Jumat, 15 Des 2017 05:45
  • Home
  • Pendidikan
  • Seminar Wawasan Kebangsaan di Kampus UMTS Padangsidimpuan

Seminar Wawasan Kebangsaan di Kampus UMTS Padangsidimpuan

Padang Sidempuan (utamanews.com)
Oleh: Sahrul Ramadan Harahap
Jumat, 08 Des 2017 16:58
Dibaca: 110 kali
Dok
Narasumber saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan pada mahasiswa di Kampus UMTS Kota Padangsidimpuan, Jumat (8/12/2017).
Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI dan kehidupan berbangsa yang sesuai dengan falsafah Pancasila.

Hal itu disampaikan pada kegiatan seminar pendidikan wawasan kebangsaan yang digelar Badan Kesbangpol Pemko Padangsidimpuan di Kampus UMTS (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan), Jumat (8/12/2017).

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber sebagai pemateri, dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman wawasan kehidupan berbangsa, khususnya mahasiswa.

Salahsatu pemateri Sahat Tua Sinaga menyampaikan, "Mahasiswa harus senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga kehidupan berbangsa. Apalagi saat ini kondisi bangsa sangat rentan terjadinya perpecahan. Begitu juga dengan butir-butir Pancasila harus dijadikan sebagai pondasi dalam kehidupan berbangsa.

Apalagi, kata Sinaga, negara Indonesia sudah pernah dijajah, dan masa lalu itu jangan sampai terulang kembali.

"Apalagi antar sesama kita, dan menyebabkan pecahnya persatuan kita," tukasnya menerangkan kondisi bangsa yang sedang terpuruk akibat sumber daya alam yang dikuasai asing.

Mengenai UUD 1945, M Jusar Nasution menyampaikan, saat ini UUD sudah banyak dilanggar dan tidak lagi menjadi sumber hukum tetap bagi sebagian golongan. Namun, jika mahasiswa memiliki ideologi yang kuat, maka UUD bisa menjadi pemersatu untuk menentukan kebenaran.

"Mahasiswa harus menjaga ideologi pancasila kita," sebut Ketua Dewan Pendidikan Kota Padangsidimpuan itu.

Selanjutnya Mohot Lubis, yang juga diundang sebagai narasumber menyampaikan tentang pentingnya menjaga persatuan.

"Jika kita tidak mengaktualisasikan nilai dari bhineka tunggal ika, bangsa dan negara kita akan hancur. Kita harus bersatu meski dalam perbedaan," pesannya dan mengingatkan untuk tidak mengucilkan kaum minoritas.

Hal serupa juga disampaikan Zulfitri Muhajir. Pemateri ini mengingatkan, NKRI harus dijaga oleh seluruh kalangan.

"Baik pemerintahan, mahasiswa, dan masyarakat harus bersama-sama menjaga dan melindungi NKRI dari segala ancaman yang datang dari luar maupun dalam," pungkasnya mengakhiri.

Editor: Windra

T#g:SidempuanUMTSWasbang
Berita Terkait
  • Rabu, 13 Des 2017 19:13

    Antisipasi Pelanggaran, Panwaslih Sidimpuan Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu

    Sebagai langkah mengantisipasi terjadinya pelanggaran Pemilu, Panwaslih Kota Padangsidimpuan mengadakan sosialisasi pengawasan pemilu. Kegiatan yang menyampaikan materi indeks kerawanan pemilu ini dig

  • Selasa, 12 Des 2017 04:12

    Mahasiswa IAIN Padangsidimpuan Galang Dana #Save Palestina

    Untuk menunjukkan rasa solidaritas dan mengurangi beban rakyat di Palestina, sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi IAIN Padangsidimpuan menggelar aksi penggalangan dana yang diberi hastag #Save Pal

  • Minggu, 10 Des 2017 18:10

    Koramil 0824/21 Puger Bina Linmas Desa Jambe Arum

    Koramil 0824/21 Puger dipimpin Bintara Administrasi Tata Usaha dan Urusan Dalam (Bamin Tuud) Pelda Rusdi, beserta 2 orang anggota dan Bhabinkamtibmas Desa Jambe Arum Kec Puger memberikan pelatihan pad

  • Minggu, 10 Des 2017 19:50

    Prabowo persilahkan Jenderal Gatot Nurmantyo masuk ke Gerindra

    Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra menyatakan bahwa partainya terbuka bila mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menginginkan masuk setelah masa pensiun."Saya kira tokoh seperti

  • Kamis, 07 Des 2017 18:57

    Tiga Pocong Minta Kadis Kesehatan Padangsidimpuan Ditangkap

    Puluhan massa dari Jaringan Aliansi dan Gerakan Mahasiswa untuk Perubahan (Jalan Gempur) Tabagsel berunjuk rasa di kantor DPRD Kota Padangsidimpuan, Kamis (7/12/2017). Uniknya, aksi ini sambil me

  • Rabu, 06 Des 2017 16:36

    Hampir Dua Bulan, Vonis Perkara Dugaan Akuntan Publik Palsu Sudah 4 kali Ditunda

    Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan masih menunda pembacaan vonis perkara dugaan akuntan publik palsu atau seolah-olah akuntan publik.

  • Jumat, 01 Des 2017 13:01

    Kasum TNI: Rakyat Indonesia Harus Tetap Pertahankan Karakter Bangsa

    Rakyat Indonesia harus tetap mempertahankan karakter sebagai kemudi yang akan menentukan arah dan bahtera kehidupan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, tentunya perlu penguatan nilai-nil

  • Rabu, 29 Nov 2017 11:59

    Ketua Partai Golkar Sidempuan daftar lewat jalur perseorangan

    Pasangan Calon Irsan Nasution-Arwin Siregar bersama ratusan massa pendukung, datangi Kantor KPU Kota Padangsidimpuan, Selasa (28/11/2017). Ketua Golkar Kota Padangsidimpuan ini menyerahan berkas

  • Jumat, 10 Nov 2017 08:40

    Mahasiswa: Tangkap Bupati Paluta, Usut Walikota Sidempuan

    Sejumlah mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Sumut, jalan Imam Bonjol, Kamis siang (9/11).

  • Jumat, 03 Nov 2017 20:13

    Letjen TNI Edy Rahmayadi isi Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

    Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi memberikan kuliah umum bertajuk Wawasan Kebangsaan di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak