Kamis, 18 Jan 2018 03:26
  • Home
  • Ragam
  • Alperklinas: Pembangunan listrik PLTPB PT SOL di Luat Pahae sarat pelanggaran

Alperklinas: Pembangunan listrik PLTPB PT SOL di Luat Pahae sarat pelanggaran

Bali (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Selasa, 09 Mei 2017 19:49
Dibaca: 575 kali
Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (Alperklinas) sangat mendukung program pemerintah dalam pembangunan Listrik Nasional 35.000 Mega Watt, yang telah dicanangkan oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi).


Demikian disampaikan oleh Ketua Presidium DPP Alperklinas KRT Tohom Purba, di Nusa Dua, Bali, Senin, (8/5/2017), saat menanggapi laporan DPD Alperklinas Sumut terkait gugatan warga Pahae Julu kabupaten Tapanuli Utara terhadap PT SOL (Sarulla Operation Limited) sebagai Tergugat I dan PT Multi Fabrindo Gemilang (Multifab) sebagai Tergugat II di Pengadilan Negeri Tarutung.

Menurut KRT Tohom Purba, untuk mewujudkan program listrik Jokowi ini, diperlukan para profesional dan SDM yang jujur, berkwalitas dan bermoralitas tinggi. Sehingga pembangunan tidak hanya diwujudkan dengan teknologi muktahir melainkan juga dengan tidak mengesampingkan aturan perundang-undangan serta etika adat dan budaya di daerah pembangunan tersebut berada.

"Jangan sampai ada yang merasa dirugikan secara sepihak akibat hak dan kewajiban yang tidak dipenuhi. Pembangunan harusnya bersinergi, antara masyarakat, para profesional di lapangan dan Investor, pungkasnya.


Pembangunan proyek PLTPB di Sarulla diduga sarat pelanggaran
 
Sementara itu, Sances Sitompul ST., selaku Ketua DPD Alperklinas Sumut mengatakan bahwa pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTPB) di Sarulla, Pahae, Tapanuli Utara sarat dengan berbagai kecurangan dan pelanggaran aturan perundang-undangan.

"Kami memperoleh info bahwa AMDAL jaringan SUTT dan SUTET ini tidak sesuai dengan SOP dan peraturan-peraturan PLN dan Pemerintah Republik Indonesia," ujar Sances didampingi Sekum Alperklinas Sumut, Manahara Sitompul, di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali.

Sances menambahkan bahwa beberapa tahun yang lalu, sewaktu dilakukan ganti rugi lahan masyarakat, ada indikasi kecurangan dan mark up. Dimana PT.SOL memberi ganti rugi lahan kepada orang yang tidak berhak menerimanya.

"Kemudian ada ganti rugi tanaman yang sengaja dimark-up, dengan cara sengaja menanami bibit pohon tanaman pada sore hingga malam hari sebelum proses rekapitulasi pembayaran ganti rugi tanaman," ungkapnya.

Dari keadaan dan situasi ini, lanjutnya, kami menduga terdapat permainan dan pembohongan yang dilakukan oleh oknum-oknum PT.SOL dan orang-orang yang berhubungan dengan ganti rugi tersebut.

"Dalam pembangunan Tower dan Jaringan SUTT ini saya indikasikan ada permainan dan pembohongan publik. Oleh karena itu ALPERKLINAS Sumut siap mendampingi masyarakat Luat Pahae umumnya dan masyarakat yang terkena dampak pembangunan khususnya, untuk mendapatkan hak-hak dan keadilan sesuai dengan Undang-undang, peraturan dan SOP yang berlaku di negari yang kita cintai ini," tambahnya.

Kami juga dari Aliansi Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) Sumut, lanjutnya, akan terus memantau dan menyelidiki kemungkinan adanya kecurangan dan kelalaian yang disengaja maupun yang tidak disengaja dalam melaksanakan kegiatan pembangunan yang dikerjakan oleh pihak PT. SOL, serta perusahaan yang berkaitan.

"Sesuai dengan arahan Ketua Presidium DPP Alperklinas di Jakarta, KRT Ir. Tohom Purba SE, SH, ST, IP, MM., kita harus melindungi konsumen kelistrikan yang dirugikan dan yang dipermainkan, serta melakukan pendampingan hukum secara menyeluruh kepada masyarakat dan konsumen kelistrikan khususnya, yang merasa dirugikan dan diambil hak-haknya. Oleh karena itu, bagi masyarakat lainnya, yang merasa dirugikan, dapat melaporkannya ke kantor DPD Alperklinas Sumut jalan Mangonsidi IV Medan," jelasnya.

Sances menegaskan juga bahwa di sela-sela pelantikan Ketua Presidium DPP Alperklinas KRT Ir. Tohom Purba sebagai Ketua Umum Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila (BPPH PP) DKI Jakarta di hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, pada tanggal 5 Mei 2017 lalu, pihaknya telah meminta agar DPP Alperklinas membawa permasalahan pembangunan listrik di Sarulla, Tapanuli Utara dalam topik pembahasan di General Annual Meeting 2017 Fisuel (International Federation for the Safety of Electricity Users), di Nusa Dua, Bali, tanggal 8-12 Mei 2017.

"Workshop Fisuel tersebut akan diikuti oleh sejumlah badan hukum dari negara-negara yang memiliki kepedulian terhadap keamanan pengguna dan penggunaan listrik. Kegiatan ini nantinya akan dibuka oleh Menteri ESDM," pungkasnya sembari menyatakan bahwa dirinya dan Sekretaris mewakili DPD Alperklinas Sumut juga ikut menghadiri workshop internasional tersebut.

Editor: Sam

T#g:alperklinasplnSOLListrik
Berita Terkait
  • Sabtu, 06 Jan 2018 21:26

    Masyarakat Kampung Rea-Rea Segera Nikmati Listrik Energi Terbarukan

    Harapan masyarakat kampung Rea-Rea, Kelurahan Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan untuk dapat menikmati aliran listrik seperti halnya kampung-kampung lain ak

  • Sabtu, 30 Des 2017 21:10

    Refleksi Akhir Tahun HIMMAH Sumut, Duka Cita di PLN Wilayah Sumatera Utara

    Wakil Ketua Umum PW. HIMMAH Sumatera Utara, Abdul Razak Nasution dalam refleksi akhir tahun 2017 menyatakan, "Sudah tidak menjadi rahasia umum lagi bahwa satu dari sembilan Nawa Cita Presiden Joko Wid

  • Jumat, 22 Des 2017 12:52

    Tiga BUMN Berbagi Kebahagiaan Menyambut Natal Bersama 1.000 Anak Yatim Piatu di Sumut

    Tiga Perusahaan BUMN yakni PTPN III Holding (Persero), PT Bank BTN (Persero) dan PT Inalum (Persero) menggelar program BUMN Hadir Untuk Negeri dengan tema "BUMN Berbagi Melalui Santunan Kepada Anak Pa

  • Kamis, 21 Des 2017 18:01

    Kejatisu Akui Ada Pungli Pada PSB di Perumahan Karyawan PT. Bridgestone SRE Dolok Merangir

    Staf Humas Kejati​ Sumut mengakui bahwa sesuai hasil telaah aparatur Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), telah terjadi Pungli (pungutan liar) pada kegiatan Pasang Sambung Baru (PSB) di k

  • Kamis, 21 Des 2017 16:21

    Polisi dan Mahasiswa Nyaris Baku Pukul di Kantor PLN Sumut

    Sejumlah Polisi berseragam lalu lintas tampak bersitegang dan nyaris terlibat aksi pemukulan di kantor PLN Wilayah Sumut, jalan Yos Sudarso Medan, Kamis siang, (21/12/2017).

  • Kamis, 21 Des 2017 13:41

    Di tengah gerimis, mahasiswa tuntut GM PLN Sumut dicopot

    Aroma korupsi yang terjadi di tubuh PT. PLN (Persero) wilayah Sumatera Utara sesungguhnya bisa dicium lewat beberapa indikator, antara lain klaim surplus tapi pemadaman masih sering terjadi, tidak ada

  • Selasa, 12 Des 2017 13:52

    Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Rayon Gunung Tua Antisipasi Gangguan

    Dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2018, PLN (Persero) Rayon Gunung Tua fokus untuk melaksanakan pekerjaan pembersihan jaringan dan pemeliharaan. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi

  • Kamis, 07 Des 2017 23:57

    Warga Lobu Siregar Terima CSR PT. PLN (Persero) P3B

    Bupati Tapanuli Utara, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Parsaoran Hutagalung bersama dengan Ketua TP PKK Taput Ny. Satika Nikson Nababan boru Simamora menghadiri penyerahan CSR Tahun 2017 dari

  • Rabu, 06 Des 2017 20:26

    Gelar "Yang Maha Kuasa" untuk PLN

    Berlandaskan pada UU No. 25 Tahun 2009 tentang pelayanan Publik, maka sudah selayaknya masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik, baik oleh organisasi privat maupun publik.Sejumlah wilayah di Indones

  • Jumat, 01 Des 2017 07:51

    Hasiholan Sianturi, pengusaha dari Sidikalang, curi perhatian Menteri ESDM, Jonan

    Hasiholan Sianturi, pengusaha brilian dari Sidikalang, Sumut, mencuri perhatian Menteri ESDM, Ignasius Jonan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak