Kamis, 19 Jul 2018 16:20
  • Home
  • Politik
  • Panglima TNI : Pancasila Tidak Boleh Dirubah

Panglima TNI : Pancasila Tidak Boleh Dirubah

Bali (utamanews.com)
Oleh: Rls
Jumat, 04 Agu 2017 20:04
Puspen TNI
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Bali, Jumat (4/8/2017).
Pancasila sebagai Ideologi Negara tidak boleh dirubah dan sudah final, karena Pancasila dirumuskan dengan nilai-nilai Ketuhanan yang sudah disepakati oleh para pemuka agama pada awal kemerdekaan.

Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di hadapan 1.651 peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Hanura, bertempat di The Stone Hotel, Jl. Raya Pantai Kuta, Banjar Legian Kelod, Bali, Jumat (4/8/2017).
 
"Untuk mempertahankan keutuhan dan kedaulatan negara Republik Indonesia sepanjang masa kita harus menguatkan persatuan dan kesatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Inilah landasan dan semangat kebangsaan yang harus kita yakini dan Pancasila sebagai dasar negara masih tetap kuat," jelas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
Lebih lanjut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, Pancasila sebagai dasar negara merupakan hasil kesepakatan bersama para pendiri bangsa yang kemudian sering disebut sebagai sebuah Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia. "Kalau ada Ulama, Pendeta atau siapapun dia yang akan merubah Pancasila dengan ideologi lain, dia pasti orang-orang yang sudah disusupi dari luar dan dibayar untuk merusak atau memecah belah bangsa Indonesia," tegasnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan pula bahwa perkembangan penduduk dunia luar biasa, sementara itu energi dan pangan makin berkurang. Hal ini dapat menyebabkan persaingan global antar negara di dunia, karena dunia tidak bertambah luas tetapi semakin sempit. "Apabila hal ini tidak terkontrol, dikhawatirkan kebutuhan sumber daya alam berupa energi dan pangan di masa mendatang akan menimbulkan konflik," katanya.
 
Panglima TNI menambahkan bahwa menurut teori Maltus (1798) perkembangan populasi penduduk meningkat seperti deret ukur, sedangkan ketersediaan pangan meningkat ibarat deret hitung. Apabila garis pertambahan penduduk dengan garis ketersediaan pangan bersinggungan di suatu titik, maka disitulah terjadinya titik kritis. "Kalau kita analisa teori tersebut maka ketersediaan pangan dan energi akan sangat terbatas, karena jumlah penduduknya berkembang secara pesat, ini merupakan warning bagi Indonesia dimasa yang akan datang," ungkapnya.
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa Bung Karno pernah mengingatkan kita tentang kekayaan alam Indonesia akan membuat iri negara-negara lain di dunia. Demikian juga Presiden RI Ir. Joko Widodo pada saat disumpah di Senayan dalam sambutannnya mengatakan kaya akan sumber daya alam justru akan menjadi petaka. "Jadi Presiden RI Pertama dan Presiden RI saat ini mengingatkan kita semuanya harus waspada," tutupnya.

Editor: Dian

T#g:HanuraPancasila
Berita Terkait
  • Sabtu, 02 Jun 2018 10:32

    Peringati Hari Pancasila, GMNI Kota Medan Gelar Aksi di Tugu SIB

    Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Medan menggelar aksi dalam memperingati Hari Pancasila di Bundaran SIB kota Medan, Jumat (1/6/2018). Aksi ini menyampaikan bahwa pentingnya Pancasila untuk kesatuan dan persatuan bangsa.

  • Jumat, 01 Jun 2018 20:31

    Pancasila Sebagai Pedoman Kehidupan Bangsa Indonesia

    Pancasila ialah dasar Falsafah Negara atau Ideologi Negara atau dengan arti lain Pedoman Kehidupan Berbangsa dan Bernegara bagi seluruh Rakyat Indonesia. Pancasila berasal dari bahasa sansekerta

  • Jumat, 01 Jun 2018 15:11

    Plt Bupati Deli Serdang Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

    Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2018, di Lapangan Alun-Alun Komplek Perkantoran Bupati pada Jumat (1/06/2018).Upacara

  • Jumat, 01 Jun 2018 11:51

    Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Sekdakab Paluta Bacakan Sambutan Presiden

    Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Burhan Harahap SH memimpin upacara peringatan hari lahir Pancasila di halaman kantor Bupati Padang Lawas Utara, Jumat (1/6/2018).

  • Kamis, 31 Mei 2018 10:41

    BPIP Jangan jadi Komoditas Politik Praktis

    Badan Pembinaan Idelogi Pancasila (BPIP) merupakan lembaga yang memiliki fungsi dan tanggungjawab penting dalam rangka menyukseskan program pemerintah yang juga bersumber dari semangat Pancasila, UUD

  • Rabu, 30 Mei 2018 08:10

    KH. Buya Syakur Yasin: Tidak Menerima Perbedaan Berarti Menolak Kebesaran Allah SWT

    Ponpes Cadangpinggan Indramayu dan Komunikonten mengadakan Tausiyah Kebangsaan dengan tema "Santri Melawan Hoax dan Penyalahgunaan isu SARA Untuk Keutuhan NKRI".Kegiatan ini diselenggarakan di Ponpes

  • Senin, 28 Mei 2018 13:28

    Memaknai Peringatan Hari Pancasila, Memperkuat Ideologi Negara

         Pada 1 Juni mendatang, kita akan memperingati hari lahirnya Pancasila. Penetapan Pancasila sebagai hari libur nasional juga menjadi kebijakan dari Presiden Joko Widodo yang te

  • Sabtu, 31 Mar 2018 09:31

    Bung Sahrul Rizal, SP (ENDO) Resmi Dilantik Sebagai Ketua PAC Bilah Hulu

    Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila Kecamatan Bilah Hulu Sahrul Rizal,SP. atau biasa dipanggil Bung Endo, telah resmi dilantik oleh Ketua MPC Pemuda Pancasila Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT untuk me

  • Rabu, 21 Mar 2018 03:31

    Panglima TNI Ajak Mahasiswa Mengamalkan Nilai-Nilai Universal Pancasila

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengajak mahasiswa dan mahasiswi Indonesia untuk terus menggali dan mengamalkan nilai-nilai universal Pancasila tanpa ada batas dan sekat suku, agama maupun ra

  • Senin, 12 Mar 2018 21:42

    Prof Dr Yudi Latief Ajak Babinsa Galakkan Kamling Idiologi

    Usai menyelenggarakan saresehan bersama Babinsa dan anggota TNI lainnya pada Senin (12/03/2018), Prof Dr Yudi Latief langsung menuju ruangan Komandan Kodim 0824 Jember untuk transit sejenak dan wawanc

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak