Selasa, 16 Okt 2018 03:30

Puan Maharani: Guru Penentu Pendidikan Karakter Anak

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Sabtu, 27 Jan 2018 07:27
Humas Pemprov Sumut
Menteri Puan Maharani saat berada di Medan

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Puan Maharani melakukan Temu Ramah dengan guru-guru di sekolah Cinta Budaya di Jalan Williem Iskandar, kompleks MMTC Pancing, Medan, Jumat (26/1/2018).

Hadir juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi, anggota DPR RI Sofyan Tan, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution dan sejumlah tokoh masyarakat diantaranya Sihar Sitorus, 600-an guru dari Medan, Deli Serdang, Sergai dan Tebing Tinggi.

Temu ramah mengambil tema "Peran Guru Dalam Pembangunan Karakter Bangsa" tersebut menjadi tugas bagi para tenaga pengajar (guru) untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

"Bagaimana karakter anak-anak di masa depan, tergantung pada didikan keluarga. Sedangkan sebagian besarnya, pendidikan itu diberikan oleh guru di sekolah," sebut Puan.

Menurut Puan, pendidikan karakter bagi anak bangsa merupakan hal penting sebagai faktor penentu pembangunan bangsa di masa mendatang. Karena itu, menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak didik, adalah prioritas utama bagi sekolah dan seluruh guru. "Kalau kita tidak bisa memberikan pendidikan dan tauladan kepada anak bangsa, maka mereka tidak akan bisa menjadi seperti yang kita harapkan," sebut Puan .

Selain itu, dirinya juga menekankan bahwa kegiatan upacara bendera yang menjadi rutinitas sekolah setiap Senin khususnya, terpaksa harus dijaga. Begitu juga halnya seperti menamakan nilai Pancasila, lambang negara serta memperkenalkan para pahlawan nasional. Selain itu, juga tidak kalah penting, memberikan materi yang sesuai dengan usia anak-anak.

"Kita lihat, banyak lagu-lagu yang sebenarnya disuguhkan ke anak-anak tidak pas dengan usianya. Anak sekolah itu harus disuguhkan dengan materi yang sesuai dengan usianya. Sehingga perkembangannya sesuai tahapan pertumbuhannya," katanya.

Sementara Gubsu Tengku Erry Nuradi mengatakan bahwa penghargaan kepada guru-guru adalah kunci bagi suatu negara bisa membangun karakternya dengan baik. Hal itu dicontohkannya dari sejarah perjuangan bangsa Jepang usai dihantam bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki. "Kita lihat bagaimana Negara Jepang itu menghargai guru-gurunya. Setalah dibom Amerika, yang mereka cari adalah, berapa guru yang masih hidup pasca serangan tersebut. Karena itulah kita harus berterima kasih kepada peran dan jasa para guru," jelasnya.

Editor: Tommy

T#g:Guru
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Jumat, 28 Sep 2018 11:58

    Sapma PP: Telantarkan Guru Honorer, JR Saragih Seperti Tidak Pernah Sekolah

    Sabaruddin Sirait, SH Ketua Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kabupaten Simalungun, menyatakan jeritan Guru Honorer di Kabupaten Simalungun merupakan persoalan yang sudah

  • Selasa, 25 Sep 2018 08:35

    Diduga Korupsi ADD TA 2018, Kepala Dusun dan Guru Mengaji Adukan Kepala Desa di Labuhanbatu

    Kepala Desa Negeri Lama Seberang Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Ahmad Ahyar, 50 tahun, akan dilaporkan oleh Kepala Dusun Sei Bunga Desa Negeri Lama Seberang, Abdul Rahman Nst, 53 tahun,

  • Jumat, 21 Sep 2018 15:51

    Tidak Pernah Masuk Kerja, Oknum Guru di Nias Dilaporkan

    Salah seorang oknum guru bantu daerah (GBD) berinisial AJT dilaporkan oleh komite sekolah dan para orangtua siswa SMP Negeri 3 Hiliduho, Kabupaten Nias, Sumatera Utara karena diduga jarang masuk kerja

  • Rabu, 29 Agu 2018 15:19

    Plt Bupati Labuhanbatu Berupaya Tingkatkan Kesejahteraan 595 Guru MDTA

    Plt. Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT akan berupaya meningkatkan kesejahteraan 595 orang Guru MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah) se- Kabupaten Labuhanbatu pada Tahun Ang

  • Rabu, 15 Agu 2018 23:05

    Pelaku Pungli Uang Tunjangan Profesi Guru di Langkat Terancam 4 Tahun Penjara

    M, Koordinator UPTD Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P&P) kecamatan Kutambaru, kabupaten Langkat, yang di-OTT Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Langkat, pagi tadi, Rabu (15/8/2018), terancam minimal

  • Rabu, 15 Agu 2018 18:45

    Pungli uang tunjangan profesi guru, Polres Langkat OTT Koordinator UPTD Dinas P&P

    Ketangkap basah menerima "uang pungli", sebesar Rp200 ribu per guru, PNS berinisial M, yang menjabat Koordinator UPTD Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P&P) kecamatan Kutambaru, kabupaten Langkat,

  • Selasa, 07 Agu 2018 14:17

    Memprihatinkan... Begini Kondisi Rumah Guru SMP Yapendak Korban Puting Beliung

    >Memiliki rumah yang nyaman, atau layak huni menjadi impian setiap orang. Namun kondisi ekonomi yang sulit membuat tidak sedikit masyarakat tak bisa mewujudkannya.Syamsul Rijal misalnya, warga Desa

  • Selasa, 07 Agu 2018 14:27

    Sekdakab: HIMPAUDI Labuhanbatu lembaga yang profesional, terukur dan terencana programnya

    Pemerintah kabupaten Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Plt. Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe ST,MT, merespon positif kegiatan Rakerda HIMPAUDI, karena merupakan lembaga profesi yang anggotan

  • Jumat, 27 Jul 2018 09:17

    Piala Bergilir Lomba Paduan Suara Guru, Dikuasai Lintongnihuta

    Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-15 Kabupaten Humbang Hasundutan, Pemkab Humbahas melalui Dinas Pendidikan menggelar lomba paduan suara antar guru-guru se-Kabupaten Humbang Hasundutan, di Aula Huta M

  • Selasa, 10 Jul 2018 10:30

    Yayasan Surya Institut Latih Guru Matematika Humbang Hasundutan

    Prof Yohanes Surya Ph.D dan Dian Rahmi dari Yayasan Pendidikan Surya Institut di Jakarta berada di Humbang Hasundutan untuk melatih para guru-guru khususnya guru bidang studi matematika dengan materi

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak