Jumat, 24 Nov 2017 18:03
  • Home
  • Ragam
  • Infrastruktur di Kualuh Hilir Labura memprihatinkan

Infrastruktur di Kualuh Hilir Labura memprihatinkan

Labura (UtamaNews.com)
Oleh: Sam
Minggu, 03 Sep 2017 10:33
Dibaca: 391 kali
Dok
Jalan ke Panton penyeberangan

Kondisi infrastruktur di wilayah kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) masih memprihatinkan, bahkan masih ada jalan di Labura yang sama sekali belum pernah tersentuh oleh pembangunan.

Tokoh mahasiswa Labura, kandidat DR Rustam Ependi menyatakan anggaran pembangunan yang menghabiskan miliaran lebih, tetapi hasilnya tidak dirasakan masyarakat Kualuh Hilir Labura. 

Rustam Ependi khususnya menyoroti pembangunan akses penyebrangan menggunakan Panton, agar mobil bisa menyeberang di Kualuh Hilir.

"Masyarakat mendambakan akses penyeberangan agar kendaran seperti mobil bisa, kenyataannya panton tidak bisa dioperasikan. Jalan menuju Panton menjadi kandang lembu. Siapa yang harus bertanggung jawab semua ini?" tutur Rustam, Sabtu (2/9).

Rustam menegaskan bahwa Pemkab Labura harus bertanggung jawab, karena telah membangun asal-asalan.

"Wahai pemuda Kualuh Hilir, rapatkan barisan. Daerah kelahiran semakin tertindas. Mari sama-sama kita meminta Kejaksaan Tinggi dan KPK untuk menangkap oknum-oknum yang bertanggung jawab dengan pembangunan ini," tegasnya.

"Apakah ini merupakan cerminan atau hakekat dari kemerdekaan yang selama ini kita dengungkan dan banggakan. Kita mau keseriusan Pemkab mencari solusi agar jalan Kualuh Hilir layak dijalani. Bukan hanya kerikil atau timbunan yang diserak-serak yang bisa hanyut dibawa hujan," ujar Rustam Ependi, warga Kualuh Hilir yang sedang studi S3 di UIN SU.

Hal senada juga disampaikan oleh Ahmed Syafii Tambusai Ketua Bidang Pemberdayaan Umat Badko HMI Sumut dan Garda Bangsa Kabupaten Labura.

"Apakah ini merupakan diskriminasi atas hak sebagai warga negara ataukah kealpaan dari penguasa, hanya Tuhanlah yang tahu," ujar Ahmed Syafii Tambusai, baru-baru ini.

Dikatakannya, infrastruktur di kecamatan bagian pesisir Labura, khususnya Kualuh Hilir sangat memprihatinkan. Jalan di kawasan ini mirip persawahan tatkala musim hujan dan penuh debu di musim kemarau. Lembutnya lapisan teratas tanah disertai kelabilan konstruksi menjadikan jalan dimaksud bagaikan berada di suatu lokasi suku pedalaman yang tidak tergambar dalam peta negeri ini. 

Hal ini membuat para mahasiswa asal Labura mengharapkan Pemkab serius menyelesaikan permasalahan tersebut, mengingat sumber daya alam di kawasan ini sangat potensial seperti beras dan ikan.

"Kami menilai Pemkab Labura hari ini belum menorehkan prestasi yang baik tentang pembagunan infrastruktur di Kualuh Hilir. Pembangunan yang tidak tepat sasaran, kurang berkualitas serta perencanaan yang kurang matang. Pemkab seolah-olah tutup mata terhadap kondisi infrastruktur di Kualuh Hilir. Menurut kami sudah tidak sesuai dengan amanah Undang-undang dan tujuan dari dimekarkannya Labuhanbatu," ujarnya.

Editor: Budi

T#g:Infrastrukturlabura
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Nov 2017 13:10

    Orang Tua Ungkap Pengutipan Rp 50 Ribu Tiap Siswa

    Pengutipan uang dari hampir seratusan siswa terjadi di Madrasah Negeri Tingkat Tsanawiyah, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura dinilai sejumlah orangtua siswa sebagai pungutan liar (Pungli).Sep

  • Jumat, 17 Nov 2017 14:07

    Gerindra: Infrastruktur Tak Meningkatkan Daya Beli Masyarakat

    Ferry Juliantono, Wakil ketua umum Partai Gerindra, mempertanyakan gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.Ferry menilai gencarnya pemerintah d

  • Jumat, 17 Nov 2017 08:27

    Petani Kualuh Hilir Butuh Bantuan untuk Penunjang Hasil Panen

    Sukron DTM (32 tahun) Ketua Kelompok Tani Dos Roha Gapoktan Desa Teluk Piai menyampaikan keluhannya bahwa Petani Padi di Kecamatan Kualuh Hilir Kabupaten Labuhanbatu Utara sangat membutuhkan perhatian

  • Rabu, 15 Nov 2017 14:55

    PT. SSL Diduga Lakukan Pengerusakan Terhadap Tanaman Masyarakat

    Sengketa lahan dan hutan antara masyarakat lokal dengan perusahaan menyebabkan pendapatan masyarakat mengalami penurunan drastis, karena sumber-sumber ekonomi masyarakat dari hutan hilang akibat dari

  • Selasa, 14 Nov 2017 19:34

    Bulog Labuhan Batu Salurkan Bantuan pada Korban Banjir di Labura

    Badan Urusan Logistik (Bulog) menyalurkan bantuan beras kepada para korban banjir di Labura. Penyaluran tersebut berdasarkan permohonan Dinas Ketahanan Pangan (Hanpang) kemudian Hanpang menyerahkan ba

  • Selasa, 14 Nov 2017 10:24

    Dana Desa Siamporik Dibuat Untuk Jalan Dalam Kawasan Hutan

    Dana yang bersumber dari Dana desa digelontorkan oleh Kepala Desa Siamporik untuk membuat Koridor di kawasan hutan produksi terbatas sesuai dengan SK Menhut No. 579/Menhut- II /2014 tentang penunjukan

  • Minggu, 12 Nov 2017 14:42

    Koptan Mandiri: Warga Labura Jangan Lewati Tapal Batas Kabupaten dan Rambah Hutan

    HM. Wahyudi, SST, MKes selaku Ketua Koperasi Tani Mandiri menguraikan  bahwa di lokasi areal kerja Koptan Mandiri di kawasan hutan yang telah diterbitkan Izin HTR an. Koperasi Tani Mandiri Nomor

  • Kamis, 09 Nov 2017 19:49

    22 Paket Proyek Peningkatan Jalan di Palas Senilai Rp1.6 M Lebih, Jadi Temuan BPK RI

    Sebanyak 22 paket proyek peningkatan jalan di Kabupaten Padang Lawas yang dinyatakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) kelebihan pembayaran kepada penyedia jasa sebesar Rp1.612.25

  • Senin, 06 Nov 2017 13:56

    Kadis PU Palas Dinilai Tidak Profesional

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Padang Lawas (Palas) Harry Rizal Hasibuan dituding tidak profesional dalam menangani pekerjaan, baik saat menjabat sekretaris di Bappeda maupun sebagai Kadis Peke

  • Senin, 06 Nov 2017 10:36

    Hasil Penelitian, Sikap dan Tindakan Berkarakter Siswa di Pesisir dan Perkotaan Labura, Rendah

    Hasil penelitian yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kab. Labura bekerjasama dengan akademisi dari Universitas Negeri Medan (Unimed) dan staf analis kebijakan Balitbang P

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak