Selasa, 20 Feb 2018 05:05
  • Home
  • Politik
  • Tahun ketiga Jokowi-JK, pemerintah akan fokuskan 'Pemerataan Ekonomi Berkeadilan'

Tahun ketiga Jokowi-JK, pemerintah akan fokuskan 'Pemerataan Ekonomi Berkeadilan'

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Rls
Rabu, 16 Agu 2017 12:06
Dibaca: 249 kali
Rahmat/Humas Setkab RI
Presiden Jokowi mengenakan baju adat Bugis saat menghadiri Sidang Tahunan MPR, di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD, Jakarta, Rabu (16/8) pagi.
Di bagian lain pidatonya pada Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Tahun 2017, Presiden Jokowi mengakui, bahwa belum semua rakyat Indonesia merasakan buah kemerdekaan.

Pemerintah menyadari bahwa manfaat pembangunan belum sepenuhnya merata di seluruh pelosok tanah air, bahwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia belum sepenuhnya bisa diwujudkan. Untuk itu, di tahun ketiga masa bakti Kabinet Kerja ini, Presiden Jokowi menegaskan, Pemerintah akan lebih fokus untuk melakukan pemerataan ekonomi yang berkeadilan.

"Pemerintah ingin rakyat-rakyat Indonesia yang berada di pinggiran, di kawasan perbatasan, di pulau-pulau terdepan, di kawasan terisolir merasakan hadirnya negara, merasakan buah pembangunan, dan merasa bangga menjadi Warga Negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Presiden Jokowi dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD, Jakarta, Rabu (16/8) pagi.

Presiden Jokowi menegaskan, keadilan sosial harus mampu diwujudkan secara nyata dalam kehidupan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Rakyat di Aceh harus bisa merasakan pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan sanitasi dan air bersih maupun pelayanan transportasi, sama baiknya dengan apa yang dirasakan oleh saudara-saudaranya yang lain di seluruh pelosok negeri.

Pemerintah, tegas Presiden, ingin rakyat di perbatasan Papua, bisa memiliki rasa bangga pada tanah airnya, karena kawasan perbatasan telah dibangun menjadi beranda terdepan dari Republik. Pemerintah juga ingin rakyat Papua di pegunungan juga bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok yang sama dengan saudaranya di wilayah lain Indonesia.

"Kita ingin rakyat Pulau Miangas bisa merasakan kehadiran Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Program Kartu Indonesia Sehat, Program Kartu Indonesia Pintar, dan Program Pemberian Makanan Tambahan untuk balita dan ibu hamil. Kita ingin rakyat di Pulau Rote juga bisa merasakan manfaat pembangunan infrastruktur, lancarnya konektivitas dan turunnya biaya logistik," ujar Presiden Jokowi.

Pemerintah, lanjut Presiden, ingin kualitas hidup rakyat Indonesia semakin meningkat. Ia menegaskan, walaupun IPM kita naik dari 68,90 di tahun 2014 menjadi 70,18 di tahun 2016, pemerintah tidak boleh cepat berpuas diri. Pemerintah akan terus berupaya menekan ketimpangan pendapatan, yang saat ini Indeks Gini Rasio bisa diturunkan dari 0,414 pada September 2014 menjadi 0,393 pada Maret 2017.

Presiden meyakini hanya dengan pemerataan ekonomi yang berkeadilan, kita akan semakin bersatu. "Pembangunan yang merata akan mempersatukan Indonesia. Pembangunan yang berkeadilan akan membuat kita semakin kuat dalam menghadapi persaingan global. Tidak ada yang merasa menjadi warga negara kelas dua, warga negara kelas tiga. Karena semuanya adalah warga negara Republik Indonesia. Semuanya, setara mendapatkan manfaat dari pembangunan. Semuanya ikut terlibat mengambil tanggung jawab dalam kerja bersama membangun bangsa," tegas Jokowi.

Pemerintah, lanjut Presiden, mengingikan kerja bersama tidak hanya dalam pemerataan ekonomi yang berkeadilan tapi juga dalam pembangunan ideologi, politik, sosial dan budaya. Dalam bidang ideologi, Presiden menegaskan, perlunya terus memperkuat konsensus kebangsaan untuk menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Untuk itu, Pemerintah telah menginisiasi pembentukan UKP-PIP untuk melakukan pembinaan ideologi Pancasila kepada seluruh lapisan rakyat, terutama generasi muda, penerus masa depan kita.

Dalam bidang politik, menurut Presiden, kita harus menuntaskan agenda konsolidasi demokrasi sehingga semakin terlembaga. Pemerintah bersyukur telah mampu menyelenggarakan proses demokrasi di level lokal, pilkada serentak di 101 daerah pada tahun 2017, dengan aman dan damai.

Selain pembangunan ideologi dan politik, Presiden Jokowi mengingatkan, bahwa kita tidak boleh melupakan pembangunan sosial dan kebudayaan. Kita harus mendidik anak-anak menjadi generasi pelanjut sejarah yang cinta pada tanah airnya, memiliki etika, budi pekerti dan sopan santun, mempunyai karakter yang kuat dan tangguh.

"Selain itu, Pemerintah juga terus membangun kebudayaan bangsa yang ber-bhinneka. Ekspresi seni dan budaya dari berbagai daerah di Nusantara harus terus dibangkitkan untuk memperkaya ke-Indonesia-an kita," pungkasnya.

Editor: Sam

T#g:JokowiMPRekonomi
Berita Terkait
  • Senin, 19 Feb 2018 06:49

    Cegah Anies Dampingi Presiden, Paspampres Hanya Ikuti Daftar Nama dari Panitia

    Usai pertandingan final Piala Presiden 2018, beredar video pendek saat-saat menjelang penyerahan piala. Dalam video terlihat anggota Paspampres mencegah Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk turun men

  • Jumat, 16 Feb 2018 22:16

    Syamsul Arifin Minta Djarot-Sihar Majukan Perekonomian Masyarakat Menengah- Bawah

    Mantan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Datok Sri Syamsul Arifin tak menduga bertemu pasangan Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur Sumut nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus di warung soto

  • Rabu, 14 Feb 2018 14:14

    Djarot: Dua Nomor yang Baik, Salam Dua Jari

    Penetapan nomor urut Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) telah dilakukan. Dalam penetapan yang digelar di Ballroom Hotel Grand Mercure, Medan, Selasa (12/2), pasangan Dja

  • Jumat, 09 Feb 2018 21:39

    Panglima TNI Hadiri Puncak Peringatan HPN di Kota Padang

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018, di Pantai Purus, Danau Cimpago, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Jumat (9/2/2018

  • Kamis, 01 Feb 2018 08:41

    Gubernur Dukung Anak-anak Muda Jadi Entrepreneur Cemerlang

    Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi memberi motivasi kepada para pengusaha muda yang tergabung dalam Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Sumatera Utara."Tanamkanlah semangat untuk maju

  • Rabu, 31 Jan 2018 11:41

    Perekonomian Sumatera Utara Semakin Membaik

    Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan tahun 2018 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumbagut, Santika Dyandra Hotel,

  • Senin, 29 Jan 2018 09:19

    Kominfo RI Gelar Diskusi Media di Banda Aceh

    Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI bekerjasama dengan Harian Analisa Perwakilan Banda Aceh menggelar diskusi media tentang peran media dalam berkontribusi untuk pembangunan daerah pedal

  • Rabu, 24 Jan 2018 06:44

    Melihat Lagi Keberhasilan Program Jokowi-JK

    Pada tanggal 20 Oktober 2014 silam, Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) resmi dilantik sebagai presiden dan wakil presiden. Jokowi-JK merupakan pasangan yang memenangkan Pilpres di tahun 2014 ke

  • Rabu, 17 Jan 2018 16:17

    Jokowi-JK Dibuat Jadi Nama Jalan di Sumut

    Mengapresiasi program dana desa yang digulirkan selama pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden RI, Jokowi-JK, warga masyarakat di Desa Pir Trans Sosa 3A, Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi), Kabupaten

  • Senin, 08 Jan 2018 12:18

    Orang Asli Papua Apresiasi Pembangunan Tanah Papua oleh Jokowi

    Kemajuan pembangunan dan perubahan di tanah Papua yang dilakukan oleh pemerintah, khususnya Jokowi-JK menggugah rasa kebahagiaan masyarakat Papua.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak