Rabu, 19 Sep 2018 03:25
  • Home
  • Politik
  • Jokowi kepada SBY: Jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada

Jokowi kepada SBY: Jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada

Cikarang (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Jumat, 28 Jul 2017 16:18
Biro Pers Setpres
Jokowi
Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bahwa pemerintahan saat ini melakukan praktik kekuasaan yang absolut, ditanggapi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi menegaskan bahwa di Indonesia tidak ada kekuasaan yang absolut dan pihak yang menyebutkan ada praktik kekuasaan yang absolut sebagai sangat berlebihan.

"Perlu saya sampaikan bahwa saat ini tidak ada kekuasaan absolut atau kekuasaan mutlak, kan ada pers, ada media, ada juga LSM, ada juga yang mengawasi di DPR, pengawasannya kan dari mana-mana, rakyat juga bisa mengawasi langsung," kata Presiden Jokowi di Cikarang, Jumat (28/7/2017).

Sebelumnya, SBY menyatakan bahwa para pemegang kekuasaan tidak boleh tanpa batas menyalahgunakan kekuasaannya.

"Power must not go unchecked. Artinya kami harus memastikan bahwa penggunaan kekuasaan oleh para pemegang kekuasaan tidak melampaui batas, sehingga tidak masuk apa yang disebut abuse of power. Banyak pelajaran di negara ini, manakala penggunaan kekuasaan melampaui batasnya masuk wilayah abuse of power, maka rakyat menggunakan koreksinya sebagai bentuk koreksi kepada negara," kata SBY di Bogor, kemarin (27/7).

Sebaliknya, Presiden Jokowi memastikan tidak ada kekuasaan absolut di Indonesia termasuk saat pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

"Dan juga perlu saya sampaikan, Perppu itu kan produk undang-undang, dan dalam mengeluarkan Perppu kan juga ada mekanismenya. Setelah Presiden mengeluarkan Perppu, kan ada mekanisme lagi di DPR dan di situ ada mekanisme yang demokratis, ada fraksi-fraksi entah setuju dan tidak setuju. Artinya sekarang tidak ada kekuasaan absolut atau mutlak, (kekuasaan absolut) dari mana? Tidak ada," tegas Presiden.

Presiden menilai pihak-pihak yang menyampaikan bahwa ada kekuasaan absolut di negara ini adalah berlebihan.

"(Pernyataan itu) sangat berlebihan, apalagi setelah di dewan nanti ada proses lagi, kalau tidak setuju bisa ke MK, iya kan? Kita ini kan negara demokrasi sekaligus negara hukum, jadi proses-proses itu sangat terbuka sekali. Kalau ada tambahan demo juga tidak apa-apa, jadi jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada," jelas Presiden.

Jokowi sebut pertemuan SBY-Prabowo biasa saja, tapi..

Jokowi menyebut pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Soebianto sebagai pertemuan biasa.

"Pertemuan tokoh-tokoh, pertemuan partai saya kira biasa-biasa saja, sangat baik. Tapi perlu saya sampaikan bahwa sebagai bangsa kita sudah menyepakati secara demokratis untuk menyelesaikan setiap perbedaan, setiap permasalahan dengan musyawarah dan mufakat," ungkap Presiden.

Perppu No 2 tahun 2017 adalah perubahan atas UU No 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).

Perppu Ormas itu diterbitkan karena pemerintah menilai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tidak lagi memadai dalam mencegah meluasnya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Dampak dari Perppu ini adalah Kementerian Hukum dan HAM memiliki kewenangan untuk mencabut atau membatalkannya status hukum dari ormas yang dinilai bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 termasuk pencabutan badan hukum ormas Hizbut Tharir Indonesia mulai 19 Juli 2017.

Editor: Sam

T#g:JokowiPerppuSBY
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Selasa, 18 Sep 2018 17:38

    Konvoi Kerakyatan Ribuan Masyarakat Transportasi dan Angkutan Umum, Deklarasi dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

    Ratusan Angkutan Kota (Angkot) dan ribuan warga dari Masyarakat Transportasi Indonesia mengikuti konvoi mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, dimulai dari titik kumpul lapangan Merdeka Medan, menuju lapa

  • Sabtu, 15 Sep 2018 04:15

    Mengapa Pemerintahan Jokowi Pantas Menuai Pujian

    Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai banyak pujian atas keberhasilan penyelenggaraan Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Dari pembukaan sampai melimpahnya prestasi atlet Indonesia di ajan

  • Kamis, 13 Sep 2018 09:43

    Sembilan Partai Politik Pengusung Jokowi-Amin konsolidasi pembentukan Tim Kampanye

    Sejumlah pengurus partai pengusung Pasangan Calon Presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko Widodo-KH.Maruf Amin di Kabupaten Labuhanbatu menggelar pertemuan di salah satu cafe di Rantauprapat Rabu (12/9/

  • Sabtu, 08 Sep 2018 20:08

    Akademisi: Meski Rupiah Lemah, Masyarakat Masih Sangat Percaya Jokowi

    Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Profesor Budyatna berpendapat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) masih sangat tinggi, meski nilai tukar rupiah terhadap dol

  • Jumat, 07 Sep 2018 04:07

    Agresifnya Pemerintah Stabilkan Rupiah

    Rupiah sempat melemah sampai Rp14.930 pada 4 September lalu. Pemerintah pun melakukan operasi penyelamatan rupiah yang direspon positif oleh pasar. Presiden Joko Widodo (Jokowi) berhasil memandam

  • Rabu, 05 Sep 2018 11:25

    Sah. Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara

    Presiden Jokowi melantik sembilan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur hasil Pilkada Serentak 2018. Mereka resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9).Pelantikan i

  • Selasa, 04 Sep 2018 04:04

    Hanifan Yudani Kusuma, Pesilat yang Sejukkan Indonesia

    Pencak Silat adalah salah satu bela diri khas Indonesia yang turut dipertandingkan sebagai salah satu cabang olahraga di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Pesilat tentunya identik dengan karakt

  • Senin, 03 Sep 2018 12:23

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI Berdialog dengan Anak-Anak Pengungsi Lombok

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Pol Prof. H.M. Tito Karnavian. Ph.D. mendampingi Presiden RI Ir. Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Balai Kuwu, Ke

  • Jumat, 31 Agu 2018 17:31

    Arahan untuk Pasukan Perdamaian, Presiden: Hargai Budaya Setempat

    Kontingen Garuda selaku pasukan yang dikirimkan untuk melaksanakan misi pemeliharaan perdamaian PBB tidak hanya diakui karena kemampuannya, tapi juga dikenal luas karena mampu berbaur dengan masyaraka

  • Minggu, 02 Sep 2018 03:02

    Mengupas Keseruan Persiapan Upacara Penutupan Asian Games 2018

    Tak terasa Pertandingan Asian Games sudah berlangsung di Indonesia. Moment pentupannya pada 2 September 2018 telah dikonsep dengan matang. Pada upacara penutupan nanti, tidak akan seheboh pembukaannya

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak