Rabu, 22 Nov 2017 09:08
  • Home
  • Ragam
  • Bulan Ini, 2 Seksi Tol Medan-Binjai Dioperasionalkan

Bulan Ini, 2 Seksi Tol Medan-Binjai Dioperasionalkan

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Rls
Kamis, 07 Sep 2017 06:17
Dibaca: 150 kali
Dok
Wagubsu Brigjen TNI (P) DR Nurhajizah saat meninjau pembangunan jalan tol Medan-Binjai, Rabu (6/9).

Pembangunan jalan tol Medan-Binjai sudah mulai rampung. Bahkan ditargetkan dalam bulan ini untuk seksi 2 yakni Helvetia-Sei Semayang dan seksi 3 Sei Semayang-Binjai akan diresmikan dan dioperasionalkan. Sementara untuk seksi 1, Tanjung Mulia-Helvetia masih menunggu proses pembebasan lahan yang ditargetkan akan selesai pada Oktober ini.

Hal ini terungkap saat Wagubsu, Dr. Nurhajizah Marpaung melakukan peninjauan langsung jalan tol Medan-Binjai, Rabu (6/9). 

Hadir dalam peninjauan itu staf ahli Gubsu bidang ekonomi, keuangan, pembangunan, aset dan Sumber Daya Alam (SDA), Binsar Situmorang, Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol PT Hutama Karya, Rizal Sutjipto serta tim dari PT Hutama Karya dan Kanwil BPN Sumut.  

"Kita berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah mempercayakan kepada PT Hutama Karya untuk membuat jalan tol Medan- Binjai. Meski saat ini belum selesai semuanya, tapi kita optimis ini akan selesai cepat," ujar Nurhajizah.

Nurhajizah juga mengimbau kepada masyarakat yang selama ini masih belum bersedia diganti rugi lahannya untuk wilayah seksi 1 dan seksi 2, diharapkan bisa bersedia menerima proses ganti rugi. Sebab, menurutnya pembangunan jalan tol ini bukan untuk kepentingan siapa-siapa, melainkan untuk kepentingan masyarakat Sumut.

"Makanya mari kita imbau bersama, insya allah bagi saudara kita yang belum membuka hati untuk memberikan lahannya. Kita imbau bersama supaya masyarakat mau merelakan tanahnya dan menerima pergantian uang yang kita berikan. Daripada konsinyasi di pengadilan kan lebih baik menerima ganti rugi. Sebab, untuk yang di seksi II Sei Semayang ini tinggal 9 persil lagi yang belum, yang lainnya kan sudah selesai semua," ujar Nurhajizah.

Peninjauan jalan tol dimulai dari memasuki gerbang jalan tol Medan-Helvetia, menuju gerbang jalan tol Medan-Sei Semayang. Setelah melintasi gerbang jalan tol Sei-Semayang, Wagubsu langsung meninjau lahan masyarakat yang masih terdapat 9 persil lagi yang belum dapat dibebaskan di wilayah tersebut. 

Kemudian peninjauan dilakukan menuju gerbang tol Binjai (Megawati). Di gerbang tol Megawati ini, Wagubsu dan rombongan melihat kantor tol Megawati dan meninjau proses pemantauan jalan tol dari layar monitor dan pemantauan gerbang tol sekaligus melihat kesiapan mobil derek gratis.  

Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol PT Hutama Karya, Rizal Sutjipto mengatakan, pembangunan jalan tol Medan-Binjai ini sudah dimulai sejak ground breaking dilakukan pada April 2015 lalu.

Diakui Rizal, prosesnya memang mengalami kendala karena lambatnya proses pembebasan lahan. Terutama untuk pembebasan lahan seksi 1 Tanjung Mulia-Helvetia, karena masih terdapat sebanyak 378 KK lagi yang belum dibebaskan. Sementara untuk seksi 2 Helvetia-Sei Semayang masih terdapat 9 persil yang belum dibebaskan, sementara untuk seksi 3 sudah selesai pembangunan.  

"Intinya kita berharap untuk pembebasan lahan ini ada win-win solution. Artinya, tidak ada yang dirugikan dan jangan merugikan. Untuk seksi 1 ini masih banyak yang belum dibebaskan ada 378 KK lagi, kalau yang di Sei Semayang, ada  9 persil lagi tapi itu sudah masuk proses konsinyasi dan tinggal menunggu keputusan pengadilan. Untuk seksi 2 dan seksi 3 kami rencanakan bulan ini mau kami resmikan dan dioperasionalkan," ujar Rizal.

Dikatakan Rizal, kalau proses pembebasan lahan pada seksi 1 dapat selesai pada bulan Oktober 2017 ini, maka ditargetkannya Juni 2018, keseluruhan jalan tol Medan-Binjai sudah dapat dioperasionalkan. "Kalau pembebasan lahan bisa selesai Oktober ini, kita targetkan Juni tahun depan keseluruhannya sudah bisa dioperasionalkan," terang Rizal.

Sementara itu, staf ahli Gubsu bidang ekonomi, keuangan, pembangunan, aset dan Sumber Daya Alam (SDA), Binsar Situmorang mengatakan, untuk seksi 2 dan seksi 3 yang akan dioperasionalkan pada bulan Agustus ini tinggal menunggu proses audit kelayakan operasional jalan tol.

"Bulan ini memang untuk seksi 2 dan seksi 3 kita targetkan akan diresmikan dan dioperasionalkan, sekarang ini tinggal menunggu proses audit dari badan pengatur jalan tol yang melaksanakan pengujian layak fungsi dan layak operasional jalan tol Medan-Binjai ini," terang Binsar.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan jalan tol Medan Binjai untuk seksi 1, Tanjung Mulia-  Helvetia dilakukan dengan panjang 6,071 Km dengan kebutuhan lahan 36,66 hektar. Untuk seksi 2 Helvetia- Sei Semayang panjang 9,051 Km dengan kebutuhan lahan 46,36 ha. Selanjutnya untuk seksi 3, Sei Semayang-Binjai dengan panjang 10,319 Km dengan kebutuhan lahan 61,04 ha. Secara keseluruhan panjang luas lahan yang harus dibebaskan 25,441 Ha dengan kebutuhan lahan 144,06 Ha. Pembangunan ini jalan tol ini secara keseluruhan membutuhkan dana sekitar Rp1,1 triliun. 

Editor: Sam

T#g:JokowiMedan-BinjaiMedan BinjaiTol
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Nov 2017 21:57

    Presiden Jokowi dan Tengku Erry Mampir Di Gubernuran

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendarat di Kualanamu International Airport (KNIA) dalam rangka kunjungan kerja meresmikan pembukaan Musyawarah Nasional ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHM

  • Jumat, 17 Nov 2017 21:27

    Jokowi Buka Munas KAHMI

    Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ditandai dengan pemukulan Gordang Sambilan di Hotel Santika Dyandra Medan

  • Jumat, 17 Nov 2017 14:57

    Presiden Hadiri Munas KAHMI di Medan

    Usai menghadiri acara Sarasehan Nasional DPD RI, Presiden Joko Widodo langsung bertolak menuju Provinsi Sumatera Utara guna melakukan kegiatan kunjungan kerja.Melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakus

  • Rabu, 15 Nov 2017 20:55

    PPK dan PPS di Gunungsitoli disebut merupakan titipan partai tertentu

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gunungsitoli diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) dengan meminta sejumlah uang kepada calon penyelenggara tingkat bawah yakni PPK dan PPS.Selain itu, beredar juga k

  • Rabu, 15 Nov 2017 03:55

    Bijak Menyikapi Pembangunan di Era Presiden Jokowi

    Negara kurang ini, negara kurang itu. Banyak hal yang menjadi tuntutan kita kepada Negara. Hal ini menjadi wajar apabila didasari oleh motif kepentingan bangsa dan negara. Namun, apa kita sudah bersyukur dengan kondisi yang ada saat ini?

  • Selasa, 14 Nov 2017 03:24

    Indonesia Negeri Toleran

    Toleransi berdasarkan kajian kata berasal dari bahasa latin "tolerantia" yang berarti kelonggaran, kelembutan hati, keringanan dan kesabaran. Secara etimologis istilah "tolerantia" dikenal dengan sang

  • Senin, 13 Nov 2017 08:41

    Surya Paloh Sebut Dirinya & Jokowi Sepakat Dukung Tengku Erry

    Ketua Umum Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) H Surya Paloh tidak dapat menutupi kegembiraannya menyaksikan belasan ribu masyarakat yang memadati Lapangan Merdeka Medan, Minggu (12/11/2017).Di hadapan

  • Senin, 13 Nov 2017 08:33

    Bertemu Presiden Jokowi, PM Abe Puji Iklim Investasi Indonesia

    Menjelang perayaan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang, kedua negara sepakat untuk melakukan kegiatan bersama.

  • Minggu, 12 Nov 2017 16:12

    Tiba di Filipina, Presiden Hadiri KTT ASEAN di Manila

    Tarian massal yang diikuti ratusan penari sambut kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Bandar Udara Clark Pampanga, Filipina, Minggu, (12/11/2017). Info diperoleh dari B

  • Sabtu, 11 Nov 2017 19:31

    Presiden Jokowi Bertemu dengan PM Australia di Viet Nam

    Mengawali kegiatan hari kedua berada di Da Nang, Viet Nam, Sabtu, (11/11/2017), Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull di Furama Resort Da Nang

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak