Selasa, 21 Nov 2017 11:41
  • Home
  • Ragam
  • BMKG Sebut Kabar Soal Gempa 9,0 Skala Richter, Hoax

BMKG Sebut Kabar Soal Gempa 9,0 Skala Richter, Hoax

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Rls
Sabtu, 12 Agu 2017 17:12
Dibaca: 142 kali
Ist
BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah adanya kabar yang menyebutkan bahwa gempa besar berkekuatan 9,0 Skala Richter (SR) akan mengguncang Kota Medan, Sumatera Utara. 

BMKG menegaskan bahwa berita tersebut tidak benar.

"Informasi tersebut adalah berita bohong atau hoax yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab dan menginginkan terjadinya keresahan dan kekacauan," ujar Deputi Bidang Geofisika BMKG, Muhamad Sadly, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/8).

Dia mengatakan, perlu diketahui bahwa hingga saat ini belum ada teknologi yang dapat memprakirakan dengan tepat terkait kapan, di mana, dan berapa kekuatan gempa bumi akan terjadi. 

"Untuk itu, masyarakat diimbau tidak mudah mepercayai isu ramalan yang menyebut akan terjadi gempa besar," ajaknya.

BMKG, kata Sadly, belum pernah melakukan penelitian bersama dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, (PVMBG) Badan Geologi, terkait prediksi akan terjadinya gempa kuat tersebut. 

"Informasi adanya patahan atau sesar baru pada jalur Tanjung Pura-Tanjung Morawa yang akan menjadi pemicu gempa kuat sama sekali tidak benar," kata dia. 

Sadly pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu.

Editor: Dian

T#g:BMKGhoax
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Nov 2017 03:51

    Registrasi SIM Card Menjamin Keamanan Digital Masyarakat

    Per 31 Oktober 2017, para pengguna kartu SIM prabayar operator seluler di Indonesia, baik pelanggan lama maupun baru diwajibkan untuk mendaftar ulang dengan memakai nomor NIK dan Kartu Keluarga. 

  • Selasa, 14 Nov 2017 18:54

    Panglima TNI: Masyarakat Harus Cerdas Menyikapi Informasi Media Sosial

    Pengaruh media sosial sangat luas dalam kehidupan baik individu, keluarga, kelompok bahkan mampu mengubah tata kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu diharapkan masyarakat Indonesia harus cerdas

  • Sabtu, 23 Sep 2017 16:23

    Undangan Panglima TNI di Akun Twitter Ulama Lover ! "HOAX"

    Beredarnya undangan resmi yang mengatasnamakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di akun twitter Ulama Lover ! beserta video yang menggunakan profil Puspen TNI, untuk berkumpul di Monas (DKI)

  • Jumat, 15 Sep 2017 12:45

    TNI dan Sebaran Hoax di Medsos

    Maraknya penyebaran berita Hoax di jagat maya ternyata sudah tersusun secara rapi. Jika Anda membaca kabar miring yang bertebaran di media sosial jangan cepat percaya dan perlu memeriksa sumber inform

  • Minggu, 03 Sep 2017 22:13

    BMKG catat aktivitas seismik tak lazim yang berpusat di Korea Utara

    Hari Minggu tanggal 3 September 2017 pukul 10.30.04 WIB, jejaring gempa bumi BMKG mencatat aktivitas seismik yang tak lazim.

  • Kamis, 31 Agu 2017 01:20

    Terlalu, berita di media online soal Walikota Dzulmi Eldin tersangka, ternyata hoax

    Sejak Selasa malam, (29/8), sejumlah media online dari Medan menyebar informasi bahwa Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin tersangka kasus dugaan korupsi perizinan dan gratifikasi proyek Podomoro City Deli

  • Senin, 28 Agu 2017 06:58

    Media Massa Berperan Penting Sebarkan Kebhinekaan

    Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu (PERADAH) Indonesia bersama DPP PERADAH Indonesia Provinsi Sumatera Utara Gelar diskusi media di Grand Kanaya Hotel Jalan Darussalam, Sabtu (26/8).

  • Kamis, 24 Agu 2017 07:54

    Tersangka sindikat penyebar hoax di Facebook mahir IT

    Polisi memaparkan para tersangka penggerak sindikat penyebar hoax dan fitnah di media sosial facebook, "Saracen". Para tersangka ini berinisial JAS (32), MFT (43), dan SRN (32).

  • Minggu, 06 Agu 2017 09:16

    Polisi tangkap wanita penyebar kebencian melalui Facebook dari Cianjur

    Polisi tangkap admin akun Facebook 'Sri Rahayu Ningsih' alias Ny Sasmita, terkait kasus ujaran kebencian dan SARA melalui media sosial.

  • Minggu, 30 Jul 2017 12:20

    Ibu penghina Jokowi mengeluh, sejak anaknya dipenjara, barang terjual untuk biayai hidup

    Maya, 65 tahun, orang tua Ropi Yatsman, 35 tahun, admin dari akun grup publik Facebook "Keranda Jokowi-Ahok", yang sudah menjadi narapidana kasus penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo dan penyebar

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak