Jumat, 19 Jan 2018 16:15
  • Home
  • Pemilukada
  • Gubernur Ingatkan KPU & Bawaslu Antisipasi Titik Rawan Pilgub 2018

Gubernur Ingatkan KPU & Bawaslu Antisipasi Titik Rawan Pilgub 2018

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Senin, 09 Okt 2017 19:09
Dibaca: 355 kali
Dok
Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018

Dengan dimulainya tahapan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengingatkan setidaknya ada beberapa titik rawan yang harus diantisipasi oleh KPU dan Bawaslu. Tujuannya agar pelaksanaan dan hasilnya berkualitas. Untuk itu diminta agar persiapan tahapan dilakukan maksimal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi pada acara Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018 di Tiara Hall dan Convention Center Medan, Minggu (8/10/2017) malam.

Hadir di antaranya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman, anggota KPU RI Evi Novida Ginting, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea beserta anggota Nazir Salim Manik, Yulhasni, Benget Silitonga dan Iskandar Zulkarnain, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut Syafrida Rasahan dan anggota Hardi Munthe, Pangdam I/BB Mayjend TNI Cucu Sumantri, serta para mantan KPU Sumut.

Adapun beberapa titik rawan dimaksud lanjut Erry, yakni pertama pada saat penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Biasanya dipicu masalah calon pemilih tidak terdaftar, pemilih ganda maupun pemilih fiktif. Karenanya harus disikapi dengan bijaksana, agar semua warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih, harus mendapatkan haknya.

"Titik rawan kedua adalah penetapan pasangan calon. Karena itu kami berharap KPU dan Bawaslu berpegang teguh terhadap ketentuan dan aturan main yang telah ada. Tentu ini membutuhkan komitmen kuat serta integritas penyelenggara," ucap Erry.

Sementara titik rawan ketiga kata Erry, adalah saat pelaksanaan kampanye politik. Dalam proses ini, perlu diatur dengan tujuan meminimalisir dampak negatif, serta lebih memaksimalkan tujuan kampanye tersebut. Kemudian lanjut pada poin keempat adalah penetapan pasangan terpilih.

"Pada umumnya ini akan diikuti oleh ketidakpuasan calon tertentu. Begitupun, ketidakpuasan hendaknya disalurkan melalui mekanisme hukum, bukan pengerahan massa yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban," tutur Erry.

Tengku Erry memahami akan selalu ada pihak yang merasa tidak puas terhadap hasil Pilkada. Namun para penyelenggara harus senantiasa berupaya menjalankan tugas dan tanggungjawab sebaik mungkin. Karena itu pesta demokrasi ini membutuhkan dukungan semua pihak, baik pasangan calon, partai politik, keamanan maupun masyarakat umum.

"Pelaksanaan Pilgub Sumut 2018 harus kita persiapkan sebaik mungkin, sehingga prosesnya berjalan baik, serta diterima semua pihak. Kita pun berharap, terpilih pemimpin Sumatera Utara yang berkualitas dan amanah," ucap Erry.

Sementara, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea juga menyampaikan komitmen jajarannya hingga tingkat terbawah untuk menjadikan Pilgub Sumut 2018 lebih baik dan berkualitas dengan mengedepankan transparansi serta akuntabilitas. Karena itu, untuk semua kegiatan, disiapkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk jum teknisnya.

"Pertama, kami bekerja profesional, sesuai aturan yang ada. Kedua kami jaga integritas, menjaga jarak yang sama kepada semua peserta, dan ketiga transparansi," sebut Mulia sekaligus menyampaikan bahwa anggaran Pilgub yang ditampung di APBD Sumut mencapai Rp1,2 triliun dengan jumlah pemilih 10,2 juta orang.

Dalam peluncuran yang diisi dengan lomba maskot dan jingle Pilgub Sumut 2018 tersebut, Mulia mengatakan pihaknya siap menjalankan amanah sebagai penyelenggara dengan persiapan diantaranya yakni rekrutmen penyelenggara adhoc dan anggaran yang telah disepakati sebelumnya.

Dalam sambutannya, Ketua KPU RI Arief Budiman berharap besarnya anggaran pesta demokrasi ini, harus diimbangi dengan hasil yang berkualitas, partisipasi tinggi dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Namun yang tidak kalah penting adalah transparansi dan integritas penyelenggara.

"Jadi (peserta Pilgub dan Parpol) jangan marah kalau kami menolak diajak ngopi. Apalagi di Medan, banyak warung kopi yang buka 24 jam. Jadi mohon dimaklumi," sebutnya mengisyaratkan bahwa independensi penyelenggara menjadi keharusan.

Peluncuran Pilgub Sumut 2018 itu pun dibuka dengan pemukulan Gordang Sambilan oleh Gubernur dan tokoh undangan yang hadir.

Editor: Budi

T#g:Launchingpilgubsu
Berita Terkait
  • Minggu, 14 Jan 2018 17:14

    Daftar di Pilgub Sumut, Djarot Langsung Diserang Kampanye Hitam

    Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat langsung mendapat serangan black campaign sesaat setelah mendaftar di KPU Sumut, Rabu (10/1/2018).

  • Minggu, 14 Jan 2018 09:54

    Jelang Pilgubsu, Warga Palas Minta Jalan Provinsi Segera Diperbaiki

    Jelang pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2018, warga masyarakat di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) berharap besar, agar jalan Provinsi y

  • Minggu, 07 Jan 2018 17:57

    Sah.. SBY Umumkan JR Saragih-Ance Selian untuk Pilgubsu 2018

    Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono resmi mengumumkan JR Saragih-Ance Selian bertarung di Pemilihan Gubernur Sumut 2018.Pengumuman ini dilaksanakan di Kantor DPP Partai Demokrat di kaw

  • Sabtu, 06 Jan 2018 20:56

    Kodam I/BB Siap Membantu "Operasi Praja Toba 2018"

    Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri menyampaikan Kodam I/BB siap membantu "Operasi Mantap Praja Toba 2018."

  • Sabtu, 06 Jan 2018 13:46

    Irjen Paulus Hadiri Sosialisasi Teknis Pendaftaran Bakal Paslon Pilgubsu 2018

    Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw menghadiri Sosialisasi Teknis Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut di Kantor KPUD Sumut, Sabtu (06/01/18).Kapolda

  • Sabtu, 30 Des 2017 21:40

    Institut Masa Depan Indonesia Gelar FGD "Menatap Masa Depan Sumut dalam Kontestasi Pilkada Serentak 2018"

    Institut Masa Depan Indonesia (IMDI) menggelar Focus Group Discusion (FGD) refleksi akhir  tahun 2017 di Aula Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara, Kamis (28/12/17) pukul 14.00 WIB.FGD mengus

  • Rabu, 27 Des 2017 14:17

    Sore ini PKS umumkan Bacagub dan Bacawagub Sumut dan 4 Provinsi lainnya

    Setelah menyatakan berkoalisi dengan Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN), sore ini, Rabu (27/12), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengumumkan nama-nama bakal calon gubernur dan wakil

  • Sabtu, 23 Des 2017 21:03

    Hanya 19% Pada Pilwako Medan 2015, KPU Gencar Sosialisasi di Medan Amplas

    Kecamatan Medan Amplas mencatat rekor terendah dalam tingkat partisipasi pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan tahun 2015 lalu, oleh karenanya dalam rangka sosialisasi Pemilihan Gubernur Su

  • Sabtu, 23 Des 2017 06:53

    Djarot, Kader Terbaik PDI Perjuangan dalam Pertarungan Sengit Pilgub Sumut

    Suhu politik menjelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara makin naik, dengan tampilnya nama kader "Banteng" ke permukaan. Nama yang sama sekali baru, dan berada di luar lingkaran pembicaraan masyarakat

  • Jumat, 22 Des 2017 22:02

    Sosialisasikan Pilgubsu 2018, KPU Medan Goes To School

    Dalam rangka sosialisasi Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menyambangi sejumlah sekolah menengah atas.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak