan untuk petugas (pengelola) juga sudah ada," sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga menyebutkan bahwa berdasarkan aturan yang ada, penggunaan sistem pembayaran elektronik mengunakan kartu e-Toll akan diberlakukan setelah nantinya jalan tol dibuka dan dikenakan tarif kepada pengguna jalan.

"Sesuai peraturan memang harus begitu, tidak lagi menggunakan pembayaran tunai, terpaksa e-Toll," sebutnya.

Editor: Budi

T#g:Medan-BinjaiMedan BinjaiTol
Berita Terkait
  • Kamis, 18 Jan 2018 08:28

    Gubsu & 3 Menteri Tinjau Jalan Tol di Tebing Tinggi

    Pada kunjungan kerja di Sumatera Utara, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PU PR Basuki Hadimuldjono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, selain m

  • Jumat, 12 Jan 2018 17:42

    Langgar Perda, Hadirat Gea Minta Pembangunan Gedung RSUD Dihentikan

    Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Hadirat ST Gea meminta agar Pembangunan gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunungsitoli milik Pemkab Nias yang melanggar Peraturan Daerah tentang bangunan ge

  • Senin, 01 Jan 2018 20:41

    Kaleidoskop 2017: Tahun Keprihatinan Beragama

    Tahun 2017 segera akan lewat. Tahun ketiga pemerintahan Joko Widodo yang mulai menunjukkan hasil kerja fisiknya, namun bagi saya dan banyak Muslim lain di negeri ini terasa sebagai tahun yang menyesak

  • Selasa, 26 Des 2017 11:46

    Menjaga Toleransi di Penghujung Tahun

    Indonesia memiliki keberagaman budaya serta agama yang patut dibanggakan. Secara umum, 250 juta penduduk di Indonesia hidup berdampingan dengan menganut 6 agama dan 1.340 suku yang berbeda-beda. Hal t

  • Sabtu, 23 Des 2017 09:23

    Dosen UIN dan Pendeta Elim jadi narasumber diskusi kelompok Cipayung Plus Medan

    Kasat Intel Polrestabes Medan, AKBP Masana Sembiring menyerahkan plakat penghargaan kepada Faisal Hamdani, Pembantu Dekan III FIS/UIN, dan Pendeta Elim Simamora, Sekretaris FKUB Sumut, yang telah menj

  • Jumat, 22 Des 2017 02:22

    Berkah Perayaan Natal Bagi Rakyat Indonesia

    Tidak terasa sebentar lagi hari Natal dan tahun baru 2018 segera hadir.

  • Rabu, 13 Des 2017 06:43

    Dandim 0213/Nias Buka Kejurda Kungfu Naga Merah Indonesia di Gunungsitoli

    Kejuaraan Daerah (Kejurda) ke-IV Kungfu tahun 2017, digelar di Aula Kodim 0213/Nias, Senin (11/12/17). Kejurda dibuka langsung oleh Dandim 0213/Nias Letkol. Inf. Reymon Purba melalui Pasiter Kapten. I

  • Selasa, 12 Des 2017 08:22

    Kejuaraan Kung Fu Naga Merah di Gunungsitoli, Nias

    Ratusan atlet olah raga bela diri Perguruan Kung Fu Naga Merah cabang Kota Gunungsitoli mengikuti kejuaraan cabang ke-IV yang digelar Aula Kolonel Hasanudin Waruwu Markas Kodim 0213 Nias, Senin (11/12

  • Jumat, 08 Des 2017 17:08

    Din Syamsuddin: Mari Jaga Kerukunan!

    Utusan Khusus Presiden RI Hubungan Antara Agama, Din Syamsuddin mengajak kepada seluruh tokoh agama di Provinsi Sulawesi Utara untuk selalu menjaga kerukunan antar umat beragama.Hal tersebut disampaik

  • Jumat, 08 Des 2017 14:08

    Semua Umat Beragama Diajak Jaga Kerukunan

    Gubernur Sumatera Utara Dr Ir HT Erry Nuradi MSi bersama jajaran kepolisian juga melibatkan seluruh pemuka agama sepakat untuk menjaga dan meningkatkan kerukunan umat beragama. Selain itu penegakan ke

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak