Sabtu, 25 Nov 2017 07:13
  • Home
  • Politik
  • Panglima TNI: Negara Asean Wajib Memerangi Ancaman Keamanan di Kawasan Asean

Panglima TNI: Negara Asean Wajib Memerangi Ancaman Keamanan di Kawasan Asean

Malaysia (utamanews.com)
Oleh: Rls
Kamis, 20 Jul 2017 17:20
Dibaca: 208 kali
Puspen TNI
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua HLC Indonesia pada Sidang ke-13 HLC Malindo, Kamis (20/7/2017).
Menghadapi situasi dan kondisi keamanan di Kawasan Asean dewasa ini, semua negara Asean hendaknya wajib ikut serta memerangi ancaman-ancaman keamanan di Kawasan Asean dalam rangka mengimplementasikan deklarasi 'Masyarakat Asean 2015'.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua HLC Indonesia didampingi Panglima Angkatan Tentera Malaysia Jeneral Tan Sri Raja Mohamed Affandi Bin Raja Mohamed Noor selaku Ketua HLC Malaysia pada pembukaan Sidang ke-13 High Level Committee Malaysia-Indonesia (HLC Malindo) tahun 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (20/7/2017).
 
Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa, mencermati kecenderungan perkembangan lingkungan strategis saat ini, baik pada skala regional maupun global serta dikaitkan dengan dinamika geopolitik dan geostrategi kawasan, dapat dilihat berbagai spektrum tantangan dan ancaman yang patut diperhatikan dengan seksama dan memerlukan kewaspadaan. 

"Tantangan dan ancaman tersebut, antara lain aksi teror dengan penggunaan peralatan teknologi yang canggih dan modern, kejahatan lintas negara, menipisnya energi dan pangan, penyelundupan manusia dan senjata serta kejahatan cyber," katanya.
 
Panglima TNI mengatakan bahwa harus diakui kemajuan kerja sama HLC Malindo selama ini tidak terlepas dari hasil kerja keras dan jasa besar pendahulu. "Untuk itu, kita patut memberikan apresiasi serta penghargaan kepada para pendahulu kita tersebut. Langkah ke depan yang harus kita lakukan adalah lebih meningkatkan forum kerja sama ini, sehingga mampu mencapai kemajuan yang signifikan, khususnya semakin meningkatnya situasi keamanan yang lebih kondusif dan kondisi masyarakat di wilayah perbatasan yang semakin sejahtera," ujarnya.
 
"Sidang ke-13 HLC Malindo tahun 2017, memiliki nilai yang sangat penting dan strategis, karena hasil-hasilnya akan sangat berguna bagi peningkatan keamanan dan kesejahteraan masyarakat perbatasan kedua negara dan keamanan regional, serta berkontribusi bagi peningkatan hubungan baik kedua negara," kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
Panglima TNI juga menyampaikan bahwa, Empat Komite Bersama (Joint Committee) di bawah Forum HLC Malindo, yaitu : kerja sama di Bidang Operasi dan Intelijen (COCC / Coordinated Operations Control Committee); Bidang Latihan dan Pendidikan (JKLB / Jawatan Kuasa Latihan Bersama); Bidang Kepolisian (JPCC / Joint Police Coordinated Committee); dan KK Sosek (Kelompok Kerja Sosial Ekonomi). Menurutnya, sejauh ini secara umum telah melaksanakan kegiatan sesuai bidang masing-masing dengan baik, dan sesuai dengan garis kebijakan Ketua Bersama HLC Malindo yang telah disepakati kedua pihak. 

"Seluruh hasil kegiatan kerja sama HLC Malindo yang terdiri dari Bidang Operasi dan Bidang Non-Operasi, juga akan dilaporkan oleh HLC Malindo kepada Forum Sidang General Border Committee (GBC Malindo) yang dipimpin Menteri Pertahanan kedua negara," katanya.
 
Mengakhiri sambutannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot menyatakan bahwa, Sidang HLC Malindo tahun 2017 pada dasarnya akan membahas laporan kemajuan bersama dari badan-badan di bawah HLC, yakni COCC, JKLB, JPCC dan KK Sosek.   

"Melalui forum ini, saya mengajak semua pihak untuk dapat berperan aktif dalam membahas upaya-upaya peningkatan kerja sama dalam Forum Sidang ke-13 HLC Malindo tahun ini," tutupnya.

Editor: Sam

T#g:ASEANGatot NurmantyomalaysiaMalindo
Berita Terkait
  • Rabu, 22 Nov 2017 19:52

    Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Kasal Spanyol

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan kehormatan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Spanyol Laksamana Teodoro Esteban Lopez Calderon yang didampingi oleh Duta Besar Spanyol Y. M.

  • Kamis, 16 Nov 2017 21:16

    Panglima TNI: Mewujudkan Indonesia Sebagai Bangsa Pemenang

    Indonesia sebagai bangsa yang besar harus bisa menjadi bangsa pemenang dalam menghadapi kompetisi global, dengan mengandalkan kekuatan budaya bangsa. Pancasila pun dihasilkan dari sari pati budaya yan

  • Kamis, 16 Nov 2017 17:16

    Panglima TNI: Sidang Ke-5 Ausindo HLC Tunjukkan Persahabatan Kedua Negara

    Sidang ke-5 Austalia-Indonesia High Level Committee (Ausindo HLC) menunjukkan suatu ikatan hubungan persahabatan kedua negara yang telah terjalin akrab dan erat, baik pada tataran pimpinan maupun Perw

  • Selasa, 14 Nov 2017 18:54

    Panglima TNI: Masyarakat Harus Cerdas Menyikapi Informasi Media Sosial

    Pengaruh media sosial sangat luas dalam kehidupan baik individu, keluarga, kelompok bahkan mampu mengubah tata kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu diharapkan masyarakat Indonesia harus cerdas

  • Kamis, 09 Nov 2017 22:39

    Panglima TNI: IDI Miliki Peran Strategis Wujudkan Ketahanan Kesehatan Nasional

    Letak Indonesia yang sangat strategis membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia, namun disisi lain juga menjadi ancaman bagi penyebaran penyakit menular global. Dalam menghadapi perspektif

  • Selasa, 07 Nov 2017 06:37

    Panglima TNI dan Pangab Thailand Bahas Keamanan Kawasan Asean

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand Jenderal Tharnchaiyan Srisuwan membahas perkembangan keamanan kawasan Asean yang membutuhkan kerja sama yan

  • Senin, 06 Nov 2017 12:46

    Panglima TNI Ajak Pangab Thailand Perluas Kerja Sama

    Mencermati perkembangan lingkungan strategis baik di tataran global maupun regional, Panglima TNI mengajak Pangab Kerajaan Thailand sebagai pimpinan RTARF untuk memperluas kerja sama yang telah ada, g

  • Sabtu, 04 Nov 2017 21:44

    Tengku Erry Minta Gemes Masuk Kalender Nasional

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mengapresiasi terselenggaranya Gelar Melayu Serumpun (Gemes) Tahun 2017 yang digelar Pemerintah Kota Medan di lapangan Merdeka Medan, Jumat (03/11/2017) malam.''Geme

  • Rabu, 01 Nov 2017 13:21

    Indonesia-Malaysia Gelar Operasi Bersama di Laut

    Bakamla RI melakukan pemeriksaan terhadap 20 kapal dalam Operasi Bersama antara Indonesia dan Malaysia, dan didapati semua kapal telah disertai dokumen lengkap. Hal tersebut diketahui dari laporan KN

  • Senin, 30 Okt 2017 20:40

    Panglima TNI: Kaderisasi Kepemimpinan Investasi Masa Depan

    Kaderisasi kepemimpinan merupakan proses mempersiapkan seseorang menjadi pemimpin penganti di masa depan yang akan memikul tanggung jawab penting dan besar dalam memimpin Negara Kesatuan Republik Indo

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak