Selasa, 14 Agu 2018 18:19
  • Home
  • Politik
  • Jokowi: Baru 46 dari 126 juta lahan yang sudah ada sertifikatnya

Jokowi: Baru 46 dari 126 juta lahan yang sudah ada sertifikatnya

BALI (utamanews.com)
Oleh: Rls
Minggu, 10 Sep 2017 07:40
Humas Setkab RI/Anggun
Jokowi saat menyerahkan sertifikat di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Bali, Jumat (8/9).
Presiden Jokowi mengemukakan, di seluruh tanah air ini ada 126 juta yang harus disertifikatkan, sekarang baru kurang lebih 46 juta, sehingga masih kurang banyak sekali. 

Ia menyebutkan, di kabupaten banyak sengketa-sengketa tanah, karena belum pegang sertifikat.

Untuk itu, Presiden sudah memerintahkan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN agar menyelesaikan segera sertifikat tersebut dan segera menyerahkan kepada rakyat, kepada masyarakat. 

"Targetnya biasanya setahun hanya 400 sampai 500.000, tahun ini saya sudah targetkan 10 kali lipat, 5 juta harus diserahkan kepada masyarakat. Tahun depan, 7 juta harus diserahkan kepada masyarakat. (Tahun) 2019, 9 juta harus diserahkan kepada masyarakat," kata Presiden Jokowi saat menyerahkan 3.500 sertifikat tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Bali, Jumat (8/9) siang.

Oleh sebab itu, lanjut Presiden, bagi yang sudah pegang tanda bukti hak atas tanah yang namanya sertifikat, sudah aman. Seseorang mau akui ini tanahnya, tidak bisa karena sertifikatnya ada. "Gampang sekarang, pegang. Oleh sebab itu, sertifikat itu harus tahu semuanya berapa meter persegi yang dimiliki, letaknya dimana harus mengerti," ujarnya.

Kepala Negara berpesan kepada warga yang sudah memegang sertifikat agar diberi plastik sehingga kalau nanti gentingnya bocor, enggak rusak. Yang kedua, lanjut Presiden, difotokopi, tempatkan di tempat yang berbeda sehingga kalau sertifikat hilang, masih punya fotokopi, mengurusnya mudah.

Jika sertifikat ini mau dipakai untuk jaminan di bank, Kepala Negara mengingatkan agar hati-hati. "Dihitung, dikalkulasi, usahanya masuk enggak? Bisa mencicil, mengangsur setiap bulan enggak bunganya? Hati-hati," tutur Kepala Negara seraya menambahkan sertifikat adalah tanda bukti hak atas tanah, hak hukum atas tanah yang betul-betul harus disimpan dengan baik-baik.

"Enggak apa-apa, silakan ke bank enggak apa-apa, dapat 200 juta dipakai untuk usaha. Wah ini ada untung 50 juta, boleh itu untuk beli sepeda motor. Wah untung 100 juta, boleh untuk beli mobil. Dari keuntungan, bukan dari yang dipinjam keluar dari bank tadi. Hati-hati. Saya titip itu, hati-hati," sambung Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga berpesan baik Kanwil BPN, kantor BPN di kabupaten dan kota, agar memberi pelayanan yang cepat kepada masyarakat dalam pengurusan sertifikat yang ada.

"Secepat-cepatnya dikeluarkan. Saya sudah perintah juga kepada Menteri BPN, katanya kurang juru ukur, sudah segera tambah juru ukur. Sudah tambah berapa, Pak Menteri? Dulu hanya memiliki 2.000, sekarang sudah ditambah lagi menjadi 4.500 sehingga mengukurnya lebih cepat. Jadi enggak ada alasan lagi mengukurnya lamban," tegas Presiden.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Jalil dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. 

Editor: Elya

T#g:BPNJokowishm
Berita Terkait
  • Selasa, 14 Agu 2018 14:04

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI Kunjungi Pengungsi di Lombok

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mendampingi Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo mengunjungi langsung para pengungsi di 3 (tiga) titik yaitu Desa Pemenang Barat, Pemenang Timur

  • Senin, 13 Agu 2018 23:43

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI Kunjungan Kerja ke Lombok

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mendampingi Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meninjau langsung ke lapangan akibat gempa bumi Lombo

  • Senin, 13 Agu 2018 18:33

    Jokowi ke NTB, Tinjau Penanganan Korban Gempa Lombok

    Jokowi bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (13/8/2018) siang, guna melihat langsung penanganan terhadap  korban gempa b

  • Senin, 30 Jul 2018 12:20

    Bantu Rp50 Juta/Rumah, Jokowi: Segera Bangun Kembali Rumah Korban Gempa Lombok

    Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka mendalam kepada korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (29/7) pukul 05.47 WITA, terutama kepada korban yang mening

  • Minggu, 29 Jul 2018 19:09

    Presiden Jokowi: Keberadaan Babinsa di Desa Sangat Penting

    Keberadaan Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang ada di desa-desa sangatlah penting dalam upaya mengantisipasi situasi keamanan lingkungan, dengan cara temu cepat dan lapor cepat. Oleh karena itu, Babin

  • Selasa, 24 Jul 2018 16:04

    Walikota Tebing Tinggi Hadiri Undangan Silaturahmi dari Presiden Joko Widodo

    Presiden Joko Widodo mengadakan silaturahmi dengan seluruh Walikota se-Indonesia termasuk Ketua Apeksi Ibu Airin Diany Rachmi dan Walikota Tebing Tinggi, Bapak Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM di Ista

  • Minggu, 22 Jul 2018 15:12

    Aksi Dukung Jokowi Di Masjid Raya dan Istana Maimun Meriah

    Aksi mendukung Joko Widodo (Jokowi) menjadi Presiden dua periode yang digelar di dua lokasi yakni di halaman Istana Maimun dan di depan Masjid Raya Al Mashun Jalan Masjid Raya Medan, Minggu (22/7/2018

  • Kamis, 19 Jul 2018 14:19

    Panglima TNI Hadiri Upacara Praspa TNI dan Polri Tahun 2018

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dan Kasau Marsekal TNI Yuyu S

  • Selasa, 17 Jul 2018 16:17

    Panglima TNI Berikan Penghargaan kepada Lima Babinsa Berprestasi

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono memberikan penghargaan kepada 5 (lima) personel Babinsa (Bintara Pembina Desa) berprestasi, bertempat di PT Dirga

  • Sabtu, 14 Jul 2018 04:14

    "Terimakasih Pak Jokowi Pilkada Berjalan Aman di Sumut"

    Sejumlah spanduk bertuliskan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo lantaran berhasil mewujudkan Pilkada yang aman dan damai muncul di Medan, Sumatera Utara.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak