Minggu, 22 Okt 2017 18:36
  • Home
  • Ragam
  • Dandim 0824 Hadiri Dialog Interaktif dan Nobar di Masecaba Rindam V/Brw

Dandim 0824 Hadiri Dialog Interaktif dan Nobar di Masecaba Rindam V/Brw

JEMBER (utamanews.com)
Oleh: Dian
Sabtu, 30 Sep 2017 10:10
Dibaca: 69 kali
Dok
Dialog Interaktif dengan thema Kebangsaan dan Kesaktian Pancasila di Lapangan Hitam Secaba Rindam V/Brw

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto, Ketua Majelis Ulama Kab Jember Prof Halim Subahar, Kabakesbangpol Pemkab Jember Suprapto, Kasat Intel Polres Jember AKP Idam Kholid serta Dansecaba Rindam V/Brw Letkol Inf Agus Sudjijanto menjadi narasumber pada Dialog Interaktif dengan thema Kebangsaan dan Kesaktian Pancasila di Lapangan Hitam Secaba Rindam V/Brw jalan Tidar Jember, Jumat malam, (29/9).

Dialog Interaktif bersama 1000 masyarakat ini dilanjutkan nonton bareng pemutaran film G30S/PKI.

Dialog interaktif tersebut dipandu oleh Cak Londo dan Cak Bei. Saat diberikan kesempatan menyampaikan prolognya masing-masing, Komandan Kodim 0824 menegaskan bahwa lunturnya idiologi Pancasila dari kalangan generasi mida saat ini adalah bagian dari kesalahan kita semua sebagai orang tua, sehingga kondisi ini menjadi tanggung jawab kita semua.

Selanjutnya Prof Halim Subahar menyikapi kondisi saat ini turut prihatin, munculnya berbagai faham saat ini dan khususnya  adanya silang pendapat terhadap Pancasila termasuk ada yang menyatakan haram dan lain-lain, hal ini sangat mengherankan ibarat makanan Pancasila ini sudah kita makan selama 52 tahun kok sekarang baru ada yang menyatakan haram.

Masih menurut Prof Halim Subahar bahwa agama dan Pancasila dalah sesuatu yang berbeda namun tidak harus saling dipertentangkan tetapi saling memperkuat, agama.akan memperkuat sila-sila Pancasila sedangkan kehidupan beragama sendiri juga dijamin oleh Pancasila.

Selanjutnya Suprapto selaku Kabakesbangpol Pemkab Jember menyampaikan bahwa indikator bangkitnya komunis ini jelas seja tidak adanya pelajaran sejarah di sekolah-sekolah, sehingga generasi muda sangat kurang pemahamannya terhadap sejarah bangsa, sehingga dengan pemutaran film ini diharapkan mampu memberikan pemahaman negara kita pernah mengalami pemberontakan-pemberotakan termasuk terjadinya G30S/PKI.

Demikian Halnya Kasat Intel Polres Jember Akp Idham Kholid yang sependapat dengan apa yang telah disampaikan oleh semua nara sumber bahwa kondisi Bangsa Indonesia saat ini memprihatinkan di tengah pengaruh global keberadaan Pancasila semakin dilupakan bahkan di sekolahpun pendidikan sejarah sudah ditiadakan.

Setelah mendengarkan prolog dari semua pembicara pada sesi tanya jawab terdapat pertanyaan dari sdr Feli pelajar dari SMAN 1 Jember yang menanyakan di era sekarang ini bagaimana kita mengantisipasi maraknya radikal dan isu bangkitnya komunis.

Kemudian penaya berikutnya Silvi dari SMAN 1 Jember yang menanyakan apakah pemutaran film ini tidak melanggar UU Perlindungan anak terkait adegan kekerasan yang dipertontonkan, dan penanya-penanya lainnya yang tentunya dengan pertanyaan yang hampir sama, terkait antisipasi perkembangan komunis dan lain-lain.

Dari pertanyaan yang telah dihimpun kemudian dijawab oleh masing masing para narasumber yang pertama oleh Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Rudianto yang menyatakan bahwa komunis adalah suatu faham sehingga walaupun manusianya sudah habis faham tersebut suatu ketika pasti akan muncul lagi, tindakan antisipasinya bagaimana yaitu dengan pemutaran film  G30S/PKI dimana dari situ generasi penerus dipahamkan bagaimana sejarah itu terjadi, kemudian dengan penguatan-penguatan lainnya sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh faham-faham lainnya, sehingga mampu setia dan menjaga keberadaan satu-satunya azas yaitu Pancasila sebagai Idiologi Bangsa Indonesia.

Kemudian terkait dengan adegan kekerasan kalau kita berbicara film, film lain sebenarnya lebih banyak yang menampilkan hal-hal yang lebih daripada itu, namun kita tidak mau berdebat hanya kita berpesan agar adik-adik di bawah umur yang menonton didampingi oleh orang tuanya untuk memberikan penjelasan, dan terkait adegan dalan film G30S/PKI itu bagian dari sejarah yang tidak boleh dihilangkan, kalau demikian yang mempertentangkan hal ini perlu dipertanyakan idiologinya. yang disambut tepuk tangan oleh hadirin.

Jawaban yang disampaikan oleh Letkol Inf Rudianto senada dengan narasumber yang lainnya, bahwa film tersebut salah satu bukti sejarah dan sejarah itu tidak bisa dirubah, usai dialog acara dilanjutkan dengan pemutaran film G30S/PKI yang ditonton bareng oleh narasumber bersama hadirin sekalian.

Editor: Budi

T#g:JemberKomunisNobar
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Okt 2017 16:37

    Dandim 0824 pimpin Anggota dan Masyarakat Gali Timbunan Longsor Untuk Temukan Korban Bencana

    Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru lokasi kejadian bencana alam tanah longsor dapat dikatakan sebagai segitiga perbatasan karena desa tersebut berada di wilayah Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember,

  • Senin, 16 Okt 2017 18:16

    Apel Bersama dan Tasyakuran HUT TNI Ke 72 Jember di Koramil 0824/21 Puger

    Bertempat di halaman  Koramil 0824/21 Puger pada Senin (16/10/2017) dilaksanakan apel bersama Muspika beserta seluruh unsur se Kecamatan Puger yang biasa dilakukan secara periodik setiap bulannya

  • Minggu, 15 Okt 2017 06:35

    Dandim 0824 Kibarkan Bendera Start Jember Off Road Expedition HUT TNI Ke-72

    Komandan Kodim 0824 Jember melepas bendera start pertama Jember Of Road Expedition Dalam Rangka HUT TNI Ke-72, di obyek Wisata Botani Sukorambi, Sabtu (14/10/2017).Dandim 0824 Letkol Inf Rudianto meny

  • Sabtu, 14 Okt 2017 09:54

    Peserta Jember Off Road Expedition Jalani Scrutineering Sebelum Turun Lintasan

    Bertempat di Taman Wisata Botani Jember pada Kamis (13/10) dilaksanakan scrutineering kepada mobil peserta yang akan ikut turun pada Jember Off Road Expedition (JOE) 2017 Dalam Rangka HUT TNI Ke

  • Kamis, 12 Okt 2017 19:52

    Isu Komunis dalam Kepemimpinan Jokowi

    Manuver Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1965, sampai saat ini masih membekas betul dalam hati rakyat Indonesia.

  • Kamis, 12 Okt 2017 08:22

    Pelaksanaan PAW 4 Kades di Jember Tertib dan Aman

    Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa (Kades) karena pejabat terpilih sebelumnya tidak dapat meneruskan masa jabatannya baik karena meninggal dunia maupun tersandung permasalahan hukum dan lain-lai

  • Kamis, 12 Okt 2017 04:22

    Koramil 0824/01 Patrang Beri Wasbang pada SMK Berdikari Patrang

    Bertempat di aula SMK Berdikari Patrang Jember pada Rabu (11/10/2017), dilaksanakan pemberian materi wawasan kebangsaan (Wasbang) melibatkan 5 orang anggota Koramil 0824/01 Patrang.Wawasan Kebangsaan

  • Selasa, 10 Okt 2017 17:50

    Kasdim 0824 jadi Narasumber Optimalisasi Kamampuan Deni dan Ceni Masyarakat Cegah Konflik Sosial

    Bertempat di Balai Kecamatan Tanggul Kabupaten  Jember pada Selasa (10/10/2017), dilaksanakan Optimalisasi Kamampuan Deteksi Dini (Deni) dan Cegah Dini (Ceni) Masyarakat Dalam Pencegahan Terjadin

  • Senin, 09 Okt 2017 21:09

    Danramil 0824/06 Ledokombo Berikan Wasbang di SMPN 3 Sumbersalak

    Danramil 0824/06 Ledokombo Kapten Inf Sumaryono  bersama Babinsa Sumbersalak Serka Arham Nur dan anggota lainnya memberikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi SMP Negeri 3 Sumbersalak K

  • Senin, 09 Okt 2017 18:49

    Tanggul Irigasi Jebol, Danramil 0824/20 dan Aparat Terkait Adakan Penanggulangan

    Hujan lebat yang terjadi pada Sabtu (7/10/2017) mengakibatkan tanggul sungai Dusun Panggul Melati Desa Kepanjen Kec Gumukmas jebol, mengakibatkan pengairan di 1.200 hektar sawah terancam tidak terairi

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak