Minggu, 17 Des 2017 05:42
  • Home
  • Opini
  • Registrasi SIM Card Menjamin Keamanan Digital Masyarakat

Registrasi SIM Card Menjamin Keamanan Digital Masyarakat

Medan (utamanews.com)
Oleh: Dodik Prasetyo, kontributor Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia (LSISI).
Selasa, 21 Nov 2017 03:51
Dibaca: 105 kali
Ist
Ilustrasi

Per 31 Oktober 2017, para pengguna kartu SIM prabayar operator seluler di Indonesia, baik pelanggan lama maupun baru diwajibkan untuk mendaftar ulang dengan memakai nomor NIK dan Kartu Keluarga. 

Seluruh pelanggan diwajibkan untuk melakukan registrasi paling lambat pada 28 Februari 2018. 

Indonesia bukanlah negara pertama dalam menerapkan kebijakan tersebut, negara-negara seperti Australia, Brazil, China, Mesir, Jerman, dan Jepang sudah lebih dulu menerapkan aturan wajib registrasi kartu SIM. 

Tujuan dari aturan tersebut tidak lain adalah untuk melindungi keamanan setiap warga negara dalam melakukan transaksi keuangan secara digital. 

Kebijakan registrasi ulang kartu SIM prabayar memiliki tujuan utama untuk mendukung perkembangan ekonomi digital. Dengan begitu, transaksi keuangan di dunia online menjadi lebih aman. 

Dengan menggunakan identitas yang benar, setiap transaksi online tentu akan lebih aman dari fraud (penipuan) yang saat ini marak terjadi menggunakan teknologi digital. Memang, registrasi ulang kartu SIM dimaksudkan untuk melindungi masyarakat dari penipuan, khususnya dari tindak kejahatan dan pelanggaran hukum melalui sarana telepon seluler dan media elektronik lainnya. 

Berita-berita bohong yang tersebar untuk tidak melakukan registrasi sudah tentu merupakan kekeliruan yang tidak perlu diikuti. 

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) adalah satu yang mengapresiasi kebijakan ini. Menurutnya, kebijakan itu dapat membantu menata bisnis jasa telekomunikasi di sektor hulu, sehingga dapat menekan hal-hal yang dapat penipuan, kejahatan seksual, fitnah, penyebaran konten negatif, dan atau hate speech. 

Program registrasi ulang kartu SIM ini berguna untuk mencegah penipuan terhadap pelanggan telekomunikasi seluler. Berdasar data Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), laporan penipuan melalui gawai seluler menempati posisi kedua tertinggi.

Mengenai adanya persepsi yang menyatakan bahwa terdapat celah-celah yang dapat merugikan warga negara dan merekam seluruh data pribadi kita, mulai dari alamat, agama, hingga golongan darah. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sudah menjelaskan dengan gamblang bahwa data pribadi sudah terjamin proteksinya lewat Peraturan Menkominfo Nomor 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik yang menjamin kerahasiaan data.

Berdasarkan studi dari Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) tentang perbandingan kewajiban registrasi SIM Card di berbagai negara menjelaskan telah banyak negara di dunia menerapkan kebijakan registrasi untuk melindungi warganya. 

Australia contohnya, melalui peraturan The Federal Privacy Act 1988, dengan amandemen terakhir telah berlaku sejak 12 Maret 2014. Jerman sejak 2004 dengan peraturan Telecommunications Act mewajibkan warga negaranya untuk melakukan registrasi. Selain itu setiap negara bagian di Jerman memiliki undang-undang perlindungan data tersendiri pada 2008. Di Malaysia telah mewajibkan registrasi SIM Card melalui Undang-Undang perlindungan data pribadi komprehensif pertama di Malaysia, The Personal Data Protection Act 2010 (PDPA) yang disahkan pada 2 Juni 2010 dan mulai berlaku pada tanggal 15 November 2013. 

Berbagai negara menerapkan kebijakan registrasi SIM Card adalah hal wajar untuk dilakukan demi melindungi keamanan pengguna telepon seluler itu sendiri, dan Indonesia tidak boleh tertinggal dari negara-negara tersebut. 

Berbagai keuntungan untuk masyarakat pun akan dirasakan dari kebijakan registrasi SIM Card tersebut. Keuntungan itu antara lain mencegah terjadinya kejahatan yang selama ini marak dilakukan via telepon seluler. Kejahatan melalui telepon seluler memang kini kerap terjadi. Seperti penipuan yang dilakukan melalui hipnotis, atau sms. Apalagi selama ini kartu SIM telah diperjualbelikan secara bebas dengan harga murah. 

Selain itu, registrasi kartu SIM prabayar ini ternyata juga berimbas untuk perekonomian. Pasalnya, sistem tersebut nantinya akan mempermudah proses transaksi. Seperti contohnya, bisa dimanfaatkan untuk bantuan tunai bagi masyarakat yang kurang mampu. Data penerima langsung bisa diambil dari ponsel. 

Hoax atau kabar bohong yang selama ini sering beredar pun dapar diredusir secara signifikan. Selama ini, kerap kali kartu SIM menerima pesan-pesan yang biasanya membuat penerima langsung tergiur atau panik. Banyak berita hoax yang gampang sekali disebarkan melalui SMS. Melalui kerja sama dengan operator, pemerintah bisa dengan mudah menemukan pelaku penyebar berita hoax tersebut. 

Dengan menimbang banyaknya manfaat dari program ini, masyarakat diharapkan tidak terpengaruh oleh isu hoax yang belakangan ini banyak beredar.

Editor: Sam

T#g:cybercrimehoaxsim card
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Des 2017 12:05

    Tahun Baru dan Upaya Menjauhi Ujaran Kebencian

    Antusiasme dalam menyambut momen pergantian tahun sangat terlihat, baik anak-anak, remaja atau kaum muda, maupun orang dewasa. Pergantian tahun seakan menjadi hari besar yang ditunggu-tunggu oleh masy

  • Rabu, 29 Nov 2017 19:39

    Panglima TNI: Waspadai Potensi Konflik Menghadapi Tahun Politik

    Menghadapi tahun politik ke depan, para Komandan Korem (Danrem) dan Komandan Kodim (Dandim) harus dapat mewaspadai potensi konflik di wilayah, seperti gesekan antar masyarakat, konflik antar agama mau

  • Rabu, 29 Nov 2017 12:29

    Di Era Digital, Masyarakat Diminta Sampaikan Konten Positif

    Di tengah ketertinggalan Papua dalam pembangunan, khususnya infrastruktur, peran media sangat dibutuhkan dalam rangka membangun optimisme dan nasionalisme Papua untuk mengejar ketertinggalannya. 

  • Senin, 27 Nov 2017 14:57

    Tahun Politik, Peran Media Online Penting dalam Tangkal Berita Hoax

    Perkembangan teknologi informasi (TI) yang semakin cepat dewasa ini, menuntut masyarakat lebih terbuka dalam menerima informasi. Dengan keterbukaan informasi ini, para pelaku media online harus lebih

  • Kamis, 16 Nov 2017 04:06

    Registrasi SIM Card Untuk Cegah Kejahatan Siber

    Seperti yang sudah diketahui, pemerintah telah mewajibkan seluruh pengguna kartu seluler untuk melakukan registrasi kartu SIM khusus prabayar sejak 31 Oktober 2017. Penerapan ini oleh Kominfo bertujua

  • Selasa, 14 Nov 2017 18:54

    Panglima TNI: Masyarakat Harus Cerdas Menyikapi Informasi Media Sosial

    Pengaruh media sosial sangat luas dalam kehidupan baik individu, keluarga, kelompok bahkan mampu mengubah tata kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu diharapkan masyarakat Indonesia harus cerdas

  • Sabtu, 23 Sep 2017 16:23

    Undangan Panglima TNI di Akun Twitter Ulama Lover ! "HOAX"

    Beredarnya undangan resmi yang mengatasnamakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di akun twitter Ulama Lover ! beserta video yang menggunakan profil Puspen TNI, untuk berkumpul di Monas (DKI)

  • Jumat, 15 Sep 2017 12:45

    TNI dan Sebaran Hoax di Medsos

    Maraknya penyebaran berita Hoax di jagat maya ternyata sudah tersusun secara rapi. Jika Anda membaca kabar miring yang bertebaran di media sosial jangan cepat percaya dan perlu memeriksa sumber inform

  • Kamis, 31 Agu 2017 01:20

    Terlalu, berita di media online soal Walikota Dzulmi Eldin tersangka, ternyata hoax

    Sejak Selasa malam, (29/8), sejumlah media online dari Medan menyebar informasi bahwa Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin tersangka kasus dugaan korupsi perizinan dan gratifikasi proyek Podomoro City Deli

  • Senin, 28 Agu 2017 06:58

    Media Massa Berperan Penting Sebarkan Kebhinekaan

    Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu (PERADAH) Indonesia bersama DPP PERADAH Indonesia Provinsi Sumatera Utara Gelar diskusi media di Grand Kanaya Hotel Jalan Darussalam, Sabtu (26/8).

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak