Kamis, 16 Agu 2018 08:02
  • Home
  • Ragam
  • Ilmuwan Temukan Warna Tertua di Dunia

Ilmuwan Temukan Warna Tertua di Dunia

Medan (utamanews.com)
Oleh: Rachel
Jumat, 20 Jul 2018 03:20
UK Young Astro
Para ilmuwan telah menemukan apa yang mereka katakan sebagai warna tertua di dunia, yakni warna merah muda cerah.

Fakta tentang sejarah pigmen tersebut ditemukan setelah peneliti menghancurkan bebatuan berusia 1,1 miliar tahun pada serpihan deposit laut, yang ditemukan di lapisan bebatuan Gurun Sahara, di cekungan Taoudeni di Mauritania di wilayah barat Afrika.

"Tentu saja Anda mungkin mengatakan bahwa semuanya (bebatuan) memiliki beberapa warna," kata Prof Jochen Brocks, pemimpin peneliti senior dari Australian National University.

"Apa yang kami temukan adalah warna biologis tertua," lanjutnya sebagaimana dikutip dari The Guardian pada Rabu (11/7/2018).

Prof Brocks membandingkannya dengan penemuan tulang T-Rex berusia 100 juta tahun.



"Itu (fosil tulang T-Rex) juga memiliki warna, namun cenderung memiliki dasar pigmen abu-abu, atau coklat. Tetapi, hal tersebut tidak akan memberi tahu Anda tentang seperti apa warna kulit yang dimiliki oleh T-Rex," sambung Prof Brocks menjelaskan.

Ia menjelaskan bahwa molekul pigmen terbaru yang ditemukan timnya tidak berasal dari makhluk besar, tetapi organisme mikroskopik yang hidup di era awal pembentukan Bumi.

Warna tertua itu, pertama kali ditemukan oleh seorang mahasiswa doktoral bernama Nur Gueneli, yang menghancurkan bebatuan fosil menjadi bubuk. Dia kemudian mengekstrak dan menganalisis molekul organisme kuno dari zat-zat kimia yang dikandungnya.

Gueneli mengatakan pigmen tersebut lebih tua setengah miliar tahun dari penemuan pigmen fosil sebelumnya.

"Pigmen merah muda yang cerah adalah fosil molekuler klorofil yang dihasilkan oleh organisme fotosintetik kuno, yang menghuni lautan purba," katanya dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, Profesor Brocks mengatakan bahwa hasil temuan tersebut berkontribusi pada pemahaman tentang evolusi bentuk kehidupan di Bumi.

Sementara Bumi berusia sekitar 4,6 miliar tahun, kata Brocks, makhluk seperti hewan dan hal-hal lain yang lebih besar, seperti rumput laut misalnya, baru muncul sekitar 600 juta tahun yang lalu.

Ketika para peneliti menganalisis struktur molekul merah muda, mereka dapat menemukan cyanobacteria kecil, yang menjadi cikal bakal pigmentasi alami di era modern.

"Cyanobacteria kecil mendominasi dasar rantai makanan di lautan satu miliar tahun yang lalu, yang membantu menjelaskan mengapa hewan tidak ada pada saat itu," katanya.

Penelitian, yang juga melibatkan para ilmuwan di AS dan Jepang, telah diterbitkan dalam jurnal Proceedings of National Academy of Science, Amerika Serikat.

Editor: Tessa

Sumber: liputan6.com

T#g:sejarahwarna
Berita Terkait
  • Kamis, 19 Jul 2018 03:19

    Jejak Kaki Tertua di Dunia Ditemukan di China

    Sebuah fosil diyakini sebagai jejak kaki tertua di dunia, ditemukan untuk pertama kalinya di wilayah selatan China. Menurut hasil penelitian yang dimuat di jurnal Science Advances, temukan jejak kaki tua itu diduga kuat milik hewan prasejarah.

  • Jumat, 30 Jun 2017 16:30

    Hilang saat mendaki Gunung Sibayak, WN Jerman ditemukan tewas di Air Terjun Dua Warna

    Warga Negara Jerman yang sempat hilang saat mendaki gunung Sibayak, ditemukan sudah meninggal dunia di areal air terjun dua warna Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, kemarin sore, Kamis (29/6).

  • Selasa, 12 Jul 2016 05:44

    Lapangan Merdeka Medan Pra Kolonial adalah Tempat Sakral

    Sejak dahulu kala, beratus-ratus tahun yang lalu, lokasi yang sekarang dinamai sebagai Lapangan Merdeka sudah menjadi tempat yang memiliki tingkat spiritual tinggi atau disakralkan di Medan. Dengan pe

  • Kamis, 26 Mei 2016 14:23

    Copot Kadis Kehutanan, Tangkap Pengelola Air Terjun Dua Warna

    Puluhan pemuda yang tergabung dalam Mahasiswa Pecinta Alam Se-Sumut (MAPALASU) bersama masyarakat Peduli Lingkungan, melakukan aksi unjuk rasa dengan tuntutan tutup kawasan wisata air terjun Dwi Warna

  • Selasa, 24 Mei 2016 06:37

    Usut tragedi Dua Warna, DPRD Sumut akan undang Mapala se-Sumut

    Terkait musibah tewasnya 19 mahasiswa di lokasi wisata alam, di kawasan Air Terjun Dua Warna, kecamatan Sibolangit kabupaten Deli Serdang pada Minggu (15/5/2016) lalu, Ketua Komisi B DPRD Sumut Sopar

  • Senin, 23 Mei 2016 22:06

    Koramil 03 Sibolangit bantu Tim SAR temukan jenazah korban banjir bandang

    Prajurit Koramil 03 Sibolangit membantu Tim SAR mengevakuasi dua jenazah korban banjir bandang Telaga Dua Warna di Desa Durin Seragun Bandar Baru, Minggu (25/5).Danramil 03 Sibolangit Kapten Inf Saut

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak