Selasa, 22 Mei 2018 11:23
  • Home
  • Pemilukada
  • Hasil 4 Survey, Trend DJOSS Positif, ERAMAS Mulai Menurun

Pengamat: Relawan Jokowi Jadi Faktor Trend Elektabilitas DJOSS Menanjak

Hasil 4 Survey, Trend DJOSS Positif, ERAMAS Mulai Menurun

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam
Sabtu, 21 Apr 2018 08:31
Dok
Djarot-Sihar kerap kali menggunakan sapu lidi sebagai bentuk simbolik pada masyarakat Sumut untuk memberantas korupsi.
Dari empat lembaga survey yang melakukan penelitian terhadap potensi kemenangan Pasangan Calon Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus mendapat trend positif. Dari rekap hasil survey itu, elektabilitas Djarot-Sihar, terus mengalami peningkatan. 

Berbeda dengan elektabilitas pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah yang masih terbilang kumulatif. Dalam survey terakhir yang baru diumumkan lembaga riset PRC, elektabilitas DJOSS berada di angka 38,4 persen. Selisih 13 persen dengan ERAMAS yang berada di angka 48,7 persen. 

Pengamat Politik dari Universitas Sumatera Utara Dadang Darmawan mengatakan, trend positif DJOSS dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya adalah strategi. 

Kata Dadang, sejak awal ERAMAS memang menunjukkan strategi mempertahankan kemenangan. Karena sejak digadang-gadang akan komenjadi Cagub, elektabilitas Edy Rahmayadi memang tinggi. Apalagi Edy pernah menjabat sebagai Pangkostrad. 

"Ektabilitas yang tinggi sejak awal tidak kelihatan lagi sekarang. Karena, Djarot berhasil mengidentifikasi kelemahan yang ada pada mereka. Dan adanya faktor eksternal yang turut mempengaruhi suara Djarot," kata Dadang, Jumat (20/4). 

Peningkatan elektabilitas DJOSS juga dipengaruhi oleh mundurnya pasangan JR Saragih-Ance Selian dari pertarungan. Dukungan  massa JR-Ance tampaknya beralih ke DJOSS. 



Lebih jauh lagi, menurut Dadang, Pasangan ERAMAS seperti tidak punya strategi lain selain strategi agama. "Jadi mereka kehilangan variabel-variabel pengaruh yang lain. Jadi hanya satu variabel saja yang dominan. Dan itu, seolah -olah kalau menurut yang kita lihat, terjebak pada opini yang dikembangkan di tengah-tengah masyarakat, bahwa satu-satunya cara agar ERAMAS bisa menang adalah dengan isu agama," ujarnya. 

Hal itu dimanfaatkan betul oleh DJOSS yang masuk ke segala lini. Mereka terus melakukan penetrasi untuk menggaet dukungan. 

"Mereka tidak mau terjebak, pada isu primordial, keagamaan, SARA, sehingga membuat begitu banyak upaya lain untuk mempengaruhi pemilih. Mereka masuk ke kelompok mana saja, tanpa ikatan primordial, Djarot berbagi peran dengan Sihar," jelasnya. 

DJOSS juga mendapat tambahan amunisi dari relawan yang dulunya mendukung Jokowi saat bertarung di Pilpres. Sedangkan ERAMAS hanya mendapat dukungan dari upaya sendiri. 

Relawan Jokowi menjadi keuntungan sendiri bagi DJOSS. Sehingga mereka tinggal mencari dukungan dari variabel yang lain. 

Selisih 13 persen dalam survey PRC memang bukan hal yang mudah untuk DJOSS. Belum lagi, faktor lain yang bisa berpengaruh pada pendulangan dukungan. 

"Variabel non politik yang akan berpengaruh. Misalnya, urusan saksi dan lainnya, itu akan cukup mempengaruhi," ujarnya. 

Sedangkan untuk ERAMAS, Dadang mengatakan, Tim ERAMAS harus melakukan evaluasi agar tidak kecolongan suara. ERAMAS juga harus bisa lebih terbuka terhadap masukan dari masyarakat. 

"Intinya, ERAMAS harus evaluasi dan buka diri. Hanya itu yang bisa mendorong dan mengimbangi DJOSS," tandasnya.

Editor: Herda

T#g:DjossJokowi
Berita Terkait
  • Senin, 21 Mei 2018 13:11

    Jokowi Resmikan KA Minangkabau Ekspres

    Setelah menjalani masa uji coba melayani penumpang sejak 1 Mei 2018 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Ibu Negara Iriana, meresmikan beroperasinya Kereta Api (KA) Bandara Internasional Mi

  • Minggu, 20 Mei 2018 23:30

    Seribuan Warga Sumut Dapat Pengobatan Mata Gratis

    Lebih dari seribu warga Sumatera Utara (Sumut) mendapat pelayanan pengobatan dan pemeriksaan mata gratis, yang digelar di kawasan Medan Polonia oleh relawan Bara Baja Djoss. Acara yang dihadiri k

  • Senin, 14 Mei 2018 20:14

    Minimalisasi APM, DJOSS: Tiap Kecamatan Satu SMA/SMK

    Pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus atau DJOSS menyiapkan program pemerataan pendidikan tingkat SMA/SMK se-derajat dengan penambahan gedung SMA/SMK per kecamatan, untuk meningkatkan Angka Par

  • Rabu, 09 Mei 2018 23:09

    Semangat Rekan Juang Relaka untuk Menangkan Djoss

    Ribuan anggota Relawan Karo (Relaka) Passion For Djoss solid untuk memenangkan pasangan Djarot Sihar Djoss atau Djoss. Selain melakukan ramah tamah, ribuan relawan yang berkumpul bersama dalam acara p

  • Senin, 07 Mei 2018 02:07

    "Rejo" Deklarasi Dukung Jokowi di Pilpres 2019

    Relawan Jokowi alias Rejo mendeklarasikan dukungan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk kembali maju dan menang dalam ajang Pilpres 2019. Massa yang tergabung dalam Rejo juga sekaligus

  • Minggu, 29 Apr 2018 18:09

    Ribuan Massa Padati Kampanye Akbar Djoss di Asahan

    Ribuan massa padati Kampanye Akbar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus di lapangan terbuka di Jalan BSBD Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten As

  • Rabu, 18 Apr 2018 08:28

    Ibu Negara dan Ketua PKK Sumut Kunjungi PAUD Toba Samosir

    Ibu Negara Ny. Iriana Joko Widodo mengawali kunjungannya ke Sumatera Utara (Sumut) dengan mendatangi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Toba Lestari, Desa Lumban Gaol, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba S

  • Rabu, 11 Apr 2018 05:41

    Ambivalensi Kritik Terhadap Pembagian Sertifikat Tanah Ala Jokowi

    Menurut data dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN), Indonesia saat ini memiliki total luas daratan mencapai 190.456.900 ha. Sebanyak 120.743.441,71 hektar atau seta

  • Selasa, 03 Apr 2018 09:33

    Misi Djoss: Jangan Ada Lagi Kaum Marjinal

    Cawagub Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus merasa miris mendengar masih banyak masyarakat di provinsi ini yang merupakan kaum marjinal. Ia pun bertekad untuk memajukan kehidupan masyarakat agar tida

  • Senin, 02 Apr 2018 04:02

    Pesan Warga Sibolga, "Kalau Terpilih Lunasi Janji"

    Pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus melanjutkan aktivitasnya di hari kedua di Sibolga-Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan minum kopi bersama warga di Warung Kopi Bahagia Jalan Bahagia, Sibolga,

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak