Rabu, 20 Sep 2017 14:18
  • Home
  • Politik
  • Bobby Dalimunthe : Suhu politik jangan sampai ganggu pembangunan daerah

Bobby Dalimunthe : Suhu politik jangan sampai ganggu pembangunan daerah

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Senin, 28 Agu 2017 08:08
Dibaca: 198 kali
Dok
Bobby Dalimunthe, Ketua PKC PMII Sumut
Suhu politik Sumatera Utara meningkat dengan beredarnya rekomendasi-rekomendasi partai politik dan sejumlah pernyataan dari tokoh lokal maupun nasional yang siap untuk bertarung pada Pilkada Sumatera Utara 2018.

Hal ini dimulai dari beredarnya rekomendasi partai kursi terbanyak di DPRD Sumut yang memberi dukungannya kepada petahana sekaligus merekomendasikan Ketua DPD provinsinya sebagai pendamping pada Pilkada Sumut tahun 2018 nanti.

Meskipun secara resmi belum menjadi paket permanen yang ditetapkan oleh KPU, tetapi pasangan ini kerap tampil di acara secara bersamaan. 

Hal ini semakin menguatkan posisi pasangan tengku Erry sebagai petahana yang didampingi Ngogesa Sitepu sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut untuk melanggeng sampai tahapan pendaftaran ke KPU. 

Namun di balik semua itu, tahapan KPU sama sekali belum dimulai. Pendaftaran calon melalui partai menimbulkan spekulasi tersendiri di tengah masyarakat.

Sebagai daerah yang mendapat program pembangunan strategis dari pusat, tentunya hal tersebut mendapat respon dari kalangan muda Sumut. Di antaranya Bobby Niedal Dalimunthe yang menilai proses politik ini berpotensi mengganggu jalannya pembangunan Sumut.

"Pemerintah Provinsi Sumut harus tetap konsentrasi pada pembangunan daerah. Khususnya bapak Gubernur, proses politik jangan sampai menghambat pembangunan daerah Sumaera Utara," tuturnya pada UTAMANEWS, Minggu (27/8). 

Tahun 2017 yang ditetapkan Bapak Presiden sebagai tahun Infrastruktur harus didukung daerah yang berada setingkat di bawahnya. 

"Jika tahun infrastruktur yang ditetapkan oleh bapak Presiden tidak disambut baik oleh gubernur, khususnya Provinsi Sumatera Utara pasti secara pembangunan akan tertinggal," ujar ketua PMII Sumut Bobby Dalimunthe. 

Keluhan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur yang ada di Sumut masih sangat tinggi. Kondisi ini sangat berkaitan dengan terbatasnya anggaran daerah. 

Pembangunan infrastruktur di Sumut baru terasa dengan pembangunan jalan Tol Trans-Sumatera dan peningkatan jalur rel Kereta api yang dibangun dengan sumber dana Pusat. Sementara jalur lintas arteri penghubung daerah di Sumatera Utara sendiri tidak kunjung terehabilitasi.

Bobby Dalimunthe mengatakan, "Sebenarnya pemerintah daerah hari ini sedang berkompetisi dengan daerah pusat dalam hal pembangunan, meski sumber dana tak seimbang, klasifikasi pembangunan tetap pada sumber dana yang sesuai".

Politik dan pembangunan merupakan dua hal yang harus dilakukan secara serentak pada saat ini. Masyarakat Sumut menginginkan suhu politik tidak mengganggu pembangunan daerah di Sumatera Utara," pungkas Bobby.

Editor: Budi

T#g:Bobby DalimuntheInfrastrukturPMIIpilgubsu
Berita Terkait
  • Rabu, 20 Sep 2017 10:20

    Pengerjaan Paket Proyek Peningkatan Jalan Rp6,1 Milyar, Diduga Amburadul

    Pengerjaan Peningkatan Jalan SP-Provinsi-Tanjung Baringin Simarulak-Simpang Batang Bulu (Lanjutan) Rp6 millyar lebih, berukuran 4 x 2000 meter (4 m x 2 Km) dikhawatirkan tidak akan bertahan lama akiba

  • Selasa, 19 Sep 2017 21:59

    Jalan Provsu Sosopan-Sibuhuan Terancam Putus Lagi

    Musim hujan datang, kondisi dan keadaan jalan Provinsi Sumut (Provsu) Sosopan-Sibuhuan, di titik Desa Hulim dan Desa Sianggunan, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas) terancam putus lagi.&

  • Sabtu, 16 Sep 2017 13:46

    Bobby Dalimunthe: Jangan sebut siswa siluman

    Kisruh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) belum menemukan solusi pasti.Rekomendasi Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara untuk meminta orang tua siswa PPDB no online agar memindahkan anak mereka ke

  • Kamis, 14 Sep 2017 19:04

    Pembangunan Jalan Lahusa Gomo, PPK Ancam Putus Kontrak PT Netral Lindo

    Terkait pembangunan Jalan Lahusa Gomo Nias Selatan yang sampai saat ini belum juga dikerjakan oleh pihak rekanan (PT Netral Lindo Jaya Mandiri) sebagai pemenang tender.

  • Selasa, 12 Sep 2017 09:52

    Proyek pengecoran di kota Medan terkesan bahayakan pengguna jalan

    Pembangunan infrastruktur jalan di Kota Medan sepertinya belum jauh dari keluhan.

  • Sabtu, 09 Sep 2017 12:39

    Trimedya Panjaitan: Kalau tidak punya modal ya tidak usah maju

    Trimedya Panjaitan, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) berpesan agar kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak membebani para kandidat kepala daerah yang akan bertarung. "Kader janga

  • Jumat, 08 Sep 2017 20:18

    KPU Binjai Kembali Gelar Sosialisasi Pemilu dan Demokrasi

    KPU Kota Binjai kembali melakukan sosialisasi Pemilu dan Demokrasi di SMK Kesehatan Galang Insan Mandiri, Jumat (8/9/17).

  • Rabu, 06 Sep 2017 15:06

    Bobby PMII: KPK Harus Usut Evi Diana

    Tuntutan GMKI Sumut pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menuntaskan kasus suap anggota dan mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan anggota DPRD Sumut 2014-2019 disahuti oleh Bobby Ni

  • Minggu, 03 Sep 2017 10:33

    Infrastruktur di Kualuh Hilir Labura memprihatinkan

    Kondisi infrastruktur di wilayah kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) masih memprihatinkan, bahkan masih ada jalan di Labura yang sama sekali belum pernah tersentuh oleh pembangunan.Tokoh mahasiswa L

  • Jumat, 01 Sep 2017 21:41

    Jalan Lahusa Gomo Belum Dikerjakan Rekanan

    Proyek jalan Lahusa Gomo telah dilelang sejak bulan Juni 2017 lalu, namun tak kunjung dikerjakan oleh pihak rekanan (kontraktor).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak