Rabu, 22 Nov 2017 09:07
  • Home
  • Ragam
  • Jaga Persatuan dan Kesatuan Dilandasi Semangat Bhinneka Tunggal Ika

Kasum TNI :

Jaga Persatuan dan Kesatuan Dilandasi Semangat Bhinneka Tunggal Ika

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Rls
Selasa, 22 Agu 2017 10:12
Dibaca: 183 kali
Puspen TNI
Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. saat menjadi Narasumber diskusi media dalam Forum Medan Merdeka 9, Senin (21/8).

Salah satu upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi semangat Bhinneka Tinggal Ika perlu ditanamkan sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan untuk mengajarkan etika dan moral berbangsa dalam kemajemukan dan menghormati sesama golongan serta memiliki jiwa patriotisme.
 
Hal tersebut dikatakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. saat menjadi Narasumber diskusi media dalam Forum Medan Merdeka 9 dengan tema "Upaya Memperkuat Persatuan Dan Kesatuan", bertempat di Ruang Serbaguna dr. H. Roeslan Abdulgani Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat No. 9 Jakarta Pusat, Senin (21/8/2017).
 
Selanjutnya, Kasum TNI menyampaikan bahwa perlunya penguatan etika dan moral di lembaga pendidikan karena saat ini bangsa Indonesia menghadapi tantangan dengan munculnya isu SARA, separatisme, terorisme, radikalisme dan sebagainya, yang merongrong keutuhan NKRI. "Tantangan tersebut bisa ditangkal jika bangsa Indonesia bisa saling menghormati perbedaan-perbedaan yang ada," tegasnya.
 
"Bangsa Indonesia mempunyai corak budaya yang sangat beragam, justru kekayaan keberagaman ini harus merupakan bagian kekuatan kita untuk terus bersatu, jika zaman dahulu bisa sekarang juga harus bisa, kuncinya ada di persatuan dan kesatuan," kata Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.
 
Kasum TNI mengatakan bahwa, upaya untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan di bidang pertahanan dan keamanan adalah dengan melaksanakan pembangunan kekuatan militer yang diselaraskan dengan kebijakan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo yaitu melalui kegiatan membangun dari wilayah pinggiran dan pulau terluar. "TNI bekerjasama dengan Kementerian seperti pembangunan jalan di perbatasan, pos dan patok perbatasan, pembangunan satuan-satuan TNI di daerah perbatasan yang semuanya dilakukan secara serentak," ungkapnya.
 
"Upaya-upaya lain meliputi melaksanakan program Bela Negara dan wawasan kebangsaan di daerah dengan bekerjasama dengan Kementerian terkait, yang digelar dari Sabang sampai Merauke dilakukan dengan memberdayakan Babinsa dan Babinkamtibmas. Di samping itu, TNI melaksanakan program TMMD, yang melibatkan aparat daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," imbuh Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.
 
Lebih lanjut, Kasum TNI mengatakan bahwa berdirinya Indonesia tidak lepas dari sejarah perjuangan yang dilakukan oleh kerajaan-kerajaan besar pada zaman dahulu. "Mulai dari Kerajaan Samudra Pasai, Sriwijaya dan Majapahit telah menyatukan Nusantara secara langsung maupun tidak langsung," ujarnya.
 
Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan menjelaskan bahwa, pada tahun 1908 yang dimotori oleh para pemuda maupun tokoh agama dengan mencetuskan kebangkitan nasional dan bergerak mewujudkan Sumpah Pemuda tahun 1928, dengan energi sosial yang menyatu maka hanya dalam 17 tahun kemudian kemerdekaan berhasil dikumandangkan oleh Bung Karno dan Bung Hatta. "Semangat persatuan dan kesatuan dari sumpah pemudalah yang menjiwai proklamator kita untuk bisa memproklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelasnya.
 
Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan mengingatkan bahwa kita semua sebagai generasi penikmat kemerdekaan saat ini harus menjaga dan mempertahankan serta mengisi kemerdekaan dan terus berkarya di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 
"Ingat, kita sebagai generasi penerus bangsa hanya menikmatinya saja, yang berjuang adalah para pahlawan kesuma bangsa, kalau kita tidak bisa menjaga itu salah besar. Kita harus bisa menjaga secara estafet untuk diteruskan kepada generasi berikutnya," pungkas Kasum TNI.

Editor: Dian

T#g:BhinnekaKasum TNItoleransi
Berita Terkait
  • Selasa, 14 Nov 2017 03:24

    Indonesia Negeri Toleran

    Toleransi berdasarkan kajian kata berasal dari bahasa latin "tolerantia" yang berarti kelonggaran, kelembutan hati, keringanan dan kesabaran. Secara etimologis istilah "tolerantia" dikenal dengan sang

  • Senin, 13 Nov 2017 20:23

    Kasum TNI: Siswa Seskoad Harus Ikuti Perkembangan Ancaman Global

     Fenomena global dan kompetisi global termasuk perubahan populasi penduduk dunia dipengaruhi oleh semakin berkurangnya sumber energi, air dan pangan perlu diantisipasi. Oleh karena itu, Perwira S

  • Sabtu, 04 Nov 2017 04:54

    Kasum TNI: Tanpa Pengendalian Udara, Kedaulatan Negara Akan Terancam

    Tanpa pengendalian udara yang baik, kedaulatan suatu negara akan terancam bahaya sebab infrastruktur dan garis komunikasi yang digunakan sebagai kampanye militer akan rawan terhadap serangan udara mus

  • Senin, 18 Sep 2017 19:28

    Panglima TNI: Generasi Muda FKPPI Agen Perubahan yang Tangguh

    Generasi Muda FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri) yang lahir dari darah daging TNI dan Polri harus berperan sebagai agen perubahan (agent of change) yang tanggu

  • Sabtu, 16 Sep 2017 22:16

    Kasum TNI Ikuti Konferensi CHODs di Kanada

    Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, beberapa waktu lalu mengikuti Konferensi Chiefs of Defense (CHODs)/Pang

  • Jumat, 01 Sep 2017 11:51

    Kasum TNI Sholat Idul Adha 1438 H di Mabes TNI

    Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., bersama para Asisten Panglima TNI dan Kabalakpus TNI serta ribuan masyarakat, melaksanakan Sholat Idul Adha 1438 H di Plaza Mabes TNI Cilangk

  • Kamis, 24 Agu 2017 10:24

    Romantisme Politik Indonesia

    Kehadiran Mantan Presiden Kelima RI Megawati Soekarno Putri dan Mantan Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono pada peringatan hari Kemerdekaan RI yang ke 72 di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin (1

  • Minggu, 20 Agu 2017 07:50

    Mahasiswa Harus Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

    Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. mengatakan bahwa para mahasiswa harus memperkuat Wawasan Kebangsaan dan meningkatkan kesadaran Bela Negara serta mengembangkan kemampuan diri

  • Sabtu, 19 Agu 2017 18:09

    Ini Saran Ketua Pembela Umat untuk jaga kerukunan di Tanjung Balai

    Ustad H. Admiral, Ketua Tim Pembela Umat Kota Tanjung Balai menyatakan bahwa walaupun secara umum kerukunan beragama di Kota Tanjung Balai dalam keadaan kondusif, namun masih terdapat perilaku dan tin

  • Selasa, 08 Agu 2017 07:38

    Persatuan Kaum Muslimin Pahae Julu Kobarkan Semangat Kebangsaan & Kebhinekaan

    Perbedaan bukan untuk saling menjatuhkan. 'Jala dang tartuhor simanjujung ni halak Batak' (orang Batak tidak bisa dibeli dengan uang-red).Demikian dikatakan Bupati Taput Nikson Nababan, pada

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak