Minggu, 24 Jun 2018 14:01
  • Home
  • Pemilukada
  • Gubernur Ingatkan KPU & Bawaslu Antisipasi Titik Rawan Pilgub 2018

Gubernur Ingatkan KPU & Bawaslu Antisipasi Titik Rawan Pilgub 2018

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Senin, 09 Okt 2017 19:09
Dok
Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018
Selamat Puasa Paluta

Dengan dimulainya tahapan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengingatkan setidaknya ada beberapa titik rawan yang harus diantisipasi oleh KPU dan Bawaslu. Tujuannya agar pelaksanaan dan hasilnya berkualitas. Untuk itu diminta agar persiapan tahapan dilakukan maksimal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi pada acara Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018 di Tiara Hall dan Convention Center Medan, Minggu (8/10/2017) malam.

Hadir di antaranya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman, anggota KPU RI Evi Novida Ginting, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea beserta anggota Nazir Salim Manik, Yulhasni, Benget Silitonga dan Iskandar Zulkarnain, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut Syafrida Rasahan dan anggota Hardi Munthe, Pangdam I/BB Mayjend TNI Cucu Sumantri, serta para mantan KPU Sumut.

Adapun beberapa titik rawan dimaksud lanjut Erry, yakni pertama pada saat penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Biasanya dipicu masalah calon pemilih tidak terdaftar, pemilih ganda maupun pemilih fiktif. Karenanya harus disikapi dengan bijaksana, agar semua warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih, harus mendapatkan haknya.

"Titik rawan kedua adalah penetapan pasangan calon. Karena itu kami berharap KPU dan Bawaslu berpegang teguh terhadap ketentuan dan aturan main yang telah ada. Tentu ini membutuhkan komitmen kuat serta integritas penyelenggara," ucap Erry.

Sementara titik rawan ketiga kata Erry, adalah saat pelaksanaan kampanye politik. Dalam proses ini, perlu diatur dengan tujuan meminimalisir dampak negatif, serta lebih memaksimalkan tujuan kampanye tersebut. Kemudian lanjut pada poin keempat adalah penetapan pasangan terpilih.

"Pada umumnya ini akan diikuti oleh ketidakpuasan calon tertentu. Begitupun, ketidakpuasan hendaknya disalurkan melalui mekanisme hukum, bukan pengerahan massa yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban," tutur Erry.

Tengku Erry memahami akan selalu ada pihak yang merasa tidak puas terhadap hasil Pilkada. Namun para penyelenggara harus senantiasa berupaya menjalankan tugas dan tanggungjawab sebaik mungkin. Karena itu pesta demokrasi ini membutuhkan dukungan semua pihak, baik pasangan calon, partai politik, keamanan maupun masyarakat umum.

"Pelaksanaan Pilgub Sumut 2018 harus kita persiapkan sebaik mungkin, sehingga prosesnya berjalan baik, serta diterima semua pihak. Kita pun berharap, terpilih pemimpin Sumatera Utara yang berkualitas dan amanah," ucap Erry.

Sementara, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea juga menyampaikan komitmen jajarannya hingga tingkat terbawah untuk menjadikan Pilgub Sumut 2018 lebih baik dan berkualitas dengan mengedepankan transparansi serta akuntabilitas. Karena itu, untuk semua kegiatan, disiapkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk jum teknisnya.

"Pertama, kami bekerja profesional, sesuai aturan yang ada. Kedua kami jaga integritas, menjaga jarak yang sama kepada semua peserta, dan ketiga transparansi," sebut Mulia sekaligus menyampaikan bahwa anggaran Pilgub yang ditampung di APBD Sumut mencapai Rp1,2 triliun dengan jumlah pemilih 10,2 juta orang.

Dalam peluncuran yang diisi dengan lomba maskot dan jingle Pilgub Sumut 2018 tersebut, Mulia mengatakan pihaknya siap menjalankan amanah sebagai penyelenggara dengan persiapan diantaranya yakni rekrutmen penyelenggara adhoc dan anggaran yang telah disepakati sebelumnya.

Dalam sambutannya, Ketua KPU RI Arief Budiman berharap besarnya anggaran pesta demokrasi ini, harus diimbangi dengan hasil yang berkualitas, partisipasi tinggi dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Namun yang tidak kalah penting adalah transparansi dan integritas penyelenggara.

"Jadi (peserta Pilgub dan Parpol) jangan marah kalau kami menolak diajak ngopi. Apalagi di Medan, banyak warung kopi yang buka 24 jam. Jadi mohon dimaklumi," sebutnya mengisyaratkan bahwa independensi penyelenggara menjadi keharusan.

Peluncuran Pilgub Sumut 2018 itu pun dibuka dengan pemukulan Gordang Sambilan oleh Gubernur dan tokoh undangan yang hadir.

Editor: Budi

T#g:Launchingpilgubsu
Berita Terkait
  • Sabtu, 05 Mei 2018 12:35

    Sihar: Tema Debat Sesuai Visi Misi Djoss

    Cawagub Sumatera Utara Sihar Sitorus mengaku siap menghadapi debat pertama yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara di Hotel Santika Medan, malam ini, Sabtu (5/5/2018).

  • Minggu, 01 Apr 2018 22:31

    Waduh, DPS di Gunungsitoli Berkurang Hampir 3 Ribu Orang

    Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) di wilayah Kota Gunungsitoli berkurang 2.960 pemilih dari pemilu sebelumnya.Hal itu terlihat dari da

  • Minggu, 18 Mar 2018 08:58

    Pernyataan Sikap "Pilgubsu Aman dan Damai" di Kualuh Selatan

    Unsur Pimpinan Kecamatan antara  lain Mayor Tamrin Hasibuan Danramil 01/AK, Iptu Muzakir Kanit Binmas Polsek Kualuh Hulu, H. Samsul Tanjung, ST MH Camat Kualuh Selatan Hariman, Spd., Sekcam Kualu

  • Rabu, 14 Mar 2018 07:44

    KPU Deli Serdang Terima 2022 APK dari KPU Sumut

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deli Serdang menerima Alat Peraga Kampanye (APK) untuk pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) S

  • Kamis, 15 Feb 2018 17:45

    Gubsu Hadiri Deklarasi Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA pada Pilgub Sumut

    Gubsu Tengku Erry Nuradi menghadiri deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang serta Politisasi SARA pada pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumut 2018.Acara yang digelar Bawaslu Sumut tersebut berlangsung

  • Kamis, 15 Feb 2018 07:45

    Panwaslih Humbahas Deklarasikan Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA

    Panwaslih Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) deklarasikan tolak dan lawan politik uang serta politisasi SARA untuk Pilkada 2018 yang berintegritas bertempat di Wisma Katolik Doloksanggul, Rabu (1

  • Rabu, 14 Feb 2018 05:04

    Dua Untuk Sumut dan Jokowi Dua Periode

    Setelah ditetapkan menjadi pasangan nomor urut dua dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatera Utara (Sumut), pasangan Djarot-Sihar merasa sangat beruntung. Pasangan yang akrab disapa Djoss

  • Selasa, 13 Feb 2018 16:53

    Gubsu & Kapolda Tandatangani NPHD Pengamanan Pilkada Serentak 2018 Senilai Rp130 Miliar

    Gubsu Tengku Erry Nuradi menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemprov Sumut untuk pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Sumut 2018.Penandatanganan itu dilakukan bers

  • Selasa, 13 Feb 2018 07:43

    Batalnya Pencalonan Incumbent Hingga Gagalnya J.R Saragih, Eko Marhaendy: Konspirasi Politik Telah Menciderai Demokrasi

    Bukan kali pertama kabar "mengejutkan" mewarnai tahun politik di Sumatera Utara jelang pemilihan kepala daerah.

  • Kamis, 08 Feb 2018 18:28

    Gubsu Harapkan Pilkada 2018 Benar-benar Pesta Rakyat

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mengharapkan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 8 kabupaten/kota secara serentak di Sumut tahun 2018 ini, benar-benar pes

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak