Sabtu, 19 Agu 2017 10:43
  • Home
  • Politik
  • Jokowi kepada SBY: Jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada

Jokowi kepada SBY: Jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada

Cikarang (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Jumat, 28 Jul 2017 16:18
Dibaca: 160 kali
Biro Pers Setpres
Jokowi
Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bahwa pemerintahan saat ini melakukan praktik kekuasaan yang absolut, ditanggapi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi menegaskan bahwa di Indonesia tidak ada kekuasaan yang absolut dan pihak yang menyebutkan ada praktik kekuasaan yang absolut sebagai sangat berlebihan.

"Perlu saya sampaikan bahwa saat ini tidak ada kekuasaan absolut atau kekuasaan mutlak, kan ada pers, ada media, ada juga LSM, ada juga yang mengawasi di DPR, pengawasannya kan dari mana-mana, rakyat juga bisa mengawasi langsung," kata Presiden Jokowi di Cikarang, Jumat (28/7/2017).

Sebelumnya, SBY menyatakan bahwa para pemegang kekuasaan tidak boleh tanpa batas menyalahgunakan kekuasaannya.

"Power must not go unchecked. Artinya kami harus memastikan bahwa penggunaan kekuasaan oleh para pemegang kekuasaan tidak melampaui batas, sehingga tidak masuk apa yang disebut abuse of power. Banyak pelajaran di negara ini, manakala penggunaan kekuasaan melampaui batasnya masuk wilayah abuse of power, maka rakyat menggunakan koreksinya sebagai bentuk koreksi kepada negara," kata SBY di Bogor, kemarin (27/7).

Sebaliknya, Presiden Jokowi memastikan tidak ada kekuasaan absolut di Indonesia termasuk saat pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

"Dan juga perlu saya sampaikan, Perppu itu kan produk undang-undang, dan dalam mengeluarkan Perppu kan juga ada mekanismenya. Setelah Presiden mengeluarkan Perppu, kan ada mekanisme lagi di DPR dan di situ ada mekanisme yang demokratis, ada fraksi-fraksi entah setuju dan tidak setuju. Artinya sekarang tidak ada kekuasaan absolut atau mutlak, (kekuasaan absolut) dari mana? Tidak ada," tegas Presiden.

Presiden menilai pihak-pihak yang menyampaikan bahwa ada kekuasaan absolut di negara ini adalah berlebihan.

"(Pernyataan itu) sangat berlebihan, apalagi setelah di dewan nanti ada proses lagi, kalau tidak setuju bisa ke MK, iya kan? Kita ini kan negara demokrasi sekaligus negara hukum, jadi proses-proses itu sangat terbuka sekali. Kalau ada tambahan demo juga tidak apa-apa, jadi jangan dibesar-besarkan hal yang sebetulnya tidak ada," jelas Presiden.

Jokowi sebut pertemuan SBY-Prabowo biasa saja, tapi..

Jokowi menyebut pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Soebianto sebagai pertemuan biasa.

"Pertemuan tokoh-tokoh, pertemuan partai saya kira biasa-biasa saja, sangat baik. Tapi perlu saya sampaikan bahwa sebagai bangsa kita sudah menyepakati secara demokratis untuk menyelesaikan setiap perbedaan, setiap permasalahan dengan musyawarah dan mufakat," ungkap Presiden.

Perppu No 2 tahun 2017 adalah perubahan atas UU No 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).

Perppu Ormas itu diterbitkan karena pemerintah menilai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tidak lagi memadai dalam mencegah meluasnya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Dampak dari Perppu ini adalah Kementerian Hukum dan HAM memiliki kewenangan untuk mencabut atau membatalkannya status hukum dari ormas yang dinilai bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 termasuk pencabutan badan hukum ormas Hizbut Tharir Indonesia mulai 19 Juli 2017.

Editor: Sam

T#g:JokowiPerppuSBY
Berita Terkait
  • Sabtu, 19 Agu 2017 07:39

    Ini kesan Jokowi pada Ruth, Paskibra asal SMA Negeri 2 Binjai

    Presiden Jokowi ternyata sempat berbicara dengan Ruth, anggota Paskibraka yang bertugas membawa bendera Merah Putih saat Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8) sore.

  • Jumat, 18 Agu 2017 21:18

    Aksi unjuk rasa Forum Islam Bersatu Menolak Perppu Ormas

    Seperti aksi-aksi unjuk rasa sebelumnya yang dilakukan selepas shalat Jumat, siang tadi (18/8), seribuan warga kota Medan dan sekitarnya mengaku tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bersama Umat (AMMBU)

  • Jumat, 18 Agu 2017 16:48

    Masri Sitanggang: "Bila berkuasa saya akan bubarkan PDIP"

    DR Masri Sitanggang menyatakan bahwa apabila diberi kesempatan berkuasa, hal pertama yang dilakukannya adalah membubarkan PDIP dengan menggunakan Perppu Nomor 2 tahun 2017 tentang Ormas."Kalau nanti s

  • Kamis, 17 Agu 2017 22:17

    Pengunjung terkesima budaya Indonesia di Upacara HUT RI ke-72

    Para tamu undangan dari negara asing yang turut menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, terkesima dengan penampilan seni dan budaya Indonesia.

  • Rabu, 16 Agu 2017 19:26

    Ketua Muhammdiyah Sulut: NKRI dan Pancasila Final !

    Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Utara Nasruddin Yusuf menyatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Idelogi Pancasila adalah final.

  • Rabu, 16 Agu 2017 12:06

    Tahun ketiga Jokowi-JK, pemerintah akan fokuskan 'Pemerataan Ekonomi Berkeadilan'

    Di bagian lain pidatonya pada Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Tahun 2017, Presiden Jokowi mengakui, bahwa belum semua rakyat Indonesia merasakan buah kemerdekaan.

  • Rabu, 16 Agu 2017 11:56

    Pidato Tahunan di MPR, Jokowi: Tidak ada satu pun lembaga negara yang miliki kekuasaan absolut

    Presiden Jokowi menyampaikan penghargaan kepada seluruh lembaga negara, atas kekompakan, sinergi dan kerja sama yang baik selama ini.

  • Senin, 14 Agu 2017 07:54

    Di Muhammadiyah Jember, Jokowi minta kita tidak kaget kalau toko-toko bakal banyak tutup

    "Dalam menghadapi perubahan, jangan berpikir monoton, jangan rutinitas berpikir karena ini kejar-kejaran, harus berani berubah."

  • Minggu, 13 Agu 2017 19:23

    Presiden Joko Widodo Buka Jember Fashion Carnaval Ke 16 Tahun 2017

    Ajang Internasional Jember Fashion Carnaval (JFC) dalam setiap pagelarannya selalu mendapat sambutan yang luar biasa baik dari dunia internasional, nasional maupun masyarakat daerah Jember sendiri.

  • Minggu, 13 Agu 2017 18:33

    Jokowi puji Jember Fashion Carnaval, tak kalah dari karnaval Pasadena di Amerika

    Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menyaksikan Jember Fashion Carnaval (JFC), di Alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (13/8) siang.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak