Jumat, 19 Okt 2018 06:32
HUT Pemkab Labuhanbatu

Menjawab Persoalan Tenaga Kerja,

Sihar: Djoss Hadir Menciptakan SDM Berdaya Saing

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Rabu, 02 Mei 2018 19:22
Bcl comm
Sihar Sitorus

Munculnya sejumlah persoalan dalam penanganan tenaga kerja dan persaingan dengan tenaga kerja asing dinilai sebagai bentuk dinamika dari sebuah perubahan. Kelahiran tenaga kerja asing kerap menjadi persoalan bagi warga bangsa yang semestinya harus dilihat sebagai peluang dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus mengatakan bahwa persoalan tenaga kerja asing bukan persoalan lokal atau daerah, melainkan persoalan nasional yang kerap dipertanyakan oleh sejumlah kalangan. Namun menurut wakil dari Djarot Saiful Hidayat tersebut, pemerintah daerah juga memiliki peran penting dalam mengatasi persoalan tersebut. Di antaranya menciptakan SDM yang andal dan mampu bersaing baik secara keahlian maupun profesi.



"Kita harus bisa menciptakan tenaga kerja yang mampu bersaing dan produktif. Menciptakan tenaga kerja tersebut melalui dunia kompetensi yang menjadi tolok ukur dalam kemampuan bekerja, serta menjadi nilai tambah dalam persaingan. Daerah harus membekali warganya untuk menjadi SDM yang produktif," jelasnya, Rabu (2/5/2018).

Calon yang maju dengan nomor urut dua tersebut mengatakan bahwa proses liberalisasi tenaga kerja sebagai dampak dari Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan sistem perekonomian intenasional lainnya. Hal itu sebagai tanda terbukanya kesempatan bagi tenaga kerja terampil yang telah disepakati oleh ASEAN untuk dapat berpindah dari satu negara ASEAN ke negara ASEAN lainnya tanpa mengalami hambatan. Dengan kata lain, persoalan masuknya tenaga kerja asing bukan hanya kesepakatan Indonesia saja, tetapi kesepakatan Indonesia dengan beberapa negara lainnya.

"Solusinya percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Lembaga pelatihan kerja memegang peran penting untuk mewujudkan kompetensi tenaga kerja. Di sisi lain, masyarakat juga harus memiliki kemampuan khusus yang dapat dijadikan tolok ukur dalam pengembangan diri. Sedangkan, untuk masyarakat yang bekerja di bidang informal tidak akan merasakan dampak tersebut, namun bukan berarti kita lengah. Melainkan harus tetap membekali diri," katanya.

Sihar menambahkan bahwa melakukan percepatan sertifikasi kompetensi dan pengakuan kompetensi, berupa sertifikat kompetensi merupakan salah satu upaya untuk melindungi tenaga kerja Indonesia. Karena hal tersebut menunjukkan bahwa warga Indonesia sudah memiliki kompetensi. "Kita harus melihat dampak makro dan mikronya, kemampuan warga negara, khususnya warga Sumut harus terus kita kembangkan. Karena itu tujuan Djoss hadir di Sumut yakni menciptakan masyarakat yang mampu berdaya saing. Kontribusi dari daya saing tersebut sudah pasti untuk kesejahteraan daerah," paparnya.

Editor: Herda

T#g:BuruhTKA
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Selasa, 08 Mei 2018 11:18

    Ronnie Sompie Kukuhkan Tim Pengawasan Orang Asing Tingkat Kecamatan di Medan

    Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenhumkam), Ronnie Sompie, mengukuhkan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) tingkat kecamatan di bawah naungan Kantor Imigrasi Kh

  • Sabtu, 28 Apr 2018 17:28

    May Day dan Deprivasi Relatif Buruh Pekerja

    Siklus problem pokok buruh terus berulang setiap menjelang May Day. Peringatan 1 Mei sebagai hari buruh internasional dianggap sebagai ajang evaluasi dan peluapan atau bahkan 'hari raya' bagi kaum dan aktivis buruh.

  • Jumat, 27 Apr 2018 11:47

    Jaga Kran Komunikasi Untuk Kepentingan Pekerja Di Sumut

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mendorong peringatan Hari Buruh atau Mayday bisa digelar dengan perayaan yang penuh sukacita setiap tahunnya. Menjelang 1 Mei mendatang, seluruh pihak pun diingatkan untuk men

  • Rabu, 25 Apr 2018 18:55

    Kekurangan Upah Belum Dibayar, Karyawan PT NP Aksi Mogok Kerja

    Sebanyak 29 orang karyawan PT Nasangga Putra (PT NP), yang berlokasi di Desa Balakka Nalomak, Kecamatan Batu Nadua, Kota Padangsidimpuan melakukan aksi mogok kerja menuntut perusahaan segera membayark

  • Jumat, 13 Apr 2018 21:13

    KC FSPMI Tabagsel Desak Pemerintah Terapkan UU Ketenagakerjaan

    Jajaran pengurus Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Koordinator Daerah Tapanuli Bagian Selatan (KC FSPMI Tabagsel), yang membawahi 5 kabupaten/kota, yakni, Kabupaten Padang Lawas

  • Rabu, 04 Apr 2018 06:04

    PC SPEE FSPMI Tabagsel Dukung Calon Bupati Peduli Buruh

    Memasuki musim pemilihan kepala daerah (Pilkada) di sejumlah daerah kabupaten/kota di daerah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), meliputi 5 kabupaten/kota, yaitu, Kota Padangsidempuan, Kabupaten Palas

  • Selasa, 03 Apr 2018 11:53

    Mesin PT Aroma Mega Sari Meledak, Tiga Karyawan Buruh Trauma

    Mesin Cyclone PT Aroma Mega Sari di Jalan Sei Blumai Hilir, Km 3,5 Dusun II, Desa Dalu X A, Kecamatan Tanjung Morawa meledak pada Senin (2/4/2018) malam.Sebelumnya, lima orang karyawan yang berada di

  • Sabtu, 24 Feb 2018 19:24

    KC FSPMI Tabagsel Bentuk PUK SPL FSPMI PT Nasangga Putra

    Pengurus Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Kordinator Kabupaten Tapanuli Bagian Selatan membentuk kepengurusan PUK SPL FSPMI PT Nasangga Putra. Kesediaan para pe

  • Kamis, 22 Feb 2018 20:32

    Tio Handoko, Ketum SP Bun PTPN III 2018-2022

    Tio Handoko terpilih dan dikukuhkan menjadi Ketua Umum SP Bun PTPN III (Persero) pada Musyawarah Luar Biasa Serikat Pekerja Perkebunan Tingkat Perusahaan (MUSLUBSERJATIP) PTPN III (Persero) di Gedung

  • Selasa, 06 Mar 2018 15:56

    FSPMI Palas Dukung Cabup Peduli Nasib Buruh

    Pengurus Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Kabupaten Padang Lawas (Palas) bersama seluruh jajarannya, berkomitmen mendukung penuh paslon bupati dan wakil bupati Kabup

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak