Selasa, 19 Jun 2018 19:50
Iklan Paslon Paluta

Djarot Kunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno di Karo

Karo (utamanews.com)
Oleh: Sam
Selasa, 13 Mar 2018 19:43
Dok
Djarot berfokus di depan patung Bung Karno
Selamat Puasa Paluta

Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat mengunjungi lokasi pengasingan Bung Karno di Desa Lau Gumba, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Selasa (13/3/2018).

Lokasi pengasingan Presiden Pertama RI Ir Soekarno tersebut kini dijadikan mess (penginapan) yang dikelola Pemprov Sumut.

Ketika meninjau lokasi pengasingan (pengungsian) Bung Karno itu, Djarot Saiful Hidayat didampingi sejumlah kader PDI Perjuangan seperti Baskami Ginting, Taufan Agung Damanik, dan Siti Aminah Peranginangin.

Dalam kunjungan tersebut, Djarot Saiful Hidayat melihat ruangan dan tempat tidur yang digunakan Bung Karno bersama mantan Menteri Luar Negeri Agus Salim dan mantan Perdana Menteri Sutan Syahrir selama dalam pengasingan.

Setelah itu, cagub yang diusung PDI Perjuangan dan PPP itu melihat pohon beringin dan pendopo yang digunakan Bung Karno untuk bersantai selama diungsikan di Karo.

Menurut Djarot, lokasi pengungsian atau pengasingan Bung Karno tersebut merupakan salah satu situs sejarah yang harus dirawat dan dipelihara.

Hal itu disebabkan lokasi yang kini dijadikan mess tersebut merupakan salah satu bukti dan saksi sejarah perjalanan dan perjuangan para pendiri bangsa.

"Supaya masyarakat tahu Bung Karno pernah diungsikan kesini," kata Cagub yang berpasangan dengan Sihar Sitorus tersebut.

Lokasi pengungsian di Karo tersebut juga semakin menarik karena direncanakan menjadi lokasi bagi penjajah untuk menghabisi nyawa Bung Karno. "Dari sejarah yang saya baca, disinilah rencananya Bung Karno mau dibunuh," ujar mantan Wali Kota Blitar itu.

Selain sejarah, ujar Djarot, keunikan lain yang cukup menarik perhatian adalah keberadaan pohon beringin yang berdaun cemara.

Sugeng Priyono, penjaga mess tersebut mengatakan, lokasi pengungsian Bung Karno tersebut juga sering dikunjungi wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara seperti dari Belanda, Inggris, Kamboja, Malaysia, dan Singapura.

Hal itu disebabkan tempat tersebut merupakan lokasi pengungsian tiga pahlawan nasional yang memiliki pengaruh sangat besar dalam perjuangan dan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Dalam catatan sejarah, Bung Karno, Agus Salim, dan Sutan Syahrir diungsikan selama 11 hari di tempat itu yakni sejak 22 Desember 1948 hingga 1 Januari 1949. "Tidak banyak yang dilakukan Bung Karno selama disini karena beliau berstatus tawanan," ujar Sugeng.
Editor: Herda

T#g:Bung KarnoPDIP
Berita Terkait
  • Minggu, 13 Mei 2018 22:03

    Teroris: Kita Tidak Takut!

    Pasca aksi teroris di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Indonesia kembali berduka. Puluhan orang yang akan mengikuti ibadah pagi ini menjadi korban kebiadaban teroris. Tetes darah dan air mata anak bangsa

  • Minggu, 13 Mei 2018 12:03

    PDIP: Tidak Ada Toleransi bagi Terorisme

    Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah pada aksi terorisme.

  • Sabtu, 05 Mei 2018 19:25

    Jangankan Debat, Menjadi Pelayan pun Djoss Sangat Siap

    Politisi senior dari PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan menilai pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus siap menghadapi debat kandidat. Bukan hanya untuk debat kandidat, melayani masyarakat Su

  • Senin, 30 Apr 2018 04:30

    Japorman TSaragih: Tak Ada Alasan Tidak Memenangkan Djoss"

    Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Japorman Saragih, menegaskan tak ada alasan untuk tidak memenangkan Djoss di Pilkada Serentak 2018 Sumatera Utara, 27 April 2018 mendatang.Hal terseb

  • Senin, 19 Mar 2018 03:59

    Sebar Hoax Megawati Larang Azan, PNS Guru SMA di Tanjungbalai Minta Maaf

    Rukiyah, Ibu Guru SMA berstatus PNS di Pematang Pasir, Tanjung Balai, Lampung, meminta maaf kepada PDIP karena menyebarkan berita palsu alias hoax tentang Megawati Soekarno Putri. Seperti apa?Akun Twi

  • Senin, 05 Mar 2018 03:05

    Ahmad Zaidnur kembali ke PDIP Langkat, Dukung Nomor 2

    Setelah dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) pada pemilihan kepala daerah oleh KPU Langkat, mantan calon Wakil Bupati dari Jalur indipenden, Ahmad Zaidnur kembali ke kandang di DPC PDIP Langkat dan

  • Rabu, 28 Feb 2018 18:38

    Di Sumut Ada Djarot, Batu Bara Ada Zahir

    Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat dan Calon Bupati Batu Bara Zahir menghadiri Rapat Kerja Cabang Khusus PDIP Batubara di aula Singapore Land, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara

  • Jumat, 12 Jan 2018 14:42

    Zahir-Oky Didukung Partai Gerindra, PPP, PKB, PBB dan PDIP

    Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Batubara, Ir H. Zahir MAP-Oky Iqbal Frima, SE diantar para partai pengusung dan pendukung saat mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batubara

  • Sabtu, 06 Jan 2018 15:06

    Viral Foto Syur, Bacawagub Pilkada Jatim 2018 Kembalikan Mandat ke PDIP

    Abdullah Azwar Anas mengembalikan mandat penugasan sebagai bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur melalui PDI Perjuangan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2018.Kepastian ini diperoleh setel

  • Sabtu, 23 Des 2017 06:53

    Djarot, Kader Terbaik PDI Perjuangan dalam Pertarungan Sengit Pilgub Sumut

    Suhu politik menjelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara makin naik, dengan tampilnya nama kader "Banteng" ke permukaan. Nama yang sama sekali baru, dan berada di luar lingkaran pembicaraan masyarakat

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak