Rabu, 17 Jan 2018 03:59
  • Home
  • Ragam
  • 10 Pati TNI AU Terima Penghargaan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama

10 Pati TNI AU Terima Penghargaan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Jumat, 05 Jan 2018 18:45
Dibaca: 51 kali
Puspen TNI
Panglima TNI sampaikan Penghargaan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama, Jumat (5/1/2018).

Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara menerima Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama melalui seleksi secara ketat, cermat dan dinilai dengan penuh ketelitian, tidak hanya dinilai dari kinerjanya dalam satuan, namun juga tentang kesetiaan, dedikasi, loyalitas yang tinggi serta kerelaan berkorban demi bangsa dan negara.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. selaku Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) pada saat Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama kepada 10 Pati TNI AU, di Ruang Hening Gedung Pimpinan Mabes TNI AU, Jakarta Timur, Jumat (5/1/2018).

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Tanda kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama merupakan penghargaan negara yang diberikan Presiden RI kepada seseorang yang berjasa dan berprestasi luar biasa dalam mengembangkan dan memajukan suatu bidang tertentu yang bermanfaat besar bagi bangsa dan negara.

"Penyematan tanda Kehormatan Bintang Swabuana Paksa Pratama ini pada hakekatnya merupakan wujud penghargaan dan pengakuan negara kepada Pati TNI Angkatan Udara yang terpilih atas dedikasi, prestasi dan pengabdian yang luar biasa serta jasa jasanya dalam membangun dan mengembangkan TNI Angkatan Udara," ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berharap ke depan TNI AU harus terus tumbuh dan berkembang seiring dengan dinamika pembangunan nasional dan perkembangan lingkungan strategis sehingga kekuatan Angkatan Udara dapat menjadi salah satu komponen pertahanan negara yang penting untuk mendukung kebijakan negara dalam rangka mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

"Pembangunan kekuatan melalui kebijakan Minimum Essential Force (MEF) merupakan upaya yang tepat untuk menjawab kondisi kemampuan anggaran negara. Saat ini kita berharap melalui Renstra yang telah berjalan, TNI Angkatan Udara mampu mewujudkan kekuatan tersebut secara bertahap," ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Di akhir amanatnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa pembinaan kemampuan TNI Angkatan Udara diarahkan untuk meningkatkan kesiapan operasional yang serasi antara kemampuan operasional dan kemampuan pendukung serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penggunaan kekuatan Angkatan Udara sehingga peran pejabat dan pimpinan TNI Angkatan Udara sangat menentukan dalam mewujudkan kesiapan operasional TNI Angkatan Udara dengan zero accident. "Untuk terwujudnya keselamatan terbang dan kerja perlu mendapat perhatian yang serius karena zero accident merupakan salah satu barometer terhadap keberhasilan tugas kita," tandasnya.

Adapun 10 Pati TNI AU yang menerima penghargaan tersebut antara lain, Marsda TNI Trisno Hendradi (Sesmilpres Kemsetneg RI), Marsda TNI Seto Purnomo (Dankorpaskhas), Marsda TNI Khoirul Arifin (Pati Mabesau), Marsda TNI Syahrul E Lubis (Staf Khusus Kasau), Marsda TNI Supriharsanto (Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Ketahanan Nasional Lemhanas RI), Marsda TNI Suwandi Miharja, M.D., Marsda TNI Gutomo (TA Pengkaji bidang Diplomasi Lemhanas RI), Marsda TNI Fahru Zain Isnanto (Asrena Kasau), Marsda TNI Kisenda Wiranatakusuma (Kabais TNI) dan Marsda Tatang Herliyansyah (Pati Sahli Tk. III Bidang Jahpres Panglima TNI).

Editor: Budi

T#g:TNI AU
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Des 2017 10:40

    TNI Hargai dan Dukung Emansipasi Wanita

    Sampai saat ini TNI Angkatan Udara sudah melahirkan empat generasi penerbang Wanita Angkatan Udara (Wara), yaitu generasi pertama penerbang Letda Pnb Lulu Lugiyati dan Letda Pnb Herdini, generasi kedu

  • Minggu, 17 Des 2017 17:17

    Panglima TNI Hadiri Peluncuran Buku Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri acara peluncuran dan penyerahan 100 buku kepada TNI Angkatan Udara oleh Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim di Skadron Udara 31 Halim Perdana K

  • Minggu, 10 Des 2017 20:10

    Panglima TNI Ngopi Bareng Para Pemred Di Atas Udara

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menggelar coffee morning bersama Pemimpin Redaksi (Pemred) Media Massa dan awak wartawan serta Pejabat Mabes TNI dan TNI AU di atas udara, dengan meng

  • Selasa, 05 Des 2017 23:45

    Gubernur Raih Rekor MURI Karena Hadirkan 500 Perusahaan Pada Pameran Bursa Kerja

    Gubsu Tengku Erry Nuradi meraih Museum Rekor Indonesia (MURI) karena menghadirkan 500 perusahaan pada pameran Bursa Kerja Pemerintah Provinsi Sumatera Utara 2017 di Lapangan Lanud Soewondo Polonia Med

  • Senin, 20 Nov 2017 22:40

    Dua Gubernur Lepas Kirab Gita Dirgantara Taruna AAU

    Gubsu Tengku Erry Nuradi bersama Gubernur Akademi Angkatan Utara (AAU), Marsda TNI Sri Mulyo Handoko melepas Display Drumband "Gita Dirgantara" Taruna AAU dalam rangka Latihan Cakra Paksa (Navigasi Ud

  • Selasa, 14 Nov 2017 20:14

    105 Perwira Siswa Sekkau Angkatan 102 Gelar Latihan Perang

    Sebanyak 105 Perwira Siswa Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) Angkatan 102 tahun 2017, terdiri dari 101 personel TNI AU, dua personel TNI AL dan dua personel TNI AD, menggelar Latihan Pe

  • Senin, 13 Nov 2017 19:43

    Lanud Pattimura Pecahkan Rekor MURI Paralayang

    Komandan Lanud Pattimura Kolonel Pnb Aldrin P. Mongan, S.T., M.Hum., M.Han., beberapa waktu lalu membuka event perdana Olahraga Dirgantara (Ordirga) Paralayang di Pesisir Pantai Hori Kampung Seri, Nus

  • Jumat, 10 Nov 2017 05:20

    KASAU: Faktor Ekonomi dan Kemiskinan Tidak Selalu Jadi Penyebab Aksi Terorisme

    Faktor ekonomi dan kemiskinan tidak selalu menjadi alasan utama munculnya aksi aksi terorisme maupun gerakan radikalisme di manapun termasuk Indonesia.

  • Sabtu, 04 Nov 2017 04:54

    Kasum TNI: Tanpa Pengendalian Udara, Kedaulatan Negara Akan Terancam

    Tanpa pengendalian udara yang baik, kedaulatan suatu negara akan terancam bahaya sebab infrastruktur dan garis komunikasi yang digunakan sebagai kampanye militer akan rawan terhadap serangan udara mus

  • Senin, 04 Sep 2017 05:24

    Tim Advokasi: Vonis Oknum TNI AU Penganiaya Array harus bebas Intervensi

    Tim Advokasi Pers Sumut meminta kepada Majelis Hakim dapat menjatuhi hukuman kepada tersangka tanpa ada intervensi dari manapun.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak