Jumat, 18 Agu 2017 02:15
Iklan Kota1
  • Home
  • Politik
  • Panglima TNI Ajak Seluruh Komponen Bangsa Bersatu Kelola SDA Indonesia

Panglima TNI Ajak Seluruh Komponen Bangsa Bersatu Kelola SDA Indonesia

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Rls
Jumat, 04 Agu 2017 11:14
Dibaca: 182 kali
Puspen TNI
Panglima TNI pada Rapat Kerja Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (3/8).
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bersatu mengelola Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia, demi kepentingan dan kemakmuran rakyat.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI di hadapan 800 peserta Rapat Kerja Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Rakernas KLHK) Republik Indonesia, bertempat di Auditorium DR. Soejarwo Gedung Manggala Wanabakti, Jl. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (3/8/2017).
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa sebagai bangsa Indonesia harus tetap waspada terhadap kekayaan sumber daya alam Indonesia, kalau tidak ingin menjadi perebutan negara lain. "Saya ingatkan jangan sampai pihak asing menjadikan negeri ini sebagai kancah konflik antar kelompok untuk menguasai sumber daya alam Indonesia," ucapnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan gambaran tentang Kepulauan Anambas yang memiliki luas sekitar 7 ribu hektar dan memiliki sumber air yang sangat dibutuhkan masyarakat, sementara 3 ribu hektar lebih akan dibuat sebagai kebun karet. "Ini yang sering diresahkan masyarakat, maka perlu adanya evaluasi aturan terhadap luas kepemilikan lahan," ujarnya.
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa, ancaman nyata bangsa Indonesia adalah kompetisi global antar negara yang berubah menjadi kompetisi antar manusia dalam bentuk migrasi lintas negara untuk mencari kehidupan yang lebih baik. "Ini menjadi suatu peringatan dan harus kita waspadai, karena Indonesia sebagai salah satu negara ekuator yang kaya akan sumber daya alam," tegasnya.
 
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, perkembangan penduduk dunia luar biasa dan semakin hari semakin bertambah, sementara itu energi dan pangan makin berkurang. "Hal inilah yang menyebabkan persaingan global antar negara di dunia. Dunia tidak bertambah luas tetapi semakin sempit, sedangkan kebutuhan sumber daya alam berupa energi dan pangan semakin berkurang," jelasnya.
 
Panglima TNI menuturkan bahwa, negara yang kalah dalam kompetisi global akan menjadi negara multi krisis dan berimbas pada krisis sosial, migrasi perpindahan manusia antar negara untuk mencari penghidupan yang lebih baik. "Konflik antar negara di seluruh dunia saat ini sejatinya dilatarbelakangi oleh perebutan energi dan pangan. Ke depan, konflik di dunia akan bergeser ke daerah ekuator salah satunya Indonesia," katanya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengutip pernyataan Presiden RI Ir. Joko Widodo bahwa Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia yang memiliki 17 ribu pulau, 1.340 ribu suku dan 1.150 ribu bahasa daerah. "Untuk mempertahankan keutuhan dan kedaulatan negara Republik Indonesia sepanjang masa kita harus menguatkan persatuan dan kesatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Inilah yang harus tetap kita jaga dan bina. Kuncinya adalah Pancasila sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia," pungkasnya.

Editor: Dian

T#g:Gatot NurmantyoRakor
Berita Terkait
  • Senin, 14 Agu 2017 18:14

    Kesbangpol Langkat Adakan Rapat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial

    Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Langkat mengadakan Rapat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial yang berlangsung di ruang pola kantor Bupati Langkat, Senin (14/8).Rapat dibuka

  • Jumat, 11 Agu 2017 19:21

    Panglima TNI : Mahasiswa arus jadi kader Public Relations berwawasan kebangsaan

    Mahasiswa sebagai kader Public Relations di masa depan harus memiliki wawasan kebangsaan yang mendalam dan terampil dalam membangun opini serta mampu bersaing di tingkat Internasional demi kejayaan Ne

  • Kamis, 10 Agu 2017 12:10

    Erry minta evaluasi terus dilakukan demi penyelenggaraan pemerintahan yang baik

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mengharapkan agar pemerintah daerah kabupaten dan kota bisa meraih status penilaian Tinggi (T) dan Sangat Tinggi (ST) dalam hal evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah (EKPPD) di tahun-tahun mendatang.

  • Selasa, 08 Agu 2017 05:28

    Panglima TNI Terima Kunjungan Panglima USPACOM

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan Panglima United States Pacific Command (USPACOM)  Laksamana Harry B. Harris dan Dubes LBPP AS Yosep. R. Donovan, Jr. beserta rombongan

  • Jumat, 04 Agu 2017 14:14

    Panglima TNI Pimpin Sidang Pantukhir Capratar Akademi TNI

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Wakasal Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, memimpin sidang Penilaian Penentuan

  • Rabu, 02 Agu 2017 14:52

    Panglima TNI Hadiri Zikir Kebangsaan di Istana Merdeka

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menghadiri Zikir Kebangsaan dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Ke-72 Republik Indonesia bersama Presiden RI Ir. H Joko Widodo, Wapres RI H M. Yusuf Kall

  • Selasa, 01 Agu 2017 08:51

    Panglima TNI : Program Pembangunan TIK Dukung Tugas TNI di Perbatasan dan Pulau Terluar

    TNI saat ini sedang merencanakan dan melaksanakan pembangunan pangkalan-pangkalan baru di wilayah terpencil, perbatasan dan pulau terluar. Program pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

  • Minggu, 23 Jul 2017 16:53

    Panglima TNI Tinjau Geladi Bersih Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan M.P.A., M.B.A., meninjau langsung kesiapan Upacara Prasetya Pe

  • Sabtu, 22 Jul 2017 05:52

    Pembekalan Ibu Kehormatan Taruna dan Taruni Akademi TNI Kepada 437 Capaja TNI

    Dalam rangka Prasetya Perwira (Praspa) TNI tahun 2017, Ibu Nenny Gatot Nurmantyo selaku Ibu Kehormatan Taruna dan Taruni Akademi TNI memberikan pembekalan kepada 437 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI

  • Jumat, 21 Jul 2017 14:41

    Panglima TNI: HMI Ikut Serta Pertahankan Pancasila

    Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) lahir pada tanggal 5 Februari 1947 sebagai organisasi kader kaum intelektual muslim, ikut berjuang dalam peristiwa Agresi Belanda tahun 1947, membubarkan PKI di Madiun,

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak