Selasa, 19 Jun 2018 01:51
Iklan Paslon Paluta
  • Home
  • Opini
  • Vivere Pericoloso Solusi Menjaga Keutuhan NKRI

Vivere Pericoloso Solusi Menjaga Keutuhan NKRI

Pematangsiantar (utamanews.com)
Oleh: Lundu Feryanus Parhusip, Sekretaris DPC GMNI Pematangsiantar.
Rabu, 06 Jun 2018 10:36
Dok Pribadi
Lundu Feryanus Parhusip
Selamat Puasa Paluta
"Ketika aku lahir, saat itu bukan hanya awal dari hari yang baru, tetapi juga awal dari abad yang baru."

Kutipan di atas adalah salah satu kata inspiratif dalam sejarah bangsa Indonesia pada penyambung lidah rakyat yang disampaikan oleh the founding father kita, Ir. Soekarno. Dalam kutipan itu juga terdapat makna tersirat yaitu "hidup berbahaya".

Dalam bahasa Italia hidup berarti vivere, sedangkan berbahaya berarti pericoloso. Vivere pericoloso ini dipopulerkan oleh bung Karno pada tahun 1964 sebagai judul pidato kenegaraan dalam memperingati HUT RI ke 19 tahun. Dalam pidatonya bung Karno mengatakan bangsa kita bukan bangsa tempe, melainkan bangsa paten dan pemenang. Vivere pericoloso. Mari kita bervivere pericoloso asal jangan kita bervivere pericoloso kepada Tuhan tanpa memandang dari segala aspek. Vivere pericoloso adalah untaian kata untuk seluruh rakyat Indonesia dalam hal kepribadian guna untuk mempertahankan keutuhan NKRI. Dimana setiap individu harus memiliki fondasi dalam dirinya sendiri bahwa hidup itu berbahaya serta berharga dalam mempertahankan ideologi bangsa, sehingga mampu menentang hasutan maupun bisikan yang dapat mengancam NKRI melalui ideologi.

Tantangan terbesar kita saat ini selaku masyarakat yang berbangsa dan bernegara dalam satu payung Ideologi pancasila adalah mereka yang tak mengenal dan tak menghormati kebhinekaan tetapi mengatas namakan agama untuk merongrong keutuhan NKRI.

Seperti pesan bung karno kepada seluruh rakyat Indonesia "Negara ini, Republik Indonesia, bukan milik kelompok manapun, juga agama, atau kelompok etnis manapun, atau kelompok dengan adat dan tradisi apa pun, tapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!".

Oleh karena itu marilah kita ikut serta membahayakan hidup kita pribadi lepas pribadi demi menjaga keutuhan NKRI dengan menanamkan nilai nilai luhur pancasila di mulai dari hari ini.

Selamat merenungkan Haul Bung Karno 6 Juni 1901.

Pematangsiantar, 6 Juni 2018

Editor: Sam

T#g:GMNINKRI
Berita Terkait
  • Sabtu, 02 Jun 2018 10:32

    Peringati Hari Pancasila, GMNI Kota Medan Gelar Aksi di Tugu SIB

    Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Medan menggelar aksi dalam memperingati Hari Pancasila di Bundaran SIB kota Medan, Jumat (1/6/2018). Aksi ini menyampaikan bahwa pentingnya Pancasila untuk kesatuan dan persatuan bangsa.

  • Sabtu, 02 Jun 2018 10:02

    GMNI Pematangsiantar membumikan Pancasila melalui Teater

    DPC GMNI Pematangsiantar mengadakan kegiatan teater dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni 73 tahun yang lalu. Kegiatan teater ini meliputi pembacaan puisi, teatrikal sidang BPUPKI dala

  • Jumat, 01 Jun 2018 20:31

    Pancasila Sebagai Pedoman Kehidupan Bangsa Indonesia

    Pancasila ialah dasar Falsafah Negara atau Ideologi Negara atau dengan arti lain Pedoman Kehidupan Berbangsa dan Bernegara bagi seluruh Rakyat Indonesia. Pancasila berasal dari bahasa sansekerta

  • Kamis, 31 Mei 2018 17:11

    Panglima TNI & Kapolri Dianugerahi Gelar Raja Penjaga NKRI

    Panglima TNI Masekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dianugerahi gelar Raja Penjaga NKRI oleh Datu Sila Dendeng Lombok H. Lalu Muhammad Putria, M.Pd. (Ketua Forum

  • Minggu, 27 Mei 2018 20:37

    DPC GMNI Pematangsiantar gelar PPAB

    Dalam menjalankan kaderisasi mewujudkan pemuda yang berkualitas, dan berintegritas, DPC GMNI Pematangsiantar menggelar PPAB (Pekan penerimaan Anggota Baru), di Bukit Hermon, Jumat-Minggu (25-27/5/2018

  • Senin, 14 Mei 2018 18:34

    GMNI Medan: Teror Bom adalah upaya memecah belah bangsa

    Belum lagi hilang dari ingatan, beberapa hari yang lalu kekejian para napi teroris di Mako Brimob. Minggu sekitar Pukul. 07.30 wib masyarakat dikejutkan kembali dengan berita, 3 Rumah Ibadah Gereja di

  • Jumat, 11 Mei 2018 18:21

    Kajari Morotai Bangga Kepada TNI Yang Selalu Siap Mengawal NKRI

    Pulau Morotai merupakan wilayah terluar dari Negara Indonesia, sehingga dengan keberadaan TNI pada pelaksanaan latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di Morotai akan memberikan gambaran kepad

  • Rabu, 02 Mei 2018 19:52

    Hardiknas: Antara Ekspektasi dan Realita

    Berbicara mengenai pendidikan di Indonesia seolah tidak ada habisnya.

  • Rabu, 21 Mar 2018 14:11

    DPC GMNI Medan Sosialisasikan Pentingnya Pendidikan Bagi Anak Jalanan

    Dalam perayaan Dies Natalis GMNI Ke 64, dan Semarak Pekan Marhaenis II, DPC GMNI Kota Medan melaksanakan Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Bagi Anak Jalanan, di Simpang Lampu Merah Jln.Gaperta Ujung M

  • Senin, 12 Mar 2018 06:02

    GMNI Pematangsiantar ajak anak-anak pengungsi Sinabung bermain dan beri bantuan alat sekolah

    Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Pematangsiantar mengantarkan langsung bantuan ke korban pengusi Sinabung, hari Minggu, 11 Maret 2018. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk ke

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak