Kamis, 18 Jan 2018 03:20
  • Home
  • Opini
  • Ini Kegunaan Internet Untuk Teroris

Ini Kegunaan Internet Untuk Teroris

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Ardian Wiwaha, Mahasiswa FISIP Universitas Indonesia.
Senin, 17 Jul 2017 18:27
Dibaca: 327 kali
Ist
Situs media milik ISIS, Amaq News
Masih lemahnya upaya kontrol dan pengawasan secara masif dan komprehensif dari pemerintah terkait tindak terorrisme di internet, seringkali dimanfaatkan oleh beberapa kelompok radikal dan ekstrimis tidak hanya pada sarana prasarana propaganda.

Terlebih dengan dengan meningkatnya lalu lintas informasi di internet, membuat kelompok teroris semakin marak menggunakan media internet sebagai upaya untuk menyediakan pelatihan dan kiat-kiat untuk menjadi seorang teroris yang berani dan mandiri. Dalam sebuah laporan United Nations (UN) tahun 2012 berjudul 'The Use of the Internet for Terorrist Purposes', setidaknya terdapat enam tujuan kelompok teroris dalam memanfaatkan media internet

Media Propaganda
Merupakan salah satu tujuan utama dari kelompok terorris dalam menggunakan internet sebagai kepentingan untuk mendiseminasi propaganda mereka secara luas. Terlebih dengan upaya propaganda yang dilakukan bersifat beragam dan multimedia, menyajikan doktrin ideologis, instruksi, penjelasan, justifikasi, dan promosi aktivitas dan kegagahan mereka. Kemasan propagandanya pun juga sangat beragam mulai dari pesan virtual, presentasi, majalah, audio, video, hingga aplikasi games.

Rekrutmen
Internet bagi kelompok terorisme tidak saja digunakan untuk menyebarkan dan mempromosikan kekerasan, akan tetapi juga digunakan sebagai upaya untuk menjalin hubungan dengan audiens yang dijadikan target rekrutmen. Oleh karenanya, untuk kepentingan menjalin sebuah hubungan dalam rangka merekrut anggotanya, kelompok teroris acapkali menyediakan media chat group ataupun forum diskusi.

Ajakan untuk Bertindak
Apabila propaganda internet sepenuhnya digunakan untuk memamerkan kekerasan dengan harapan dapat menarik anggota baru, pada level ini kelompok teroris acapkali telah menyiapkan berbagai materi dan data yang dapat dibaca hingga diunduh yang berisikan tentang ajakan untuk melakukan aksi teror. Seperti halnya pada kasus penemuan akun 'batalyon was sunah waljihad', yang menyebarkan rilis-rilis seputar perilaku jihad, namun isinya cenderung berisikan rentang ajakan untuk melakukan kekerasan, serta penemuan forum di twitter bernama 'al Busyro' yang pada 10 April 2015 menyebarkan seruan bahwa mereka masih membutuhkan banyak ksatria media yang memiliki keahlian di semua bidang, termasuk analis, desainer, editor video, dan lain-lain.

Pendanaan
Sebagian kelompok teror menggunakan internet sebagai sumber dan sarana pendanaan aktivitas teror. Beberapa metode yang dilakukan dengan menjadikan internet sebagai media pendanaan antara lain: (a) permohonan bantuan langsung semisal melalui situs web, media sosial, chat room, dan lainnya dengan menyampaikan permohonan donasi dari pendukungnya, (b) e-commerce yakni menjadikan media internet sebagai sarana toko online dengan menawarkan buku, audio, merchandise, dan barang lainnya kepada para pendukungnya, (c) eksploitasi pembayaran online semisal membobol kartu kredit, peretasan situs investasi dan lainnya, (d) penipuan permohonan donasi secara legal kepada organisasi kemanusian.

Latihan
Dalam perkembangan terakhir, internet juga banyak digunakan oleh kelompok teroris sebagai tempat latihan. Sudah banyak situs, blog, dan media sosial yang menyebarkan panduan praktis baik dalam bentuk buku, video, maupun audio. Salah satu contoh akun blogspot 'Al Anshar007' pada tahun 2013 yang menyebarkan pelatihan komputer untuk mujahid dan mujahidah terkait dengan kegiatan dan perilaku tindak terorisme. Bahkan yang paling parah, sempat ditemukan buku dan modul dalam bentuk e-book di situs Scribd.com yang berjudul "Kursus Peledakan dan Pelaksanaan Training Peledakan."

Perencanaan 
Internet juga dapat dimanfaatkan oleh kelompok teroris sebagai sarana komunikasi untuk menyusun perencana pada setiap aksinya. Melalui internet, kelompok teroris acapkali menyusun strategi, target serangan, dan lainnya, dengan menggunakan kode dan pesan-pesan rahasia.

Cyber Attack
Serangan siber merupakan salah satu bentuk serangan yang merujuk pada unsur kesengajaan melalui jaringan komputer kepada jaringan yang dijadikan target semisal menyerang sIstem komputer, server, penyebaran virus, malware, dan ancaman siber lainnya.

Editor: Sam

T#g:internetmedsosteroris
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jan 2018 22:17

    Perkembangan Ilpengtek Pengaruhi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

    Tantangan Indonesia ke depan tidak semakin ringan, karena perkembangan Ilmu Pengetahuan teknologi (Ilpengtek) Informasi dan komunikasi, dimana  perubahannya sangat cepat dan pesat sehingga perlu

  • Jumat, 05 Jan 2018 20:05

    Pengguna Internet Di Indonesia Dominan Akses Konten Media Sosial

    Pengguna internet di Indonesia cukup signifikan, dari 256,2 juta penduduk, 51,8% merupakan pengguna aktif di dunia maya. Lebih dari 132 juta penduduk mengakses internet setiap saat. Melihat prilaku pe

  • Jumat, 15 Des 2017 19:05

    Tragis, Yanti nyaris tewas diperkosa pria yang baru dikenal lewat Medsos

    Seorang wanita berusia 34 tahun, YKD alias Y, warga jalan Nasional, Medan Denai ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah luka akibat benda tajam dan tumpul di perkebunan jagung di Dusun V Sei Menciri

  • Senin, 11 Des 2017 19:01

    Densus Tangkap 4 Terduga Teroris dari Riau

    Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88 AT) Kepolisian Republik Indonesia melakukan penangkapan terhadap empat terduga teroris di berbagai wilayah di Provinsi Riau.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat

  • Sabtu, 09 Des 2017 16:29

    Seorang terduga teroris ditangkap Densus 88 di Surabaya

    Tim Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menangkap seorang terduga teroris di Jalan Ampel Kembang Nomor 25 Surabaya, Sabtu, (9/12/2017).Kapolres Pelabuhan Tanju

  • Kamis, 23 Nov 2017 08:53

    Waspada Model Serangan ISIS

    Meskipun tidak seintens tahun-tahun sebelumnya, pergerakan kelompok radikal dan ekstrimis Islamic State of Syria and Iraq atau yang dikenal dengan ISIS masih terus mencari pandangan publik dengan mela

  • Minggu, 12 Nov 2017 09:21

    Teroris bakar habis Mapolres Dharmasraya Sumatera Barat

    Seluruh bangunan Mako Polres Dharmasraya Polda Sumatera Barat dan rumah serta mobil dinas Kapolres hangus terbakar dini hari tadi, Minggu (12/11/2017).Informasi beredar petugas berhasil menembak mati

  • Jumat, 10 Nov 2017 05:20

    KASAU: Faktor Ekonomi dan Kemiskinan Tidak Selalu Jadi Penyebab Aksi Terorisme

    Faktor ekonomi dan kemiskinan tidak selalu menjadi alasan utama munculnya aksi aksi terorisme maupun gerakan radikalisme di manapun termasuk Indonesia.

  • Selasa, 17 Okt 2017 20:17

    Di Era Globalisasi, Komunikasi dan Informasi Sangat Dibutuhkan Masyarakat

    Pemberdayaan KIM (kelompok informasi masyarakat) sangat penting karena dapat membantu memberikan informasi, pengetahuan, pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat bagi segala aspek pembangunan. KIM

  • Senin, 04 Sep 2017 11:54

    Aiptu O. Daeli, PS. Kanit Binmas Polsek Sirombu, diberi penghargaan

    Salah Seorang dari 16 Personil Polres Nias yang mendapat Reward/Penghargaan dari Kapolres Nias adalah Aiptu O. Daeli Ps. Kanit Binmas Polsek Sirombu yang juga Mantan Ps. Paur Humas Polres Nias.Aiptu O

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak