Rabu, 23 Jan 2019 05:09
  • Home
  • Pemilukada
  • Hasil 4 Survey, Trend DJOSS Positif, ERAMAS Mulai Menurun

Pengamat: Relawan Jokowi Jadi Faktor Trend Elektabilitas DJOSS Menanjak

Hasil 4 Survey, Trend DJOSS Positif, ERAMAS Mulai Menurun

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam
Sabtu, 21 Apr 2018 08:31
Dok
Djarot-Sihar kerap kali menggunakan sapu lidi sebagai bentuk simbolik pada masyarakat Sumut untuk memberantas korupsi.
Dari empat lembaga survey yang melakukan penelitian terhadap potensi kemenangan Pasangan Calon Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus mendapat trend positif. Dari rekap hasil survey itu, elektabilitas Djarot-Sihar, terus mengalami peningkatan. 

Berbeda dengan elektabilitas pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah yang masih terbilang kumulatif. Dalam survey terakhir yang baru diumumkan lembaga riset PRC, elektabilitas DJOSS berada di angka 38,4 persen. Selisih 13 persen dengan ERAMAS yang berada di angka 48,7 persen. 

Pengamat Politik dari Universitas Sumatera Utara Dadang Darmawan mengatakan, trend positif DJOSS dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya adalah strategi. 

Kata Dadang, sejak awal ERAMAS memang menunjukkan strategi mempertahankan kemenangan. Karena sejak digadang-gadang akan komenjadi Cagub, elektabilitas Edy Rahmayadi memang tinggi. Apalagi Edy pernah menjabat sebagai Pangkostrad. 

"Ektabilitas yang tinggi sejak awal tidak kelihatan lagi sekarang. Karena, Djarot berhasil mengidentifikasi kelemahan yang ada pada mereka. Dan adanya faktor eksternal yang turut mempengaruhi suara Djarot," kata Dadang, Jumat (20/4). 

Peningkatan elektabilitas DJOSS juga dipengaruhi oleh mundurnya pasangan JR Saragih-Ance Selian dari pertarungan. Dukungan  massa JR-Ance tampaknya beralih ke DJOSS. 



Lebih jauh lagi, menurut Dadang, Pasangan ERAMAS seperti tidak punya strategi lain selain strategi agama. "Jadi mereka kehilangan variabel-variabel pengaruh yang lain. Jadi hanya satu variabel saja yang dominan. Dan itu, seolah -olah kalau menurut yang kita lihat, terjebak pada opini yang dikembangkan di tengah-tengah masyarakat, bahwa satu-satunya cara agar ERAMAS bisa menang adalah dengan isu agama," ujarnya. 

Hal itu dimanfaatkan betul oleh DJOSS yang masuk ke segala lini. Mereka terus melakukan penetrasi untuk menggaet dukungan. 

"Mereka tidak mau terjebak, pada isu primordial, keagamaan, SARA, sehingga membuat begitu banyak upaya lain untuk mempengaruhi pemilih. Mereka masuk ke kelompok mana saja, tanpa ikatan primordial, Djarot berbagi peran dengan Sihar," jelasnya. 

DJOSS juga mendapat tambahan amunisi dari relawan yang dulunya mendukung Jokowi saat bertarung di Pilpres. Sedangkan ERAMAS hanya mendapat dukungan dari upaya sendiri. 

Relawan Jokowi menjadi keuntungan sendiri bagi DJOSS. Sehingga mereka tinggal mencari dukungan dari variabel yang lain. 

Selisih 13 persen dalam survey PRC memang bukan hal yang mudah untuk DJOSS. Belum lagi, faktor lain yang bisa berpengaruh pada pendulangan dukungan. 

"Variabel non politik yang akan berpengaruh. Misalnya, urusan saksi dan lainnya, itu akan cukup mempengaruhi," ujarnya. 

Sedangkan untuk ERAMAS, Dadang mengatakan, Tim ERAMAS harus melakukan evaluasi agar tidak kecolongan suara. ERAMAS juga harus bisa lebih terbuka terhadap masukan dari masyarakat. 

"Intinya, ERAMAS harus evaluasi dan buka diri. Hanya itu yang bisa mendorong dan mengimbangi DJOSS," tandasnya.

Editor: Herda

T#g:DjossJokowi
Berita Terkait
  • Senin, 21 Jan 2019 17:21

    Presiden Jokowi Serahkan 6.000 Sertifikat di Garut Jawa Barat

    Presiden Jokowi menyerahkan 6 ribu sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat di Kabupaten Garut, Sabtu (19/1/2019). Enam ribu sertifikat yang diserahkan Jokowi kepada masyarakat Garut, kemarin, adal

  • Rabu, 23 Jan 2019 03:23

    Janji Kampanye Jokowi yang Sudah Terealisasi

    Sejumlah janji pernah dilontarkan Jokowi saat pemilihan Presiden 2014, lalu bagaimana realisasi janji-janji tersebut? Adakah perbaikan untuk bangsa Indonesia?

  • Sabtu, 19 Jan 2019 21:19

    Prabowo Geram dan Malu Saat Jokowi Singgung 'Operasi Plastik' di Debat Capres

    Monica Kumalasari, pakar bahasa tubuh berbasis sains yang mendapat lisensi dari Paul Ekman, mengupas bahasa tubuh dua pasang calon Presiden Indonesia saat debat kemarin.

  • Jumat, 18 Jan 2019 11:18

    Hari ini Ijazah Jokowi Palsu, Besok Apa Lagi?

    Jelang acara debat Capres antara Paslon terselangara, sebuah unggahan yang mengungkit keaslian ijazah Jokowi kembali viral untuk memperkeruh suasana. Belakangan tak sedikit masyarakat yang telah terpe

  • Kamis, 17 Jan 2019 00:17

    TGB: Pidato Kebangsaan Prabowo Masih Retorika

    TGH Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menanggapi pidato kebangsaan 'Indonesia Menang' Prabowo Subianto yang disampaikan semalam. Menurut Korbid Keummatan DPP Partai Golka

  • Rabu, 16 Jan 2019 20:56

    Pidato Kebangsaan Prabowo-Sandi Tuai Respon Negatif

    Capres Prabowo Subianto menyampaikan pidato kebangsaan bertajuk 'Indonesia Menang' yang digelar di JCC Plenary Hall, Jakarta, tanggal 14 Januari 2019 lalu. Prabowo-Sandi menyampaikan uraian

  • Rabu, 16 Jan 2019 10:16

    Berpotensi Hemat Rp798 Triliun, Presiden: Segera Selesaikan Regulasi Kendaraan Bermotor Listrik

    Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, banyak negara di dunia yang mulai berlomba-lomba menjadi yang terdepan dalam mengembangkan teknologi kendaraan listrik. Selain karena ramah lingkungan, m

  • Minggu, 13 Jan 2019 19:13

    Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin Kecamatan Medan Helvetia Gelar Senam Jantung Sehat

    Ketua DPD Relawan Jamin Sumut Ir.H. Erwan Rozadi Nasution melepas gerak jalan santai di kelurahan Tanjung Gusta Kecamatan Medan Helvetia.

  • Sabtu, 12 Jan 2019 08:22

    Relawan Muslimin-muslimah Jokowi Amin Bagi-bagi Rezeki Pada Supir Angkot, Abang Becak dan Anak Jalanan

    Sebelum Melaksanakan Ibadah Sholat Jum'at Relawan Muslimin-muslimah Jokowi Amin Bagi-bagi Nasi Berkah Kepada Anak Jalanan Sopir Becak Dan Supir Angkot.

  • Rabu, 09 Jan 2019 12:09

    Presiden Jokowi Doakan Kesembuhan untuk Ustaz Arifin Ilham

    Presiden Joko Widodo mendoakan kesembuhan untuk Ustaz Arifin Ilham yang sedang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Hal ini diungkapkan Presiden seusai acara pelantikan Kepala Ba

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak