Selasa, 22 Mei 2018 11:27
  • Home
  • Pemilukada
  • Prihatin Tragedi Bom di Surabaya, Sihar Ajak Jaga Pluralisme

Prihatin Tragedi Bom di Surabaya, Sihar Ajak Jaga Pluralisme

Medan (utamanews.com)
Oleh: Dito/rls
Senin, 14 Mei 2018 03:14
bcl comm
Sihar Sitorus merangkul warga di Kabupaten Batubara, dalam kunjungan kampanye belum lama ini.
Cawagub Sumatera Utara Sihar Sitorus turut berduka dan mengutuk keras atas tragedi ledakan bom di sejumlah gereja di Kota Surabaya, Minggu (13/5/2018) pagi.

Diketahui, tiga gereja di Kota Surabaya menjadi sasaran terorm, yakni, Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat di Jalan Arjuna. Gereja yang tengah dipenuhi para jemaat menjadi sasaran pelaku teror dengan cara meledakan bom. Ledakan bom ketiga gereja itu terjadi berselang lima menit, dengan Gereja Santa Maria Tak Bercela ledakan pertama pukul 07.30 WIB.

Tragedi tak manusiawi itu menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai puluhan lainnya. "Saya atas nama pribadi dan keluarga, mengucapkan turut berbelasungkawa atas tragedi ledakan bom di gereja di Surabaya. Kita berduka," tutur Sihar di Medan.

Sihar mengatakan, tragedi tersebut tak hanya membuat keluarga para korban kehilangan orang-orang yang mereka cintai. Menurutnya, peristiwa berdarah tersebut tak dapat ditolerir. Sebab, tak satu pun agama di muka bumi ini yang menghalalkan membunuh orang-orang yang tak berdosa. Apalagi dengan cara bom bunuh diri di tempat ibadah. "Tragedi ini sungguh sangat tidak manusiawi. Sedih lihat kondisinya. Ini bukan duka bagi keluarga para korban saja, ini duka kita semua, duka Indonesia," ujar pendamping Cagub Sumut, Djarot Saiful Hidayat itu.



Pasangan calon (Paslon) yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pun mengajak masyarakat Sumatera Utara untuk menjaga keamanan dan memperkuat persatuan, agar keberagaman provinsi ini tetap terjaga.

"Mari sama-sama kita menjaga keamanan Sumatera Utara. Pluralisme di Sumut ini menjadi identitas kita, karena konsep keragaman dengan saling menghormati antara individu dan individu, kelompok dengan kelompok masyrakat, masyarakat yang berbeda, berbeda suku, agama, budaya, dan sumber daya, merupakan kekayaan Sumatera Utara. Jadi tidak alasan, membuat perbedaan sebagai jarak pemisah," pungkas pria berkacamata itu.

Editor: Erickson

T#g:Surabayatoleransi
Berita Terkait
  • Minggu, 13 Mei 2018 22:03

    Teroris: Kita Tidak Takut!

    Pasca aksi teroris di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Indonesia kembali berduka. Puluhan orang yang akan mengikuti ibadah pagi ini menjadi korban kebiadaban teroris. Tetes darah dan air mata anak bangsa

  • Jumat, 27 Apr 2018 09:17

    Sihar: Keberagaman Sumut Terbungkus Dalam Persaudaraan

    Pluralisme yang ada di Sumatera Utara, menjadikan provinsi ini tak menjadikan perbedaan sebuah jarak pemisah. Keberagaman adat istiadat dan suku di Sumut disatukan dalam sebuah ikatan persaudaraan. "S

  • Kamis, 26 Apr 2018 18:16

    Pergerakan Indonesia Gelar Dialog Interaktif Kawal Pilkada Serentak Dalam Bingkai Kebhinekaan

    Dewan Pengurus Provinsi Pergerakan Indonesia (DPP PI) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dalam bingkai kebhinekaan suku, agama, RAS dan antar golongan.

  • Sabtu, 21 Apr 2018 11:41

    TNI-Polri Motivator Perekat Persatuan dan Kesatuan

    Eksistensi, kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dipertaruhkan di pundak Prajurit TNI-Polri. Untuk itu, TNI dan Polri harus menjadi solusi dan motivator perekat persatuan dan kesatuan.

  • Rabu, 04 Apr 2018 06:34

    Djarot: Sumut Hidup Dalam Keberagaman

    Cagubsu Djarot Saiful Hidayat mendapat sambutan hangat dan meriah saat tiba di Dusun VIII, Desa Huta Padang, Kecamatan Bandar Pasir (BP) Mandoge, Kabupaten Asahan, Selasa (3/4/2018) sore.Tenda berwarn

  • Jumat, 23 Mar 2018 10:23

    Jangan ada etnis merasa terintimidasi, khususnya menjelang Pemilu

    Dalam konsep FPK (Forum Pembauran Kebangsaan), keberagaman adalah keniscayaan. Mengapa niscaya, karena itu adalah ketetapan Tuhan. Oleh karena itu jangan ada yang menghina umat agama atau etnis lain,

  • Rabu, 21 Mar 2018 19:31

    Sumut Institute dan UNPRI gelar diskusi terbuka, "Masyarakat Sumut Cinta Damai, Jaga Kebhinekaan dan Pluralisme"

    Secara umum, hubungan sosial kemasyarakatan di Sumatera Utara, khususnya antar etnis relatif baik, dibuktikan dengan bebasnya masyarakat minoritas untuk melaksanakan aktifitasnya sehari-hari. Namun, b

  • Selasa, 13 Mar 2018 11:53

    Kerukunan Umat Beragama Perekat Persatuan Bangsa

    Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang besar, bangsa yang menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama. Selain itu Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang plural me

  • Minggu, 04 Mar 2018 11:34

    Di CFD Ada Deklarasi Toleransi Umat Beragama

    Aktifitas di Car Free Day di seputar Lapangan Merdeka Kota Medan terlihat berbeda hari ini, Minggu (4/3). Sekelompok pemuda yang mengatasnamakan dirinya sebagai Forum Komunikasi Cendekiawan Pemud

  • Minggu, 25 Feb 2018 20:15

    Sihar akan wujudkan keindahan keberagaman dalam tata kelola pemerintahan

    Keragaman suku, budaya dan agama yang dimiliki Sumatera Utara (Sumut) ternyata memberikan makna tersendiri bagi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumut, Sihar Sitorus. Keragaman tersebut menurut Sih

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak