Minggu, 25 Feb 2018 16:59
  • Home
  • Politik
  • Jokowi kepada SBY: Jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada

Jokowi kepada SBY: Jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada

Cikarang (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Jumat, 28 Jul 2017 16:18
Dibaca: 304 kali
Biro Pers Setpres
Jokowi
Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bahwa pemerintahan saat ini melakukan praktik kekuasaan yang absolut, ditanggapi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi menegaskan bahwa di Indonesia tidak ada kekuasaan yang absolut dan pihak yang menyebutkan ada praktik kekuasaan yang absolut sebagai sangat berlebihan.

"Perlu saya sampaikan bahwa saat ini tidak ada kekuasaan absolut atau kekuasaan mutlak, kan ada pers, ada media, ada juga LSM, ada juga yang mengawasi di DPR, pengawasannya kan dari mana-mana, rakyat juga bisa mengawasi langsung," kata Presiden Jokowi di Cikarang, Jumat (28/7/2017).

Sebelumnya, SBY menyatakan bahwa para pemegang kekuasaan tidak boleh tanpa batas menyalahgunakan kekuasaannya.

"Power must not go unchecked. Artinya kami harus memastikan bahwa penggunaan kekuasaan oleh para pemegang kekuasaan tidak melampaui batas, sehingga tidak masuk apa yang disebut abuse of power. Banyak pelajaran di negara ini, manakala penggunaan kekuasaan melampaui batasnya masuk wilayah abuse of power, maka rakyat menggunakan koreksinya sebagai bentuk koreksi kepada negara," kata SBY di Bogor, kemarin (27/7).

Sebaliknya, Presiden Jokowi memastikan tidak ada kekuasaan absolut di Indonesia termasuk saat pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

"Dan juga perlu saya sampaikan, Perppu itu kan produk undang-undang, dan dalam mengeluarkan Perppu kan juga ada mekanismenya. Setelah Presiden mengeluarkan Perppu, kan ada mekanisme lagi di DPR dan di situ ada mekanisme yang demokratis, ada fraksi-fraksi entah setuju dan tidak setuju. Artinya sekarang tidak ada kekuasaan absolut atau mutlak, (kekuasaan absolut) dari mana? Tidak ada," tegas Presiden.

Presiden menilai pihak-pihak yang menyampaikan bahwa ada kekuasaan absolut di negara ini adalah berlebihan.

"(Pernyataan itu) sangat berlebihan, apalagi setelah di dewan nanti ada proses lagi, kalau tidak setuju bisa ke MK, iya kan? Kita ini kan negara demokrasi sekaligus negara hukum, jadi proses-proses itu sangat terbuka sekali. Kalau ada tambahan demo juga tidak apa-apa, jadi jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada," jelas Presiden.

Jokowi sebut pertemuan SBY-Prabowo biasa saja, tapi..

Jokowi menyebut pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Soebianto sebagai pertemuan biasa.

"Pertemuan tokoh-tokoh, pertemuan partai saya kira biasa-biasa saja, sangat baik. Tapi perlu saya sampaikan bahwa sebagai bangsa kita sudah menyepakati secara demokratis untuk menyelesaikan setiap perbedaan, setiap permasalahan dengan musyawarah dan mufakat," ungkap Presiden.

Perppu No 2 tahun 2017 adalah perubahan atas UU No 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).

Perppu Ormas itu diterbitkan karena pemerintah menilai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tidak lagi memadai dalam mencegah meluasnya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Dampak dari Perppu ini adalah Kementerian Hukum dan HAM memiliki kewenangan untuk mencabut atau membatalkannya status hukum dari ormas yang dinilai bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 termasuk pencabutan badan hukum ormas Hizbut Tharir Indonesia mulai 19 Juli 2017.

Editor: Sam

T#g:JokowiPerppuSBY
Berita Terkait
  • Senin, 19 Feb 2018 06:49

    Cegah Anies Dampingi Presiden, Paspampres Hanya Ikuti Daftar Nama dari Panitia

    Usai pertandingan final Piala Presiden 2018, beredar video pendek saat-saat menjelang penyerahan piala. Dalam video terlihat anggota Paspampres mencegah Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk turun men

  • Rabu, 14 Feb 2018 14:14

    Djarot: Dua Nomor yang Baik, Salam Dua Jari

    Penetapan nomor urut Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) telah dilakukan. Dalam penetapan yang digelar di Ballroom Hotel Grand Mercure, Medan, Selasa (12/2), pasangan Dja

  • Jumat, 09 Feb 2018 21:39

    Panglima TNI Hadiri Puncak Peringatan HPN di Kota Padang

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018, di Pantai Purus, Danau Cimpago, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Jumat (9/2/2018

  • Senin, 29 Jan 2018 09:19

    Kominfo RI Gelar Diskusi Media di Banda Aceh

    Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI bekerjasama dengan Harian Analisa Perwakilan Banda Aceh menggelar diskusi media tentang peran media dalam berkontribusi untuk pembangunan daerah pedal

  • Rabu, 24 Jan 2018 06:44

    Melihat Lagi Keberhasilan Program Jokowi-JK

    Pada tanggal 20 Oktober 2014 silam, Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) resmi dilantik sebagai presiden dan wakil presiden. Jokowi-JK merupakan pasangan yang memenangkan Pilpres di tahun 2014 ke

  • Rabu, 17 Jan 2018 16:17

    Jokowi-JK Dibuat Jadi Nama Jalan di Sumut

    Mengapresiasi program dana desa yang digulirkan selama pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden RI, Jokowi-JK, warga masyarakat di Desa Pir Trans Sosa 3A, Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi), Kabupaten

  • Senin, 08 Jan 2018 12:18

    Orang Asli Papua Apresiasi Pembangunan Tanah Papua oleh Jokowi

    Kemajuan pembangunan dan perubahan di tanah Papua yang dilakukan oleh pemerintah, khususnya Jokowi-JK menggugah rasa kebahagiaan masyarakat Papua.

  • Minggu, 07 Jan 2018 17:57

    Sah.. SBY Umumkan JR Saragih-Ance Selian untuk Pilgubsu 2018

    Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono resmi mengumumkan JR Saragih-Ance Selian bertarung di Pemilihan Gubernur Sumut 2018.Pengumuman ini dilaksanakan di Kantor DPP Partai Demokrat di kaw

  • Rabu, 03 Jan 2018 17:53

    Fadli Zon Buat Voting Capres di Twitter, Jokowi atau Prabowo. Pemenangnya?

    Jokowi menang telak pada voting Calon Presiden yang dibuat oleh Fadli Zon di akun Twitternya, Rabu (3/1/2018).

  • Kamis, 28 Des 2017 22:18

    Panglima TNI Hadiri Perayaan Natal Bersama Nasional 2017 [Foto]

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri Perayaan Natal Bersama Nasional 2017 di Rumah Radakng, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (28/12/2017).   Perayaan Natal

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak