Rabu, 20 Sep 2017 14:28

Rumah Konstituen: Petahana Masih Diunggulkan Netizen

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Kamis, 14 Sep 2017 05:34
Dibaca: 240 kali
Dok
Nurul Yakin Sitorus dan Eko Marhaendy bersama rekannya, baru-baru ini.
Ada yang unik dari poling Rumah Konstituen yang mengambil tema "Memetakan Masa Depan Pembangunan di Sumatera Utara: Survei Harapan Netizen Melalui Pilgub 2018."

Hasil sementara poling tersebut menunjukkan Syamsul Arifin berada pada urutan kedua dengan angka 12,3 persen. Meski demikian, Petahana masih diunggulkan Netizen.

Dikatakan unik mengingat mantan Gubernur Sumatera Utara itu masih memiiki kans yang cukup baik meskipun ia pernah tersangkut kasus hukum. Untuk sementara, bisa dianggap Syamsul Arifinlah yang menjadi pesaing kuat Petahana yang masih unggul dengan angka 23,5 persen.

"Sampai sejauh ini, Tengku Erry Nuradi berada pada posisi teratas!" terang Nurul Yakin Sitorus, Manajer Program Literasi Politik Rumah Konstituen, saat konferensi pers di Medan, Rabu (13/9). 

Ia menambahkan, poling yang menjadikan Netizen (pengguna media sosial) sebagai sasaran responden itu telah dimulai sejak pekan lalu.

Yakin mengingatkan publik agar tidak menjadikan hasil sementara itu sebagai acuan mengambil kesimpulan, sebab masih terlalu dini. 

"Secara teknis, sistem di media sosial kami menunjukkan kuesioner poling masih menjangkau 2000-an orang, sementara tanggapan baru diperoleh kurang dari 300 responden," tambahnya.

"Tentu sifatnya fluktuatif, dan kami akan terus mengupdate perkembangannya di linimasa kami" terang Yakin sambil menunjukkan alamat fanspagenya di www.facebook.com/rumahkonstituen. 

"Update hari ini Pak Tengku, beberapa hari lagi mungkin akan berbeda," tambahnya lagi. 

Dalam kesempatan yang sama, Eko Marhaendy, Direktur Eksekutif Rumah Konstituen, turut menjelaskan tujuan poling ini dilakukan, termasuk alasan dijadikannya Netizen sebagai sasaran responden.

"Tujuan kami sebenarnya ingin memetakan masalah dan merumuskan solusi terbaik yang bisa direkomendasikan kepada siapapun yang memimpin Sumatera Utara pada masa mendatang", jelasnya.

"Masyarakat seringkali menaruh harapan kepada pemimpin, tapi kerap terjebak dalam pilihan yang salah. Itu sebabnya poling ini kami lakukan, untuk mengukur sejauhmana harapan itu sesuai dengan pilihannya!" tambahnya lagi.

Eko juga menjelaskan bahwa poling yang dilakukan Rumah Konstituen merupakan program literasi politik, tujuannya untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat luas, paling tidak dengan cara mengenali vigur yang mereka pilih sebagai pemimpin.

"Kami memilih Netizen sebagai sasaran responden mengingat kelompok itu yang lebih mudah dijangkau untuk tahap awal. Lagipula bukan jumlah yang kecil, karena menurut laporan APJI, terdapat 3,5 juta pengguna internet di Sumatera Utara, 25 persen dari 13,76 juta total populasi di provinsi ini" terang Eko.

Menurut penjelasan Eko, poling yang dilakukan Rumah Konstituen ingin menjangkau 16 ribu Netizen dengan target 4 ribu tanggapan dari responden. 

Selain memanfaatkan relawan untuk mendorong pengisian kuesioner, target itu juga akan dicapai dengan memanfaatkan iklan facebook.

"Kami berharap para Netizen berusia 18 tahun ke atas penduduk Sumatera Utara yang belum mengikuti poling ini agar turut berpartisipasi demi mendapatkan solusi bagi masa depan Sumatera Utara yang lebih baik," imbaunya.

Editor: Budi

T#g:Eko MarhaendyNurul Yakin SitorusRumah konstituensurvey
Berita Terkait
  • Sabtu, 19 Agu 2017 07:49

    Jokowi samakan kompetisi Paskibraka dengan persaingan negara

    Menurut Presiden Jokowi, mereka yang terpilih sebagai anggota Paskibraka adalah yang terbaik dari proses seleksi berjenjang yang cukup panjang. Mulai dari seleksi di Kabupaten Kota, naik ke Provinsi.

  • Senin, 10 Jul 2017 08:20

    The Research on the Image of the Caliphate Ideological and Political Doctrine and HTI by SMRC

    Various analysis tend to conclude the Caliphate ideological and political doctrine is the political system to be implemented by ISIS in Syria and Iraq now.

  • Kamis, 06 Jul 2017 06:56

    The Lastest Survey of SMRC is too earlier

    A survey released on Thursday suggests that the Jakarta gubernatorial election has not significantly altered the national political map ahead of the 2019 presidential and legislative elections.

  • Sabtu, 24 Jun 2017 14:14

    Survey: Pelajar se-Jawa Timur Tolak Full Day School

    Lembaga Student Research Center (SRC) IPNU Jawa Timur (Jatim) mengungkapkan bahwa berdasarkan poling yang mereka sebar, sebanyak 79.05 persen pelajar dari 420 responden tak setuju terkait kebijakan "full day school" yang ditempuh selama 5 hari.

  • Senin, 05 Jun 2017 07:35

    Hampir Semua Warga Indonesia Menolak HTI, Hasil Survey

    Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang bercita-cita mendirikan khilafah atau negara yang bersyariat Islam terbukti ditolak oleh sebagian besar warga negara Indonesia.

  • Selasa, 30 Mei 2017 13:20

    Ketua HIMMAH Sumut: Biarkan 'Paten' Semakin Populer

    Nurul Yakin Sitorus Ketua Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumatera Utara, memberi tanggapan soal maraknya kritikan terhadap Gubernur Sumut HT Erry Nuradi soal "Paten".

  • Minggu, 14 Mei 2017 11:14

    Hasil penelitian, 69 persen perceraian diinisiasi oleh istri

    Berdasarkan polling yang dilakukan Men's Health dan Women's Health baru-baru ini atas lebih dari 1.400 pria dan wanita tentang apa yang kerap membuat mereka berargumen, ditemukan sebuah fakta yang menarik.

  • Selasa, 17 Jan 2017 08:06

    Waspada, Januari disebut sebagai bulan paling banyak orang selingkuh

    Sejumlah survei pernah menyebutkan di bulan-bulan tertentu banyak dimanfaatkan pasangan untuk berpisah dan bercerai. Kini sebuah survei juga mengungkap ada pula bulan yang banyak mengundang orang untu

  • Minggu, 27 Des 2015 18:44

    Isu terorisme paling disorot media online sepanjang 2015

    Indonesia Indicator mencatat isu terorisme internasional menjadi kejahatan yang paling banyak diberitakan media online di seluruh dunia sepanjang 2015.Bahkan dalam tiga bulan terakhir, isu terorisme i

  • Selasa, 08 Des 2015 09:18

    Hasil Survey City Institute, masyarakat lebih memilih pasangan Eldin-Akhyar

    Medan, (utamanews.com) - Dalam rangka turut mensukseskan jalannya Pilkada serentak pada 9 Desember 2015 yang tinggal 2 hari lagi, City Institute sebagai salah satu lembaga survey independen menggelar

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak