Jumat, 15 Des 2017 05:52
  • Home
  • Politik
  • Anggota DPRD Gerindra Ributi Realisasi Bansos Pemprov Sumut

Donal: Kenapa Pimpinan DPRD Lembek Berhadapan Dengan Gubernur

Anggota DPRD Gerindra Ributi Realisasi Bansos Pemprov Sumut

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam
Rabu, 15 Nov 2017 10:05
Dibaca: 190 kali
Dok
Donald Lumbanbatu meluapkan amarahnya di hadapan Asisten Hukum Pemprovsu, Sulaiman SH (kiri) disaksikan Sutrisno Pangaribuan.

Permainan Pemprov Sumut dalam mengolah realisasi usulan dana bantuan sosial untuk rumah ibadah, mulai mendapatkan respon keras dari anggota DPRD Sumut.

Kemarin sore menjelang malam, Selasa (14/11/2017), anggota DPRD Sumut dari Fraksi Gerindra, Donal Lumbanbatu, mengamuk di depan pintu utama gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan.

Donal yang tampak mengenakan kaos oblong warna oranye, celana jeans dan topi mengaku kesal terhadap Pemerintah Provinsi dan Sekretariat DPRD Sumatera Utara, karena dirinya merasa dipermainkan.

"Rapat-rapat apa lagi kalian sudah mau malam ini? Rapat ta*k kucing. Enggak ada gunanya rapat-rapat lagi DPRD ini. Macam bukan manusia saja kami ini kalian bikin. Ta*k ini semua," ujarnya dengan suara tinggi.

Sontak, kegaduhan itu mengundang perhatian sejumlah SKPD maupun anggota dewan yang lain untuk bertanya kepada Donald. 

Selidik, punya selidik, ternyata mantan Ketua Komisi B ini baru saja dari Kantor Sekwan, yang ada di belakang gedung paripurna.

Dia mempertanyakan realisasi usulan dana bantuan sosial untuk rumah ibadah. "Sudah lama saya usulkan, tapi kemarin katanya tunggu dan sabar. Tadi saya tanyakan lagi, katanya ada yang hilang beberapa. Ini apa maksudnya? Itu untuk rumah ibadah, bukan untuk saya pribadi. Tidak akan masuk ke perut saya itu," ujarnya.

Dia menyesalkan sikap pimpinan dewan yang terkesan sangat "lembek" jika berhadapan dengan Pemprovsu dalam membela kepentingan rakyat. Seolah-olah, para legislator harus tunduk dan patuh atas apa yang diinginkan oleh Pemprovsu.

"Saya seperti orang yang tidak berguna di mata konstituen. Pimpinan dewan pun tidak pula mau mengakomodir keperluan dewan. Jangan dikiranya saya ini tidak bisa makan kalau bukan jadi anggota DPRD ini. Sekali lagi, ini bukan untuk pribadi saya, ini adalah untuk pembangunan rumah ibadah, masa iya dimain-mainkan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan bahwa berdasarkan aturan, setiap anggota dewan dapat jatah menyalurkan bantuan sosial untuk pembangunan atau rehabilitasi rumah ibadah sebesar Rp 1 miliar. Dari jumlah itu, bisa dibagi-bagikan lagi, tergantung kebutuhan masing-masing rumah ibadah. Tapi hingga kini, hal itu tidak terealisasi.

"Saya jadi malu. Seharusnya DPRD Sumut sebagai sebuah lembaga negara bisa mendesak Pemprovsu untuk merealisasikannya, karena memang ada payung hukumnya," tegas Donald.

Sutrisno mengaku diminta uang pelicin oleh Staf Kantor Gubernur

Menyambung ucapan itu, Wakil Bendahara Fraksi PDI Perjuangan, Sutrisno Pangaribuan mengatakan hal yang sama. Tapi lebih parahnya, Sutrisno malah dimintai sejumlah uang oleh seorang oknum staf Biro Pembinaan Sosial (Binsos) Pemprovsu, berinisial JS.

"Kalau abang masih belum apa-apa. Saya dimintain uang lagi. Berani kali. Setingkat staf saja berani meminta uang dalam pengurusan pencairan dan Bansos ini. Dikiranya uang bantuan untuk pembangunan mesjid dan gereja ini mau saya proyekkan? Kurang ajar sekali. Nanti saya cari orangnya," ujar Sutrisno.

Sutrisno menjelaskan bahwa oknum itu mengaku meminta uang dengan alasan operasional. Permintaan itu disampaikan via telepon seluler di nomor 085261877***.

"Oknum itu beralasan belum bisa bekerja melakukan survei karena belum ada perintah dari atasan. Dia juga menyebut uang itu untuk keperluan operasional saja, agar semuanya segera diurus. Berani dia minta itu. Saya diamkan saja," ujarnya.

Dengan gambaran situasi ini, semakin menegaskan bahwa Pemprovsu tidak pernah menghargai DPRD Sumut. 

Sutrisno juga menuding Pemprovsu hanya menjadikan lembaga ini sebagai lembaga "stempel" untuk mengesahkan apa yang diinginkan, bukan membangun kemitraan dalam pembangunan daerah.

"Jadi anggota DPRD Sumut ini tidak ada lagi harganya di mata Pemprovsu dan jajarannya. Kami hanya disuruh menyetujui apa yang mereka inginkan. Dan sayangnya, sikap yang ditunjukkan oleh hampir semua anggota DPRD Sumut hari ini adalah seolah mengamini "pelecehan" itu dengan bersikap pasrah dan tidak menunjukkan sesuatu yang bernilai, sehingga tidak lagi diremehkan," ujarnya.

Sementara Asisen Hukum Pemprovsu mengaku tidak bisa mengomentari lebih lanjut. Dia mengatakan, jika sesuatu berkaitan dengan hukum, barulah dia bisa masuk ke ranah itu.

"Cuma itu yang bisa saya sampaikan. Karena bukan persoalan hukum yang bersinggungan dengan Pemprovsu," ujarnya santai sambil berlalu.

Editor: Budi

T#g:BansosGerejaGerindraMasjidSutrisno Pangaribuan
Berita Terkait
  • Selasa, 12 Des 2017 23:12

    Kodim 0824 Karya Bakti TNI di Masjid Nurul Falah Jember

    Camat Jenggawah Rahman Hidayat, Danramil 0824/25 Kapten Inf Ismianto, Kepala Desa Wonojati H. Amin, Babinsa Serda M Syahrul, Anggota Kodim 0824 sebanyak 37 orang dan masyarakat sekitar sebanyak 87 ora

  • Senin, 11 Des 2017 23:51

    Gubernur Serahkan Bantuan untuk 1.536 Rumah Ibadah Se-Sumut

    Gubsu Tengku Erry Nuradi memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat dengan menggandeng Ustadz Muhammad Nur Maulana (Ustadz Maulana).Peringatan Maulid yang dihadir

  • Minggu, 10 Des 2017 18:50

    Peringati Maulid Nabi, Warga Helvetia Ingin Rehab Musholla Jadi Masjid

    Warga Desa Helvetia Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang ingin merehab Musholla menjadi Masjid. Demikian tercetus saat peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW 1439 Hijriah di Musholla Al Ikhlas

  • Kamis, 07 Des 2017 09:17

    TNI Posramil 0824/28 Pakusari, Bantu Pembangunan Masjid Al Baitul Amman Jember

    Pos Koramil 0824/28 Pakusari dipimpin Danpos Ramil Pelda Sugito melaksanakan karya bakti TNI dengan sasaran membantu pembangunan masjid Al Baitul Amman, Kamis (7/12).Terlibat dalam karya bakti tersebu

  • Rabu, 06 Des 2017 07:06

    Dijanjikan Bansos, APBD 2018 Akhirnya Disahkan

    Kendati dalam proses pembahasan R-APBD 2018 selama ini tidak kuorum dan dinilai melanggar Tata Tertib (Tatib) Rapat Paripurna, akhirnya APBD Sumatera Utara 2018 disahkan juga pada Selasa (5/12/2017).A

  • Senin, 04 Des 2017 04:04

    Gus Irawan: Menangkan Edy Rahmayadi di Pilgubsu 2018

    Partai Gerindra bertekad memenangkan calonnya, Edy Rahmayadi, di Pemilhan Gubernur Sumatera Utara pada 2018 mendatang.

  • Minggu, 03 Des 2017 20:03

    Aliansi Forum Umat Islam Gelar Gerakan Sholat Subuh Berjamaah

    Gerakan Masyarakat Muslim sholat subuh berjamaah merupakan sebuah gagasan yang dipelopori Aliansi Forum Ummat islam Kota Tanjungbalai, dengan memusatkan Mesjid dan Musholla sebagai titik untuk membang

  • Selasa, 21 Nov 2017 13:40

    Pembangunan Masjid Agung Palas Kekurangan Volume Fisik

    Pembangunan Masjid Agung Kabupaten Padang Lawas perlu dilakukan pengawasan yang lebih, pasalnya tahap awal pembangunan telah jadi temuan pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan

  • Jumat, 17 Nov 2017 14:07

    Gerindra: Infrastruktur Tak Meningkatkan Daya Beli Masyarakat

    Ferry Juliantono, Wakil ketua umum Partai Gerindra, mempertanyakan gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.Ferry menilai gencarnya pemerintah d

  • Rabu, 15 Nov 2017 20:05

    Kontraktor Larang Ambil Foto Pembangunan Masjid Agung Palas

     Pembangunan Masjid Agung Kabupaten Padang Lawas perlu dilakukan pengawasan yang lebih, karena Rahman Taufik, salah seorang yang mengaku dari pihak manajemen kontraktor, melarang awak media untuk

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak