Selasa, 21 Agu 2018 02:08
  • Home
  • Pemilukada
  • Pemimpin Jujur Bersih lebih diinginkan daripada Tegas Berwibawa

Optimisme Djarot-Sihar,

Pemimpin Jujur Bersih lebih diinginkan daripada Tegas Berwibawa

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam
Sabtu, 24 Mar 2018 06:34
Istimewa
Rilis hasil survey Indo Barometer terkait Pilgubsu 2018, Jumat (23/3).
Masyarakat Sumatera Utara lebih menginginkan pemimpin yang jujur dan bersih dibandingkan yang tegas dan berwibawa.


Rilis lembaga survey Indo Barometer menyatakan bahwa elektabilitas mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengungguli Edy Rahmayadi. "Pasangan Djarot-Sihar memperoleh dukungan sebesar 26%. Bersaing kuat dengan pasangan Edy-Musa dengan dukungan 25,8%," tutur Direktur Indo Barometer M Qodari saat memaparkan hasil survei terhadap Pilgub Sumut di Hotel Atlete Century, Senayan, Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Menanggapi hasil survey tersebut, Sutrisno Pangaribuan mengatakan, "Sebagai kader PDI Perjuangan, yang ditugaskan memenangkan pasangan Djarot Sihar di Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padangsidimpuan, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara, saya menyambut optimis hasil survey Indo Barometer. Meskipun hanya unggul sangat tipis, ternyata Djarot Sihar siap dalam berbagai skema. Skema tiga pasangan, maupun dua pasangan calon."

"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh relawan, simpatisan, petani, pedagang, nelayan, ibu- ibu rumah tangga, pemuda, pelajar, mahasiswa, pemuka agama, pemuka adat, pegiat seni, pengusaha, pengemudi angkutan umum, tukang beca, tukang tambal ban, pegiat olahraga, kader dan pengurus partai bahkan seluruh warga Sumatera Utara. Keunggulan ini tentu lahir dari kerja-kerja kita semua," kata anggota DPRD Sumut ini melalui pesan elektronik, Sabtu, (24/3).




Perolehan ini, tambahnya, memberi pesan penting, bahwa masyarakat Sumatera Utara menghendaki perubahan. Djarot Sihar dipilih oleh 69,7% karena jujur atau tidak korupsi, 74,5% karena berpengalaman, 53,1,% karena mampu memimpin, 85,7% karena kinerjanya bagus, 83,3% karena sudah terbukti/ berhasil, 44,4% karena perhatian dengan rakyat, 50,0% karena mampu mengatasi masalah. 

"Djarot Sihar ternyata memenuhi harapan publik terkait pemimpin yang bersih, jujur, tidak korupsi, dekat dengan rakyat, mampu memimpin, kinerjanya bagus dan mampu mengatasi masalah. Masyarakat menghendaki pemimpin yang menawarkan hal- hal konkrit dan terukur. Masyarakat Sumatera Utara lebih menginginkan pemimpin yang jujur dan bersih dibandingkan yang tegas dan berwibawa. Pasangan yang menawarkan konsep membangun pemerintahan yang bersih, bebas korupsi dan diskriminasi, dipastikan lebih dipilih ketimbang slogan- slogan besar namun kosong," tegasnya.

Menurut Sutrisno, era Platinum akan dicapai jika Gubernur dan Wakil Gubernurnya membangun pemerintahan yang bersih, anti korupsi, dan tidak diskriminatif. Sumatera Utara akan bergengsi jika pemimpinnya selalu menebar inspirasi dan mampu menggerakkan seluruh potensi yang ada.

Transparansi akan menghadirkan partisipasi. Gerakan relawan dan simpatisan, dengan merogoh kocek sendiri sebagai bukti, pasangan Djoss telah menghadirkan gairah dan partisipasi. Api perubahan kini telah menyala, suluh perjuangan akan menerangi jalan perubahan.

Sebagai pasangan yang akan memberi harapan bahwa semua urusan mudah dan transparan ternyata mendapat tempat di hati masyarakat Sumatera Utara. Maka relawan, simpatisan, tim pemenangan, pengurus dan kader partai diminta untuk terus bergerak.

Pilgubsu harus dilakukan dengan kegembiraan, membangun optimisme dan menebar cinta kasih. Perbedaan pilihan politik harus dihormati, berlomba-lombalah merebut hati rakyat dengan jujur dan terbuka. 

"Pendukung Djarot Sihar tidak boleh menebar fitnah dan hoax, juga dihimbau untuk tidak mengeksploitasi sara. Sosialisasikanlah Pasangan Djoss dengan lembut, tidak dengan marah-marah, sebab Pilgubsu bertujuan mencari pasangan gubernur dan wakil gubernur yang mampu memimpin rakyat untuk membangun Sumatera Utara yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian," tegasnya.

"Dengan keunggulan sementara ini diharapkan relawan, simpatisan, pendukung, pengurus dan kader partai semakin bergairah. Mengobarkan semangat kita, gelorakan hati kita untuk memenangkan Djarot Sihar. Kita memiliki kesempatan yang terbuka untuk mencatat sejarah. Kita harus terus bergerak, membujuk masyarakat untuk ambil bagian dalam gerakan perubahan. Kita telah memilih jalan yang benar untuk membangun Sumatera Utara yang hebat," pungkas Sutrisno Pangaribuan, ST.
Editor: Herda

T#g:IndobarometerSurveisurvey
Berita Terkait
  • Selasa, 12 Jun 2018 20:12

    Survei Terbaru, Djarot-Sihar Unggul

    Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS) nomor urut 2, mengungguli Edy Rahmayadi-Musa Rajeck Shah (Eramas) nomor urut 1, beberapa hari menjela

  • Kamis, 10 Mei 2018 18:30

    Berbalik.... Survey Terkini, Djarot-Sihar Tinggalkan ERAMAS dengan selisih 5,6%

    Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Nomor Urut 2, Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus mengungguli pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dalam survei di media sosial, yang dilakukan di website http://pilkada.org/survey/

  • Jumat, 20 Apr 2018 21:30

    Pengamat: Relawan Jokowi Jadi Faktor Trend Elektabilitas DJOSS Menanjak

    Dari empat lembaga survey yang melakukan survey Pemilihan Gubernur Sumatera Utara, Pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus mendapat trend positif. Dari survey itu, elektabilitas Djarot-Sihar, ter

  • Senin, 16 Apr 2018 18:56

    Hasil Survey, Masyarakat Sumut Butuh Cagub-Cawagub yang Tegas dan Berpengalaman

    Politika Research Center (PRC) merilis hasil survey yang mereka laksanakan untuk Pilgub Sumut 2018 akhir Maret 2018 lalu, dengan responden 1.000 penduduk Sumut 100 desa/kelurahan terpilih, yang berusi

  • Senin, 26 Mar 2018 07:26

    Menang dari Hasil Survei Indo Barometer, Djoss Tak Mau Terlena

    Sihar Sitorus enggan jumawa menanggapi hasil survei Indo Barometer yang menempatkan unggulnya elektabilitas pasangan calon nomor urut dua pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.Bagi Sihar, hal te

  • Senin, 04 Des 2017 07:04

    Survey: PDIP 30,2 persen, Golkar 12,5 persen, Gerindra 10,8 persen

    Indo Barometer merilis hasil survei mengenai sosok potensial di Pilpres 2019 mendatang. Berkaitan dengan itu, tidak mau ketinggalan dengan lembaga survei lainnya, Indo Barometer juga merilis hasil ele

  • Kamis, 14 Sep 2017 05:34

    Rumah Konstituen: Petahana Masih Diunggulkan Netizen

    Ada yang unik dari poling Rumah Konstituen yang mengambil tema "Memetakan Masa Depan Pembangunan di Sumatera Utara: Survei Harapan Netizen Melalui Pilgub 2018."

  • Sabtu, 19 Agu 2017 07:49

    Jokowi samakan kompetisi Paskibraka dengan persaingan negara

    Menurut Presiden Jokowi, mereka yang terpilih sebagai anggota Paskibraka adalah yang terbaik dari proses seleksi berjenjang yang cukup panjang. Mulai dari seleksi di Kabupaten Kota, naik ke Provinsi.

  • Senin, 10 Jul 2017 08:20

    The Research on the Image of the Caliphate Ideological and Political Doctrine and HTI by SMRC

    Various analysis tend to conclude the Caliphate ideological and political doctrine is the political system to be implemented by ISIS in Syria and Iraq now.

  • Kamis, 06 Jul 2017 06:56

    The Lastest Survey of SMRC is too earlier

    A survey released on Thursday suggests that the Jakarta gubernatorial election has not significantly altered the national political map ahead of the 2019 presidential and legislative elections.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak