Selasa, 21 Agu 2018 02:07
  • Home
  • Pemilukada
  • Hasil 4 Survey, Trend DJOSS Positif, ERAMAS Mulai Menurun

Pengamat: Relawan Jokowi Jadi Faktor Trend Elektabilitas DJOSS Menanjak

Hasil 4 Survey, Trend DJOSS Positif, ERAMAS Mulai Menurun

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam
Sabtu, 21 Apr 2018 08:31
Dok
Djarot-Sihar kerap kali menggunakan sapu lidi sebagai bentuk simbolik pada masyarakat Sumut untuk memberantas korupsi.
Dari empat lembaga survey yang melakukan penelitian terhadap potensi kemenangan Pasangan Calon Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus mendapat trend positif. Dari rekap hasil survey itu, elektabilitas Djarot-Sihar, terus mengalami peningkatan. 

Berbeda dengan elektabilitas pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah yang masih terbilang kumulatif. Dalam survey terakhir yang baru diumumkan lembaga riset PRC, elektabilitas DJOSS berada di angka 38,4 persen. Selisih 13 persen dengan ERAMAS yang berada di angka 48,7 persen. 

Pengamat Politik dari Universitas Sumatera Utara Dadang Darmawan mengatakan, trend positif DJOSS dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya adalah strategi. 

Kata Dadang, sejak awal ERAMAS memang menunjukkan strategi mempertahankan kemenangan. Karena sejak digadang-gadang akan komenjadi Cagub, elektabilitas Edy Rahmayadi memang tinggi. Apalagi Edy pernah menjabat sebagai Pangkostrad. 

"Ektabilitas yang tinggi sejak awal tidak kelihatan lagi sekarang. Karena, Djarot berhasil mengidentifikasi kelemahan yang ada pada mereka. Dan adanya faktor eksternal yang turut mempengaruhi suara Djarot," kata Dadang, Jumat (20/4). 

Peningkatan elektabilitas DJOSS juga dipengaruhi oleh mundurnya pasangan JR Saragih-Ance Selian dari pertarungan. Dukungan  massa JR-Ance tampaknya beralih ke DJOSS. 



Lebih jauh lagi, menurut Dadang, Pasangan ERAMAS seperti tidak punya strategi lain selain strategi agama. "Jadi mereka kehilangan variabel-variabel pengaruh yang lain. Jadi hanya satu variabel saja yang dominan. Dan itu, seolah -olah kalau menurut yang kita lihat, terjebak pada opini yang dikembangkan di tengah-tengah masyarakat, bahwa satu-satunya cara agar ERAMAS bisa menang adalah dengan isu agama," ujarnya. 

Hal itu dimanfaatkan betul oleh DJOSS yang masuk ke segala lini. Mereka terus melakukan penetrasi untuk menggaet dukungan. 

"Mereka tidak mau terjebak, pada isu primordial, keagamaan, SARA, sehingga membuat begitu banyak upaya lain untuk mempengaruhi pemilih. Mereka masuk ke kelompok mana saja, tanpa ikatan primordial, Djarot berbagi peran dengan Sihar," jelasnya. 

DJOSS juga mendapat tambahan amunisi dari relawan yang dulunya mendukung Jokowi saat bertarung di Pilpres. Sedangkan ERAMAS hanya mendapat dukungan dari upaya sendiri. 

Relawan Jokowi menjadi keuntungan sendiri bagi DJOSS. Sehingga mereka tinggal mencari dukungan dari variabel yang lain. 

Selisih 13 persen dalam survey PRC memang bukan hal yang mudah untuk DJOSS. Belum lagi, faktor lain yang bisa berpengaruh pada pendulangan dukungan. 

"Variabel non politik yang akan berpengaruh. Misalnya, urusan saksi dan lainnya, itu akan cukup mempengaruhi," ujarnya. 

Sedangkan untuk ERAMAS, Dadang mengatakan, Tim ERAMAS harus melakukan evaluasi agar tidak kecolongan suara. ERAMAS juga harus bisa lebih terbuka terhadap masukan dari masyarakat. 

"Intinya, ERAMAS harus evaluasi dan buka diri. Hanya itu yang bisa mendorong dan mengimbangi DJOSS," tandasnya.

Editor: Herda

T#g:DjossJokowi
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Agu 2018 03:21

    Mata Dunia Menuju Ke Indonesia Saat Pembukaan Asian Games 2018

    Pembukaan Asian Games 2018 mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Tidak hanya dari Indonesia tapi juga dari seluruh dunia. Kabarnya Pembukaan Asian Games 2018 menjadi trending topic tidak hanya

  • Sabtu, 18 Agu 2018 00:18

    Presiden Jokowi Pakai Busana Adat Aceh, Ibu Negara Minangkabau

    Presiden Jokowi mengunakan busana adat Aceh, Linto Baro, sementara Ibu Negara Iriana Joko Widodo menggunakan busana adat Minangkabau, Sumatera Barat, saat menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Pro

  • Selasa, 14 Agu 2018 14:04

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI Kunjungi Pengungsi di Lombok

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mendampingi Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo mengunjungi langsung para pengungsi di 3 (tiga) titik yaitu Desa Pemenang Barat, Pemenang Timur

  • Senin, 13 Agu 2018 23:43

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI Kunjungan Kerja ke Lombok

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mendampingi Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meninjau langsung ke lapangan akibat gempa bumi Lombo

  • Senin, 13 Agu 2018 18:33

    Jokowi ke NTB, Tinjau Penanganan Korban Gempa Lombok

    Jokowi bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (13/8/2018) siang, guna melihat langsung penanganan terhadap  korban gempa b

  • Senin, 30 Jul 2018 12:20

    Bantu Rp50 Juta/Rumah, Jokowi: Segera Bangun Kembali Rumah Korban Gempa Lombok

    Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka mendalam kepada korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (29/7) pukul 05.47 WITA, terutama kepada korban yang mening

  • Minggu, 29 Jul 2018 19:09

    Presiden Jokowi: Keberadaan Babinsa di Desa Sangat Penting

    Keberadaan Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang ada di desa-desa sangatlah penting dalam upaya mengantisipasi situasi keamanan lingkungan, dengan cara temu cepat dan lapor cepat. Oleh karena itu, Babin

  • Selasa, 24 Jul 2018 16:04

    Walikota Tebing Tinggi Hadiri Undangan Silaturahmi dari Presiden Joko Widodo

    Presiden Joko Widodo mengadakan silaturahmi dengan seluruh Walikota se-Indonesia termasuk Ketua Apeksi Ibu Airin Diany Rachmi dan Walikota Tebing Tinggi, Bapak Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM di Ista

  • Minggu, 22 Jul 2018 15:12

    Aksi Dukung Jokowi Di Masjid Raya dan Istana Maimun Meriah

    Aksi mendukung Joko Widodo (Jokowi) menjadi Presiden dua periode yang digelar di dua lokasi yakni di halaman Istana Maimun dan di depan Masjid Raya Al Mashun Jalan Masjid Raya Medan, Minggu (22/7/2018

  • Kamis, 19 Jul 2018 14:19

    Panglima TNI Hadiri Upacara Praspa TNI dan Polri Tahun 2018

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dan Kasau Marsekal TNI Yuyu S

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak