Jumat, 15 Des 2017 05:50
  • Home
  • Ragam
  • Generasi Penerus TNI Harus Sensitif Terhadap Isu Global

Panglima TNI:

Generasi Penerus TNI Harus Sensitif Terhadap Isu Global

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Rls
Senin, 03 Apr 2017 20:31
Dibaca: 700 kali

Indonesia sebagai negara terbesar di kawasan Asia Tenggara, baik langsung maupun tidak langsung pasti terkait dengan isu-isu global. Oleh karenanya, generasi penerus TNI di masa mendatang harus mempunyai sensitifitas yang tinggi terhadap isu global, terutama yang terkait dengan pertahanan keamanan dan kedaulatan negara.
 
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 671 Calon Siswa (Casis) Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Dikreg XLIV dan Perwira Siswa (Pasis) Sesko Angkatan Tahun 2017, bertempat di Graha Adi Brata Jl. R.A. Martanegara No.11, Bandung, Jawa Barat, Senin (3/4/2017).
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, kepada para Casis Sesko TNI dan Pasis Sesko Angkatan harus berpikir inovatif dan kreatif untuk menciptakan solusi yang tepat guna meningkatkan profesionalisme dan SDM prajurit. "Jadikan Sesko TNI dan Angkatan sebagai tempat belajar untuk berpikir kritis guna menghasilkan kajian-kajian strategis di bidang pertahanan," ucapnya.
 
Di sisi lain Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, Presiden RI pertama Ir. Soekarno pernah mengingatkan kita semua, kekayaan alam Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara di dunia, dan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo pun pernah menyampaikan bahwa kekayaan sumber daya alam Indonesia justru bisa menjadi petaka bagi kita. "Saat ini negara Indonesia sudah masuk dalam grand strategy konflik dunia dan sudah menjadi isu global, mengingat Indonesia memiliki banyak sumber daya alam yang melimpah termasuk pangan dan energy," jelasnya.
 
Menyinggung tentang ISIS (Islamic State of Iraq and Syria), Panglima TNI mengatakan bahwa posisi ISIS di Syria dan Iraq sudah semakin terdesak dan tidak aman lagi, sehingga mereka menyusun basis kekuatan di Asia Tenggara dengan mendirikan Islamic State Asia Tenggara (ISAT) di Zulu Filipina, serta memusatkan kegiatan terornya di Indonesia, yang tentunya akan mengancam warga negara asing yang berada di Indonesia.
 
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dengan modus memerangi teroris untuk menyelamatkan warganya, kekuatan militer negara asing akan masuk ke Indonesia, namun tujuan yang sebenarnya adalah untuk menguasai sumber daya alam, pangan dan energy guna memenuhi kebutuhan mereka di masa yang akan datang. "Setelah mereka masuk, maka akan terjadi konspirasi dan negosiasi yang menguntungkan mereka, karena ikut memerangi teroris di Indonesia," ujarnya.
 
Panglima TNI menegaskan bahwa terorisme itu merupakan suatu ancaman, karena terorisme itu adalah kejahatan suatu negara. "Di Indonesia, Undang-Undang Terorisme adalah kejahatan tindak pidana, sehingga menjadikan tempat paling aman bagi teroris, seharusnya definisi terorisme adalah kejahatan terhadap negara yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bahkan mengancam kedaulatan negara," tegasnya.
 
Di akhir pengarahannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kepada para Casis Sesko TNI dan Pasis Sesko Angkatan bahwa ancaman kedepan semakin nyata dan berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. "Kalian sebagai generasi penerus TNI dan pemimpin di masa yang akan datang harus profesional, berpikir demokrasi dan solid. Saya titipkan TNI kepada kalian," katanya.
 
Peserta pembekalan Panglima TNI tersebut, terdiri dari Casis Sesko TNI 177 orang (74 TNI AD, 54 TNI AL, 44 TNI AU dan 5 Polri) dan Pasis Sesko Angkatan 494 orang (272 Seskoad, 122 Seskoal, 100 Seskoau).
 
Turut hadir dalam acara tersebut Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Dansesko TNI Mayjen TNI (Mar) R.M Trusono, S. Mn, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, Danseskoad Mayjen TNI Dody Usodo Hargo S., S.Ip., M.M., Danseskoal Laksda TNI Aru Sukmono, Danseskoau Marsda TNI Dedy N. Komara, Pangdam III/ Siliwangi Mayjen TNI Muhammad Herindra, Danpussenif TNI AD Mayjen TNI Surawahadi dan Dankor Paskhas 3 Marsda TNI T. Seto Purnomo.

Editor: Sam

Sumber: Puspen TNI

T#g:ISATisispanglima tniProxy WarSesko
Berita Terkait
  • Kamis, 14 Des 2017 18:04

    Panglima TNI: Sesko TNI Harus Menjadi Pusat Keunggulan Berkelas Dunia

     Sesko TNI harus terus berupaya untuk senantiasa menjadi pusat keunggulan yang berkelas dunia, dalam upayanya melahirkan perwira kader-kader pimpinan TNI masa depan yang memiliki pemikiran-pemiki

  • Minggu, 10 Des 2017 06:00

    Panglima TNI Harap Organisasi Istri Prajurit Berperan Lebih Optimal

     Dalam menjalankan tugas-tugas organisasi diharapkan Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini dapat berperan lebih optimal, membina para istri Prajurit TNI selaku pendamping utama dalam menun

  • Sabtu, 09 Des 2017 17:49

    Panglima TNI Bertekad Bangun Prajurit TNI Profesional dan Rendah Hati

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bertekad membangun prajurit yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati sehingga menjadikan TNI hebat dalam segala medan tugas, demi menghasilk

  • Jumat, 08 Des 2017 18:48

    Panglima TNI: Tanpa Disiplin Tidak Mungkin TNI Dipercaya Rakyat

    Hingga saat ini dari berbagai hasil survey menempatkan institusi TNI pada posisi tertinggi tingkat kepercayaan rakyat. Tanpa kerja disiplin prajurit, tidak akan mungkin rakyat mempercayai TNI.Hal ters

  • Jumat, 08 Des 2017 17:48

    Presiden Lantik Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto

    Presiden Jokowi resmi melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jumat sore, (8/12/2017).

  • Rabu, 06 Des 2017 16:06

    Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI Pilihan Tepat Presiden RI

    Presiden RI Ir. Joko Widodo sangat tepatmenunjuk Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI, karena sesuai persyaratan pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angk

  • Selasa, 05 Des 2017 15:35

    Pengganti Panglima TNI Dipersiapkan Menghadapi Tahun Politik

    Presiden RI Ir. Joko Widodo telah menentukan calon pengganti Panglima TNI dan telah dipersiapkan untuk menghadapi tantangan tugas ke depan. Tantangan tugas ke depan tidaklah mudah yaitu menghadapi tah

  • Senin, 04 Des 2017 11:24

    Kadis Pariwisata Sumut: Festival Danau Toba 2017 di Sipinsur Humbahas

    Festival Danau Toba (FDT) di kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) 2017, awalnya direncanakan dilaksanakan di Bakti Raja, namun karena keterbatasan lahan, khususnya rekayasa lalulintas, FDT Humbahas

  • Minggu, 03 Des 2017 15:03

    Luhut Panjaitan: Sail Sabang 2017 Hasilkan Tiga Karya Nyata

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan penyelenggaran Sail Sabang 2017 memiliki tujuan utama berbeda dengan Sail sebelumnya, yaitu lebih fokus kepada pengembangan

  • Sabtu, 02 Des 2017 18:02

    Menteri Pariwisata Buka Wonderful Sabang dan Marine Expo

    Arief Yahya, Menteri Pariwisata (Menpar) RI membuka Wonderful Sabang & Marine Expo 2017 yang berlangsung di Pelabuhan CT-3, Sabang, Aceh, Jumat (1/12) sore. Kegiatan yang diselenggarakan oleh

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak