Minggu, 22 Okt 2017 17:00
  • Home
  • Pemilukada
  • Gubernur Ingatkan KPU & Bawaslu Antisipasi Titik Rawan Pilgub 2018

Gubernur Ingatkan KPU & Bawaslu Antisipasi Titik Rawan Pilgub 2018

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Senin, 09 Okt 2017 19:09
Dibaca: 298 kali
Dok
Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018

Dengan dimulainya tahapan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengingatkan setidaknya ada beberapa titik rawan yang harus diantisipasi oleh KPU dan Bawaslu. Tujuannya agar pelaksanaan dan hasilnya berkualitas. Untuk itu diminta agar persiapan tahapan dilakukan maksimal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi pada acara Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018 di Tiara Hall dan Convention Center Medan, Minggu (8/10/2017) malam.

Hadir di antaranya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman, anggota KPU RI Evi Novida Ginting, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea beserta anggota Nazir Salim Manik, Yulhasni, Benget Silitonga dan Iskandar Zulkarnain, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut Syafrida Rasahan dan anggota Hardi Munthe, Pangdam I/BB Mayjend TNI Cucu Sumantri, serta para mantan KPU Sumut.

Adapun beberapa titik rawan dimaksud lanjut Erry, yakni pertama pada saat penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Biasanya dipicu masalah calon pemilih tidak terdaftar, pemilih ganda maupun pemilih fiktif. Karenanya harus disikapi dengan bijaksana, agar semua warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih, harus mendapatkan haknya.

"Titik rawan kedua adalah penetapan pasangan calon. Karena itu kami berharap KPU dan Bawaslu berpegang teguh terhadap ketentuan dan aturan main yang telah ada. Tentu ini membutuhkan komitmen kuat serta integritas penyelenggara," ucap Erry.

Sementara titik rawan ketiga kata Erry, adalah saat pelaksanaan kampanye politik. Dalam proses ini, perlu diatur dengan tujuan meminimalisir dampak negatif, serta lebih memaksimalkan tujuan kampanye tersebut. Kemudian lanjut pada poin keempat adalah penetapan pasangan terpilih.

"Pada umumnya ini akan diikuti oleh ketidakpuasan calon tertentu. Begitupun, ketidakpuasan hendaknya disalurkan melalui mekanisme hukum, bukan pengerahan massa yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban," tutur Erry.

Tengku Erry memahami akan selalu ada pihak yang merasa tidak puas terhadap hasil Pilkada. Namun para penyelenggara harus senantiasa berupaya menjalankan tugas dan tanggungjawab sebaik mungkin. Karena itu pesta demokrasi ini membutuhkan dukungan semua pihak, baik pasangan calon, partai politik, keamanan maupun masyarakat umum.

"Pelaksanaan Pilgub Sumut 2018 harus kita persiapkan sebaik mungkin, sehingga prosesnya berjalan baik, serta diterima semua pihak. Kita pun berharap, terpilih pemimpin Sumatera Utara yang berkualitas dan amanah," ucap Erry.

Sementara, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea juga menyampaikan komitmen jajarannya hingga tingkat terbawah untuk menjadikan Pilgub Sumut 2018 lebih baik dan berkualitas dengan mengedepankan transparansi serta akuntabilitas. Karena itu, untuk semua kegiatan, disiapkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk jum teknisnya.

"Pertama, kami bekerja profesional, sesuai aturan yang ada. Kedua kami jaga integritas, menjaga jarak yang sama kepada semua peserta, dan ketiga transparansi," sebut Mulia sekaligus menyampaikan bahwa anggaran Pilgub yang ditampung di APBD Sumut mencapai Rp1,2 triliun dengan jumlah pemilih 10,2 juta orang.

Dalam peluncuran yang diisi dengan lomba maskot dan jingle Pilgub Sumut 2018 tersebut, Mulia mengatakan pihaknya siap menjalankan amanah sebagai penyelenggara dengan persiapan diantaranya yakni rekrutmen penyelenggara adhoc dan anggaran yang telah disepakati sebelumnya.

Dalam sambutannya, Ketua KPU RI Arief Budiman berharap besarnya anggaran pesta demokrasi ini, harus diimbangi dengan hasil yang berkualitas, partisipasi tinggi dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Namun yang tidak kalah penting adalah transparansi dan integritas penyelenggara.

"Jadi (peserta Pilgub dan Parpol) jangan marah kalau kami menolak diajak ngopi. Apalagi di Medan, banyak warung kopi yang buka 24 jam. Jadi mohon dimaklumi," sebutnya mengisyaratkan bahwa independensi penyelenggara menjadi keharusan.

Peluncuran Pilgub Sumut 2018 itu pun dibuka dengan pemukulan Gordang Sambilan oleh Gubernur dan tokoh undangan yang hadir.

Editor: Budi

T#g:Launchingpilgubsu
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Okt 2017 23:57

    Kapolda dan Pangdam Tegaskan Prajurit Netral Dalam Pilkada

    Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dalam amanatnya ketika menjadi pimpinan upacara apel bersama di lapangan Makodam I/BB, Selasa (17/10/2017), mengingatkan agar TNI/Polri dapat menjaga netralita

  • Sabtu, 23 Sep 2017 04:43

    Panwaslih Tapteng buka pendaftaran Panwascam

    Pendaftaran calon anggota Panwas Kecamatan se-Kabupaten Tapteng untuk Pilgub Sumut 2018 dibuka oleh Panwaslih Kabupaten Tapanuli Tengah. Sejak 20 hingga 26 September 2017, sudah ada sebanyak 89 orang

  • Sabtu, 09 Sep 2017 12:39

    Trimedya Panjaitan: Kalau tidak punya modal ya tidak usah maju

    Trimedya Panjaitan, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) berpesan agar kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak membebani para kandidat kepala daerah yang akan bertarung. "Kader janga

  • Jumat, 08 Sep 2017 20:18

    KPU Binjai Kembali Gelar Sosialisasi Pemilu dan Demokrasi

    KPU Kota Binjai kembali melakukan sosialisasi Pemilu dan Demokrasi di SMK Kesehatan Galang Insan Mandiri, Jumat (8/9/17).

  • Kamis, 31 Agu 2017 05:30

    Effendi Simbolon Ingatkan Incumbent Jangan Curang Lagi pada Pilgubsu

    Calon Gubernur Sumut pada Pilgubsu 2013, Effendi MS Simbolon mengingatkan, Incumbent yang bertarung kembali untuk merebut kekuasaan periode kedua pada Pilgubsu 2018 untuk tidak lagi melakukan cara-car

  • Rabu, 30 Agu 2017 18:10

    Bila jadi Gubernur Sumut, Effendi Simbolon lawan mafia tanah

    Effendi Muara Sakti Simbolon, menyatakan siap melawan mafia tanah yang menguasai lahan eks HGU PTPN II bila dipercaya menjadi Gubernur Sumut.

  • Senin, 28 Agu 2017 08:08

    Bobby Dalimunthe : Suhu politik jangan sampai ganggu pembangunan daerah

    Suhu politik Sumatera Utara meningkat dengan beredarnya rekomendasi-rekomendasi partai politik dan sejumlah pernyataan dari tokoh lokal maupun nasional yang siap untuk bertarung pada Pilkada Sumatera Utara 2018.

  • Kamis, 24 Agu 2017 07:04

    Ditunjuk Jadi Nomor 2, Ngogesa Ihklas

    Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu, meyambut positif keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang mengusungnya menjadi bakal calon Wakil Gubernur Sumut berpasangan dengan Tengku Erry Nuradi.Kat

  • Senin, 21 Agu 2017 14:33

    Ade Sandra Kunjungi MJC, Bahas Birokrasi Sampai Kesejahteraan Guru

    Hujan-hujan, Bakal Calon Gubsu Ade Sandra mengunjungi Sekretariat Medan Jurnalis Club (MJC) di Warkop Aspar Senin (21/8/2017).

  • Minggu, 20 Agu 2017 06:30

    Menuju Sumut 1, Ngogesa Tunggu Petunjuk DPP Golkar

    Sempat dielu-elukan masyarakat dan beberapa pihak untuk maju menjadi Bakal Calon (Balon) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak