Kamis, 19 Okt 2017 14:20
  • Home
  • Pendidikan
  • Panglima TNI: Pegang Teguh Nilai-Nilai Budaya dan Pancasila

Panglima TNI: Pegang Teguh Nilai-Nilai Budaya dan Pancasila

Serang (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Kamis, 14 Sep 2017 23:34
Dibaca: 648 kali
Puspen TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan Orasi Kebangsaan di hadapan 2.000 Mahasiswa Universitas Serang Raya.

Pancasila sebagai Ideologi Negara sudah final, siapapun tidak boleh merubahnya, jika ada yang mengajak untuk merubahnya jangan dipercaya dan jangan diikuti, itu adalah pengkhianat bangsa yang akan mencelakakan bangsa Indonesia. Untuk itu, tetap memegang teguh nilai-nilai budaya dan Pancasila.

Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan Orasi Kebangsaan di hadapan 2.000 Mahasiswa Universitas Serang Raya (Unsera), pada acara Program Pengenalan Studi dengan tema. 

"Tantangan dan Peluang Menjadi Bangsa Pemenang Dalam Kompetisi Global", bertempat di Kampus Unsera, Jalan Raya Serang-Cilegon Km. 5, Taman Drangong Serang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten, Kamis (14/9/2017).

Panglima TNI menyampaikan bahwa para pendiri bangsa telah merumuskan ideologi negara adalah Pancasila. Oleh karena itu, kita harus tetap menjaga, memelihara dan mempertahankan sebagai alat pemersatu bangsa guna mewujudkan Indonesia sebagai bangsa pemenang. "Kita sebagai Warga Negara Indonesia harus tetap menjaga Pancasila dan jangan ragu-ragu dengan Pancasila, karena kita yang hidup sekarang bukan perebut atau pejuang kemerdekaan namun hanya sebagai penikmat kemerdekaan," katanya.

"Pancasila harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sila-sila Pancasila tersebut harus diajarkan dan dipahami oleh seluruh rakyat Indonesia sejak usia dini, seperti cara bertoleransi dalam beragama, berinteraksi dengan manusia, menunjukkan cara berbangsa, cara berdemokrasi dan cara mencapai keadilan bagi semua warga negara," ucap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan, Bung Karno pernah mengingatkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berideologi Pancasila bukan milik satu golongan, bukan milik satu agama, bukan milik satu suku, tetapi milik kita semuanya dari Sabang sampai Merauke.  

Demikian juga Presiden RI Ir. Joko Widodo pernahmengingatkan bahwa Pancasila harusdiamalkan, dikonkritkan dan diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari.

"Bila tidak ada Islam bukan Indonesia, bila tidak ada Kristen bukan Indonesia, bila tidak ada Khatolik bukan Indonesia, bila tidak ada Hindu bukan Indonesia, bila tidak ada Buddha bukan Indonesia dan bila tidak ada Khonghucu bukan Indonesia. Itulah Indonesia kita yang indah," kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Di sisi lain ceramahnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa perjuangan rakyat yang beratus-ratus tahun lamanya tidak membuahkan hasil, karena masih bersifat kedaerahan. "Para pejuang, tokoh agama dan pemuda menyadari hal itu, maka muncul rasa persatuan dan kesatuan dalam perjuangan hingga lahir Sumpah Pemuda tahun 1928, dan hanya memerlukan waktu 17 tahun kemerdekaan Indonesi bisa direbut," ungkapnya.

Menyikapi kompetisi global, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa kompetisi global disebabkan perkembangan penduduk dunia luar biasa dan semakin hari semakin bertambah, sementara itu energi dan pangan makin berkurang. Hal ini yang menyebabkan persaingan global antar negara di dunia yang semakin sempit, sedangkan kebutuhan sumber daya alam berupa energi dan pangan semakin berkurang. "Konflik antar negara di seluruh dunia saat ini sejatinya dilatarbelakangi oleh perebutan energi dan pangan. Ke depan, konflik di dunia akan bergeser ke daerah ekuator salah satunya Indonesia," ujarnya.

Terkait dengan kekayaan alam Indonesia, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengutip pernyataan Presiden RI. "Bung Karno pernah mengingatkan kita tentang kekayaan alam Indonesia akan membuat iri negara-negara lain di dunia. Demikian juga Presiden RI Ir. Joko Widodo pada saat disumpah di Senayan dalam sambutannya mengatakan kaya akan sumber daya alam justru akan menjadi petaka," tutupnya.

Editor: Budi

T#g:Gatot NurmantyoWasbang
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Okt 2017 16:27

    Panglima TNI: TNI-Polri Tetap Solid Wujudkan Stabilitas Politik

    Soliditas TNI dan Polri adalah tonggak penyangga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan sekaligus harus dapat menjaga dan mewujudkan stabilitas politik demi

  • Senin, 16 Okt 2017 21:26

    Panglima TNI: Jiwa Raga TNI Untuk Kokohnya NKRI

    Jiwa raga Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) diabadikan untuk tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),  menjaga keutuhan, kedaulatan  dan serta keselamatan bangsa Ind

  • Senin, 16 Okt 2017 21:16

    Panglima TNI: Jaga Kepercayaan Rakyat Sebagai Ibu Kandung TNI

    Kebersamaan TNI berjuang bersama rakyat merupakan sejarah yang tidak boleh dilupakan, oleh karena itu Prajurit TNI harus menjaga kepercayaan rakyat sebagai ibu kandung TNI.

  • Sabtu, 14 Okt 2017 07:04

    Panglima TNI Terima Kunjungan Menhan Vietnam

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Vietnam Y. M. General Ngo Xuan Lich beserta rombongan, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (13/10/2017

  • Jumat, 13 Okt 2017 06:13

    Panglima TNI Hadiri Launching TAP Indomalphi di Malaysia

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu menghadiri Launching of The Trilateral Air Patrol (TAP) Indonesia, Malaysia dan Philipina

  • Kamis, 12 Okt 2017 04:22

    Koramil 0824/01 Patrang Beri Wasbang pada SMK Berdikari Patrang

    Bertempat di aula SMK Berdikari Patrang Jember pada Rabu (11/10/2017), dilaksanakan pemberian materi wawasan kebangsaan (Wasbang) melibatkan 5 orang anggota Koramil 0824/01 Patrang.Wawasan Kebangsaan

  • Rabu, 11 Okt 2017 19:01

    Panglima TNI: Festival Film Nusantara Tumbuhkan Rasa Nasionalisme

    Film-film Nominasi dalam Festival Film Nusantara merupakan karya anak bangsa yang sangat luar biasa, karena kita sejatinya dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, rasa bela negara, rasa optimisme dan ras

  • Rabu, 11 Okt 2017 06:21

    Panglima TNI: TNI-Polri Tonggak PenyanggaTegaknya NKRI

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan tonggak penyangga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).&

  • Selasa, 10 Okt 2017 06:40

    Panglima TNI: Kompetisi Global Disebabkan Perkembangan Penduduk Dunia

    Dunia saat ini sedang mengalami krisis ekonomi dan akan berdampak pada depresi ekonomi yang akan mengakibatkan meningkatnya kejahatan, konflik dan kompetisi global disebabkan perkembangan penduduk dun

  • Selasa, 10 Okt 2017 06:20

    Panglima TNI: Prajurit Harus Berjuang Demi Kepentingan Rakyat

    Rakyat adalah ibu kandung yang melahirkan TNI, oleh karena itu prajurit TNI harus selalu berjuang untuk kepentingan rakyat Indonesia, karena rakyatlah yang memerdekakan Indonesia dengan Sistem Pertaha

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak