Rabu, 13 Des 2017 20:04
  • Home
  • Politik
  • Jokowi kepada SBY: Jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada

Jokowi kepada SBY: Jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada

Cikarang (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Jumat, 28 Jul 2017 16:18
Dibaca: 284 kali
Biro Pers Setpres
Jokowi
Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bahwa pemerintahan saat ini melakukan praktik kekuasaan yang absolut, ditanggapi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi menegaskan bahwa di Indonesia tidak ada kekuasaan yang absolut dan pihak yang menyebutkan ada praktik kekuasaan yang absolut sebagai sangat berlebihan.

"Perlu saya sampaikan bahwa saat ini tidak ada kekuasaan absolut atau kekuasaan mutlak, kan ada pers, ada media, ada juga LSM, ada juga yang mengawasi di DPR, pengawasannya kan dari mana-mana, rakyat juga bisa mengawasi langsung," kata Presiden Jokowi di Cikarang, Jumat (28/7/2017).

Sebelumnya, SBY menyatakan bahwa para pemegang kekuasaan tidak boleh tanpa batas menyalahgunakan kekuasaannya.

"Power must not go unchecked. Artinya kami harus memastikan bahwa penggunaan kekuasaan oleh para pemegang kekuasaan tidak melampaui batas, sehingga tidak masuk apa yang disebut abuse of power. Banyak pelajaran di negara ini, manakala penggunaan kekuasaan melampaui batasnya masuk wilayah abuse of power, maka rakyat menggunakan koreksinya sebagai bentuk koreksi kepada negara," kata SBY di Bogor, kemarin (27/7).

Sebaliknya, Presiden Jokowi memastikan tidak ada kekuasaan absolut di Indonesia termasuk saat pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

"Dan juga perlu saya sampaikan, Perppu itu kan produk undang-undang, dan dalam mengeluarkan Perppu kan juga ada mekanismenya. Setelah Presiden mengeluarkan Perppu, kan ada mekanisme lagi di DPR dan di situ ada mekanisme yang demokratis, ada fraksi-fraksi entah setuju dan tidak setuju. Artinya sekarang tidak ada kekuasaan absolut atau mutlak, (kekuasaan absolut) dari mana? Tidak ada," tegas Presiden.

Presiden menilai pihak-pihak yang menyampaikan bahwa ada kekuasaan absolut di negara ini adalah berlebihan.

"(Pernyataan itu) sangat berlebihan, apalagi setelah di dewan nanti ada proses lagi, kalau tidak setuju bisa ke MK, iya kan? Kita ini kan negara demokrasi sekaligus negara hukum, jadi proses-proses itu sangat terbuka sekali. Kalau ada tambahan demo juga tidak apa-apa, jadi jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada," jelas Presiden.

Jokowi sebut pertemuan SBY-Prabowo biasa saja, tapi..

Jokowi menyebut pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Soebianto sebagai pertemuan biasa.

"Pertemuan tokoh-tokoh, pertemuan partai saya kira biasa-biasa saja, sangat baik. Tapi perlu saya sampaikan bahwa sebagai bangsa kita sudah menyepakati secara demokratis untuk menyelesaikan setiap perbedaan, setiap permasalahan dengan musyawarah dan mufakat," ungkap Presiden.

Perppu No 2 tahun 2017 adalah perubahan atas UU No 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).

Perppu Ormas itu diterbitkan karena pemerintah menilai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tidak lagi memadai dalam mencegah meluasnya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Dampak dari Perppu ini adalah Kementerian Hukum dan HAM memiliki kewenangan untuk mencabut atau membatalkannya status hukum dari ormas yang dinilai bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 termasuk pencabutan badan hukum ormas Hizbut Tharir Indonesia mulai 19 Juli 2017.

Editor: Sam

T#g:JokowiPerppuSBY
Berita Terkait
  • Sabtu, 09 Des 2017 19:19

    Jokowi Buka HMPI Di Yogyakarta, Tengku Erry Tanam Pohon Nangka

    Presiden RI, Jokowi membuka acara Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) 2017 di bukit karst, Desa Karangasem, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Sabt

  • Sabtu, 09 Des 2017 16:49

    Seskab: Tidak Ada Presiden Yang Bekerja Melebihi Jokowi

    Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menilai, tidak ada Presiden yang bekerja melebihi Presiden seperti sekarang ini (Jokowi, red).

  • Sabtu, 09 Des 2017 06:39

    Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Resmi Menjabat Panglima TNI

    Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., resmi menjabat sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, setelah secara resmi dilantik oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara,

  • Kamis, 07 Des 2017 22:17

    Kadin Berperan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Sumut

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mengatakan, karena rasa cintanya dengan Kadin, dirinya harus melakukan perjalanan bolak-balik Medan-Jakarta.

  • Senin, 04 Des 2017 17:04

    Presiden Serahkan 10.000 Sertifikat Tanah di Soreang

    Sebanyak 10.000 sertifikat tanah diserahkan kepada warga se-Kabupaten Bandung oleh Presiden Jokowi di Dome Bale Rame, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin, (4/12/2017). Dalam sambutannya, Presiden m

  • Senin, 04 Des 2017 10:04

    Jokowi Teken Perpres No. 106/2017 tentang Kawasan Sains & Teknologi

    Dalam rangka memfasilitasi tumbuh dan berkembangnya industri, khususnya industri kecil menengah berbasis inovasi, pemerintah memandang perlu menyediakan layanan bagi industri dalam suatu kawasan yang

  • Minggu, 03 Des 2017 11:03

    Jokowi: Peran Guru Tak Tergantikan

    Presiden Jokowi menegaskan pentingnya peran guru dalam menentukan masa depan bangsa Indonesia. Meskipun saat ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi begitu sangat cepatnya, namun peran guru te

  • Kamis, 30 Nov 2017 09:40

    Horja Godang Bobby-Kahiyang Tunjukkan Kekayaan Adat Budaya Nusantara

    Pesta adat atau Horja Godang pernikahan Muhammad Bobby Afif Nasution dengan Kahiyang Ayu Siregar di komplek Bukit Hijau Regency (BHR)-Taman Setia Budi Indah Medan, Sabtu (25/11/2017), berlangsung meri

  • Senin, 27 Nov 2017 17:07

    Jokowi: Jaga Nilai Budaya Adiluhung Pembentuk Karakter Bangsa

    Presiden Jokowi mengingatkan seluruh pemangku adat nusantara termasuk seluruh elemen bangsa untuk menjaga, merawat dan melestarikan nilai-nilai budaya adiluhung yang telah membentuk karakter bangsa In

  • Senin, 27 Nov 2017 16:17

    Ini yang dilakukan Jokowi di Siborong-borong, Tapanuli Utara

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kerja ke Tapanuli Utara, Jumat (24/11/2017).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak