Sabtu, 25 Nov 2017 06:50

Ketua Umum ajak kader eks HTI gabung PPP

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dehar
Minggu, 23 Jul 2017 05:13
Dibaca: 191 kali
Ist
Romahurmuziy, Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
M. Romahurmuziy, Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menyatakan bahwa partainya siap menerima para bekas kader Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), ormas yang telah resmi dibubarkan pemerintah.

"Tapi dengan catatan dapat tunduk terhadap NKRI dan Pancasila," kata Romi, panggilan akrabnya, usai penutupan Mukernas II PPP, di Ancol, Jakarta, Jumat (21/7/2017).

Dia menambahkan PPP tidak mempersoalkan status kader organisasi yang telah dinyatakan terlarang tersebut. 

Romi menyatakan bahwa para mantan kader HTI tidak boleh dijauhi. Dia pun meminta bekas kader HTI untuk tetap melakukan dakwah amar ma'ruf nahi munkar atau mencegah kemungkaran.

"Dakwah tidak harus melalui HTI namun juga bisa melalui organisasi kemasyarakatan lain, tak terkecuali berdakwah bersama PPP," pungkasnya.

Sementara itu, menanggapi pembubaran HTI, dia bilang bahwa Indonesia merupakan negara ke-12 yang membubarkan ormas tersebut. Bahkan, kata Romi, di Aceh segala aktivitas organisasi HTI sudah dilarang sejak dua tahun lalu.

Editor: Budi

T#g:HTIppp
Berita Terkait
  • Rabu, 08 Nov 2017 09:48

    KAHMI Jawa Barat Deklarasi Dukung Fadly Nurzal Presidium MN KAHMI

    Majelis Wilayah (MW) Koprs Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat bersama 27 Majelis Daerah (MD) KAHMI yang ada di Jabar mendeklarasi Fadly Nurzal sebagai calon Mejelis Nasional (MN) KAHMI

  • Minggu, 05 Nov 2017 15:15

    PPP Labura bantu korban banjir

    Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP)  Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) melalui Pimpinan Anak Cabang PPP Kecamatan Kualuh Hulu memberikan bantuan terhadap korban banjir

  • Kamis, 05 Okt 2017 12:05

    299, Perjuangan Demokrasi yang Anti Demokrasi

    Penolakan Perppu Ormas oleh Ormas radikal mulai disuarakan kembali setelah sekitar enam Ormas Radikal dibubarkan oleh pemerintah. Tak hanya itu, isu tersebut juga dibarengi oleh isu klasik yang diangg

  • Senin, 28 Agu 2017 10:28

    Tengku Erry Targetkan 1 Kecamatan, 1 SMA & 1 SMK Negeri

    Gubsu Tengku Erry Nuradi menargetkan setiap satu kecamatan di Sumut harus memiliki setidaknya satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri.

  • Senin, 14 Agu 2017 12:04

    PPP: Dana Haji untuk infrastruktur sudah sejak zaman SBY

    Romahurmuziy, pimpinan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengatakan bahwa pengelolaan dana haji untuk pembangunan infrastruktur merupakan hal biasa, dan telah dilakukan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sehingga tidak perlu menjadi polem

  • Selasa, 08 Agu 2017 20:48

    DPC PPP Paluta Buka Penjaringan Cabup/Cawabup

    Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) membuka penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Paluta mulai 19 Juli hingga 15 Agustus 2017

  • Selasa, 01 Agu 2017 19:31

    Tengku Erry Berharap Dukungan Hanura dan PPP

    Gubsu Tengku Erry Nuradi resmi mendaftar ke Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai bakal calon Gubernur Sumut periode 2018-2023.Penyerahan berkas pendaftaran

  • Minggu, 30 Jul 2017 07:10

    Nasir: Dosen yang Terlibat HTI Tinggal Pilih, Pancasila atau Keluar dari Kampus

    Prof Muhammad Nasir, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), memberikan dua pilihan kepada dosen dan pegawai negeri di perguruan tinggi yang terlibat dalam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

  • Kamis, 27 Jul 2017 08:07

    Mengejutkan, Wakil Gubernur NTB bela PNS simpatisan Ormas Anti Pancasila

    H. Muhammad Amin, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan tidak setuju jika PNS diberhentikan hanya karena tergabung dalam ormas anti Pancasila, seperti HTI.

  • Selasa, 25 Jul 2017 09:25

    Nowhere to hide for communist and HTI in Indonesia

    Coordinating Maritime Affairs Minister Luhut Pandjaitan has called on people not to worry about a communist resurgence in the country because he said the government would not let the banned ideology return.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak