Sabtu, 23 Sep 2017 07:21
  • Home
  • Politik
  • Inilah Profil 8 Tokoh Penerima Anugerah Tanda Kehormatan dari Presiden Jokowi

Inilah Profil 8 Tokoh Penerima Anugerah Tanda Kehormatan dari Presiden Jokowi

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Jumat, 18 Agu 2017 05:08
Dibaca: 85 kali
Anggun/Humas Setkab RI
Tokoh penerima Tanda Kehormatan dari Negara
Presiden Jokowi menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada 8 (delapan) tokoh masyarakat, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8) siang.

Berikut profil singkat penerima Tanda Kehormatan dari Presiden Jokowi.

K.H. Hasyim Muzadi (Alm), Penerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Adipradana

K.H. Hasyim Muzadi dikenal sebagai mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Hasyim Muzadi juga pernah menjadi Ketua PP GP Ansor tahun 1987, serta pengasuh PP Al Hikam Depok dan Malang.

Selain pernah menjadi anggota DPRD Tingkat I Jawa Timur di tahun 1986-1987, Hasyim Muzadi dikenal sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden Periode Tahun 2014-2017. Tokoh kelahiran Tuban ini telah menghasilkan beragam karya dan publikasi buku, di antaranya buku Membangun NU Pasca Gus Dur, buku NU di Tengah Agenda Persoalan Bangsa, dan buku Menyembuhkan Luka NU.

Bagir Manan, Penerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Adipradana

Bagir Manan merupakan Ketua Mahkamah Agung RI Periode Tahun 2001-2008. Bagir juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pers Tahun 2010-2016, dan menjadi Hakim Agung di Tahun 2000-2008. Anggota Komisi Ombudsman Nasional di Tahun 2000 ini juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Bandung.

Bagir Manan juga dikenal lewat karya-karyanya diantaranya menjadi penulis buku Konvensi Ketatanegaraan tahun 1987, buku Menyongsong Fadjar Otonomi Daerah tahun 2001, dan buku Memahami Konstitusi : Makna dan Aktualisasi tahun 2014.

Bagir Manan juga menerima tanda kehormatan yaitu Satyalancana Karya Satya XXX, 1998. Tokoh kelahiran Lampung ini merupakan alumni S3 Ilmu Hukum Unpad Bandung.

Marianna Sutadi, Penerima Bintang Mahaputra Utama

Marianna Sutadi adalah Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Yudisial Periode Tahun 2004-2008. Marianna sebelumnya adalah Hakim Agung MA RI di tahun 1995-2008. Lulusan Sarjana Hukum Universitas Indonesia ini juga pernah menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Rumania, merangkap Republik Moldowa di tahun 2010-2013.

Saat menjadi Dubes, Marianna mampu meningkatkan persahabatan antara RI-Rumania dan wajah penegakan hukum di Indonesia. Marianna berhasil mengekstradisi terpidana warga negara Rumania yang ditangkap di Jakarta. Marianna juga berhasil meningkatkan hubungan bilateral antara RI dengan Republik Moldova dengan ditandatanganinya perjanjian bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan paspor dinas dari kedua negara.

Perempuan kelahiran Jakarta ini, sebelumnya mendapat anugerah tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun 1996. Marinna juga memperoleh tanda penghargaan sebagai perempuan yang berhasil dan mencapai posisi Wakil Ketua MA dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Christiandy Sanjaya, Penerima Bintang Jasa Utama

Selain menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya pernah menjadi Ketua Komisi C, DPRD Kota Pontianak tahun 2004. Tokoh kelahiran Singkawang ini juga pernah menjadi Kepala SMK Kristen Immanuel Pontianak. Christiandy pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pengurus Cabang KWK-MGR Kota Pontianak tahun 1996-2000.

Sebelumnya, Christiandy mendapat anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan Bidang Koperasi dan Satyalancara Kebaktian Sosial di tahun 2016. Christiandy juga memiliki sejumlah tanda penghargaan, antara lain penghargaan dari Media Research Center, anugerah Parahita Ekapraya dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Bintang Pancawarna Tingkat III Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Hadar Nafis Gumay, Penerima Tanda Kehormatan Bintang Penegak Demokrasi Utama

Hadar Nafis adalah anggota Komisi Pemilihan Umum Periode Tahun 2012-2017. Hadar juga dipercaya menjadi penyusun pedoman kerja untuk KPU Daerah dalam melaksanakan pemilu Kepala Daerah, dan melakukan berbagai kajian serta advokasi dalam proses legislasi UU Pemilu dan Peraturan KPU.

Di tahun 1999, Hadar dipercaya menjadi Koordinator Nasional Pemantau Pemilu UNFREL. Tokoh kelahiran Jakarta ini pernah menjadi staf pengajar Jurusan Sosiologi, FISIP UI dan Direktur Advokasi CETRO.

Soedjatmoko (Alm), Penerima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma

Sebagai filsuf dan pendidik, Soedjatmoko telah menghasilkan banyak karya. Di antaranya buku Transforming Humanity : The Visionary Writing of Soedjatmoko, buku The Primacy of Freedom in Development, buku An Introduction to Indonesian Historiography, buku An Approach to Indonesia History: Towards an Open Future; dan buku Economic Development as a Cultural Problem.

Selain menjadi dosen tamu sejarah dan politik Asia Tenggara di Universitas Cornell, AS, Soedjatmoko juga pernah menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

Soedjatmoko juga menerima berbagai penghargaan, diantaranya Ramon Magsaysay Award (1978), Asia Society Award (1985), dan Universities Field Staff International Award for Distinguished Service to the Advancement of International Understanding (1986).

Dullah (Alm), Penerima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma

Sebagai pelukis kenamaan, Dullah telah menghasilkan banyak karya lukisan. Di antaranya lukisan "Di depan Pura", "Gadis Bali", "Gunung Lawu Jawa Tengah", "Halimah Gadis Aceh", "Hutan di Gunung Merapi, Jawa Tengah", "Kebun Sayur", "Landscape Ngarai", Ngarai Minangkabau Sumatera Utara", dan "Pemandangan di Kintamani".

Apresiasi pemerintah pada sumbangsih pelukis yang lahir di Solo ini terlihat dari didirikannya Museum Dullah di Surakarta.

Toeti Heraty Noerhadi Roosseno, Penerima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma

Sebagai psikolog, Toeti Heraty Noerhadi Roosseno menerima penghargaan sebagai Guru Besar Luar Biasa dari Universitas Indonesia. Berbagai karya Toeti Heraty Noerhadi Roosseno dapat ditemukan, di antaranya buku Dialog dengan Kematian, buku Lika-Liku Dasawindu, buku A Time A Season, buku Hidup Matinya Seorang Pengarang, buku Calon Arang-Kisah Perempuan Korban Patriarki, buku Nostalgi-Transedensi, buku Wanita Multidimensional, buku Woman in Asia : Beyond the Domestic Domain, buku Manifestasi Puisi Indoneisa-Belanda, buku Mimpi dan Prestasi, buku Seserpih Pinang Sekapur Sirih, buku Aku dalam Budaya, dan buku Sajak-Sajak 33.

Tokoh yang lahir di Bandung ini tercatat sebagai pengajar fakultas sastra di Universitas Indonesia dan Ketua Jurusan Filsafat di FSUI. Toeti Heraty Noerhadi Roosseno juga menjadi Dewan Penasehat Ikatan Cendekiawan Muslim (ICMI) dan Dewan Penasehat Koalisi Perempuan Indonesia.

Editor: Budi

T#g:tanda kehormatantokoh
Berita Terkait
  • Senin, 21 Agu 2017 19:43

    Mengenal Cicin Sutriani, Pembawa Baki Bendera Pusaka Labura

    Menjadi seorang pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) merupakan impian setiap orang, khususnya para pelajar. Keinginan tersebutlah yang dirasakan Cicin Sutriani anak ragil dari Bapak Wiyono dan

  • Rabu, 09 Agu 2017 20:39

    Serka Darwis, Inspirator Dalam Membangun Ketahanan Wilayah

    Aktivitas menjalankan tugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Koramil 1412-03/Rante Angin, telah menjadikan seorang Serka Muh. Darwis menjadi inspirator bagi aparatur negara lainnya di negeri ini.

  • Sabtu, 29 Apr 2017 20:38

    Joko Lelono, Masih Aktif Bekerja di Usia Pensiun

    Memperingati hari buruh internasional tahun 2017, yang setiap tahunnya diperingati oleh para pekerja/buruh di seluruh dunia, termasuk juga di Indonesia pada tanggal 1 bulan Mei, dengan menggelar berba

  • Selasa, 14 Mar 2017 21:47

    Kisah Heroik Gurning di sela kebakaran hebat Terminal Ajibata ‎

    Sedikitnya 10 rumah dan satu gudang hangus terbakar pada kebakaran terjadi sekitar pukul 08.10 Wib di belakang Terminal Ajibata Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Selasa (14/3).Informasi yang

  • Rabu, 25 Jan 2017 10:18

    RE Nainggolan: Toleransi adalah kekuatan besar bagi keberagaman Indonesia

    Sumatera Utara (Sumut), bahkan Indonesia, dihuni oleh masyarakat yang multi etnis, agama, ras dan budaya. Keberagaman itu sendiri menjadi potensi dan modal besar untuk mencapai cita-cita luhur bangsa

  • Minggu, 22 Jan 2017 15:35

    Reguel Sidjabat Salah Satu Perancang Masjid Istiqlal, Tutup Usia

    Reguel Sidjabat, salah satu anggota tim perancang Masjid Istiqlal tutup usia pada umur 80 tahun. Almarhum meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, pada Sabtu 20 Januari kemar

  • Jumat, 12 Agu 2016 05:57

    Kolonel Inf Immanuel Ginting: Serma Musbah Selamatkan Puluhan Korban Kapal Terbakar

    Sersan Mayor (Serma) Musbah yang merupakan Babinsa di Koramil Maligano, Kodim 1416/Muna, melakukan Aksi heroik secara spontan saat menyelamatkan korban terbakarnya Kapal Lintas Biru Nusantara jurusan

  • Jumat, 22 Jul 2016 09:02

    SD Negeri 116256 Suka Sari Labura tampak asri dan berprestasi

    Sunarsih, SPd adalah sosok kepala sekolah yang gigih dan disiplin serta sangat peduli dengan dunia pendidikan juga menyandang penghargaan sebagai juara kepala sekolah berprestasi dari Bupati Kabupaten

  • Minggu, 05 Jun 2016 08:53

    Naluri Ayah seorang Kompol Lesman Zendrato

    Nilai luhur kemanusiaan dan naluri seorang ayah ternyata melekat dalam jiwa Kompol Lesman Zendrato. Sisi humanis perwira dengan melati satu di pundak ini tersentuh hatinya mendapati seorang anak yang

  • Rabu, 01 Jun 2016 17:11

    Kombes Hery Subiansauri apelkan personil Sabhara di Gardu Induk PLN Binjai

    Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Kepolisian Sumatera Utara (Poldasu) Komisaris Besar (Kombes) Hery Subiansauri mengapelkan puluhan anggota Sat Sabhara di Gardu Induk (GI) Binjai, Rabu, (1

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak