Selasa, 26 Sep 2017 01:34
  • Home
  • Ragam
  • Bulan Ini, 2 Seksi Tol Medan-Binjai Dioperasionalkan

Bulan Ini, 2 Seksi Tol Medan-Binjai Dioperasionalkan

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Rls
Kamis, 07 Sep 2017 06:17
Dibaca: 75 kali
Dok
Wagubsu Brigjen TNI (P) DR Nurhajizah saat meninjau pembangunan jalan tol Medan-Binjai, Rabu (6/9).

Pembangunan jalan tol Medan-Binjai sudah mulai rampung. Bahkan ditargetkan dalam bulan ini untuk seksi 2 yakni Helvetia-Sei Semayang dan seksi 3 Sei Semayang-Binjai akan diresmikan dan dioperasionalkan. Sementara untuk seksi 1, Tanjung Mulia-Helvetia masih menunggu proses pembebasan lahan yang ditargetkan akan selesai pada Oktober ini.

Hal ini terungkap saat Wagubsu, Dr. Nurhajizah Marpaung melakukan peninjauan langsung jalan tol Medan-Binjai, Rabu (6/9). 

Hadir dalam peninjauan itu staf ahli Gubsu bidang ekonomi, keuangan, pembangunan, aset dan Sumber Daya Alam (SDA), Binsar Situmorang, Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol PT Hutama Karya, Rizal Sutjipto serta tim dari PT Hutama Karya dan Kanwil BPN Sumut.  

"Kita berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah mempercayakan kepada PT Hutama Karya untuk membuat jalan tol Medan- Binjai. Meski saat ini belum selesai semuanya, tapi kita optimis ini akan selesai cepat," ujar Nurhajizah.

Nurhajizah juga mengimbau kepada masyarakat yang selama ini masih belum bersedia diganti rugi lahannya untuk wilayah seksi 1 dan seksi 2, diharapkan bisa bersedia menerima proses ganti rugi. Sebab, menurutnya pembangunan jalan tol ini bukan untuk kepentingan siapa-siapa, melainkan untuk kepentingan masyarakat Sumut.

"Makanya mari kita imbau bersama, insya allah bagi saudara kita yang belum membuka hati untuk memberikan lahannya. Kita imbau bersama supaya masyarakat mau merelakan tanahnya dan menerima pergantian uang yang kita berikan. Daripada konsinyasi di pengadilan kan lebih baik menerima ganti rugi. Sebab, untuk yang di seksi II Sei Semayang ini tinggal 9 persil lagi yang belum, yang lainnya kan sudah selesai semua," ujar Nurhajizah.

Peninjauan jalan tol dimulai dari memasuki gerbang jalan tol Medan-Helvetia, menuju gerbang jalan tol Medan-Sei Semayang. Setelah melintasi gerbang jalan tol Sei-Semayang, Wagubsu langsung meninjau lahan masyarakat yang masih terdapat 9 persil lagi yang belum dapat dibebaskan di wilayah tersebut. 

Kemudian peninjauan dilakukan menuju gerbang tol Binjai (Megawati). Di gerbang tol Megawati ini, Wagubsu dan rombongan melihat kantor tol Megawati dan meninjau proses pemantauan jalan tol dari layar monitor dan pemantauan gerbang tol sekaligus melihat kesiapan mobil derek gratis.  

Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol PT Hutama Karya, Rizal Sutjipto mengatakan, pembangunan jalan tol Medan-Binjai ini sudah dimulai sejak ground breaking dilakukan pada April 2015 lalu.

Diakui Rizal, prosesnya memang mengalami kendala karena lambatnya proses pembebasan lahan. Terutama untuk pembebasan lahan seksi 1 Tanjung Mulia-Helvetia, karena masih terdapat sebanyak 378 KK lagi yang belum dibebaskan. Sementara untuk seksi 2 Helvetia-Sei Semayang masih terdapat 9 persil yang belum dibebaskan, sementara untuk seksi 3 sudah selesai pembangunan.  

"Intinya kita berharap untuk pembebasan lahan ini ada win-win solution. Artinya, tidak ada yang dirugikan dan jangan merugikan. Untuk seksi 1 ini masih banyak yang belum dibebaskan ada 378 KK lagi, kalau yang di Sei Semayang, ada  9 persil lagi tapi itu sudah masuk proses konsinyasi dan tinggal menunggu keputusan pengadilan. Untuk seksi 2 dan seksi 3 kami rencanakan bulan ini mau kami resmikan dan dioperasionalkan," ujar Rizal.

Dikatakan Rizal, kalau proses pembebasan lahan pada seksi 1 dapat selesai pada bulan Oktober 2017 ini, maka ditargetkannya Juni 2018, keseluruhan jalan tol Medan-Binjai sudah dapat dioperasionalkan. "Kalau pembebasan lahan bisa selesai Oktober ini, kita targetkan Juni tahun depan keseluruhannya sudah bisa dioperasionalkan," terang Rizal.

Sementara itu, staf ahli Gubsu bidang ekonomi, keuangan, pembangunan, aset dan Sumber Daya Alam (SDA), Binsar Situmorang mengatakan, untuk seksi 2 dan seksi 3 yang akan dioperasionalkan pada bulan Agustus ini tinggal menunggu proses audit kelayakan operasional jalan tol.

"Bulan ini memang untuk seksi 2 dan seksi 3 kita targetkan akan diresmikan dan dioperasionalkan, sekarang ini tinggal menunggu proses audit dari badan pengatur jalan tol yang melaksanakan pengujian layak fungsi dan layak operasional jalan tol Medan-Binjai ini," terang Binsar.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan jalan tol Medan Binjai untuk seksi 1, Tanjung Mulia-  Helvetia dilakukan dengan panjang 6,071 Km dengan kebutuhan lahan 36,66 hektar. Untuk seksi 2 Helvetia- Sei Semayang panjang 9,051 Km dengan kebutuhan lahan 46,36 ha. Selanjutnya untuk seksi 3, Sei Semayang-Binjai dengan panjang 10,319 Km dengan kebutuhan lahan 61,04 ha. Secara keseluruhan panjang luas lahan yang harus dibebaskan 25,441 Ha dengan kebutuhan lahan 144,06 Ha. Pembangunan ini jalan tol ini secara keseluruhan membutuhkan dana sekitar Rp1,1 triliun. 

Editor: Sam

T#g:JokowiMedan-BinjaiMedan BinjaiTol
Berita Terkait
  • Minggu, 17 Sep 2017 19:07

    Soal Sengketa Tanah, Kelompok Tani di Asahan Minta Perhatian Jokowi

    Sengketa tanah antara masyarakat Desa Sei Kopas, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, dengan perusahaan perkebunan swasta, PT Jaya Baru Pratama (JBP), hingga saat ini masi

  • Minggu, 17 Sep 2017 11:17

    Kangen Cucu, Jokowi: Saya Juga Manusia Biasa

    Menutup hari yang penuh dengan kepadatan acara, Presiden Joko Widodo mengajak cucu kesayangannya, Jan Ethes untuk bermain berbagai wahana kereta di pusat perbelanjaan Solo Paragon, Sabtu malam, 16 Sep

  • Rabu, 13 Sep 2017 14:23

    Tak bayar uang sewa, 3 kios di Pasar Ya'ahowu dibongkar petugas

    Sebanyak 3 (tiga) kios pedagang di Pasar Ya'ahowu Kota Gunungsitoli dibongkar oleh petugas karena tidak membayar uang sewa kios kepada pengelola PD Pasar Ya'ahowu selama bertahun-tahun.Pembo

  • Minggu, 10 Sep 2017 16:00

    Jokowi akan resmikan tol Jombang-Mojokerto

    Presiden Jokowi bertolak menuju Provinsi Jawa Timur, Minggu siang, (10/9), untuk meresmikan jalan tol Jombang-Mojokerto.

  • Minggu, 10 Sep 2017 07:40

    Jokowi: Baru 46 dari 126 juta lahan yang sudah ada sertifikatnya

    Presiden Jokowi mengemukakan, di seluruh tanah air ini ada 126 juta yang harus disertifikatkan, sekarang baru kurang lebih 46 juta, sehingga masih kurang banyak sekali. Ia menyebutkan, di kabupat

  • Senin, 04 Sep 2017 07:24

    Jokowi: Indonesia Berkomitmen Bantu Atasi Krisis Kemanusiaan di Myanmar

    Presiden Jokowi menyesalkan terjadinya aksi kekerasan di Rakhine State, Myanmar. 

  • Kamis, 24 Agu 2017 10:24

    Romantisme Politik Indonesia

    Kehadiran Mantan Presiden Kelima RI Megawati Soekarno Putri dan Mantan Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono pada peringatan hari Kemerdekaan RI yang ke 72 di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin (1

  • Selasa, 22 Agu 2017 10:12

    Jaga Persatuan dan Kesatuan Dilandasi Semangat Bhinneka Tunggal Ika

    Salah satu upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi semangat Bhinneka Tinggal Ika perlu ditanamkan sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan untuk mengajarkan etika dan moral ber

  • Sabtu, 19 Agu 2017 18:09

    Ini Saran Ketua Pembela Umat untuk jaga kerukunan di Tanjung Balai

    Ustad H. Admiral, Ketua Tim Pembela Umat Kota Tanjung Balai menyatakan bahwa walaupun secara umum kerukunan beragama di Kota Tanjung Balai dalam keadaan kondusif, namun masih terdapat perilaku dan tin

  • Sabtu, 19 Agu 2017 07:39

    Ini kesan Jokowi pada Ruth, Paskibra asal SMA Negeri 2 Binjai

    Presiden Jokowi ternyata sempat berbicara dengan Ruth, anggota Paskibraka yang bertugas membawa bendera Merah Putih saat Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8) sore.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak