Sabtu, 23 Jun 2018 05:53
  • Home
  • Ragam
  • Dandim 0824 Hadiri Dialog Interaktif dan Nobar di Masecaba Rindam V/Brw

Dandim 0824 Hadiri Dialog Interaktif dan Nobar di Masecaba Rindam V/Brw

JEMBER (utamanews.com)
Oleh: Dian
Sabtu, 30 Sep 2017 10:10
Dok
Dialog Interaktif dengan thema Kebangsaan dan Kesaktian Pancasila di Lapangan Hitam Secaba Rindam V/Brw
Selamat Puasa Paluta

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto, Ketua Majelis Ulama Kab Jember Prof Halim Subahar, Kabakesbangpol Pemkab Jember Suprapto, Kasat Intel Polres Jember AKP Idam Kholid serta Dansecaba Rindam V/Brw Letkol Inf Agus Sudjijanto menjadi narasumber pada Dialog Interaktif dengan thema Kebangsaan dan Kesaktian Pancasila di Lapangan Hitam Secaba Rindam V/Brw jalan Tidar Jember, Jumat malam, (29/9).

Dialog Interaktif bersama 1000 masyarakat ini dilanjutkan nonton bareng pemutaran film G30S/PKI.

Dialog interaktif tersebut dipandu oleh Cak Londo dan Cak Bei. Saat diberikan kesempatan menyampaikan prolognya masing-masing, Komandan Kodim 0824 menegaskan bahwa lunturnya idiologi Pancasila dari kalangan generasi mida saat ini adalah bagian dari kesalahan kita semua sebagai orang tua, sehingga kondisi ini menjadi tanggung jawab kita semua.

Selanjutnya Prof Halim Subahar menyikapi kondisi saat ini turut prihatin, munculnya berbagai faham saat ini dan khususnya  adanya silang pendapat terhadap Pancasila termasuk ada yang menyatakan haram dan lain-lain, hal ini sangat mengherankan ibarat makanan Pancasila ini sudah kita makan selama 52 tahun kok sekarang baru ada yang menyatakan haram.

Masih menurut Prof Halim Subahar bahwa agama dan Pancasila dalah sesuatu yang berbeda namun tidak harus saling dipertentangkan tetapi saling memperkuat, agama.akan memperkuat sila-sila Pancasila sedangkan kehidupan beragama sendiri juga dijamin oleh Pancasila.

Selanjutnya Suprapto selaku Kabakesbangpol Pemkab Jember menyampaikan bahwa indikator bangkitnya komunis ini jelas seja tidak adanya pelajaran sejarah di sekolah-sekolah, sehingga generasi muda sangat kurang pemahamannya terhadap sejarah bangsa, sehingga dengan pemutaran film ini diharapkan mampu memberikan pemahaman negara kita pernah mengalami pemberontakan-pemberotakan termasuk terjadinya G30S/PKI.

Demikian Halnya Kasat Intel Polres Jember Akp Idham Kholid yang sependapat dengan apa yang telah disampaikan oleh semua nara sumber bahwa kondisi Bangsa Indonesia saat ini memprihatinkan di tengah pengaruh global keberadaan Pancasila semakin dilupakan bahkan di sekolahpun pendidikan sejarah sudah ditiadakan.

Setelah mendengarkan prolog dari semua pembicara pada sesi tanya jawab terdapat pertanyaan dari sdr Feli pelajar dari SMAN 1 Jember yang menanyakan di era sekarang ini bagaimana kita mengantisipasi maraknya radikal dan isu bangkitnya komunis.

Kemudian penaya berikutnya Silvi dari SMAN 1 Jember yang menanyakan apakah pemutaran film ini tidak melanggar UU Perlindungan anak terkait adegan kekerasan yang dipertontonkan, dan penanya-penanya lainnya yang tentunya dengan pertanyaan yang hampir sama, terkait antisipasi perkembangan komunis dan lain-lain.

Dari pertanyaan yang telah dihimpun kemudian dijawab oleh masing masing para narasumber yang pertama oleh Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Rudianto yang menyatakan bahwa komunis adalah suatu faham sehingga walaupun manusianya sudah habis faham tersebut suatu ketika pasti akan muncul lagi, tindakan antisipasinya bagaimana yaitu dengan pemutaran film  G30S/PKI dimana dari situ generasi penerus dipahamkan bagaimana sejarah itu terjadi, kemudian dengan penguatan-penguatan lainnya sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh faham-faham lainnya, sehingga mampu setia dan menjaga keberadaan satu-satunya azas yaitu Pancasila sebagai Idiologi Bangsa Indonesia.

Kemudian terkait dengan adegan kekerasan kalau kita berbicara film, film lain sebenarnya lebih banyak yang menampilkan hal-hal yang lebih daripada itu, namun kita tidak mau berdebat hanya kita berpesan agar adik-adik di bawah umur yang menonton didampingi oleh orang tuanya untuk memberikan penjelasan, dan terkait adegan dalan film G30S/PKI itu bagian dari sejarah yang tidak boleh dihilangkan, kalau demikian yang mempertentangkan hal ini perlu dipertanyakan idiologinya. yang disambut tepuk tangan oleh hadirin.

Jawaban yang disampaikan oleh Letkol Inf Rudianto senada dengan narasumber yang lainnya, bahwa film tersebut salah satu bukti sejarah dan sejarah itu tidak bisa dirubah, usai dialog acara dilanjutkan dengan pemutaran film G30S/PKI yang ditonton bareng oleh narasumber bersama hadirin sekalian.

Editor: Budi

T#g:JemberKomunisNobar
Berita Terkait
  • Kamis, 07 Jun 2018 08:07

    Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2018

    Bertempat di Alun-alun Jember dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2018 dengan thema "Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait dan Pemusnahan Barang Bukti hasil Operasi

  • Rabu, 23 Mei 2018 11:23

    Dandim 0824 Cek Persiapan Kunjungan Menteri Pertanian RI

    Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman didampingi Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayjen TNI Supartodi, Kasdam V/Brw Brigjen TNI Widodo Iryansyah dan Aster Kasdam V/Brw K

  • Selasa, 15 Mei 2018 04:15

    Tiga Pilar Kecamatan Ambulu Apel Bersama Tingkatkan Kewaspadaan

    Bertempat di halaman kantor Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember pada Senin (14/05/2018), dilaksanakan Apel Bersama Tiga Pilar se-Kecamatan Ambulu beserta seluruh perangkat dan unsur-unsur lainnya.

  • Selasa, 08 Mei 2018 00:08

    Kodim 0824 Upacara dan Pengarahan Jam Komandan

    Bertempat di halaman Kodim 0824 Jember pada Senin (7/5/2018), dilaksanakan Upacara Bendera Minggu Pertama Bulan Mei 2018 dengan Inspektur Upacara Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Arif Munawar.Hadir pada

  • Jumat, 04 Mei 2018 02:04

    Dandim 0824 Kebugaran Jasmani Anggota Harus Terjaga

    Personel Militer dan ASN dari Kodim 0824, Dinas Jajaran seperti Rumkit TK III Baladhika Husada (DKT) Jember, Tepbek, Benglap, Sub Denpom V/3-2, Zibang, Minvetcad dan Benglap yang ada di Kabupaten Jemb

  • Kamis, 26 Apr 2018 17:36

    Waspadai Bangkitnya Komunis Gaya Baru Di Kabupaten Asahan

    Perlunya pemahaman bahaya laten Komunis saat ini bagi generasi muda tidak terlepas dari tanggung jawab seluruh komponen masyarakat.

  • Jumat, 20 Apr 2018 10:20

    Dandim 0824 Perintahkan Anggota Pedomani Amanat Panglima TNI

    Kepala Staf Kodim 0824 Mayor Inf Sampak, S.Ag menjadi Inspektur Upacara di wilayah Kodim 0824 Jember, dengan peserta upacara terdiri dari 1 pleton Perwira Pertama, 3 Kompi gabungan personel Kodim 0824

  • Kamis, 19 Apr 2018 02:09

    Baminwanwil Koramil 0824/22 Balung Bekali Siswa-siswi MIBU Latihan Dasar baris Berbaris

    Madrasah Ibtidaiyah Bustanul Ulum (MIBU) Ds. Tutul Kec. Balung Kabupaten Jember melaksanakan pembekalan Baris Berbaris dan tata cara penghormatan kepada siswa-siswi, Selasa (17/04). Bintara Administra

  • Jumat, 23 Mar 2018 20:23

    Kehadiran Si Mokos Diserbu Siswa-siswi SDN Petung 03 Bangsalsari

    Bertempat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Desa Petung Kec Bangsalsari Kab Jember, Jum'at (23/03/2018), didatangi Sarana Interaksi Motor Komunikasi Sosial (Si Mokos) oleh petugas dipimpin Pelda T

  • Selasa, 06 Mar 2018 20:36

    Kasdim 0824 Buka Uji Trampil Perorangan Bagi Anggota

    Uji Trampil Perorangan merupakan tahapan akhir setelah anggota menjalani latihan perorangan baik ketrampilan maupun jabatan, di Lapangan Bumi Perkemahan Satya Cadika Sempusari Kec Kaliwates Jember, Se

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak