Selasa, 16 Okt 2018 01:22
  • Home
  • Ragam
  • Generasi Penerus TNI Harus Sensitif Terhadap Isu Global

Panglima TNI:

Generasi Penerus TNI Harus Sensitif Terhadap Isu Global

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Rls
Senin, 03 Apr 2017 20:31

Indonesia sebagai negara terbesar di kawasan Asia Tenggara, baik langsung maupun tidak langsung pasti terkait dengan isu-isu global. Oleh karenanya, generasi penerus TNI di masa mendatang harus mempunyai sensitifitas yang tinggi terhadap isu global, terutama yang terkait dengan pertahanan keamanan dan kedaulatan negara.
 
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 671 Calon Siswa (Casis) Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Dikreg XLIV dan Perwira Siswa (Pasis) Sesko Angkatan Tahun 2017, bertempat di Graha Adi Brata Jl. R.A. Martanegara No.11, Bandung, Jawa Barat, Senin (3/4/2017).
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, kepada para Casis Sesko TNI dan Pasis Sesko Angkatan harus berpikir inovatif dan kreatif untuk menciptakan solusi yang tepat guna meningkatkan profesionalisme dan SDM prajurit. "Jadikan Sesko TNI dan Angkatan sebagai tempat belajar untuk berpikir kritis guna menghasilkan kajian-kajian strategis di bidang pertahanan," ucapnya.
 
Di sisi lain Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, Presiden RI pertama Ir. Soekarno pernah mengingatkan kita semua, kekayaan alam Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara di dunia, dan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo pun pernah menyampaikan bahwa kekayaan sumber daya alam Indonesia justru bisa menjadi petaka bagi kita. "Saat ini negara Indonesia sudah masuk dalam grand strategy konflik dunia dan sudah menjadi isu global, mengingat Indonesia memiliki banyak sumber daya alam yang melimpah termasuk pangan dan energy," jelasnya.
 
Menyinggung tentang ISIS (Islamic State of Iraq and Syria), Panglima TNI mengatakan bahwa posisi ISIS di Syria dan Iraq sudah semakin terdesak dan tidak aman lagi, sehingga mereka menyusun basis kekuatan di Asia Tenggara dengan mendirikan Islamic State Asia Tenggara (ISAT) di Zulu Filipina, serta memusatkan kegiatan terornya di Indonesia, yang tentunya akan mengancam warga negara asing yang berada di Indonesia.
 
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dengan modus memerangi teroris untuk menyelamatkan warganya, kekuatan militer negara asing akan masuk ke Indonesia, namun tujuan yang sebenarnya adalah untuk menguasai sumber daya alam, pangan dan energy guna memenuhi kebutuhan mereka di masa yang akan datang. "Setelah mereka masuk, maka akan terjadi konspirasi dan negosiasi yang menguntungkan mereka, karena ikut memerangi teroris di Indonesia," ujarnya.
 
Panglima TNI menegaskan bahwa terorisme itu merupakan suatu ancaman, karena terorisme itu adalah kejahatan suatu negara. "Di Indonesia, Undang-Undang Terorisme adalah kejahatan tindak pidana, sehingga menjadikan tempat paling aman bagi teroris, seharusnya definisi terorisme adalah kejahatan terhadap negara yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bahkan mengancam kedaulatan negara," tegasnya.
 
Di akhir pengarahannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kepada para Casis Sesko TNI dan Pasis Sesko Angkatan bahwa ancaman kedepan semakin nyata dan berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. "Kalian sebagai generasi penerus TNI dan pemimpin di masa yang akan datang harus profesional, berpikir demokrasi dan solid. Saya titipkan TNI kepada kalian," katanya.
 
Peserta pembekalan Panglima TNI tersebut, terdiri dari Casis Sesko TNI 177 orang (74 TNI AD, 54 TNI AL, 44 TNI AU dan 5 Polri) dan Pasis Sesko Angkatan 494 orang (272 Seskoad, 122 Seskoal, 100 Seskoau).
 
Turut hadir dalam acara tersebut Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Dansesko TNI Mayjen TNI (Mar) R.M Trusono, S. Mn, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, Danseskoad Mayjen TNI Dody Usodo Hargo S., S.Ip., M.M., Danseskoal Laksda TNI Aru Sukmono, Danseskoau Marsda TNI Dedy N. Komara, Pangdam III/ Siliwangi Mayjen TNI Muhammad Herindra, Danpussenif TNI AD Mayjen TNI Surawahadi dan Dankor Paskhas 3 Marsda TNI T. Seto Purnomo.

Editor: Sam

Sumber: Puspen TNI

T#g:ISATisispanglima tniProxy WarSesko
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Minggu, 14 Okt 2018 09:14

    AM IMF-WB Bali 2018 Sukses, Menko Luhut: Indonesia Naikkan Standar Baru Dunia

    Sebagai tuan rumah, Indonesia dinilai sukses menyelenggarakan Annual Meeting IMF-WB 2018. Kesuksesan Indonesia ini meningkatkan ekpektasi internasional terhadap kemampuan negara tuan rumah dalam menye

  • Jumat, 12 Okt 2018 09:12

    Prajurit TNI Bersihkan Puing-Puing di Sepanjang Jalan Protokol Kota Palu

    Bencana alam gempa bumi dan tsunami berkekuatan 7,4 Skala Richter yang menerjang Provinsi Sulawesi Tengah beberapa hari lalu, telah mengakibatkan porak-paranda bangunan gedung dan rumah warga serta se

  • Rabu, 10 Okt 2018 19:10

    Deklarasi Sakenan, Menko Luhut Bahas Sampah hingga Destinasi Wisata Terbaik

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan bersama-sama  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan masyarakat adat mengumandangkan Deklarasi Sakenan di Pura Sakenan, Bali, Selasa (9/

  • Rabu, 10 Okt 2018 16:10

    Panglima TNI Inspeksi Satgas Passus di Nusa Dua Bali

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., melaksanakan inspeksi kepada Satuan Tugas Pasukan Khusus (Satgas Passus) dalam rangka pengamanan Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 di Nusa Dua Bali, Selas

  • Rabu, 10 Okt 2018 03:10

    Berjuta Manfaat Pertemuan Annual Meeting IMF-World Bank 2018 untuk Indonesia

    IMF-WB Annual Meetings (AM) adalah pertemuan tahunan yang diselenggarakan oleh Dewan Gubernur IMF dan World Bank.

  • Sabtu, 06 Okt 2018 19:26

    Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Skadron 11/Serbu Lanumad

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian dan Kasad Jenderal TNI Mulyono meninjau Skadron 11/Serbu Penerbad di Semarang, Jawa Tengah, Sab

  • Kamis, 04 Okt 2018 07:44

    Panglima TNI Tinjau Perkembangan Penanganan Jenazah di RSUD Undata Palu

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P. meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata, untuk melihat perkembangan penanganan jenazah korban bencana alam gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (

  • Senin, 01 Okt 2018 12:31

    Panglima TNI Tinjau Lokasi Gempa Petobo Palu Selatan

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kepala BNPB Willem Rampangilei dan Mensos RI Agus Gumiwang Kartasasmita tinjau lokasi gempa di Petobo Palu Selatan, Provinsi Sulawesi Tengah, M

  • Minggu, 30 Sep 2018 23:30

    Panglima TNI Pimpin Briefing Singkat

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memberi penjelasan dalam Briefing singkat penanganan darurat bencana alam Palu, bertempat di Gedung VIP Room Galaktika Lanud Hasanudin, Makassar, Provi

  • Minggu, 30 Sep 2018 09:30

    Launching Pilot Project "Homestay & Tour Guide" di Humbahas

    Sejumlah Menteri Kabinet Kerja menghadiri Launching Pilot Project Pengembangan Kewirausahaan sektor Pariwisata (Homestay dan Tour Guide), di bukit Gunung Beranak, Desa Tipang, Kec Baktiraja, Kab Humba

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak