Selasa, 16 Okt 2018 03:28

Faisal Assegaf: Fadli Zon Arsitek Hoax

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Sam
Minggu, 04 Mar 2018 09:54
Akurat
Fadli Zon

Ketua Progress 98 Faisal Assegaf menyatakan bahwa Wakil Ketua DPR Fadli Zon sebagai orang yang selalu menyuarakan informasi yang belum tentu benar alias hoax, karena tidak sesuai dengan fakta. Bahkan ia menyebut kalau Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu sebagai orang yang dapat menggambarkan sesuatu yang hoax itu bisa mempengaruhi publik.

"Saya menemukan di sana ada arsitek-arsitek penyebab hoax, di antaranya yang disebut dengan dalang intelektual ya Fadli zon dan lain-lain. Itu arsitek (Hoax)," kata Faisal dalam sebuah diskusi di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (3/3).

Seharusnya, menurut dia, sebagai politisi dari partai oposisi pemerintah, Fadli Zon bisa memberikan solusi terkait permasalahan bangsa, bukan membela para pelaku yang selalu menyebarkan informasi hoax.

"Kalau dianalisa ya, dimungkinkan menjadi bapak hoax. Kita tidak akan jernih melihat kekuasaan dalam kerangka koreksi untuk memberikan solusi. Bagaiamana memberi solusi, sementara Fadli Zon itu semangatnya membela para pelaku hoax," ujarnya.

Lebih lanjut ia menilai, di dalam sebuah arus oposisi atau yang biasa disebut partai oposisi itu, bahwa sejumlah politisinya mempunyai dua macam watak dari sisi sosial politik. 

Bahkan Faisal pernah menjadi arsitek di pihak oposisi dari segi sosiogi politiknya. Selain itu ada juga oposisi yang terbelah menjadi dua watak.

"Ada satu watak oposisi yang memang seperti Fadli Zon. Ini saya bicara fakta, bahwa yang menggunakan semua perbedaan di media masa itu memakai bahasa penyuaraan kebencian terhadap kekuasaan. Dan mereka ini, mengakumulasikan semua isu yang dihasilkan oleh hoax, untuk menyerang kekuasaan," ujarnya.

Dari informasi hoax itu, kata dia, dalam rangka memainkan isu sara dan informasi yang sifatnya ujaran kebencian terhadap pemerintah yang saat ini berkuasa.

"Dalam memori koreksi (hoax) untuk menyerang kekuasaan dalam skala besar. Nah kelompok ini yang saya sebut dengan kelompok pengusung amarah, dan pengusung kebencian ya," ucapnya.

"Jadi contoh begini, saya tidak melihat pak Prabowo dengan Fadli Zon itu dalam mencermati fenomena politik identitas, isu-isu sara itu, dan kecamasan terhadap hoaks. Gerindra itu membuat satu posko gerakan antihoaks, antifitnah, itu tidak ada," tambah dia.

Ia menegaskan, partai Gerindra sebagai oposisi tidak memberikan solusi kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), tapi selalu menyerang penguasa dengan informasi hoax yang telah dikemasnya.

"Nah kelompok ini kemudian mengusung logika akal pendek mereka, sentimen emosional, dan isu sara sebagai satu sampah politik yang seringkali dikemas untuk menyerang suatu kepemimpinan nasional. Makanya (sebagai pengoreksi) mereka nggak ada solusi," tegasnya.

Selain itu, ia pun mengaku telah terjebak dengan permasalahan politik yang terjadi selama 3 tahun, sehingga membuat dirinya selalu memberikan kritikan kepada presiden Jokowi. "Selama tiga tahun saya sangat mengkritik pak Jokowi. Kemudian saya insyaf. Saya terjebak dengan situasi politik yang tidak sehat," katanya.

"Saya yang 10 tahun beroposisi di kepemimpinan SBY, Megawati, dan beroposisi di era Soeharto. Kalau saya melihat saat ini oposisinya itu abal-abal," tandasnya.

Sebelumnya diketahui, Fadli Zon telah melaporkan Ananda Sukarlan yang juga sebagai seorang pianis sekaligus komponis ternama, Ananda Sukarlan ke Bareskrim Polri.

Melalui akun twitternya, Fadli menduga Ananda telah menyebarkan informasi bohong atau hoax. Namun belum jelas informasi apa yang diutarakan Ananda sehingga dituding menyebarkan hoax.
Editor: Erickson

Sumber: http://m.akurat.co//id-171561-read-faisal-assegaf-sebut-fadli-zon-arsitek-hoax

T#g:Fadli Zonhoax
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Senin, 15 Okt 2018 17:05

    Penggunaan Media Sosial Sebagai Sarana Black Campaign

    Pemilihan Presiden 2019 kembali menghadirkan dua calon Presiden yang sama seperti laga sebelumnya pada tahun 2014, namun dengan nomor urut berbeda. Saat ini, tahapan yang dijalani oleh partai pol

  • Kamis, 11 Okt 2018 21:11

    Mahasiswa Harus Bisa Memfilter, Menangkal dan Mencegah Pengaruh Negatif

    Mahasiswa sebagai warga negara harus bisa menjadi filter dalam menangkal dan mencegah pengaruh negatif baik dari dalam maupun luar negeri. Oleh sebab itu, generasi muda harus memiliki karakter yang ku

  • Kamis, 11 Okt 2018 08:41

    SETARA Institute: Pemeriksaan M. Amien Rais adalah proses hukum biasa

    Ketua Majelis Kehormatan Partai PAN, Amien Rais menjelaskan ke wartawan saat tiba di Polda Metro Jaya terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)Sejumput massa dari PA 2

  • Rabu, 03 Okt 2018 10:33

    Cerita Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Soal Penganiayaan Ratna Sarumpaet Dinilai Janggal

    Ratna Sarumpaet diduga telah menjadi korban penganiayaan beberapa hari lalu seperti yang dituturkan dalam kronologi oleh seorang koleganya.Namun dalam kronologi kejadiannya seperti dituturkan oleh Wak

  • Jumat, 28 Sep 2018 08:48

    Deklarasi "Menolak Hoax Dan Gotong Royong Mempublikasikan Kemajuan Pembangunan Daerah Perbatasan"

    Komunikonten sebuah lembaga kajian media sosial dan diplomasi menginisiasi diskusi media bertema "Partisipasi Publik Dalam Publikasi Capaian Pembangunan Daerah Perbatasan oleh Pemerintah Indonesia, be

  • Senin, 24 Sep 2018 20:24

    Suksesnya Pembangunan Nasional Dapat Menaikan Harga Diri Bangsa di Kancah Internasional

    Akademisi dan insan Media, bersama Pengusaha deklarasikan gerakan masyarakat anti Hoax dalam diskusi bersama dengan tema "Prestasi Pemerintah Mengangkat Harga Diri Bangsa di Kancah Internasional" yang

  • Senin, 20 Agu 2018 12:40

    Plt Bupati Labuhanbatu Himbau Peran Aktif Masyarakat Hentikan Penyebaran Berita Hoax

    Plt Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST, MT melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika H. Muhammad Ihsan Harahap, ST menghimbau, agar masyarakat berperan aktif dalam menghentikan pen

  • Sabtu, 14 Jul 2018 02:14

    Fadli Zon : Indobatt Pasukan Kontingen Garuda yang Membanggakan Bangsa

    Delegasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Dr. H. Fadli Zon, SS, Msc didampingi Dubes RI berkuasa penuh untuk Lebanon Ahmad Chozim Chumaidy mengunjungi Pasukan Gar

  • Senin, 02 Jul 2018 21:02

    Kapuspen TNI: Satuan Penerangan TNI Merupakan Pilar Penting Dalam Komunikasi Publik

    Tugas TNI khususnya Satuan Penerangan TNI sebagai public relations yang merupakan salah satu pilar penting dalam komunikasi publik dalam upaya menciptakan citra positif TNI. Demikian disampaikan Kapus

  • Jumat, 08 Jun 2018 12:38

    Mengapa Djarot Sihar Terus Diserang Hoax?

    Sejak ditugaskan sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Djarot Sihar seperti tak putus dirundung fitnah dan hoax. Alasannya sangat sederhana, pasangan ini berbahaya bagi kelompok tu

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak