Kamis, 14 Des 2017 22:28
  • Home
  • Pendidikan
  • Pertama di Indonesia, Tengku Erry Apresiasi Sumut Terapkan Penerimaan Siswa Baru Secara Online

Pertama di Indonesia, Tengku Erry Apresiasi Sumut Terapkan Penerimaan Siswa Baru Secara Online

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Rls
Selasa, 13 Jun 2017 03:23
Dibaca: 357 kali
Dok
Gubsu Tengku Erry saat memantau langsung pelaksanaan PPDB online di SMAN 1 Medan
Gubsu Tengku Erry Nuradi mengapresiasi penerapan sistem online pada penerimaan siswa baru untuk tingkat SMA dan SMK Negeri di Sumatera Utara.

Ini yang pertama di Indonesia. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online mulai dilaksanakan pada tanggal 12-22 Juni 2017 serempak di 33 kabupaten/kota.

"Hari ini dunia pendidikan Sumut memulai sistem baru dalam penerimaan siswa baru yaitu PPDB online untuk tingkat SMA. Sekarang semua orang bisa memantau sistem ini melalui smartphone atau komputer masing-masing. Ini tentu sangat positif sekali dalam rangka transparansi, mencegah KKN," kata Gubsu Tengku Erry usai memantau langsung pelaksanaan PPDB online di SMAN 1 Medan, Senin (12/6/2017).

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Arsyad Lubis, anggota Dewan Pendidikan Sumut, Kepala SMAN 1 Medan dan lainnnya, Gubsu Erry menyebutkan, PPDB online merupakan salah satu aplikasi yang dibangun Pemprov Sumut dalam rangka penerimaan siswa baru SMA dan SMK setelah kewenangan pengelolaan pendidikan tingkat SMA/SMK dialihkan ke Pemprov Sumut.

Gubernur menyambut baik terobosan yang dibuat oleh Dinas Pendidikan dalam penggunaan sistem elektronik yang dewasa ini sudah tidak terelakkan lagi. "Sekarang ini niat sudah ada, sistem ada dan tinggal pelaksanaan. Kalau berjalan baik, maka kita bisa menjadi contoh di Indonesia. Saya ingin Sumut selalu menjadi yang terdepan, kita harus jadi leader bukan follower," kata Erry.

Kepala Dinas Pendidikan Provsu Arsyad Lubis menjelaskan penerapan PPDB online didasarkan pada Pergub No 53 tahun 2017, tentang tatacara pelaksanaaan PPDB online. Pihaknya dalam pembangunan sistem dan pelaksnaan terus didampingi oleh Tim Kordinasi Supervisi dan Pencegahan Korupsi (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dia mengakui masih ada beberapa kekhawatiran teknis dalam pelaksanaan PPDB online. Hal yang masih menjadi pemikiran adalah jaringan yang menggunakan server Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut yang masih dalam tahap pengujian. Selain itu risiko pemadaman listrik juga menjadi pemikiran pihaknya.

Berdasarkan hasil pantauan, pelaksanaan pendaftaran dilakukan di sekolah yang dituju dengan alur pendaftaran yaitu mengambil formulir, mengisi formulir PPDB dan melengkapi berkas dan melakukan pendaftaran secara online. Selanjutnya, menyerahkan formulir ke operator sekolah piliihan 1 untuk diinput dalam aplikasi. Selanjutnya verifikator sekolah memeriksa data yang diinput, operator lalu mencentak tanda terima berkas.

Pendaftaran terbagi atas dua jalur yakni jalur akademik (72% dari kuota) dan jalur non akademik (28% dari kuota).

Para pendaftar bisa melihat langsung ranking secara real time. Ranking ditentukan sistem berdasarkan bererapa kriteria yaitu nilai ujian nasional (UN), peringkat berdasarkan urutan mata pelajaran UN dan jarak tempat tinggal calon peserta dengan sekolah pilihan. Pengumuman hasil seleksi dapat dilihat pada website http://ppdb.disdik@sumutprov.go.id pada tanggal 22 Juni 2017 pukul 14 wib.

Editor: Sam

T#g:PPDBSMASMK
Berita Terkait
  • Sabtu, 02 Des 2017 10:12

    Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Natal GMKI Wilayah I di Humbang Hasundutan

    GMKI Wilayah I NAD-SUMUT melaksanakan audiensi dengan Bupati Humbang Hasundutan, di Bukit Inspirasi, Selasa (28/11).

  • Kamis, 30 Nov 2017 22:30

    Pecahkan Rekor MURI, 700 Kepala SMK Sumut Teken Kontrak dengan Dunia Usaha

    700 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Provinsi Sumatera Utara menandatangani kerjasama (MoU) dengan kalangan dunia usaha secara serentak di Gedung Serbaguna Unimed Jalan Pancing Medan, Selasa (28/11/

  • Sabtu, 04 Nov 2017 04:44

    Sidak Gubernur Ke SMAN 1 Binjai

    Dalam kunjungannya ke daerah, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Binjai, Jumat (3/11/2017). Kehadiranny

  • Rabu, 18 Okt 2017 18:08

    SMK PP N 1 Kualuh Selatan masih mengutip uang pada murid dengan dalih untuk SPP

    Meskipun Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan telah membuat aturan mengenai tidak diperbolehkannya melakukan pengutipan uang SPP bagi SD, SMP, SMA sederajat. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi

  • Sabtu, 14 Okt 2017 07:34

    Tengku Erry Serahkan SK Kenaikan Pangkat Guru Di Labura & Tanjung Balai

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mengatakan untuk mengajukan kenaikan pangkat ASN khususnya guru akan dilakukan melalui online.

  • Kamis, 12 Okt 2017 19:42

    Penerapan Sistem Online SMA/SMK Hapus Praktik KKN

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mengatakan sistem online yang diberlakukan untuk ujian maupun masuk sekolah dapat dipastikan menghapuskan indikasi Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).''Sistem Pener

  • Rabu, 13 Sep 2017 07:33

    Sering Bolos di Paripurna, DPRD Sumut Desak Arsyad Lubis Dievaluasi

    Beriringan dengan mencuatnya tiga ratusan siswa SMA Negeri favorit di kota Medan yang masuk melalui jalur ilegal sehingga memunculkan "kelas siluman", Arsyad Lubis selaku Kepala Dinas Pendidikan Provi

  • Minggu, 10 Sep 2017 14:20

    7 Siswa SMKN 1 Benteng Prakerin di Kantor KPU Kep. Selayar

    SMKN 1 Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan melepas puluhan orang siswa jurusan akuntansi, dan administrasi perkantoran untuk mengikuti program praktek kerja Industri (Prakerin).Tuju

  • Rabu, 30 Agu 2017 08:30

    Korsubgah KPK bobol, 252 siswa SMA Negeri di Sumut masuk tanpa seleksi online

    Masyarakat Sumatera Utara khususnya kota Medan terkejut dengan pemaparan yang disampaikan oleh Ombudsman RI bahwa di SMA 2 Medan, ditemukan sebanyak 180 orang siswa baru yang masuk melalui jalur tidak

  • Senin, 28 Agu 2017 10:28

    Tengku Erry Targetkan 1 Kecamatan, 1 SMA & 1 SMK Negeri

    Gubsu Tengku Erry Nuradi menargetkan setiap satu kecamatan di Sumut harus memiliki setidaknya satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak