Kamis, 13 Des 2018 07:46
  • Home
  • Ragam
  • Babinsa Tempurejo dan PPL Dampingi Petani Tanam Refugia

Babinsa Tempurejo dan PPL Dampingi Petani Tanam Refugia

Jember (utamanews.com)
Oleh: Tommy/rls
Minggu, 11 Mar 2018 19:41
Sis24
Penanaman bunga refugia oleh masyarakat didampingi Babinsa dan PPL

Pengendalian hama tanaman berupa Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) para petani diharapkan tidak selalu mengandalkan aplikasi pestisida atau obat tanaman kimia lainnya, namun dapat pula dilakukan dengan cara alami seperti yang sudah dilakukan di berbagai daerah, yaitu dengan menanam bunga refugia.

Tanaman bunga refugia adalah sekelompok tanaman bunga dengan bunga warna-warni yang dikenal sangat ampuh dalam mengalihkan perhatian  serangga hama tanaman, di antaranya bunga matahari, bunga kertas, tapak dara, kenikir dan lain-lain.

Bunga-bunga tersebut mengandung madu dengan niktar yang sangat disukai oleh serangga-serangga, sehingga keberadaan bunga-bunga tersebut membuat serangga sebagai musuh alami tanaman menjadi kerasan di bunga-bunga terseut.

Seperti yang dilakukan oleh Kelompok Tani (Pok Tani) Usaha Sejahtera yang menanam bunga refugia di seluruh pematang sawah pada Minggu (11/03/2018), oleh 20 orang anggota kelompok tani dan Babinsa Serda Agus Siswanto  bersama Petugas Penyuluh Lapang (PPL) Winarto yang bersama-sama membantu penanaman bunga tersebut.

Sutikno, 47 tahun, salah satu anggota kelompok tani saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan tersebut menyampaikan bahwa penanaman bunga refugia ini atas arahan dari PPL karena bunga-bunga tersebut mampu mengalihkan ancaman seranggan pada tanaman pertanian yang sangat efektif. "Setelah kami petani memahami itu semua, maka kami sepakati hari ini untuk menanam secara bersama-sama," ujarnya.

Danramil 0824/09 Tempurejo Kapten Inf Didik Purwo Budianto membenarkan adanya kegiatan anggotanya tersebut. Dirinya sangat mendukung dengan upaya-upaya alami seperti itu karena biayanya tentunya lebih murah dan dikenal sangat efektif menjadi pengalih perhatian serangga agar tidak menyerang tanaman padi.
Editor: Herda

T#g:BungahamaRefugia
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Sabtu, 24 Nov 2018 18:24

    Babinsa Baratan Patrang dan Kelompok Tani Tanam Refugia

    Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Cahaya Tani Kelurahan Baratan Kecamatan Patrang Kabupaten Jember melaksanakan penanaman refugia  ditepi jalan dan perwawahan Jl Merpati Lingkungan Glisat, Jum�

  • Minggu, 11 Nov 2018 15:21

    Heboh Penemuan Bunga Bangkai Di Perladangan Milik Warga Labuhanbatu

    Warga Dusun 1 Aek Buru, Desa Batu Tunggal, Kecamatan NA IX-X, Labuhanbatu Utara, dihebohkan dengan penemuan tanaman langka sejenis Bunga Bangkai yang tumbuh setinggi hampir dua meter di kebun warga se

  • Rabu, 07 Nov 2018 08:07

    TNI Kerahkan Dua KRI Dukung Doa Bersama Keluarga Korban Lion Air JT-610

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan dua kapal perang, KRI Banda Aceh 593 dan KRI Banjarmasin 592 untuk memfasilitasi keluarga korban dalam melakukan doa bersama dan tabur bunga dilokasi jatuh

  • Senin, 05 Nov 2018 14:05

    Babinsa Gumukmas dan PPL Dampingi Pok Tani Basmi Hama Wereng

    Babinsa Sertu I Gusti NS, Petugas Penyuluh Lapang (PPL) Dwi S dan perwakilan anggota Pok Tani Ngudi Makmur V sebanyak 15 orang, lakukan pembasmian hama wereng yang mulai menyerang tanaman, di lahan pe

  • Sabtu, 13 Okt 2018 09:13

    Babinsa Pecoro dan PPL Bantu Petani Atasi Hama Wereng

    Babinsa Desa Pecoro Kopka Sugiyan, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Budi S,  Babinsa Kaliwining Kopka Hariyanto dan Babinsa Gugut Serka Cumat Ketua Kelompok Tani Riyadi dan perwakilan anggota kelo

  • Rabu, 03 Okt 2018 00:03

    Danramil 0824/10 Mumbulsari Hadiri Pendampingan Babinsa dan PPL di Poktan Moch Seroedji

    Bertempat di lahan Kelompok Tani Moch Seroedji Dsn Pejitalang Desa karang Kedawung Kec Mumbulsari Kab Jember pada Selasa (02/10/2018), dilaksanakan pembasmian hama wereng batang coklat yang mulai meny

  • Jumat, 27 Jul 2018 03:27

    Inilah Fakta Unik Bunga Mawar Hitam

    Sejak lama bunga mawar hitam dianggap sebagai mitos yang berbau mistis. Istilah ini muncul karena mawar hitam sulit untuk ditemukan. Orang terbiasa melihat warna bunga seperti warna merah dan putih. B

  • Jumat, 01 Jun 2018 08:01

    Babinsa, PPL dan Pok Tani Jenggawah Tanam Refugia

    Dalam rangka mengantisipasi dan mengendalikan hama wereng jangan sampai menyerang tanaman padi yang sedang pada masa pertumbuhan, petani disarankan mengadakan tindakan antisipasi alami dengan penanama

  • Rabu, 30 Mei 2018 06:30

    "Isu Putra Daerah" Harus Jadi Pilihan untuk Mengacaukan Konsep Pembangunan Sumut

    Masyarakat diharapkan menentukan pilihan dengan melihat konsep pembangunan. Serta harus rasional dalam melihat konsep pembangunan dengan tolak ukur kebangsaan dan kekuatan bingkai kebhinnekaan.Hal ter

  • Selasa, 15 Mei 2018 06:15

    Bunga Bangkai Mekar Kembali di Tapanuli Tengah

    Bunga Bangkai atau bernama latin Amorphopalus Titanum kembali ditemukan mekar di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak