Minggu, 24 Jun 2018 14:06
  • Home
  • Politik
  • Panglima TNI: Jangan ikuti kelompok yang ingin merubah Pancasila

Panglima TNI: Jangan ikuti kelompok yang ingin merubah Pancasila

Banten (utamanews.com)
Oleh: Rls
Selasa, 18 Jul 2017 17:38
Puspen TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Selamat Puasa Paluta

Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia telah diterima secara luas dan telah bersifat final. Apabila ada kelompok-kelompok tertentu yang ingin merubah Pancasila sebagai Ideologi Negara dengan ideologi lain atau ideologi diluar Pancasila, jangan diikuti dan jangan dipercaya.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 1.500 Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Banten, bertempat di Lapangan Kampus UIN, Serang, Provinsi Banten, Senin (17/7/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, Pancasila sebagai dasar negara merupakan hasil kesepakatan bersama para 'Pendiri Bangsa' yang kemudian sering disebut sebagai sebuah Perjanjian Luhur bangsa Indonesia.  

"Kalau ada kelompok/orang yang akan merubah Pancasila padahal dia juga sedang menikmati kemerdekaan, pasti sudah disusupi ideologi dari luar untuk menghancurkan Indonesia, karena Pancasila itu pemersatu bangsa," ucapnya.

"Bung Karno pernah mengingatkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berideologi Pancasila bukan milik satu golongan, bukan milik satu agama, bukan milik satu suku, tetapi milik kita semuanya dari Sabang sampai Merauke. Demikian juga Presiden RI Ir. Joko Widodo pernah mengingatkan bahwa Pancasila harus diamalkan, dikonkritkan, diimplementasikan, dikerjakan secara kehidupan berbangsa dan bernegara serta dalam kehidupan sehari-hari," tutur Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam menghadapi kompetisi global saat ini, dimana perkembangan penduduk luar biasa banyaknya sehingga terjadi persaingan antar negara di dunia dalam memperebutkan sumber daya alam berupa air, pangan dan energi.  

"Dunia tidak bertambah luas, tetapi semakin hari semakin sempit dampak dari semakin banyaknya jumlah penduduk dunia, sementara air, pangan dan energi semakin berkurang karena diambil secara terus-menerus," katanya.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan, Presiden pertama RI Ir. Soekarno pernah menyampaikan bahwa kekayaan alam Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara-negara di dunia.  

Sementara, Presiden RI Ir. Joko Widodo pada saat dilantik dalam pidatonya juga menyampaikan bahwa kaya akan sumber daya alam justru dapat menjadi petaka bagi Indonesia.  

"Oleh karenanya, kita sebagai bangsa Indonesia harus waspada terhadap kekayaan sumber daya alam Indonesia, kalau tidak ingin menjadi perebutan negara lain," tegasnya.

Di sisi lain Panglima TNI juga mengatakan bahwa, tidak ada satupun suku di Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang tidak mempunyai tarian perang. Semua rakyat Indonesia tidak takut untuk berperang apabila jatidirinya terusik. "Tiap daerah mempunyai ciri khas senjata dan tarian perang, yang menunjukkan masyarakat Indonesia memiliki jiwa Ksatria dan Patriot," tutupnya.

Editor: Sam

T#g:Gatot NurmantyoHTI
Berita Terkait
  • Jumat, 01 Jun 2018 18:21

    Dandim 0824: Pancasila Satu-satunya Ideologi Bangsa Indonesia

    Bupati Jember dr Hj Faida MMR. bertindak sebagai Inspektur Upacara Memperingati Hari Lahirnya Pancasila Ke 73, di Alun-alun Jember, Jum'at (01/06/2018). Hadir pada upacara tersebut di antara

  • Kamis, 03 Mei 2018 08:23

    Pembubaran HTI dan Upaya Menangkal Radikalisme

    Seusai pembubaran Hizbut Tahrir oleh pemerintah lewat jalur hukum, hal tesebut kemudian menghasilkan keputusan dari pengadilan berupa pencabutan status badan hukum. Namun, sepertinya kasus ini belum a

  • Rabu, 02 Mei 2018 13:02

    Hizbut Tahrir Sudah Sepatutnya Dibubarkan

    Paham khilafah yang diusung Hizbut Tahrir menggegerkan publik. Paham yang seolah berpihak terhadap Islam tersebut, jika dipelajari lebih jauh tidak cocok dengan sistem pemerintahan di Indonesia. Meski

  • Sabtu, 09 Des 2017 11:08

    Panglima TNI: Prajurit Jangan Lakukan Kegiatan Politik Praktis

    Menjelang tahun politik tahun 2018 dan 2019, tidak ada alternatif lain bagi prajurit TNI yaitu harus tetap memegang teguh netralitas dan jangan melakukan kegiatan politik praktis. Demikian ditegaskan

  • Jumat, 08 Des 2017 18:48

    Panglima TNI: Tanpa Disiplin Tidak Mungkin TNI Dipercaya Rakyat

    Hingga saat ini dari berbagai hasil survey menempatkan institusi TNI pada posisi tertinggi tingkat kepercayaan rakyat. Tanpa kerja disiplin prajurit, tidak akan mungkin rakyat mempercayai TNI.Hal ters

  • Kamis, 07 Des 2017 22:07

    Panglima TNI: Mutasi Jabatan 85 Pati Sudah Melalui Prosedur Wanjakti TNI

    Mutasi jabatan 85 Perwira Tinggi (Pati) TNI sudah melalui prosedur, tahap pertama Pra Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) TNI yang dihadiri Kepala Staf Umum TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan

  • Selasa, 05 Des 2017 15:35

    Pengganti Panglima TNI Dipersiapkan Menghadapi Tahun Politik

    Presiden RI Ir. Joko Widodo telah menentukan calon pengganti Panglima TNI dan telah dipersiapkan untuk menghadapi tantangan tugas ke depan. Tantangan tugas ke depan tidaklah mudah yaitu menghadapi tah

  • Selasa, 05 Des 2017 10:35

    Panglima TNI Hadiri Fleet Day Dinner HUT Armada RI ke-72

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., menghadiri acara Fleet Day Dinner dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahu

  • Senin, 04 Des 2017 10:44

    Fadli Zon: Mensesneg sudah sampaikan surat pergantian Panglima TNI

    Fadli Zon, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, menerima kedatangan Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada, Senin, 4 Desember 2017.

  • Kamis, 30 Nov 2017 12:10

    Panglima TNI: Korpri TNI Tetap Bersikap Netral

    Dalam rangka memperingati HUT ke-46 Korpri, segenap anggota Korpri TNI diharapkan dalam menjalankan tugasnya sebagai birokrat diajak untuk tetap bersikap Netral. Korpri TNI harus mampu memberikan pela

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak