Jumat, 20 Jul 2018 19:41
  • Home
  • Ragam
  • Bunga Bangkai Mekar Kembali di Tapanuli Tengah

Bunga Bangkai Mekar Kembali di Tapanuli Tengah

Tapteng (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Selasa, 15 Mei 2018 06:15
Dok IWO
Bunga Bangkai di areal perbukitan di Tapanuli Tengah, Senin (14/5).
Bunga Bangkai atau bernama latin Amorphopalus Titanum kembali ditemukan mekar di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Penemuan kali ini, lagi-lagi berkat sebuah foto salah seorang pemilik akun facebook yang memposting bunga Bangkai itu seolah-olah mekar di pinggiran jalan baru jalur Poriaha-Rampa yang terdapat di Kecamatan Tapian Nauli.

Penelusuran, bunga tersebut ternyata bukan tumbuh di pinggiran jalan, kendati tumbuh di perbukitan tak jauh dari jalur jalan tersebut. Oleh Aritonang, seorang warga yang sehari-hari bekerja menyadap getah dan menjaga buah Langsat, memotongnya dan memindahkannya ke pinggir jalan agar bisa disaksikan warga.



Aritonang mengaku tak berniat buruk memindahkan bunga langka itu. Ia hanya berharap agar yang melintas jalur itu mengetahui bahwa ada bunga langka tumbuh di areal tersebut. "Ya, gimanalah, biar dilihat sama orang-orang dan bisa foto-foto, kalau di bukit kan gak ada yang tahu," ungkap Aritonang seperti dikutip dari Akurat.co, Senin (14/5).

Aritonang mengaku telah menebang sebanyak 3 batang Bunga Bangkai itu dan memindahkannya ke pinggiran jalan. Meski akhirnya ada warga lainnya yang merusak dan mencincang Bunga Bangkai itu. "Barusan semalam kutanam lagi di dekat jalan itu, tapi itulah, udah dirusak, gak tau siapa yang rusak," katanya.

Pria paruh baya bersama seorang putranya ini kemudian mengajak melihat sebatang Bunga Bangkai lainnya yang masih akan mekar di perbukitan tak jauh dari pinggir jalan. Dengan mendaki sejarak 60-an meter, bunga berketinggian sekitar hanya 1 meter saja itu terlihat masih kuncup dan belum mekar sepenuhnya. Aritonang menyebut Bunga yang satu ini tak setinggi 3 bunga sebelumnya. "Ini paling kecil memang, yang tiga lagi itu yang tinggi ada yang hampir dua meter," sebutnya.

Aritonang mengaku baru kali ini menyaksikan Bunga itu mekar di kawasan perbukitan dimana ia sehari-hari beraktifitas tersebut. Ia mengaku mengetahui bahwa Bunga itu langka, kendati tak mengetahui bahwa Bunga tersebut masuk dalam kategori bunga dilindungi. "Baru kali ini, selama ini gak pernah. Ya gak tahu kalau dilindungi," kata Aritonang.

Terlihat areal sekitar tumbuhnya bunga itu sudah dibersihkan Aritonang dari rumput lainnya. Di areal yang sama terlihat puluhan batang-batang sejenis talas yang diketahui sebagai bakal bunga bangkai dalam fase vegetatif, tumbuh di areal perbukitan tersebut. "Kalau batang yang seperti itu cuma di bukit ini pernah saya lihat, di tempat lain memang tak pernah ada," tutur Aritonang.

Diketahui, beberapa waktu lalu Bunga ini ditemukan mekar di sebuah ladang milik Mahmud, warga di Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun. Penuturan Mahmud, bunga Bangkai di ladang miliknya memang sudah sering mekar dan pertama sekali ia temukan sekitar tahun 2012 lalu.

Secara geografis, selain berada di pesisir pantai, Kabupaten Tapteng juga terdiri dari wilayah perbukitan dan Hutan tropis yang lebat. Sebagian diantara Hutan tersebut masuk dalam kawasan hutan lindung Batangtoru.

Editor: Erickson

T#g:Bunga bangkaifaunaflora
Berita Terkait
  • Rabu, 16 Mei 2018 15:06

    Ilmuwan berupaya "hidupkan kembali" hewan yang punah 10.000 tahun lalu

    Para ilmuwan menargetkan untuk menghidupkan kembali hewan purba Mammoth yang disebut punah sekitar 10.000 tahun lalu.

  • Senin, 23 Apr 2018 19:33

    Bersahabat pada Alam, Sihar Camping di Batu Hobon, Limbong, Samosir

    Cawagub Sumatera Utara Sihar Sitorus mengajak para pencinta wisata alam bebas maupun traveller yang melaksanakan camping agar melakukan aktivitas wisata yang bersih serta bersahabat dengan alam. Ajaka

  • Rabu, 20 Sep 2017 11:30

    Bunga Bangkai Ditemukan di Garoga, Tapanuli

    Masyarakat menemukan setangkai bunga bangkai yang diperkirakan jenis bunga langka raksasa dengan nama latin Amorphophallus titanium atau titan arum, tumbuh di Dusun Ramba Siala, Desa Lontung Jae I, Ke

  • Kamis, 14 Apr 2016 20:34

    Jokowi: Ilmu pengetahuan dan kelestarian alam warisan untuk anak cucu

    Kunci keberhasilan Gerakan Nasional penyelamatan tumbuhan dan satwa liar adalah komitmen, kerja keras kita dan keberlanjutan dari gerakan itu. Percuma kita mencanangkan, kita luncurkan tetapi seperti

  • Minggu, 03 Jan 2016 13:04

    Presiden Jokowi lepas ratusan burung di Kebun Raya Bogor

    Presiden Joko Widodo, hari ini melepas 190 burung di Kebun Raya Bogor, kata tim komunikasi Presiden Ari Dwipayana dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Minggu, (3/1/2016)Presiden, katanya, i

  • Selasa, 07 Mei 2013 17:30

    Profauna Kampanyekan Penghentian Perusakan Habitat Orangutan

    Organisasi perlindungan satwa liar, ProFauna Indonesia melakukan kampanye untuk penghentian perusakan habitat orangutan yang ada di Provinsi Sumatera Utara dan Aceh.Seruan ProFauna itu disampaikan di

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak