Selasa, 21 Nov 2017 11:42
  • Home
  • Ragam
  • Alperklinas: Pembangunan listrik PLTPB PT SOL di Luat Pahae sarat pelanggaran

Alperklinas: Pembangunan listrik PLTPB PT SOL di Luat Pahae sarat pelanggaran

Bali (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Selasa, 09 Mei 2017 19:49
Dibaca: 533 kali
Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (Alperklinas) sangat mendukung program pemerintah dalam pembangunan Listrik Nasional 35.000 Mega Watt, yang telah dicanangkan oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi).


Demikian disampaikan oleh Ketua Presidium DPP Alperklinas KRT Tohom Purba, di Nusa Dua, Bali, Senin, (8/5/2017), saat menanggapi laporan DPD Alperklinas Sumut terkait gugatan warga Pahae Julu kabupaten Tapanuli Utara terhadap PT SOL (Sarulla Operation Limited) sebagai Tergugat I dan PT Multi Fabrindo Gemilang (Multifab) sebagai Tergugat II di Pengadilan Negeri Tarutung.

Menurut KRT Tohom Purba, untuk mewujudkan program listrik Jokowi ini, diperlukan para profesional dan SDM yang jujur, berkwalitas dan bermoralitas tinggi. Sehingga pembangunan tidak hanya diwujudkan dengan teknologi muktahir melainkan juga dengan tidak mengesampingkan aturan perundang-undangan serta etika adat dan budaya di daerah pembangunan tersebut berada.

"Jangan sampai ada yang merasa dirugikan secara sepihak akibat hak dan kewajiban yang tidak dipenuhi. Pembangunan harusnya bersinergi, antara masyarakat, para profesional di lapangan dan Investor, pungkasnya.


Pembangunan proyek PLTPB di Sarulla diduga sarat pelanggaran
 
Sementara itu, Sances Sitompul ST., selaku Ketua DPD Alperklinas Sumut mengatakan bahwa pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTPB) di Sarulla, Pahae, Tapanuli Utara sarat dengan berbagai kecurangan dan pelanggaran aturan perundang-undangan.

"Kami memperoleh info bahwa AMDAL jaringan SUTT dan SUTET ini tidak sesuai dengan SOP dan peraturan-peraturan PLN dan Pemerintah Republik Indonesia," ujar Sances didampingi Sekum Alperklinas Sumut, Manahara Sitompul, di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali.

Sances menambahkan bahwa beberapa tahun yang lalu, sewaktu dilakukan ganti rugi lahan masyarakat, ada indikasi kecurangan dan mark up. Dimana PT.SOL memberi ganti rugi lahan kepada orang yang tidak berhak menerimanya.

"Kemudian ada ganti rugi tanaman yang sengaja dimark-up, dengan cara sengaja menanami bibit pohon tanaman pada sore hingga malam hari sebelum proses rekapitulasi pembayaran ganti rugi tanaman," ungkapnya.

Dari keadaan dan situasi ini, lanjutnya, kami menduga terdapat permainan dan pembohongan yang dilakukan oleh oknum-oknum PT.SOL dan orang-orang yang berhubungan dengan ganti rugi tersebut.

"Dalam pembangunan Tower dan Jaringan SUTT ini saya indikasikan ada permainan dan pembohongan publik. Oleh karena itu ALPERKLINAS Sumut siap mendampingi masyarakat Luat Pahae umumnya dan masyarakat yang terkena dampak pembangunan khususnya, untuk mendapatkan hak-hak dan keadilan sesuai dengan Undang-undang, peraturan dan SOP yang berlaku di negari yang kita cintai ini," tambahnya.

Kami juga dari Aliansi Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) Sumut, lanjutnya, akan terus memantau dan menyelidiki kemungkinan adanya kecurangan dan kelalaian yang disengaja maupun yang tidak disengaja dalam melaksanakan kegiatan pembangunan yang dikerjakan oleh pihak PT. SOL, serta perusahaan yang berkaitan.

"Sesuai dengan arahan Ketua Presidium DPP Alperklinas di Jakarta, KRT Ir. Tohom Purba SE, SH, ST, IP, MM., kita harus melindungi konsumen kelistrikan yang dirugikan dan yang dipermainkan, serta melakukan pendampingan hukum secara menyeluruh kepada masyarakat dan konsumen kelistrikan khususnya, yang merasa dirugikan dan diambil hak-haknya. Oleh karena itu, bagi masyarakat lainnya, yang merasa dirugikan, dapat melaporkannya ke kantor DPD Alperklinas Sumut jalan Mangonsidi IV Medan," jelasnya.

Sances menegaskan juga bahwa di sela-sela pelantikan Ketua Presidium DPP Alperklinas KRT Ir. Tohom Purba sebagai Ketua Umum Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila (BPPH PP) DKI Jakarta di hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, pada tanggal 5 Mei 2017 lalu, pihaknya telah meminta agar DPP Alperklinas membawa permasalahan pembangunan listrik di Sarulla, Tapanuli Utara dalam topik pembahasan di General Annual Meeting 2017 Fisuel (International Federation for the Safety of Electricity Users), di Nusa Dua, Bali, tanggal 8-12 Mei 2017.

"Workshop Fisuel tersebut akan diikuti oleh sejumlah badan hukum dari negara-negara yang memiliki kepedulian terhadap keamanan pengguna dan penggunaan listrik. Kegiatan ini nantinya akan dibuka oleh Menteri ESDM," pungkasnya sembari menyatakan bahwa dirinya dan Sekretaris mewakili DPD Alperklinas Sumut juga ikut menghadiri workshop internasional tersebut.

Editor: Sam

T#g:alperklinasplnSOLListrik
Berita Terkait
  • Selasa, 14 Nov 2017 10:44

    Tolak pemimpin dzholim, mahasiswa Al-Washliyah shalat gaib di kantor PLN

    Himpunan mahasiswa Al-Washliyah (HIMMAH) kembali berunjukrasa di depan kantor PLN Wilayah Sumut, Jalan KL Yos Sudarso, Medan, Senin (13/11/2017). Dalam aksi kali ini, HIMMAH melakukan shalat gaib

  • Sabtu, 28 Okt 2017 09:48

    Seluruh Desa Di Sumut Sudah Berlistrik Pada 2018

    Usai memimpin upacara peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-72 yang digelar PLN Sumut di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (27/10/2017), Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi meresmikan l

  • Jumat, 27 Okt 2017 17:37

    Sumut Tidak Akan Defisit Listrik Lagi

    Gubsu Tengku Erry Nuradi memimpin upacara peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-72 yang digelar PLN Sumut di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (27/10/2017).

  • Jumat, 27 Okt 2017 14:47

    Sabtu, Aliran Listrik PLN di Palas Padam Seharian

    Aliran listrik PLN yang menyuplai 10 kecamatan di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), akan dipadamkan oleh pihak PLN Rayon Sibuhuan pada Sabtu (28/10/2017), mulai pukul 09.00-16.00 wib. Ke-10

  • Jumat, 27 Okt 2017 13:07

    Desa Tanpa Listrik Di Kecamatan Mazo, Nias Selatan

    Sebanyak 10 desa di kecamatan Mazo Nias Selatan belum tersentuh pelayanan listrik PLN. Untuk mendapatkan listrik, warga menggunakan genset desa yang dibeli dengan swadaya. Dimana penggunaan genset ter

  • Senin, 23 Okt 2017 17:33

    HIMMAH Sumut kembali demo PLN, nyaris bentrok dengan Polisi

    Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) kembali berunjuk rasa di Kantor PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Jalan Yos Sudarso.

  • Jumat, 13 Okt 2017 06:43

    Kiprah TNI Dalam Menjalankan Politik Negara

    TNI saat ini sedang menjadi perhatian publik entah karena baru saja memperingati hari jadi yang ke-72 atau mau mendekati Pilkada serentak 2018 dan Pilpes 2019. Sehingga banyak bergulir di masyarakat p

  • Kamis, 12 Okt 2017 14:32

    Kapal Pembangkit Turki Atasi Defisit Listrik Sumut

    Kehadiran Marine Vessel Power Plant (MVPP) Onur Sultan atau kapal pembangkit listrik di Belawan tidak hanya menyelesaikan defisit listrik di Sumut. Namun jauh dari itu Gubernur Sumut Dr Erry Nuradi MS

  • Kamis, 05 Okt 2017 13:55

    HIMMAH demo, Api membubung di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut

    Mahasiswa kembali mendesak Presiden Joko Widodo untuk memberi perhatian pada kasus "Makelar Listrik" di Sumut dan meminta PLN Bersih No Pungli.

  • Kamis, 28 Sep 2017 17:48

    Lepas Balon Gas Ke Udara Saat Demo, HIMMAH Minta Jokowi Stop Makelar Listrik di PLN Sumut

    Presiden Joko Widodo diminta memberi perhatian pada kasus "Makelar Listrik" di Sumut dan meminta PLN Bersih No Pungli.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak