Minggu, 17 Feb 2019 05:55
  • Home
  • Pendidikan
  • Pemkab Palas Langgar Amanat UUD 1945 Tentang Pendidikan

Pemkab Palas Langgar Amanat UUD 1945 Tentang Pendidikan

Palas (utamanews.com)
Oleh: Sofyan Siregar
Minggu, 17 Des 2017 13:07
Ist
Palas

UUD Negara RI tahun 1945 mengamanatkan Pemerintah mengusahakan dan meneyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan berbangsa yang diatur dengan undang-undang.



Berkaitan dengan hal ini, Ketua DPD KNPI,  Risman Hasibuan, S.Sos, menilai Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Palas) di bawah kepemimpinan H. Ali Sutan Harahap (TSO)-drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu hingga saat ini masih melanggar amanat Undang-undang Dasar RI tahun 1945, dan Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan nasional.

"Ini merupakan bentuk nyata ketidakpedulian dan ketidakseriusan Pemkab dan DPRD Palas dalam rangka mencerdaskan kehidupan berbangsa yang diatur dengan undang-undang, dan masyarakat sangat dirugikan dengan rendahnya anggaran untuk pendidikan," ucap Ketua DPD KNPI, Risman Hasibuan, S.Sos, di Sibuhuan, Sabtu (16/12).

Selama ini, kata Risman, Pemkab Palas di bawah kepemimpinan H. TSO, belum menjalankan amanah sebagaimana yang tertuang dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 4, yang dikuatkan dengan putusan MK Nomor : 013/PUU-VI/2008, Pemerintah harus menyediakan anggaran pendidikan minimal 20 persen dari APBN dan APBD, dengan alokasi anggaran diharapkan dapat memenuhi kebutuhan yang terkait dengan peningkatan kualitas pendidikan.

"Selain itu, Pemkab Palas belum menerapkan Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional khususnya pasal 49 ayat 1, tegas mengatur bahwa dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan, minimal wajib mengalokasikan anggran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN dan APBD," tambahnya.

Diketahui untuk T.A  2018 mendatang diperkirakan  anggaran pendidikan di Kabupaten Padang Lawas hanya berkisar  1 (satu) persen dari nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD)  yang disahkan pada tanggal 30 Nopember 2017 lalu, melalui Rapat Paripurna DPRD Padang Lawas sebesar Rp1.039.067.670.507,-

Sementara Ketua Umum Himmapalas Riau Ali Tondi Halomoan Hasibuan, di Sibuhuan, Minggu (17/12) tegas mengatakan, dengan tidak menjalankan amanat UUD 1945 tentang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Palang Lawas selama ini juga tidak menjalankan makna dari Visi dan Misi-nya, yakni Mewujudkan Padang Lawas yang BERIMAN, CERDAS, SEHAT, SEJAHTERA dan BERBUDAYA (BERCAHAYA).

"Untuk itu, kami berharap kepada Pemkab Palas untuk konsisten dalam membangun pendidikan, karena pendidikan bukan sebatas wacana dan bahan pemerintah dalam Politik. Ini masalah problematika generasi yang perlu diselamatkan, sehingga dengan anggaran yang seperti ini sangat mustahil untuk mewujudkan SDM yang lebih mumpuni ke depan," tutupnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Palas, Drs. Abdul Rahim Hasibuan saat dikonfirmasi beberapa hari lalu, membenarkan hal ini, dimana anggaran pendidikan di daerah ini tidak mencapai 20 persen dari APBD. 

"Anggaran pendidikan kurang lebih hanya berkisar 10 milyar untuk T.A 2018," katanya.

Editor: Budi

T#g:PalaspendidikanRAPBD
Berita Terkait
  • Kamis, 24 Jan 2019 22:54

    Bawaslu Palas Tertibkan APK Peserta Pemilu

    Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Padang Lawas bersama Satuan Polisi pamong Praja (Satpol PP) menertibkan alat peraga kampanye peserta Pemilu 2019 yang tidak sesuai aturan, Kamis (24/1/2019).A

  • Rabu, 23 Jan 2019 19:23

    Mahasiswa Palas Unjuk Rasa, Diduga Dana BOS Dipungli Bos

    Ikatan Mahasiswa Pemuda Peduli Pejuang Rakyat (IMPER TABAGSEL)melakukan aksi unjuk rasa meminta agar permasalahan pungutan liar (Pungli) Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di DinasPendidikan Palas

  • Jumat, 18 Jan 2019 12:18

    Harga TBS Sawit di Palas Rp 1.330/Kg

    Tercatat sejak awal bulan Januari 2019, harga jual tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani dan tingkat suplier yang tersebar di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengalami kenaikan tipis,

  • Selasa, 15 Jan 2019 16:15

    Dugaan Kecurangan Kelulusan CPNS, BKD Panggil Pihak Terkait

    Pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Kabupaten Padang Lawas akan melakukan pemanggilan terhadap Darmaga Lubis (DL) untuk diinterogasi terkait berkas persyaratan CPNS.Pemanggilan tersebut guna me

  • Jumat, 11 Jan 2019 20:11

    Penerimaan CPNS Palas Diduga Sarat Kecurangan

    Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparturan Negara Reformasi Birokrasi (Permen PAN RB) nomor 36 dijadikan sebagai dalih memenangkan/meloloskan peringkat kedua pada penerimaan CPNS di Kab Padang Lawas. Se

  • Jumat, 04 Jan 2019 12:44

    Sebelas Ranperda Disahkan DPRD Palas

    Sebelas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Padang Lawasdisahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Bupati Palasmenjadi Peraturan Daerah (Perda), Kamis (3/1/19) sore di ruang Pa

  • Kamis, 03 Jan 2019 14:33

    KPU Palas Lantik 24 PPK

    Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Lawas Amran Pulungan lantik 24 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 12 Kecamatan se-Palas, Rabu (2/19).Amran Pulungan dalam arahannya mengatakan, p

  • Minggu, 30 Des 2018 15:20

    Forkopimda Palas Kunjungi Pos Pam Natal dan Tahun Baru Polres Tapsel

    Bertujuan untuk memastikan tersedianya pos-pos pengamanan arus lalulintas perayaan Natal tahun 2018 dan tahun baru 2019, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Padang Lawas (Forkopimda Palas) mela

  • Minggu, 30 Des 2018 15:30

    Forkopimda Palas Akan Operasikan Kantor Pol Subsektor Huragi di 2019

    Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan pengayoman kepolisian di bidang hukum kepada warga yang tersebar di Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Forum Komunikasi Pimpinan

  • Jumat, 28 Des 2018 11:28

    Masyarakat Minta Pemkab Palas Stabilkan Gas LPG 3 Kg

    Sejumlah kalangan masyarakat di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), meminta dan mendesak pemerintah daerah setempat dapat menstabilkan peredaran dan pendistribusian gas LPG tabung 3 Kg yang sudah t

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak