Jumat, 20 Jul 2018 08:02
  • Home
  • Politik
  • Anggota DPRD Gerindra Ributi Realisasi Bansos Pemprov Sumut

Donal: Kenapa Pimpinan DPRD Lembek Berhadapan Dengan Gubernur

Anggota DPRD Gerindra Ributi Realisasi Bansos Pemprov Sumut

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam
Rabu, 15 Nov 2017 10:05
Dok
Donald Lumbanbatu meluapkan amarahnya di hadapan Asisten Hukum Pemprovsu, Sulaiman SH (kiri) disaksikan Sutrisno Pangaribuan.

Permainan Pemprov Sumut dalam mengolah realisasi usulan dana bantuan sosial untuk rumah ibadah, mulai mendapatkan respon keras dari anggota DPRD Sumut.

Kemarin sore menjelang malam, Selasa (14/11/2017), anggota DPRD Sumut dari Fraksi Gerindra, Donal Lumbanbatu, mengamuk di depan pintu utama gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan.

Donal yang tampak mengenakan kaos oblong warna oranye, celana jeans dan topi mengaku kesal terhadap Pemerintah Provinsi dan Sekretariat DPRD Sumatera Utara, karena dirinya merasa dipermainkan.

"Rapat-rapat apa lagi kalian sudah mau malam ini? Rapat ta*k kucing. Enggak ada gunanya rapat-rapat lagi DPRD ini. Macam bukan manusia saja kami ini kalian bikin. Ta*k ini semua," ujarnya dengan suara tinggi.

Sontak, kegaduhan itu mengundang perhatian sejumlah SKPD maupun anggota dewan yang lain untuk bertanya kepada Donald. 

Selidik, punya selidik, ternyata mantan Ketua Komisi B ini baru saja dari Kantor Sekwan, yang ada di belakang gedung paripurna.

Dia mempertanyakan realisasi usulan dana bantuan sosial untuk rumah ibadah. "Sudah lama saya usulkan, tapi kemarin katanya tunggu dan sabar. Tadi saya tanyakan lagi, katanya ada yang hilang beberapa. Ini apa maksudnya? Itu untuk rumah ibadah, bukan untuk saya pribadi. Tidak akan masuk ke perut saya itu," ujarnya.

Dia menyesalkan sikap pimpinan dewan yang terkesan sangat "lembek" jika berhadapan dengan Pemprovsu dalam membela kepentingan rakyat. Seolah-olah, para legislator harus tunduk dan patuh atas apa yang diinginkan oleh Pemprovsu.

"Saya seperti orang yang tidak berguna di mata konstituen. Pimpinan dewan pun tidak pula mau mengakomodir keperluan dewan. Jangan dikiranya saya ini tidak bisa makan kalau bukan jadi anggota DPRD ini. Sekali lagi, ini bukan untuk pribadi saya, ini adalah untuk pembangunan rumah ibadah, masa iya dimain-mainkan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan bahwa berdasarkan aturan, setiap anggota dewan dapat jatah menyalurkan bantuan sosial untuk pembangunan atau rehabilitasi rumah ibadah sebesar Rp 1 miliar. Dari jumlah itu, bisa dibagi-bagikan lagi, tergantung kebutuhan masing-masing rumah ibadah. Tapi hingga kini, hal itu tidak terealisasi.

"Saya jadi malu. Seharusnya DPRD Sumut sebagai sebuah lembaga negara bisa mendesak Pemprovsu untuk merealisasikannya, karena memang ada payung hukumnya," tegas Donald.

Sutrisno mengaku diminta uang pelicin oleh Staf Kantor Gubernur

Menyambung ucapan itu, Wakil Bendahara Fraksi PDI Perjuangan, Sutrisno Pangaribuan mengatakan hal yang sama. Tapi lebih parahnya, Sutrisno malah dimintai sejumlah uang oleh seorang oknum staf Biro Pembinaan Sosial (Binsos) Pemprovsu, berinisial JS.

"Kalau abang masih belum apa-apa. Saya dimintain uang lagi. Berani kali. Setingkat staf saja berani meminta uang dalam pengurusan pencairan dan Bansos ini. Dikiranya uang bantuan untuk pembangunan mesjid dan gereja ini mau saya proyekkan? Kurang ajar sekali. Nanti saya cari orangnya," ujar Sutrisno.

Sutrisno menjelaskan bahwa oknum itu mengaku meminta uang dengan alasan operasional. Permintaan itu disampaikan via telepon seluler di nomor 085261877***.

"Oknum itu beralasan belum bisa bekerja melakukan survei karena belum ada perintah dari atasan. Dia juga menyebut uang itu untuk keperluan operasional saja, agar semuanya segera diurus. Berani dia minta itu. Saya diamkan saja," ujarnya.

Dengan gambaran situasi ini, semakin menegaskan bahwa Pemprovsu tidak pernah menghargai DPRD Sumut. 

Sutrisno juga menuding Pemprovsu hanya menjadikan lembaga ini sebagai lembaga "stempel" untuk mengesahkan apa yang diinginkan, bukan membangun kemitraan dalam pembangunan daerah.

"Jadi anggota DPRD Sumut ini tidak ada lagi harganya di mata Pemprovsu dan jajarannya. Kami hanya disuruh menyetujui apa yang mereka inginkan. Dan sayangnya, sikap yang ditunjukkan oleh hampir semua anggota DPRD Sumut hari ini adalah seolah mengamini "pelecehan" itu dengan bersikap pasrah dan tidak menunjukkan sesuatu yang bernilai, sehingga tidak lagi diremehkan," ujarnya.

Sementara Asisen Hukum Pemprovsu mengaku tidak bisa mengomentari lebih lanjut. Dia mengatakan, jika sesuatu berkaitan dengan hukum, barulah dia bisa masuk ke ranah itu.

"Cuma itu yang bisa saya sampaikan. Karena bukan persoalan hukum yang bersinggungan dengan Pemprovsu," ujarnya santai sambil berlalu.

Editor: Budi

T#g:BansosGerejaGerindraMasjidSutrisno Pangaribuan
Berita Terkait
  • Kamis, 05 Jul 2018 19:05

    Pemkab Humbahas Salurkan Dana Hibah Keagamaan Rp 1,5 Miliar

    Pemkab Humbahas menyalurkan dana hibah keagamaan dan lembaga keagamaan tahun 2018 sebesar Rp 1,5 miliar.

  • Sabtu, 16 Jun 2018 15:16

    2000 Masjid di Jember Dibanjiri Jemaah Sholat Idul Fitri

    Dandim 0824 Jember Perintahkan Seluruh Jajaran Pantau dan Amankan Lokasi Ibadah.

  • Minggu, 10 Jun 2018 19:00

    Gubsu Resmikan Musholla & Gereja Taman Simalem Resort

    Gubsu Tengku Erry Nuradi meresmikan musholla Mustika Akbar dan gereja Oikumene, Taman Simalem Resort, Kec. Merek, Kab. Karo, Sabtu (9/6/2018) malam.

  • Sabtu, 09 Jun 2018 03:09

    Panglima TNI Resmikan Masjid Al Hadi di Lanud Adi Sutjipto

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., S.Sos., M.M., Aspers Panglima TNI Marsda TNI De

  • Jumat, 08 Jun 2018 18:38

    Koramil 0824/09 Tempurejo Karya Bakti TNI Pembangunan Masjid Istiqomah

    5 orang anggota Koramil 0824/09 Tempurejo dipimpin Pelda Miseran dan masyarakat sebanyak 107 orang, melaksanakan Karya Bakti TNI dengan sasaran penggalian pondasi rencana pembangunan masjid Istiqomah,

  • Jumat, 08 Jun 2018 12:38

    Mengapa Djarot Sihar Terus Diserang Hoax?

    Sejak ditugaskan sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Djarot Sihar seperti tak putus dirundung fitnah dan hoax. Alasannya sangat sederhana, pasangan ini berbahaya bagi kelompok tu

  • Minggu, 03 Jun 2018 20:53

    Wakapolri Lantik Pengurus Prima DMI Sumut

    Wakapolri Komjen Pol Syafruddin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) melantik Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) DMI Sumatera Utara, Minggu (3/6) petang. Selain mela

  • Jumat, 01 Jun 2018 11:41

    Pendeta Berinisial AS Diciduk Karena Diduga Bunuh Jemaatnya

    Pendeta Gereja Sidang Rohol Kudus Indonesia (GSRI), AS (53) diduga tega menghabisi nyawa jemaatnya, Rosalia Cici Maretini Siahaan (21). Pendeta tersebut telah berhasil dibekuk petugas Satuan Reskrim Polres Deli Serdang, Kamis (31/5/2018) malam.

  • Minggu, 27 Mei 2018 21:07

    Dandim 0824 Pantau Pengamanan Tempat Ibadah di Jember

    Kesempatan libur dinas hari Sabtu dan Minggu bagi Komandan Kodim (Dandim) 0824 Jember, Letkol Inf Arif Munawar  dimanfaatkan untuk memantau langsung pelaksanaan pengamanan di sejumlah tempat ibad

  • Kamis, 24 Mei 2018 10:14

    Safari Ramadhan Wakil Bupati Berikan Bingkisan Ke Masjid Arrohman Danau Balai

    Hari ke Tujuh Puasa, Tim Safari Ramadhan Wakil Bupati Labuhanbatu, H.Andi Suhaimi Dhalimunthe, ST.MT, beserta rombongan,melaksanakan buka puasa bersama di Masjid Arrohman Danau Balai bersama tokoh aga

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak