Jumat, 15 Des 2017 05:50
  • Home
  • Pendidikan
  • Panglima TNI Ajak Mahasiswa Ciptakan Indonesia Sebagai Bangsa Pemenang

Panglima TNI Ajak Mahasiswa Ciptakan Indonesia Sebagai Bangsa Pemenang

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Rls
Selasa, 04 Apr 2017 07:44
Dibaca: 644 kali
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak Mahasiswa dan calon Alumnus Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) untuk menciptakan Indonesia sebagai bangsa pemenang dalam menghadapi kompetisi global.


Hal tersebut dikatakan Panglima TNI pada acara Dies Natalis ke-56, Wisuda Sarjana dan Magister Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, Senin (3/4/2017).
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa, Indonesia bukan negara agama, tetapi semua warga Indonesia wajib mempunyai agama yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa sesuai dengan sila pertama pada Pancasila yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. "Siapapun boleh menjadi pemuka agama, yang penting tetap ber-Ketuhanan Yang Maha Esa dan saling menghormati," katanya.
 
Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI menyampaikan bahwa, sesuai dengan pernyataan Presiden RI Ir. H Joko Widodo, Pancasila harus diamalkan, dikongkritkan dan diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Indonesia kuat karena mempunyai Pancasila yang menjadi dasar negara. "Saya yakin dengan hal itu kita punya pondasi yang kokoh dalam menghadapi setiap permasalahan yang ada, serta bisa percaya diri menyongsong masa depan," imbuhnya.
 
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa, kita harus waspada  terhadap disintegrasi bangsa dan jangan sampai terpecah belah. Justru harus jadi contoh dalam keberagamaan, bahasa, suku, adat dan budaya tetapi kalau kita lengah, dapat dikendalikan oleh negara lain.
 
"Ada tujuh langkah untuk menguasai Indonesia. Pertama; hancurkan perekonomian nasional, Kedua; lemahkan ketahanan pangan, Ketiga; kuasai arus informasi dan hancurkan moral, Keempat; pengaruhi gaya hidup dan perilaku, Kelima; marakkan industri seks, narkoba dan miras, Keenam; lemahkan fungsi keluarga maupun sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, dan Ketujuh; tumbuhkan faham radikal dan separatisme serta ciptakan friksi di mata masyarakat," tuturnya.
 
Di samping itu, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menyampaikan bahwa, kelebihan sumber daya dan energi yang dimiliki Indonesia dapat menimbulkan ancaman dari luar karena kondisi seperti ini menyebabkan negara-negara lain menjadi iri terhadap Indonesia, "Saat ini populasi penduduk dunia tidak diimbangi dengan ketersediaan pangan, maka hal ini dapat memicu krisis dan  ancaman yang akan dihadapi penduduk dunia di masa mendatang," ucapnya.
 
Di akhir ceramahnya Panglima TNI menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh Mahasiswa, Sarjana dan Magister Universitas Moestopo (Beragama) dan berharap dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuannya dengan dilandasi semangat juang dan faham kebangsaan, seperti yang contohkan oleh pendiri perguruan tinggi ini. "Prof. DR. Moestopo selain sebagai seorang dokter gigi, beliau juga ikut berjuang dalam pembebasan Irian Barat. Saya titipkan masa depan Indonesia kepada kalian semua, mari kita ciptakan Indonesia sebagai bangsa pemenang," tandasnya.
 
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Asintel Panglima Benny Indra P., Asops Panglima TNI Mayjen TNI L. Pusung, Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Bonar Hutagaol, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, Rektor Universitas Moestopo (Beragama) Prof. Dr. Rudy Harjanto., M.Sn dan segenap civitas Kampus Universitas Moestopo (Beragama).

Editor: Sam

Sumber: Puspen TNI

T#g:Dies NatalisGatot NurmantyoPancasilapanglima tniUniversitas Prof. DR. Moestopo
Berita Terkait
  • Kamis, 14 Des 2017 18:04

    Panglima TNI: Sesko TNI Harus Menjadi Pusat Keunggulan Berkelas Dunia

     Sesko TNI harus terus berupaya untuk senantiasa menjadi pusat keunggulan yang berkelas dunia, dalam upayanya melahirkan perwira kader-kader pimpinan TNI masa depan yang memiliki pemikiran-pemiki

  • Senin, 11 Des 2017 04:11

    Mencermati Tantangan Pancasila di Era Informasi

    Sejarah mengatakan bahwa Pancasila disusun dan terbentuk berdasarkan pemikiran serta keilmuan yang dimiliki para bapak bangsa, dari berbagai pemikiran banyak kepala yang dituangkan dalam sebuah pedoma

  • Minggu, 10 Des 2017 06:00

    Panglima TNI Harap Organisasi Istri Prajurit Berperan Lebih Optimal

     Dalam menjalankan tugas-tugas organisasi diharapkan Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini dapat berperan lebih optimal, membina para istri Prajurit TNI selaku pendamping utama dalam menun

  • Sabtu, 09 Des 2017 17:49

    Panglima TNI Bertekad Bangun Prajurit TNI Profesional dan Rendah Hati

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bertekad membangun prajurit yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati sehingga menjadikan TNI hebat dalam segala medan tugas, demi menghasilk

  • Sabtu, 09 Des 2017 11:08

    Panglima TNI: Prajurit Jangan Lakukan Kegiatan Politik Praktis

    Menjelang tahun politik tahun 2018 dan 2019, tidak ada alternatif lain bagi prajurit TNI yaitu harus tetap memegang teguh netralitas dan jangan melakukan kegiatan politik praktis. Demikian ditegaskan

  • Jumat, 08 Des 2017 18:48

    Panglima TNI: Tanpa Disiplin Tidak Mungkin TNI Dipercaya Rakyat

    Hingga saat ini dari berbagai hasil survey menempatkan institusi TNI pada posisi tertinggi tingkat kepercayaan rakyat. Tanpa kerja disiplin prajurit, tidak akan mungkin rakyat mempercayai TNI.Hal ters

  • Jumat, 08 Des 2017 17:48

    Presiden Lantik Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto

    Presiden Jokowi resmi melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jumat sore, (8/12/2017).

  • Kamis, 07 Des 2017 22:07

    Panglima TNI: Mutasi Jabatan 85 Pati Sudah Melalui Prosedur Wanjakti TNI

    Mutasi jabatan 85 Perwira Tinggi (Pati) TNI sudah melalui prosedur, tahap pertama Pra Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) TNI yang dihadiri Kepala Staf Umum TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan

  • Rabu, 06 Des 2017 16:06

    Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI Pilihan Tepat Presiden RI

    Presiden RI Ir. Joko Widodo sangat tepatmenunjuk Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI, karena sesuai persyaratan pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angk

  • Selasa, 05 Des 2017 15:35

    Pengganti Panglima TNI Dipersiapkan Menghadapi Tahun Politik

    Presiden RI Ir. Joko Widodo telah menentukan calon pengganti Panglima TNI dan telah dipersiapkan untuk menghadapi tantangan tugas ke depan. Tantangan tugas ke depan tidaklah mudah yaitu menghadapi tah

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak