Kamis, 14 Des 2017 22:30
  • Home
  • Ragam
  • Dandim 0824 Hadiri Dialog Interaktif dan Nobar di Masecaba Rindam V/Brw

Dandim 0824 Hadiri Dialog Interaktif dan Nobar di Masecaba Rindam V/Brw

JEMBER (utamanews.com)
Oleh: Dian
Sabtu, 30 Sep 2017 10:10
Dibaca: 95 kali
Dok
Dialog Interaktif dengan thema Kebangsaan dan Kesaktian Pancasila di Lapangan Hitam Secaba Rindam V/Brw

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto, Ketua Majelis Ulama Kab Jember Prof Halim Subahar, Kabakesbangpol Pemkab Jember Suprapto, Kasat Intel Polres Jember AKP Idam Kholid serta Dansecaba Rindam V/Brw Letkol Inf Agus Sudjijanto menjadi narasumber pada Dialog Interaktif dengan thema Kebangsaan dan Kesaktian Pancasila di Lapangan Hitam Secaba Rindam V/Brw jalan Tidar Jember, Jumat malam, (29/9).

Dialog Interaktif bersama 1000 masyarakat ini dilanjutkan nonton bareng pemutaran film G30S/PKI.

Dialog interaktif tersebut dipandu oleh Cak Londo dan Cak Bei. Saat diberikan kesempatan menyampaikan prolognya masing-masing, Komandan Kodim 0824 menegaskan bahwa lunturnya idiologi Pancasila dari kalangan generasi mida saat ini adalah bagian dari kesalahan kita semua sebagai orang tua, sehingga kondisi ini menjadi tanggung jawab kita semua.

Selanjutnya Prof Halim Subahar menyikapi kondisi saat ini turut prihatin, munculnya berbagai faham saat ini dan khususnya  adanya silang pendapat terhadap Pancasila termasuk ada yang menyatakan haram dan lain-lain, hal ini sangat mengherankan ibarat makanan Pancasila ini sudah kita makan selama 52 tahun kok sekarang baru ada yang menyatakan haram.

Masih menurut Prof Halim Subahar bahwa agama dan Pancasila dalah sesuatu yang berbeda namun tidak harus saling dipertentangkan tetapi saling memperkuat, agama.akan memperkuat sila-sila Pancasila sedangkan kehidupan beragama sendiri juga dijamin oleh Pancasila.

Selanjutnya Suprapto selaku Kabakesbangpol Pemkab Jember menyampaikan bahwa indikator bangkitnya komunis ini jelas seja tidak adanya pelajaran sejarah di sekolah-sekolah, sehingga generasi muda sangat kurang pemahamannya terhadap sejarah bangsa, sehingga dengan pemutaran film ini diharapkan mampu memberikan pemahaman negara kita pernah mengalami pemberontakan-pemberotakan termasuk terjadinya G30S/PKI.

Demikian Halnya Kasat Intel Polres Jember Akp Idham Kholid yang sependapat dengan apa yang telah disampaikan oleh semua nara sumber bahwa kondisi Bangsa Indonesia saat ini memprihatinkan di tengah pengaruh global keberadaan Pancasila semakin dilupakan bahkan di sekolahpun pendidikan sejarah sudah ditiadakan.

Setelah mendengarkan prolog dari semua pembicara pada sesi tanya jawab terdapat pertanyaan dari sdr Feli pelajar dari SMAN 1 Jember yang menanyakan di era sekarang ini bagaimana kita mengantisipasi maraknya radikal dan isu bangkitnya komunis.

Kemudian penaya berikutnya Silvi dari SMAN 1 Jember yang menanyakan apakah pemutaran film ini tidak melanggar UU Perlindungan anak terkait adegan kekerasan yang dipertontonkan, dan penanya-penanya lainnya yang tentunya dengan pertanyaan yang hampir sama, terkait antisipasi perkembangan komunis dan lain-lain.

Dari pertanyaan yang telah dihimpun kemudian dijawab oleh masing masing para narasumber yang pertama oleh Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Rudianto yang menyatakan bahwa komunis adalah suatu faham sehingga walaupun manusianya sudah habis faham tersebut suatu ketika pasti akan muncul lagi, tindakan antisipasinya bagaimana yaitu dengan pemutaran film  G30S/PKI dimana dari situ generasi penerus dipahamkan bagaimana sejarah itu terjadi, kemudian dengan penguatan-penguatan lainnya sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh faham-faham lainnya, sehingga mampu setia dan menjaga keberadaan satu-satunya azas yaitu Pancasila sebagai Idiologi Bangsa Indonesia.

Kemudian terkait dengan adegan kekerasan kalau kita berbicara film, film lain sebenarnya lebih banyak yang menampilkan hal-hal yang lebih daripada itu, namun kita tidak mau berdebat hanya kita berpesan agar adik-adik di bawah umur yang menonton didampingi oleh orang tuanya untuk memberikan penjelasan, dan terkait adegan dalan film G30S/PKI itu bagian dari sejarah yang tidak boleh dihilangkan, kalau demikian yang mempertentangkan hal ini perlu dipertanyakan idiologinya. yang disambut tepuk tangan oleh hadirin.

Jawaban yang disampaikan oleh Letkol Inf Rudianto senada dengan narasumber yang lainnya, bahwa film tersebut salah satu bukti sejarah dan sejarah itu tidak bisa dirubah, usai dialog acara dilanjutkan dengan pemutaran film G30S/PKI yang ditonton bareng oleh narasumber bersama hadirin sekalian.

Editor: Budi

T#g:JemberKomunisNobar
Berita Terkait
  • Selasa, 12 Des 2017 23:12

    Kodim 0824 Karya Bakti TNI di Masjid Nurul Falah Jember

    Camat Jenggawah Rahman Hidayat, Danramil 0824/25 Kapten Inf Ismianto, Kepala Desa Wonojati H. Amin, Babinsa Serda M Syahrul, Anggota Kodim 0824 sebanyak 37 orang dan masyarakat sekitar sebanyak 87 ora

  • Minggu, 10 Des 2017 18:10

    Koramil 0824/21 Puger Bina Linmas Desa Jambe Arum

    Koramil 0824/21 Puger dipimpin Bintara Administrasi Tata Usaha dan Urusan Dalam (Bamin Tuud) Pelda Rusdi, beserta 2 orang anggota dan Bhabinkamtibmas Desa Jambe Arum Kec Puger memberikan pelatihan pad

  • Jumat, 08 Des 2017 14:48

    Dandim 0824 Pimpin Penghijauan Bersama Ponpes Nurul Islam

    Dalam rangka Hari Juang Kartika dan HUT Kodam V/Brw Tahun 2017, telah dilaksanakan Penghijauan di lahan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Islam Jember, Jum'at (8/12/2017).Penghijauan tersebut dipim

  • Kamis, 07 Des 2017 15:37

    Suami temukan istrinya di rumah kos bersama pria lain, ada tisu basah

    Harjito menggerebek rumah kos dan menemukan istrinya, Yulita Sri (35) satu kamar dengan pria lain, bernama Amak Abdul Rahman, (35). Parahnya, saat penggerebekan ditemukan tisu basah dan pil kontraseps

  • Kamis, 07 Des 2017 09:17

    TNI Posramil 0824/28 Pakusari, Bantu Pembangunan Masjid Al Baitul Amman Jember

    Pos Koramil 0824/28 Pakusari dipimpin Danpos Ramil Pelda Sugito melaksanakan karya bakti TNI dengan sasaran membantu pembangunan masjid Al Baitul Amman, Kamis (7/12).Terlibat dalam karya bakti tersebu

  • Kamis, 07 Des 2017 09:07

    Dandim 0824 dan Ka BPBD Silaturahmi bersama Relawan Kebencanaan se-Jember

    Seluruh organisasi relawan kebencanaan se-Kabupaten Jember dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widi Prasetyo serta Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Rudianto, melaksanakan Silatu

  • Selasa, 05 Des 2017 09:25

    Dandim 0824 Hadiri Rakor & Buka Posko Siaga Darurat Bencana BPBD Jember

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember melaksanakan Rapat Koordinasi Posko Siaga Darurat Bencana Banjir, Banjir Bandang, Tanah Longsor dan Puting Beliung di Kabupaten Jember, Senin (4/12).K

  • Minggu, 03 Des 2017 16:03

    Baksos TNI di Jember, 465 Warga Dilayani Operasi Katarak Gratis

    Keberadaan Bakti Sosial TNI Operasi Gratis Katarak yang dilaksanakan mulai Kamis (30/11) hingga hari ini, Minggu (3/12/2017), merupakan kerjasama Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dengan TNI AD

  • Sabtu, 02 Des 2017 19:02

    Bakti Sosial TNI Operasi Gratis Katarak Hari Ke-3 di RSBS dan RS DKT Jember

    RS Baladhkia Husada (DKT) Jember dan RS Bina Sehata (RSBS) Jember sejak tiga hari yang lalu dibanjiri pasien katarak yang sudah mendaftar dan menjalani screening untuk selanjutnya menjalani operasi di

  • Jumat, 01 Des 2017 19:11

    Latihan Menembak Personil Kodim 0824

    Bertempat di Lapangan Tembak Yonif Reider 509/9/2 Kostrad pada Kamis (30/11/2017), dilaksanakan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbak Jatri)  bagi seluruh personel militer Kodim 0824 Jember.Pel

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak