Jumat, 22 Sep 2017 18:44
  • Home
  • Pendidikan
  • Tengku Erry Targetkan 1 Kecamatan, 1 SMA & 1 SMK Negeri

Tengku Erry Targetkan 1 Kecamatan, 1 SMA & 1 SMK Negeri

SERDANG BEDAGAI (utamanews.com)
Oleh: Rls
Senin, 28 Agu 2017 10:28
Dibaca: 87 kali
Dok
Tengku Erry saat menghadiri Rapat Pimpinan Wilayah PPP di Theme Park, Pantai Cermin, Serdang Bedagai, Sabtu (26/8/2017).
Gubsu Tengku Erry Nuradi menargetkan setiap satu kecamatan di Sumut harus memiliki setidaknya satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri.

"Untuk pemerataan kualitas pendidikan, maka 437 kecamatan di Sumut paling tidak harus memiliki masing-masing satu SMA dan SMK," sebut Tengku Erry di hadapan para kader dan anggota DPR asal PPP saat menghadiri Rapat Pimpinan Wilayah Partai Pesatuan Pembangunan di Theme Park, Pantai Cermin, Serdang Bedagai, Sabtu (26/8/2017). 

Hadir dalam kesempatan itu Ketua OKK DPP PPP Muhammad Qoyyum Aljabbar, Ketua DPW PPP Sumut Yulizar Parlagutan Lubis, Sekretaris DPW PPP Jafaruddin Harahap, Ketua DPC PPP se-Sumut, anggota DPRD PPP se-Sumut .

Menurut Erry, saat ini jumlah SMA dan SMK se Sumut berkisar 700 yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Namun jumlah sekolah menengah milik pemerintah tersebut belum merata dan sebagian besar berada di ibu kota kabupaten/kota.

"Agar akses pendidikan dapat dijangkau seluruh masyarakat maka setiap 437 kecamatan paling tidak harus miliki 1 SMA dan 1 SMK, dan apabila kecamatannya padat jumlahnya bisa lebih dari itu. Saat ini jumlah SMA dan SMK negeri di Sumut hanya 700," kata Tengku Erry.

Sebagai catatan, ketika Tengku Erry dulu menjabat sebagai Bupati Serdang Bedagai, ia juga menargetkan satu SMA per kecamatan. Dia berhasil menambah 7 SMAN yang ada di Sergai tahun 2005, menjadi 28 unit atau meningkat 400% pada tahun 2013. 

Tengku Erry menjelaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama bagi kemajuan suatu daerah dan bersifat jangka panjang. Karenanya, peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Pemprovsu menurutnya terus mendorong kualitas pendidikan menengah yang menjadi kewenangannya sejak dialihkan dari kabupaten/kota ke provinsi sebagaimana amanat UU NO.23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. 

"Khusus di bidang pendidikan, sejak undang-undang nomor 23 tahun 2014 diberlakukan, maka secara efektif 1 januari 2017, pendidikan menengah menjadi tanggungjawab Pemprovsu, sedangkan pendidikan dasar menjadi tanggung pemkab/pemko dan pendidikan tinggi tanggungjawab pusat," jelas Erry.

Pemprov Sumut, kata Erry, terus mendorong agar pendidikan menengah yang menjadi kewenangannya terus maju. "Pendidikan menengah harus lebih baik, salah satu caranya kami melahirkan berbagai terobosan dengan memanfaatkan sistem Informasi dan Teknologi," ucap Erry.

Diawali dengan meningkat jumlah sekolah menengah atas menggunakan komputer pada pelaksaan Ujian Nasional tahun 2017. Pelaksanaan UNBK di Sumut meningkat dari hanya 99 sekolah pada tahun lalu  menjadi mencapai 1.500 sekolah. "Ini hal yang lebih baik dibandingkan tahun lalu. Peningkatannya sangat signifikan. Kita berharap tahun depan targetnya 70-80 persen sekolah bisa melaksanakan UNBK tahun depan," harap Gubsu Erry.

Dengan UNBK, lanjut Erry, tentunya akan sangat memberikan kemudahan baik dari sisi distribusi kertas ujian, kebocoran soal maupun dari segi efektifitas waktu pemeriksaan hasil ujian.

Selain itu, terobosan lainnya yang dilakukan adalah Pemprovsu menjadi provinsi yang pertama di Indonesia menerapkan sistem online pada penerimaan peserta didik baru (PPDB online). Sistem ini bertujuan menghilangkan praktik KKN yang kerap terjadi pada setiap penerimaan siswa baru.

"Alhamdulillah kita punya komitmen bersama dengan DPRD dan pemangku kepentingan lainnya perbaiki Sumut, dan ikut dipantau oleh Tim Korsupgah KPK, maka sistem PPDB online kita laksanakan secara benar. Walaupun banyak kelemahan, seperti kelemahan teknis, dan kelemahan lain yang memang perlu ada perbaikan. Tapi kami tetap konsisten," terang Erry.

Selain itu, pihaknya menerapkan melahirkan program terobosan pelayanan bidang pendidikan di Sumut yang seluruhnya sudah menggunakan sistem elektronik. Sistem elektronik meliputi berbagai sektor yakni berita pendidikan secara global hingga menjangkau ke seluruh kabupaten kota. Kemudian kolaborasi antar stakeholder (jalinan kerjasama) untuk bidang pendidikan yang dimulai dari Gubernur, Sekda, Kadis Pendidikan, Sekretaris Disdik, Dewan Pendidikan Provinsi, Pengawas dan Kepala Sekolah serta peserta didik dan orangtua.

Editor: Sam

T#g:pppSMASMKsergai
Berita Terkait
  • Rabu, 13 Sep 2017 07:33

    Sering Bolos di Paripurna, DPRD Sumut Desak Arsyad Lubis Dievaluasi

    Beriringan dengan mencuatnya tiga ratusan siswa SMA Negeri favorit di kota Medan yang masuk melalui jalur ilegal sehingga memunculkan "kelas siluman", Arsyad Lubis selaku Kepala Dinas Pendidikan Provi

  • Minggu, 10 Sep 2017 14:20

    7 Siswa SMKN 1 Benteng Prakerin di Kantor KPU Kep. Selayar

    SMKN 1 Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan melepas puluhan orang siswa jurusan akuntansi, dan administrasi perkantoran untuk mengikuti program praktek kerja Industri (Prakerin).Tuju

  • Rabu, 30 Agu 2017 08:30

    Korsubgah KPK bobol, 252 siswa SMA Negeri di Sumut masuk tanpa seleksi online

    Masyarakat Sumatera Utara khususnya kota Medan terkejut dengan pemaparan yang disampaikan oleh Ombudsman RI bahwa di SMA 2 Medan, ditemukan sebanyak 180 orang siswa baru yang masuk melalui jalur tidak

  • Selasa, 29 Agu 2017 19:49

    Borkat: Heru Heriyanto Bukan Anggota Partai Demokrat

    Borkat Hasibuan, Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat Sumut, menegaskan Heru Heriyanto, salah satu anggota Panwas Sergai terpilih, bukan simpatisan, anggota maupun Pengurus Partai Demokrat."Kami t

  • Kamis, 24 Agu 2017 06:34

    Sumut Kategori Tinggi Bencana, Gubsu Erry minta Pemkab dan Pemko buat terobosan konkrit

    Dengan menggunakan helikopter, tim Basarnas Sumut sukses menyelamatkan seorang nelayan yang tenggelam akibat diterpa anging kencang di Pantai Cermin, Serdang Bedagai, Rabu (23/8/2017).

  • Senin, 14 Agu 2017 12:04

    PPP: Dana Haji untuk infrastruktur sudah sejak zaman SBY

    Romahurmuziy, pimpinan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengatakan bahwa pengelolaan dana haji untuk pembangunan infrastruktur merupakan hal biasa, dan telah dilakukan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sehingga tidak perlu menjadi polem

  • Sabtu, 12 Agu 2017 19:02

    Ribuan Siswa SMAN 1 Sidikalang dan SMAN 1 Salak Antusias Sambut Gubernur

    Negara Indonesia seharusnya dapat mengejar negara maju yang tidak memiliki sumber daya alam yang banyak, syaratnya harus mampu meningkatkan sumber daya manusianya (SDM) dengan baik. Peningkatan S

  • Selasa, 08 Agu 2017 20:48

    DPC PPP Paluta Buka Penjaringan Cabup/Cawabup

    Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) membuka penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Paluta mulai 19 Juli hingga 15 Agustus 2017

  • Minggu, 06 Agu 2017 11:16

    Akbar Tanjung Lantik Siswa SMA N 1 Plus Yayasan Matauli Pandan

    Sebanyak 393 siswa siswi baru kelas X SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan Angkatan XXIV TA 2017/2018 dilantik, di Aula Gymnasium Matauli jalan Laksma Manonga Napitupulu Kel. Pandan Kec. Pandan Kab. Tapan

  • Jumat, 04 Agu 2017 15:14

    Danramil 0819/15 Winongan Beri Wawasan Kebangsaan di SMKN Winongan

    Di sela-sela kegiatan, Komandan Koramil 0819/15 Winongan (Kapten Arm Yuono) menjelaskan tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut mendorong minat para generasi muda terhadap Pancasila, sehingga diharapkan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak