Rabu, 20 Sep 2017 19:59
  • Home
  • Politik
  • Jokowi: Baru 46 dari 126 juta lahan yang sudah ada sertifikatnya

Jokowi: Baru 46 dari 126 juta lahan yang sudah ada sertifikatnya

BALI (utamanews.com)
Oleh: Rls
Minggu, 10 Sep 2017 07:40
Dibaca: 54 kali
Humas Setkab RI/Anggun
Jokowi saat menyerahkan sertifikat di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Bali, Jumat (8/9).
Presiden Jokowi mengemukakan, di seluruh tanah air ini ada 126 juta yang harus disertifikatkan, sekarang baru kurang lebih 46 juta, sehingga masih kurang banyak sekali. 

Ia menyebutkan, di kabupaten banyak sengketa-sengketa tanah, karena belum pegang sertifikat.

Untuk itu, Presiden sudah memerintahkan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN agar menyelesaikan segera sertifikat tersebut dan segera menyerahkan kepada rakyat, kepada masyarakat. 

"Targetnya biasanya setahun hanya 400 sampai 500.000, tahun ini saya sudah targetkan 10 kali lipat, 5 juta harus diserahkan kepada masyarakat. Tahun depan, 7 juta harus diserahkan kepada masyarakat. (Tahun) 2019, 9 juta harus diserahkan kepada masyarakat," kata Presiden Jokowi saat menyerahkan 3.500 sertifikat tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Bali, Jumat (8/9) siang.

Oleh sebab itu, lanjut Presiden, bagi yang sudah pegang tanda bukti hak atas tanah yang namanya sertifikat, sudah aman. Seseorang mau akui ini tanahnya, tidak bisa karena sertifikatnya ada. "Gampang sekarang, pegang. Oleh sebab itu, sertifikat itu harus tahu semuanya berapa meter persegi yang dimiliki, letaknya dimana harus mengerti," ujarnya.

Kepala Negara berpesan kepada warga yang sudah memegang sertifikat agar diberi plastik sehingga kalau nanti gentingnya bocor, enggak rusak. Yang kedua, lanjut Presiden, difotokopi, tempatkan di tempat yang berbeda sehingga kalau sertifikat hilang, masih punya fotokopi, mengurusnya mudah.

Jika sertifikat ini mau dipakai untuk jaminan di bank, Kepala Negara mengingatkan agar hati-hati. "Dihitung, dikalkulasi, usahanya masuk enggak? Bisa mencicil, mengangsur setiap bulan enggak bunganya? Hati-hati," tutur Kepala Negara seraya menambahkan sertifikat adalah tanda bukti hak atas tanah, hak hukum atas tanah yang betul-betul harus disimpan dengan baik-baik.

"Enggak apa-apa, silakan ke bank enggak apa-apa, dapat 200 juta dipakai untuk usaha. Wah ini ada untung 50 juta, boleh itu untuk beli sepeda motor. Wah untung 100 juta, boleh untuk beli mobil. Dari keuntungan, bukan dari yang dipinjam keluar dari bank tadi. Hati-hati. Saya titip itu, hati-hati," sambung Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga berpesan baik Kanwil BPN, kantor BPN di kabupaten dan kota, agar memberi pelayanan yang cepat kepada masyarakat dalam pengurusan sertifikat yang ada.

"Secepat-cepatnya dikeluarkan. Saya sudah perintah juga kepada Menteri BPN, katanya kurang juru ukur, sudah segera tambah juru ukur. Sudah tambah berapa, Pak Menteri? Dulu hanya memiliki 2.000, sekarang sudah ditambah lagi menjadi 4.500 sehingga mengukurnya lebih cepat. Jadi enggak ada alasan lagi mengukurnya lamban," tegas Presiden.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Jalil dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. 

Editor: Elya

T#g:BPNJokowishm
Berita Terkait
  • Minggu, 17 Sep 2017 19:07

    Soal Sengketa Tanah, Kelompok Tani di Asahan Minta Perhatian Jokowi

    Sengketa tanah antara masyarakat Desa Sei Kopas, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, dengan perusahaan perkebunan swasta, PT Jaya Baru Pratama (JBP), hingga saat ini masi

  • Minggu, 17 Sep 2017 11:17

    Kangen Cucu, Jokowi: Saya Juga Manusia Biasa

    Menutup hari yang penuh dengan kepadatan acara, Presiden Joko Widodo mengajak cucu kesayangannya, Jan Ethes untuk bermain berbagai wahana kereta di pusat perbelanjaan Solo Paragon, Sabtu malam, 16 Sep

  • Sabtu, 16 Sep 2017 07:06

    Jokowi: Baru 770 Ribu Bidang Tanah di Kalsel yang Bersertifikat

    Presiden Jokowi mengemukakan, dari kurang lebih 2 juta bidang lahan di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang seharusnya disertifikatkan, hingga saat ini baru 770 ribu bidang lahanyang bersertifikat. Masih

  • Minggu, 10 Sep 2017 16:00

    Jokowi akan resmikan tol Jombang-Mojokerto

    Presiden Jokowi bertolak menuju Provinsi Jawa Timur, Minggu siang, (10/9), untuk meresmikan jalan tol Jombang-Mojokerto.

  • Kamis, 07 Sep 2017 06:17

    Bulan Ini, 2 Seksi Tol Medan-Binjai Dioperasionalkan

    Pembangunan jalan tol Medan-Binjai sudah mulai rampung. Bahkan ditargetkan dalam bulan ini untuk seksi 2 yakni Helvetia-Sei Semayang dan seksi 3 Sei Semayang-Binjai akan diresmikan dan dioperasionalka

  • Senin, 04 Sep 2017 07:24

    Jokowi: Indonesia Berkomitmen Bantu Atasi Krisis Kemanusiaan di Myanmar

    Presiden Jokowi menyesalkan terjadinya aksi kekerasan di Rakhine State, Myanmar. 

  • Kamis, 24 Agu 2017 10:24

    Romantisme Politik Indonesia

    Kehadiran Mantan Presiden Kelima RI Megawati Soekarno Putri dan Mantan Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono pada peringatan hari Kemerdekaan RI yang ke 72 di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin (1

  • Sabtu, 19 Agu 2017 07:39

    Ini kesan Jokowi pada Ruth, Paskibra asal SMA Negeri 2 Binjai

    Presiden Jokowi ternyata sempat berbicara dengan Ruth, anggota Paskibraka yang bertugas membawa bendera Merah Putih saat Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8) sore.

  • Kamis, 17 Agu 2017 22:17

    Pengunjung terkesima budaya Indonesia di Upacara HUT RI ke-72

    Para tamu undangan dari negara asing yang turut menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, terkesima dengan penampilan seni dan budaya Indonesia.

  • Rabu, 16 Agu 2017 12:06

    Tahun ketiga Jokowi-JK, pemerintah akan fokuskan 'Pemerataan Ekonomi Berkeadilan'

    Di bagian lain pidatonya pada Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Tahun 2017, Presiden Jokowi mengakui, bahwa belum semua rakyat Indonesia merasakan buah kemerdekaan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak