Sabtu, 21 Okt 2017 10:12
  • Home
  • Politik
  • Panglima TNI Ajak Seluruh Komponen Bangsa Bersatu Kelola SDA Indonesia

Panglima TNI Ajak Seluruh Komponen Bangsa Bersatu Kelola SDA Indonesia

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Rls
Jumat, 04 Agu 2017 11:14
Dibaca: 237 kali
Puspen TNI
Panglima TNI pada Rapat Kerja Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (3/8).
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bersatu mengelola Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia, demi kepentingan dan kemakmuran rakyat.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI di hadapan 800 peserta Rapat Kerja Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Rakernas KLHK) Republik Indonesia, bertempat di Auditorium DR. Soejarwo Gedung Manggala Wanabakti, Jl. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (3/8/2017).
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa sebagai bangsa Indonesia harus tetap waspada terhadap kekayaan sumber daya alam Indonesia, kalau tidak ingin menjadi perebutan negara lain. "Saya ingatkan jangan sampai pihak asing menjadikan negeri ini sebagai kancah konflik antar kelompok untuk menguasai sumber daya alam Indonesia," ucapnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan gambaran tentang Kepulauan Anambas yang memiliki luas sekitar 7 ribu hektar dan memiliki sumber air yang sangat dibutuhkan masyarakat, sementara 3 ribu hektar lebih akan dibuat sebagai kebun karet. "Ini yang sering diresahkan masyarakat, maka perlu adanya evaluasi aturan terhadap luas kepemilikan lahan," ujarnya.
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa, ancaman nyata bangsa Indonesia adalah kompetisi global antar negara yang berubah menjadi kompetisi antar manusia dalam bentuk migrasi lintas negara untuk mencari kehidupan yang lebih baik. "Ini menjadi suatu peringatan dan harus kita waspadai, karena Indonesia sebagai salah satu negara ekuator yang kaya akan sumber daya alam," tegasnya.
 
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, perkembangan penduduk dunia luar biasa dan semakin hari semakin bertambah, sementara itu energi dan pangan makin berkurang. "Hal inilah yang menyebabkan persaingan global antar negara di dunia. Dunia tidak bertambah luas tetapi semakin sempit, sedangkan kebutuhan sumber daya alam berupa energi dan pangan semakin berkurang," jelasnya.
 
Panglima TNI menuturkan bahwa, negara yang kalah dalam kompetisi global akan menjadi negara multi krisis dan berimbas pada krisis sosial, migrasi perpindahan manusia antar negara untuk mencari penghidupan yang lebih baik. "Konflik antar negara di seluruh dunia saat ini sejatinya dilatarbelakangi oleh perebutan energi dan pangan. Ke depan, konflik di dunia akan bergeser ke daerah ekuator salah satunya Indonesia," katanya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengutip pernyataan Presiden RI Ir. Joko Widodo bahwa Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia yang memiliki 17 ribu pulau, 1.340 ribu suku dan 1.150 ribu bahasa daerah. "Untuk mempertahankan keutuhan dan kedaulatan negara Republik Indonesia sepanjang masa kita harus menguatkan persatuan dan kesatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Inilah yang harus tetap kita jaga dan bina. Kuncinya adalah Pancasila sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia," pungkasnya.

Editor: Dian

T#g:Gatot NurmantyoRakor
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Okt 2017 16:27

    Panglima TNI: TNI-Polri Tetap Solid Wujudkan Stabilitas Politik

    Soliditas TNI dan Polri adalah tonggak penyangga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan sekaligus harus dapat menjaga dan mewujudkan stabilitas politik demi

  • Senin, 16 Okt 2017 21:26

    Panglima TNI: Jiwa Raga TNI Untuk Kokohnya NKRI

    Jiwa raga Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) diabadikan untuk tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),  menjaga keutuhan, kedaulatan  dan serta keselamatan bangsa Ind

  • Senin, 16 Okt 2017 21:16

    Panglima TNI: Jaga Kepercayaan Rakyat Sebagai Ibu Kandung TNI

    Kebersamaan TNI berjuang bersama rakyat merupakan sejarah yang tidak boleh dilupakan, oleh karena itu Prajurit TNI harus menjaga kepercayaan rakyat sebagai ibu kandung TNI.

  • Sabtu, 14 Okt 2017 07:04

    Panglima TNI Terima Kunjungan Menhan Vietnam

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Vietnam Y. M. General Ngo Xuan Lich beserta rombongan, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (13/10/2017

  • Jumat, 13 Okt 2017 06:13

    Panglima TNI Hadiri Launching TAP Indomalphi di Malaysia

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu menghadiri Launching of The Trilateral Air Patrol (TAP) Indonesia, Malaysia dan Philipina

  • Rabu, 11 Okt 2017 19:01

    Panglima TNI: Festival Film Nusantara Tumbuhkan Rasa Nasionalisme

    Film-film Nominasi dalam Festival Film Nusantara merupakan karya anak bangsa yang sangat luar biasa, karena kita sejatinya dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, rasa bela negara, rasa optimisme dan ras

  • Rabu, 11 Okt 2017 06:21

    Panglima TNI: TNI-Polri Tonggak PenyanggaTegaknya NKRI

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan tonggak penyangga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).&

  • Selasa, 10 Okt 2017 06:40

    Panglima TNI: Kompetisi Global Disebabkan Perkembangan Penduduk Dunia

    Dunia saat ini sedang mengalami krisis ekonomi dan akan berdampak pada depresi ekonomi yang akan mengakibatkan meningkatnya kejahatan, konflik dan kompetisi global disebabkan perkembangan penduduk dun

  • Selasa, 10 Okt 2017 06:20

    Panglima TNI: Prajurit Harus Berjuang Demi Kepentingan Rakyat

    Rakyat adalah ibu kandung yang melahirkan TNI, oleh karena itu prajurit TNI harus selalu berjuang untuk kepentingan rakyat Indonesia, karena rakyatlah yang memerdekakan Indonesia dengan Sistem Pertaha

  • Minggu, 08 Okt 2017 16:38

    Panglima TNI Sebagai Pembicara Pengajian Bulanan PP Muhammadiyah

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didapuk sebagai pembicara dalam pengajian bulanan yang digelar Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dengan tema "Islam, TNI dan Kedaulatan Bangsa", di Aula KH Ah

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak