Sabtu, 23 Sep 2017 07:07
  • Home
  • Ragam
  • Alperklinas: Pembangunan listrik PLTPB PT SOL di Luat Pahae sarat pelanggaran

Alperklinas: Pembangunan listrik PLTPB PT SOL di Luat Pahae sarat pelanggaran

Bali (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Selasa, 09 Mei 2017 19:49
Dibaca: 454 kali
Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (Alperklinas) sangat mendukung program pemerintah dalam pembangunan Listrik Nasional 35.000 Mega Watt, yang telah dicanangkan oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi).


Demikian disampaikan oleh Ketua Presidium DPP Alperklinas KRT Tohom Purba, di Nusa Dua, Bali, Senin, (8/5/2017), saat menanggapi laporan DPD Alperklinas Sumut terkait gugatan warga Pahae Julu kabupaten Tapanuli Utara terhadap PT SOL (Sarulla Operation Limited) sebagai Tergugat I dan PT Multi Fabrindo Gemilang (Multifab) sebagai Tergugat II di Pengadilan Negeri Tarutung.

Menurut KRT Tohom Purba, untuk mewujudkan program listrik Jokowi ini, diperlukan para profesional dan SDM yang jujur, berkwalitas dan bermoralitas tinggi. Sehingga pembangunan tidak hanya diwujudkan dengan teknologi muktahir melainkan juga dengan tidak mengesampingkan aturan perundang-undangan serta etika adat dan budaya di daerah pembangunan tersebut berada.

"Jangan sampai ada yang merasa dirugikan secara sepihak akibat hak dan kewajiban yang tidak dipenuhi. Pembangunan harusnya bersinergi, antara masyarakat, para profesional di lapangan dan Investor, pungkasnya.


Pembangunan proyek PLTPB di Sarulla diduga sarat pelanggaran
 
Sementara itu, Sances Sitompul ST., selaku Ketua DPD Alperklinas Sumut mengatakan bahwa pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTPB) di Sarulla, Pahae, Tapanuli Utara sarat dengan berbagai kecurangan dan pelanggaran aturan perundang-undangan.

"Kami memperoleh info bahwa AMDAL jaringan SUTT dan SUTET ini tidak sesuai dengan SOP dan peraturan-peraturan PLN dan Pemerintah Republik Indonesia," ujar Sances didampingi Sekum Alperklinas Sumut, Manahara Sitompul, di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali.

Sances menambahkan bahwa beberapa tahun yang lalu, sewaktu dilakukan ganti rugi lahan masyarakat, ada indikasi kecurangan dan mark up. Dimana PT.SOL memberi ganti rugi lahan kepada orang yang tidak berhak menerimanya.

"Kemudian ada ganti rugi tanaman yang sengaja dimark-up, dengan cara sengaja menanami bibit pohon tanaman pada sore hingga malam hari sebelum proses rekapitulasi pembayaran ganti rugi tanaman," ungkapnya.

Dari keadaan dan situasi ini, lanjutnya, kami menduga terdapat permainan dan pembohongan yang dilakukan oleh oknum-oknum PT.SOL dan orang-orang yang berhubungan dengan ganti rugi tersebut.

"Dalam pembangunan Tower dan Jaringan SUTT ini saya indikasikan ada permainan dan pembohongan publik. Oleh karena itu ALPERKLINAS Sumut siap mendampingi masyarakat Luat Pahae umumnya dan masyarakat yang terkena dampak pembangunan khususnya, untuk mendapatkan hak-hak dan keadilan sesuai dengan Undang-undang, peraturan dan SOP yang berlaku di negari yang kita cintai ini," tambahnya.

Kami juga dari Aliansi Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) Sumut, lanjutnya, akan terus memantau dan menyelidiki kemungkinan adanya kecurangan dan kelalaian yang disengaja maupun yang tidak disengaja dalam melaksanakan kegiatan pembangunan yang dikerjakan oleh pihak PT. SOL, serta perusahaan yang berkaitan.

"Sesuai dengan arahan Ketua Presidium DPP Alperklinas di Jakarta, KRT Ir. Tohom Purba SE, SH, ST, IP, MM., kita harus melindungi konsumen kelistrikan yang dirugikan dan yang dipermainkan, serta melakukan pendampingan hukum secara menyeluruh kepada masyarakat dan konsumen kelistrikan khususnya, yang merasa dirugikan dan diambil hak-haknya. Oleh karena itu, bagi masyarakat lainnya, yang merasa dirugikan, dapat melaporkannya ke kantor DPD Alperklinas Sumut jalan Mangonsidi IV Medan," jelasnya.

Sances menegaskan juga bahwa di sela-sela pelantikan Ketua Presidium DPP Alperklinas KRT Ir. Tohom Purba sebagai Ketua Umum Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila (BPPH PP) DKI Jakarta di hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, pada tanggal 5 Mei 2017 lalu, pihaknya telah meminta agar DPP Alperklinas membawa permasalahan pembangunan listrik di Sarulla, Tapanuli Utara dalam topik pembahasan di General Annual Meeting 2017 Fisuel (International Federation for the Safety of Electricity Users), di Nusa Dua, Bali, tanggal 8-12 Mei 2017.

"Workshop Fisuel tersebut akan diikuti oleh sejumlah badan hukum dari negara-negara yang memiliki kepedulian terhadap keamanan pengguna dan penggunaan listrik. Kegiatan ini nantinya akan dibuka oleh Menteri ESDM," pungkasnya sembari menyatakan bahwa dirinya dan Sekretaris mewakili DPD Alperklinas Sumut juga ikut menghadiri workshop internasional tersebut.

Editor: Sam

T#g:alperklinasplnSOLListrik
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Sep 2017 12:45

    TNI dan Sebaran Hoax di Medsos

    Maraknya penyebaran berita Hoax di jagat maya ternyata sudah tersusun secara rapi. Jika Anda membaca kabar miring yang bertebaran di media sosial jangan cepat percaya dan perlu memeriksa sumber inform

  • Kamis, 14 Sep 2017 15:04

    Soal dugaan korupsi dan Pungli, HIMMAH kembali demo PLN Sumut

    Menindaklanjuti aksi unjuk rasa hari Kamis lalu, siang tadi HIMMAH Sumut kembali melakukan aksi unjuk rasa di kantor PLN (Persero) wilayah Sumut, di jalan Yos Sudarso Medan.Abdul Razak Nasution selaku

  • Rabu, 13 Sep 2017 14:03

    Peletakan Batu Pertama Pembangunan Solar Cell Panel

    Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt-03 melaksanakan peletakan batu pertama Quick Impact Projets (QIPs) P

  • Senin, 11 Sep 2017 13:50

    Pemutusan Listrik Paksa, DPRD Deli Serdang Akan gelar RDP dengan PT PLN

    Pemutusan aliran listrik terhadap pelanggan berujung Komisi C DPRD Deli Serdang melakukan pemanggilan kepada PT PLN (Persero) Area Lubuk Pakam dan PT PLN Rayon Lubuk Pakam Pekan di Ruang Rapat Komisi

  • Kamis, 07 Sep 2017 13:07

    Listrik sering padam, HIMMAH soroti dugaan praktik korupsi dan Pungli di PLN

    Pemadaman listrik masih menjadi keluhan utama masyarakat Sumatera Utara khususnya di kota Medan. Padahal sejak kedatangan kapal dari Turki yang digembar-gemborkan oleh pemerintah, masyarakat berharap

  • Selasa, 15 Agu 2017 20:25

    Mengenal Solu Parduadua di Perayaan Kemerdekaan di Simalungun

    Beragam perlombaan di perayaan hari kemerdekaan dihadirkan di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

  • Minggu, 13 Agu 2017 12:43

    Gubsu Erry Resmikan PLTMH Pergetteng-getteng Sengkut

    Gubsu Tengku Erry Nuradi melakukan ground breaking pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hydro (PLTMH​) Lae Ordi 1 yang terletak di Pergetteng-getteng Sengkut, Kabupaten Pakpak Bharat, Sabt

  • Jumat, 11 Agu 2017 10:31

    TNI Dukung Program Pemerataan Pembangunan di Perbatasan

    Pembangunan wilayah perbatasan merupakan salah satu fokus konsentrasi kerja Presiden RI Ir Joko Widodo dan seluruh perangkat pemerintahan, termasuk TNI di dalamnya.

  • Rabu, 09 Agu 2017 11:09

    Kapolda Sumut minta masyarakat tidak tutup akses jalan PT Wampu Electric

    Kapolda Sumut meminta agar masyarakat tidak melakukan penutupan jalan terhadap operasional PT. Wampu Electric Power (WEP), sehingga perusahaan dapat beroperasi kembali dan dapat memberikan kewajibanny

  • Selasa, 08 Agu 2017 14:28

    2 Desa Terisolir di Labura Dapat "Kado Kemerdekaan" dari PLN

    Komitmen PT PLN (Persero) untuk menerangi negeri terus dilakukan. Kemarin, Senin (7/8), PLN wilayah Rantau Prapat melakukan peresmian penyalaan listrik pertama bagi pelanggan dalam program listrik ped

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak