Kamis, 19 Jul 2018 22:46
  • Home
  • Pemilukada
  • Sihar Sitorus: Jangkar Perekonomian Danau Toba Bergantung pada Geo, Bio dan Cultural Diversity

Sihar Sitorus: Jangkar Perekonomian Danau Toba Bergantung pada Geo, Bio dan Cultural Diversity

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Sam
Senin, 05 Mar 2018 19:05
Dok
Djarot-Sihar

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus mengajak masyarakat di Sumut untuk menjaga keragaman hayati dan budaya yang ada di kawasan Danau Toba. 

Menurut calon nomor urut dua ini, keragaman tersebut merupakan penyempurnaan dari bentangan Kaldera yang menjadi warisan dunia.

Calon yang maju mendampingi Djarot Saiful Hidayat tersebut melihat adanya suatu paradoks antara objek wisata kelas dunia dan jumlah wisatawan yg minim.  

Saat ini Danau Toba adalah kawasan eksotis yang mampu menarik beragam wisatawan. Namun menurut pebisnis multi-usaha tersebut, daya tarik sesungguhnya dari Danau Toba ada pada alam yang menghasilkan keragaman hayati dan mempengaruhi budaya yang menjadi keseharian masyarakat sekitar Danau Toba. Satu satunya danau yang memiliki keragaman budaya dalam satu kawasan menurut Sihar hanya Danau Toba, termasuk keragaman hayati.

Uniknya banyak tanaman yang populasinya ada di sekitar Danau Toba yang menjadi keunikan Danau Toba. Contohnya kemenyan yang hanya dihasilkan beberapa kawasan di dunia, dan yang terbaik ada dari Danau Toba yakni dari dataran tinggi Humbang Hasundutan (Humbahas) dan sekitar kawasan dataran tinggi Tapanuli Utara (Taput) dan Toba Samosir (Tobasa).

"Ini harus kita lihat sebagai keunikan yang dijaga. Karena tanaman tersebut adalah tanaman purba yang ada di tanah leluhur. Istimewanya lagi, banyak masyarakat di sekitarnya yang menjadikan ini sebagai sektor ekonomi," ujarnya, Senin (5/2/2018) di Jakarta.

Contoh lain yang dipaparkan Sihar adalah tanaman unik andaliman. Jenis jeruk dengan ukuran kecil menyerupai merica tersebut merupakan tanaman dengan habitat terbatas. Karena hanya tumbuh di kawasan Danau Toba. Keunikan ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar Danau Toba sebagai sumber perekonomian. Karena mempengaruhi pada daya konsumsi masyarakat yang juga masuk dalam bumbu makanan tradisional. 

"Bahkan makanan tradisional masyarakat di kawasan Danau Toba tidak bisa lepas dari andaliman ini. Karena itu harus dilihat sebagai bagian dari keunikan Danau Toba. Jadi ketika berbicara Danau Toba bukan berbicara eksploitasi, melainkan eksplorasi," jelasnya.

Sihar menambahkan, keunikan hayati adalah nilai jual tinggi, demikian juga dengan budaya. Contohnya dalam satu hamparan danau muncul beragam budaya. Ada Simalungun, Karo, Pakpak dan Toba. Keseluruhannya memiliki ikatan satu dengan yang lain dan dengan keberagaman yang indah. Contohnya banyak bahasa daerah dan pelaksanaan adat istiadat yang memperkaya kawasan Danau Toba ini. 

"Jadi Danau Toba itu sesungguhnya sudah mempersatukan kita. Karena keberagaman yang ada di dalam dapat hidup secara berdampingan dan saling mempengaruhi. Contohnya masyarakat di dataran tinggi kawasan Danau Toba seperti kawasan Tanah Karo, Dairi dan Toba menjadi penghasil agro untuk tanaman holtikultura. Sementara di pinggir Danau Toba menjadi penghasil tanaman padi dan bawang. Jadi bisa diselaraskan," katanya.

Jika dikaitkan dengan dunia pariwisata, menurut Sihar yang harus dilakukan adalah kolaborasi antara keragaman hayati dan budaya dalam satu panggung yang kita sebut Danau Toba. Dengan demikian maka kita bisa menjual atraksi pariwisata yang sangat mahal dan bernilai tinggi. 

Karena itu, menurut Sihar, investasi terbesar di kawasan Danau Toba adalah alam dan masyarakatnya. Sehingga harus dilakukan penjagaan dan pengembangan yang selaras agar mampu menjadi sektor perekonomian yang berkontribusi untuk masyarakat, daerah dan negara. "Kalau semua bisa dikembangkan secara bersama-sama, tanpa harus merusak. Jaga, lestarikan dan kembangkan. Karena semakin dilestarikan maka akan semakin berharga," paparnya.
Editor: Erickson

T#g:Danau Toba
Berita Terkait
  • Senin, 25 Jun 2018 09:55

    Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kecelakaan Kapal di Danau Toba, Ini Peranannya

    Polda Sumut menetapkan Nahkoda, 2 Kepala Pos di Simanindo, dan Kabid ASDP jadi tersangka pada kecelakaan maut yang mengakibatkan seratusan penumpang hingga kini belum ditemukan.Kapolda Sumut Irjen Pol

  • Jumat, 22 Jun 2018 15:12

    Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Lokasi Tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Pol Prof. H.M Tito Karnavian. Ph.D., bersama-sama dengan Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M., Kepala Basarnas Marsdya T

  • Senin, 18 Jun 2018 21:08

    BNPB Rilis Update Kapal Tenggelam di Danau Toba, 1 Meninggal Dunia

    KM. Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba Kabupaten Simalungun, Kamis (18/6/2018), sekitar pukul 17.30 wib.

  • Senin, 18 Jun 2018 20:18

    Kecelakaan, Mobil Fortuner Keluarga Lumban Raja Terjun Ke Danau Toba

    Keluarga Lijon Lumban Raja, asal Kota Harapan Indah Bekasi, yang mengendarai Mobil Toyota Portuner warna putih dengan Nopol B 1915 KJI, mengalami kecelakaan dan terjun bebas ke danau Toba, tepatnya di

  • Minggu, 22 Apr 2018 21:12

    Peringati Hari Bumi, Sihar Kampanyekan Camping Bersih Bersahabat pada Alam

    Cawagub Sumatera Utara Sihar Sitorus mengajak para pencinta wisata alam bebas maupun traveller yang melaksanakan camping agar melakukan aktivitas wisata yang bersih serta bersahabat dengan alam. Ajaka

  • Kamis, 19 Apr 2018 14:29

    Ibu Negara dan Ketua TP PKK Provsu Tanam Pohon di Geopark Kaldera Toba

    Ibu Negara Ny Hj Iriana Joko Widodo didampingi Ketua TP PKK Provsu Ny Hj Evi Diana Erry dan rombongan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja, melakukan penanaman pohon di di Geopark Kaldera Toba, Kabupaten Samosir, Rabu (18/4/2018).

  • Jumat, 13 Apr 2018 12:13

    Gubernur Harap Pemerintah Pusat Perhatikan Proyek Strategis Nasional di Sumut

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mengharapkan perhatian Pemerintah Pusat terhadap proyek-proyek strategis nasional yang ada di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Di antaranya, pengembangan destinasi wisata Dana

  • Minggu, 11 Feb 2018 17:41

    Sihar Sitorus Temui Nenek Saulina, yang Divonis Bersalah Karena Tebang Pohon Durian

    Awan terlihat berwarna pekat, air Danau Toba bergelombang menyapa bibir pantai di Ajibata, Toba Samosir. Sihar Sitorus memulai langkah bersama istrinya dengan menaiki sebuah boat yang disewa.Perjalana

  • Sabtu, 27 Jan 2018 07:07

    PLN Berencana Sumbang Kapal Listrik untuk Danau Toba

    Sejak Pemerintah Pusat menetapkan Danau Toba sebagai destinasi wisata prioritas, serangkaian pembangunan mulai menggeliat.

  • Senin, 18 Des 2017 04:18

    50 Dubes Asia Afrika Ikuti Lake Toba Forum di Parapat

    50 Duta Besar (Dubes) yang berasal dari Asia-Afrika mengikuti Lake Toba Forum dalam rangka Summit Pariwisata Berbasis Geopark di Parapat, Simalungun, Sabtu (16/12). Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Ten

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak