Sabtu, 19 Agu 2017 10:44
  • Home
  • Politik
  • Panglima TNI: Negara Asean Wajib Memerangi Ancaman Keamanan di Kawasan Asean

Panglima TNI: Negara Asean Wajib Memerangi Ancaman Keamanan di Kawasan Asean

Malaysia (utamanews.com)
Oleh: Rls
Kamis, 20 Jul 2017 17:20
Dibaca: 155 kali
Puspen TNI
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua HLC Indonesia pada Sidang ke-13 HLC Malindo, Kamis (20/7/2017).
Menghadapi situasi dan kondisi keamanan di Kawasan Asean dewasa ini, semua negara Asean hendaknya wajib ikut serta memerangi ancaman-ancaman keamanan di Kawasan Asean dalam rangka mengimplementasikan deklarasi 'Masyarakat Asean 2015'.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua HLC Indonesia didampingi Panglima Angkatan Tentera Malaysia Jeneral Tan Sri Raja Mohamed Affandi Bin Raja Mohamed Noor selaku Ketua HLC Malaysia pada pembukaan Sidang ke-13 High Level Committee Malaysia-Indonesia (HLC Malindo) tahun 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (20/7/2017).
 
Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa, mencermati kecenderungan perkembangan lingkungan strategis saat ini, baik pada skala regional maupun global serta dikaitkan dengan dinamika geopolitik dan geostrategi kawasan, dapat dilihat berbagai spektrum tantangan dan ancaman yang patut diperhatikan dengan seksama dan memerlukan kewaspadaan. 

"Tantangan dan ancaman tersebut, antara lain aksi teror dengan penggunaan peralatan teknologi yang canggih dan modern, kejahatan lintas negara, menipisnya energi dan pangan, penyelundupan manusia dan senjata serta kejahatan cyber," katanya.
 
Panglima TNI mengatakan bahwa harus diakui kemajuan kerja sama HLC Malindo selama ini tidak terlepas dari hasil kerja keras dan jasa besar pendahulu. "Untuk itu, kita patut memberikan apresiasi serta penghargaan kepada para pendahulu kita tersebut. Langkah ke depan yang harus kita lakukan adalah lebih meningkatkan forum kerja sama ini, sehingga mampu mencapai kemajuan yang signifikan, khususnya semakin meningkatnya situasi keamanan yang lebih kondusif dan kondisi masyarakat di wilayah perbatasan yang semakin sejahtera," ujarnya.
 
"Sidang ke-13 HLC Malindo tahun 2017, memiliki nilai yang sangat penting dan strategis, karena hasil-hasilnya akan sangat berguna bagi peningkatan keamanan dan kesejahteraan masyarakat perbatasan kedua negara dan keamanan regional, serta berkontribusi bagi peningkatan hubungan baik kedua negara," kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
Panglima TNI juga menyampaikan bahwa, Empat Komite Bersama (Joint Committee) di bawah Forum HLC Malindo, yaitu : kerja sama di Bidang Operasi dan Intelijen (COCC / Coordinated Operations Control Committee); Bidang Latihan dan Pendidikan (JKLB / Jawatan Kuasa Latihan Bersama); Bidang Kepolisian (JPCC / Joint Police Coordinated Committee); dan KK Sosek (Kelompok Kerja Sosial Ekonomi). Menurutnya, sejauh ini secara umum telah melaksanakan kegiatan sesuai bidang masing-masing dengan baik, dan sesuai dengan garis kebijakan Ketua Bersama HLC Malindo yang telah disepakati kedua pihak. 

"Seluruh hasil kegiatan kerja sama HLC Malindo yang terdiri dari Bidang Operasi dan Bidang Non-Operasi, juga akan dilaporkan oleh HLC Malindo kepada Forum Sidang General Border Committee (GBC Malindo) yang dipimpin Menteri Pertahanan kedua negara," katanya.
 
Mengakhiri sambutannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot menyatakan bahwa, Sidang HLC Malindo tahun 2017 pada dasarnya akan membahas laporan kemajuan bersama dari badan-badan di bawah HLC, yakni COCC, JKLB, JPCC dan KK Sosek.   

"Melalui forum ini, saya mengajak semua pihak untuk dapat berperan aktif dalam membahas upaya-upaya peningkatan kerja sama dalam Forum Sidang ke-13 HLC Malindo tahun ini," tutupnya.

Editor: Sam

T#g:ASEANGatot NurmantyomalaysiaMalindo
Berita Terkait
  • Selasa, 15 Agu 2017 11:55

    Poldasu ungkap modus baru penyelundupan sabu dari Malaysia melalui Bandara Kuala Namu

    Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) melakukan koordinasi dengan Imigrasi dalam mengejar pemilik narkoba jenis sabu yang diamankan di Bandara Kuala Namu.

  • Senin, 14 Agu 2017 21:34

    Bawa Sabu di anus, WNA Malaysia diamankan saat tiba di Bandara Kualanamu

    Sembunyikan sabu di anus, Tan Shurendar, 45 tahun, warga Kedah, Malaysia diamankan petugas Tim Customs Narcotic Team (CNT) Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya B Kualanamu (KPPBC T

  • Jumat, 11 Agu 2017 19:21

    Panglima TNI : Mahasiswa arus jadi kader Public Relations berwawasan kebangsaan

    Mahasiswa sebagai kader Public Relations di masa depan harus memiliki wawasan kebangsaan yang mendalam dan terampil dalam membangun opini serta mampu bersaing di tingkat Internasional demi kejayaan Ne

  • Jumat, 11 Agu 2017 11:51

    Bakamla RI Hadiri Pertemuan Bilateral RI-Malaysia di Jakarta

    Indonesia menjadi tuan rumah pada acara pertemuan ke-15 Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) RI-Malaysia yang diselenggarakan di Jakarta.

  • Selasa, 08 Agu 2017 05:28

    Panglima TNI Terima Kunjungan Panglima USPACOM

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan Panglima United States Pacific Command (USPACOM)  Laksamana Harry B. Harris dan Dubes LBPP AS Yosep. R. Donovan, Jr. beserta rombongan

  • Jumat, 04 Agu 2017 14:14

    Panglima TNI Pimpin Sidang Pantukhir Capratar Akademi TNI

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Wakasal Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, memimpin sidang Penilaian Penentuan

  • Jumat, 04 Agu 2017 11:14

    Panglima TNI Ajak Seluruh Komponen Bangsa Bersatu Kelola SDA Indonesia

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bersatu mengelola Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia, demi kepentingan dan kemakmuran rakyat.

  • Rabu, 02 Agu 2017 14:52

    Panglima TNI Hadiri Zikir Kebangsaan di Istana Merdeka

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menghadiri Zikir Kebangsaan dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Ke-72 Republik Indonesia bersama Presiden RI Ir. H Joko Widodo, Wapres RI H M. Yusuf Kall

  • Selasa, 01 Agu 2017 08:51

    Panglima TNI : Program Pembangunan TIK Dukung Tugas TNI di Perbatasan dan Pulau Terluar

    TNI saat ini sedang merencanakan dan melaksanakan pembangunan pangkalan-pangkalan baru di wilayah terpencil, perbatasan dan pulau terluar. Program pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

  • Sabtu, 29 Jul 2017 19:39

    30 TKI bermasalah masih berada di Malaysia

    Sedikitnya 30 orang lebih Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bermasalah masih berada di Malaysia.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak