Rabu, 17 Okt 2018 00:40
HUT Pemkab Labuhanbatu

Waspada Model Serangan ISIS

Medan (utamanews.com)
Oleh: Ardian Wiwaha, Mahasiswa Pasca Sarjana Jurusan Sosial Politik di Universitas Indonesia.
Kamis, 23 Nov 2017 08:53
Ist
Ilustrasi pemberitaan mengenai simpatisan ISIS di Medan

Meskipun tidak seintens tahun-tahun sebelumnya, pergerakan kelompok radikal dan ekstrimis Islamic State of Syria and Iraq atau yang dikenal dengan ISIS masih terus mencari pandangan publik dengan melakukan berbagai serangan yang mematikan. 

Mulai dari serangan yang berbentuk 'lone wolf' hingga serangan kelompok yang membabi buta melancarkan berbagai serangan baik berupa bom maupun serangan senjata tak berkemanusiaan.

Seperti yang terjadi baru-baru ini di Markas Kepolisian Resor Dharmasraya, Sumatera Barat, yangmana diserang oleh dua orang yang tak dikenal pada Ahad, 12 November 2017 sekitar pukul 02.45 WIB. 

Tak hanya berupa penyerangan dan perlawanan terhadap pihak kepolisian, namun pelaku yang diduga terafiliasi dengan kelompok ISIS tersebut juga melakukan pembakaran gedung utama Mapolres yang terletak di Jalan Lintas Sumatera, Gunung Medang. 

Pada awalnya petugas melihat ada gumpalan asap tebal di bangunan utama Polres Dharmasraya. Sehingga petugas langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Kebakaran dan melakukan pemadaman. Namun demikian, ketika proses pemadaman berlangsung tiba-tiba dua orang yang tak dikenal yang diduga pelaku menghalangi pemadaman dan mengancam petugas. Tak ayal perlawanan yang menggunakan busur panah diberikan oleh dua orang tak dikenal tersebut  memaksa petugas untuk dilumpuhkan.

Apabila dilihat secara seksama, salah satu alasan utama kelompok ISIS melakukan berbagai serangan brutal dilandasi oleh khayalan kebangkitan khilafah global. Padahal yang terjadi, kelompok ISIS justru menghancurkan nilai keadilan dan kemanusian, serta melupakan Tuhan.

Kini semakin jelas apabila khilafah global yang didengungkan oleh simpatisan hingga kelompok afiliasi ISIS hanya berupa isapan jempol semata. 

Terdapat banyak motif yang digunakan ISIS dalam setiap aksi brutalnya, seperti alasan ekonomi dan perebutan kekuasaan. Namun yang pasti, ketidaksingkronan antara hati dan akal pikiran dapat menjadi benang merah penyebab sebagian orang dan/atau kelompok pro terhadap eksistensi ISIS.

Seperti di kawasan Iraq dan Syria, sangat tersurat ketika kelompok ISIS di daerah tersebut berjuang dan berperang hanya untuk menguasai ladang-ladang minyak yang ada. Motif mendulang kekayaan dapat dijadikan alasan dasar dari pergerakan mereka yang malah justru melupakan akhirat dan mendengungkan kekayaan duniawi. 

Di luar kebrutalan dan bertentangannya pergerakan kelompok ISIS dengan nilai-nilai agama, kekhawatiran saat ini justru menyelimuti kita semua dengan adanya keterlibatan anak-anak muda dalam pergerakan dan rekrutmen kelompok ISIS. Mereka kerap dijadikan ujung panah bagi kelompok laknat tersebut sebagai pelaku bom bunuh diri hingga eksekutor aksi teror lain.

Kini, kewaspadaan terhadap berbagai serangan dan potensi terorisme harus semakin ditingkatkan di seluruh penjuru negeri. Seluruh elemen bangsa baik dari ulama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, hingga penggiat dunia maya sekalipun harus bersatu padu menangkal pergerakan kelompok teroris baik secara maya maupun secara nyata. Sehingga bentuk kepedulian terhadap teror pun tidak semata-mata kita bebankan sepenuhnya kepada pemerintah. 

Diperlukan peran serta seluruh komponen bangsa dan semua lapisan masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan dini, sehingga dapat membatasi langkah menyebarnya paham radikal berbasis agama yang tumpang tindih dengan keinginan dan kepentingan duniawi.

Editor: Sam

T#g:isisteroris
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Kamis, 16 Agu 2018 04:26

    Persiapan Pengamanan Jelang Asian Games 2018

    Asian Games merupakan salah satu agenda besar yang saat ini sedang dipersiapkan oleh Indonesia. Pasalnya, Indonesia akan menjadi tuan rumah dari even berskala Internasional tersebut. Tepatnya berada d

  • Kamis, 02 Agu 2018 00:02

    Simulasi Penanggulangan Teror Bukti Kesiapan Satuan Gultor TNI

    Dalam waktu dekat ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Asian Games baik di Jakarta maupun di Palembang. Satuan Penanggulangan Teror (Sat Gultor) memandang perlu untuk melakukan latihan d

  • Selasa, 17 Jul 2018 13:17

    Panglima TNI: Cyber Narcoterorism Gunakan Dunia Maya Biayai Terorisme

    Seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, telah muncul kelompok baru yaitu "Cyber Narcoterorism" yaitu kelompok yang menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menya

  • Selasa, 10 Jul 2018 17:10

    Peran Media Massa Dalam Memberantas Aksi Terorisme di Indonesia

    Terorisme merupakan musuh dunia yang tidak mengenal batas wilayah dan undang-undang suatu negara. Aksinya dapat terjadi di negara mana saja yang mereka targetkan, tidak terkecuali di negara Indonesia tercinta.

  • Jumat, 08 Jun 2018 04:08

    Panglima TNI: Radikalisme Berujung Pada Tindakan Terorisme

    Selaku umat Islam dan bagian dari bangsa yang besar, sebagai warga negara Indonesia harus menyadari adanya radikalisme di sekitar kita. Radikalisme ini berawal dari pemahaman yang salah, yang kemudian

  • Minggu, 03 Jun 2018 08:33

    Rektor Tak Sangka Ada Teroris Di Kampus Unri

    Prof. Dr Aras Mulyadi, Rektor Universitas Riau (Unri), sangat tidak menduga adanya tindakan terkait teror di kampus universitas negeri di Kota Pekanbaru, Riau itu."Universitas Riau sangat menyayangkan

  • Kamis, 31 Mei 2018 13:31

    Pancasila Menyatukan Keberagaman Kita

    Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai banyak bahasa, budaya, suku ,kepercayaan dan semua itu disatukan oleh Pancasila sebagai pendoman bagi warga negara Indonesia dengan semboyannya adalah

  • Selasa, 29 Mei 2018 01:29

    BEM NUS Dukung Kapolri & BIN Berantas Terorisme Sampai ke Akarnya

    Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM-NUS) Wilayah Sumatera meminta dan mendukung langkah Kapolri dan BIN untuk memberantas teroris hingga ke akarnya.Hal ini disampaikan Kordinator BEM NUS Wilayah

  • Minggu, 27 Mei 2018 14:27

    Bersatu Melawan Aksi Terorisme

    Terorisme identik dengan kekerasan. Tindakan teroris menyebabkan keresahan, rasa takut di tengah masyarakat, melukai atau mengancam kehidupan, kebebasan, atau keselamatan orang lain dengan tujuan tert

  • Minggu, 20 Mei 2018 11:00

    Polres Nias Selatan Deklarasi Anti Terorisme

    Polres Nias Selatan menggelar deklarasi anti terorisme yang dirangkai dengan buka puasa bersama puluhan anak anak yatim, di Aula Mapolres Nias Selatan, Jumat sore (18/05).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak