Selasa, 16 Okt 2018 03:29
  • Home
  • Pemilukada
  • Survey: PDIP 30,2 persen, Golkar 12,5 persen, Gerindra 10,8 persen

Survey: PDIP 30,2 persen, Golkar 12,5 persen, Gerindra 10,8 persen

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Senin, 04 Des 2017 07:04
Dok
Rilis Indobarometer terkait survey Parpol menjelang Pileg 2019

Indo Barometer merilis hasil survei mengenai sosok potensial di Pilpres 2019 mendatang. Berkaitan dengan itu, tidak mau ketinggalan dengan lembaga survei lainnya, Indo Barometer juga merilis hasil elektabilitas partai politik.

Dalam survei tersebut, terlihat bahwa elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menduduki posisi teratas dengan 30,2 persen. Kemudian disusul Partai Gerindra dengan 10,8 persen.

"Partai yang paling banyak dipilih adalah PDIP 30,2 persen, Golkar 12,5 persen, Gerindra 10,8 persen, Demokrat 7,7 persen dan PKB 6 persen," kata Direktur Indo Barometer Muhammad Qodari saat memaparkan hasil survei nasional 'Siapa Penantang Potensial Jokowi di 2018', di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu (3/12).

Setelah PKB, dilanjutkan PKS 5,0 persen, NasDem 3,8 persen, PPP 3,3 persen, PAN 2,0 persen, Hanura 2,0 persen, Perindo 1,5 persen, PSI 0,2 persen, Partai Berkarya 0,1 persen, Partai Garuda 0,1 persen dan tidak menjawab 14,8 persen.

Qodari juga sempat memaparkan beberapa alasan publik memiliki partai politik. Mulai dari ketertarikan pada tokoh partai, partai nasionalis, ikut keluarga, hingga kedekatan dengan masyarakat.

"Alasan utama masyarakat memilih partai politik adalah suka dengan tokoh partainya 18,6 persen, partai nasionalis 15,2 persen, ikut keluarga 11,9 persen, pilihan sejak dulu 9,6 persen, dekat dengan rakyat 9,6 persen," terangnya.

Survei ini dilakukan sejak 15-23 November 2017 dengan margin of erorr kurang lebih 2,83 persen dan 95 persen tingkat kepercayaan. Metode penelitian multistage Random Sampling pada 1200 responden dengan usia minimal 17 tahun atau sudah menikah di 34 provinsi. Data survei diambil dengan berwawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.

Melihat hasil survei itu, Politisi PDIP Maruarar Sirait mengatakan, sekarang ini masanya bagi PDIP untuk mengukir sejarah. Sebab hingga saat ini belum ada partai politik yang menang Pileg sejak awal redivasi secara berturut-turut dan PDIP, kata Maruarar, memiliki kesempatan tersebut.

"Ternyata tidak ada partai yang bisa menang dua kali berturut-turut pasca redivasi. Artinya memelihara kepercayaan jauh lebih sulit dari pada meraih kemenangan. nah ini waktunya PDIP membuat sejarah karena pemilu tinggal kurang lebih dua tahun lagi dan sekarang PDIP 30 persen jauh di atas partai lain dan jauh di atas perolehan 2014 lalu," ucap Maruarar.

Editor: Budi

Sumber: Merdeka.com

T#g:IndobarometerparpolPileg 2019survey
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Okt 2018 11:42

    Bawaslu Simalungun Bolehkan Eks Napi Korupsi Ikut Pileg 2019

    Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Simalungun (Bawaslu) Choir Nasution menyatakan bahwa Caleg yang merupakan mantan napi korupsi akan tetap dimasukkan ke daftar calon tetap (DCT). Namu

  • Selasa, 25 Sep 2018 19:25

    TNI-Polri Siap Amankan Pemilu 2019

    Demi menciptakan Pemilu 2019 yang aman dan damai, Polda Sumatera Utara dan Pangdam I/BB (Bukit Barisan) menggelar apel gabungan TNI-Polri di depan kantor DPRD Jl. Imam Bonjol, Senin (24/09/2019).Apel

  • Sabtu, 22 Sep 2018 14:52

    Ketua KPU Paluta Umumkan Kekerabatan dengan Peserta Pemilu

    Sebagai penyelenggara Pemilu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas Utara, Rahmat Hidayat membuat pengumuman secara tertulis. Pengumuman tersebut dibuat untuk memenuhi dan melaksanak

  • Jumat, 21 Sep 2018 15:01

    Peserta Pemilu 2019 Ikuti Sosialisasi Peraturan KPU RI Tentang Kampanye

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melaksanakan kegiatan sosialisasi peraturan KPU RI tentang kampanye di kantor KPU Paluta, Jum'at (21/9/2018).Acara yang dimulai p

  • Selasa, 04 Sep 2018 10:34

    KPU Siantar Diminta Copot Status DCS Maruli Hutapea, Denny Siahaan dan Sorimuda Harahap

    Lembaga yang bergerak dalam penegakan hukum dan keadilan, Institution Law And Justice yang diketuai oleh Fawer Full Fander Sihite menyurati Komisi Pemilihan Umum Kota Siantar pada Senin (3/9/2018).Isi

  • Sabtu, 01 Sep 2018 08:01

    Golkar Tebing Tinggi Ajak Kader dan Bacaleg Loyal pada Partai

    Terkait isu tentang akan mundurnya Bakal Calon Legislatif yang berjenis kelamin wanita dari keikutsertaan di Partai Golkar dari pencalonan legislatif sebelum penetapan DCT, karena keberatan terhadap c

  • Selasa, 21 Agu 2018 16:01

    KPU Kabupaten Labura Tetapkan DPT 231.076 Pemilih

    Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 diikuti sebanyak 231.076 Pemilih.Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka

  • Minggu, 12 Agu 2018 15:22

    KPU Gunungsitoli Umumkan DCS Anggota DPRD 2019

    Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum serta memperhatikan Peraturan KPU Nomor 20Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD, DPRD Provinsi, danDPRD Kabupate

  • Sabtu, 28 Jul 2018 21:28

    PMII Langkat-Binjai Gelar Dialog Publik Sukseskan Pemilu 2019

    Pengurus Cabang Pergerakan Mahasisiwa Islam Indonesia (PMII) Langkat-Binjai menggelar acara Dialog Publik tentang pendidikan politik bagi pemilih pemula dalam mensukseskan pemilu tahun 2019 di aula Sy

  • Minggu, 22 Jul 2018 18:22

    Protes Aliansi Parpol di Nias Selatan Terkait Pendaftaran Bacaleg

    Aliansi Partai Politik yang terdiri dari 8 Partai Politik di Nias Selatan mendatangi Panwaslu Nias Selatan untuk melakukan protes serta pelaporan dugaan pelanggaran terkait pada pendaftaran Bakal Calo

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak