Sabtu, 21 Jul 2018 22:14
  • Home
  • Opini
  • Asian Games dan Dampak Ekonomi Bagi Indonesia

Asian Games dan Dampak Ekonomi Bagi Indonesia

Medan (utamanews.com)
Oleh: Alfonsius Ladi Ola, Mahasiswa Universitas Flores
Kamis, 12 Jul 2018 08:42
Istimewa
Asian Games akan berlangsung sebentar lagi namun masih banyak masyarakat yang ragu dengan manfaat sebagai tuan rumah bagi Indonesia. Keraguan tersebut memang tidak dapat dihindari mengingat saat ini perekonomian Indonesia masih belum benar-benar stabil. Dollar juga masih bertahan di kisaran Rp 14.000, yang tentu membuat berbagai peralatan dan perlengkapan Asian Games yang kebanyakan diimpor dari luar negeri menjadi mahal harganya.

Selain itu, pengalaman Yunani yang menjadi tuan rumah Olimpiade 2004 serta Brasil yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014 dan Olimpiade Rio 2016 membuat sebagian orang khawatir Indonesia akan mengalami nasib yang serupa dengan dua negara tersebut. Pasalnya kedua negara tersebut mengalami resesi ekonomi setelah menjadi tuan event terbesar sejagat.

Yunani mengalami krisis ekonomi pada tahun 2008 karena tidak mampu membayar hutang. Produk Domestik Bruto mereka mengalami defisit sampai 7,5 persen. Begitu pula dengan Brasil yang mengalami kesulitan ekonomi dan skandal korupsi yang melibatkan begitu banyak petinggi negara tersebut setelah menggelar Piala Dunia dan Olimpiade.

Tentu pengalaman dua negara tersebut harus menjadi pembelajaran bagi Indonesia dalam menyelenggarakan Asian Games. Pemerintah dalam hal ini Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) harus berhati-hati dalam menggunakan dana negara untuk menyelenggarakan perhelatan ajang olahraga multievent terbesar di Asia ini. Namun Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang jauh lebih kokoh daripada Yunani dan Brasil. Indonesia tidak hanya mampu menghindari bencana ekonomi paska penyelenggaraan Asian Games. Tapi Indonesia juga bisa mendapatkan keuntungan sebagai tuan rumah.



Berkaca dari Thailand yang menjadi tuan rumah Asian Games tahun 1998. Saat itu Thailand menggelontorkan dana sebesar Rp 6,7 triliyun. Mereka mendapatkan keuntungan sebesar Rp 300 miliar dari penyelenggaraan Asian Games. Begitu pula Korea Selatan.

Korea Selatan yang menjadi tuan rumah Asian Games 2002 mengeluarkan dana sebesar Rp 34,65 triliyun. Negeri Ginseng tersebut mendapatkan keuntungan sebesar Rp 670 miliar. Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro pun menyebutkan Indonesia harus bercermin kepada Korea Selatan dalam menyelenggarakan event olahraga internasional.

Pada tahun 1986 Korea Selatan menjadi tuan rumah Asian Games ke-10 di Seoul. Dua tahun kemudian tepatnya pada tahun 1988 Korea Selatan menjadi penyelenggara Olimpiade Musim Panas ke-24 di kota yang sama.

Korea Selatan menunjukkan diri kembali sebagai tuan rumah Asian Games ke-14 tahun 2002 di Busan, dan secara bersamaan tahun 2002 menjadi tuan rumah Piala Dunia bersama Jepang. Selanjutnya, negeri Ginseng itu menjadi tuan rumah Asian Games ke-17 kembali pada 2014 di Incheon.

Korea Selatan menyadari menjadi tuan rumah event keolahragaan internasional menjadi sarana yang efektif untuk menaikkan citra negara. Sejak itu perekonomian Korea Selatan tumbuh pesat dan menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. 

Karena itu tidak mengherankan banyak negara yang berlomba menjadi tuan rumah Asian Games. Beruntung Indonesia berhasil menjadi tuan rumah Asian Games 2018 ini. Sempat ditawarkan kepada Vietnam yang akhirnya menolak Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah pada tahun 2014.



Australia juga menjadi contoh negara yang paling berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi negaranya setelah menjadi tuan rumah event olahraga internasional. Setelah Australia menggelar Olimpiade Sydney tahun 2000 pertumbuhan ekonomi Australia meningkat sampai USD 490 juta per tahun selama 12 tahun sejak masa persiapan dan sesudah event.

Dilihat dari present value dampak Olimpiade terhadap ekonomi Australia mencapai USD 6,5 miliar dan lapangan pekerjaan meningkat 5.300 di New South Wales dan di Australia Kota dengan rata-rata 7.500 per tahun selama 12 tahun.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) mengestimasi total dampak langsung penyelenggaraan Asian Games 2018 terhadap ekonomi di Indonesia mencapai Rp 45 triliun. Kementerian PPN pun sudah memprediksi Indonesia akan mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar dibandingkan Thailand pada tahun 1998 dan Korea Selatan tahun 2002.

Rakyat Indonesia akan mendapatkan keuntungan ekonomi dari belanja dan pengeluaran atlet, offisial, dan penonton selama Asian Games berlangsung. Kementerian PPN memperkirakan dampak langsung pengeluaran peserta dan pengunjung Asian Games 2018 mencapai Rp 3,6 triliun. Artinya Rp 3 triliyun lebih banyak dibandingkan Korsel pada tahun 2002.

Diprediksi peserta dan pengunjung Asian Games akan memberikan dampak ekonomi langsung sebesar Rp 2,5 triliun di Jakarta dengan konsentrasi persebaran peserta dan pengunjung sebanyak 70 persen, dan Rp 1,1 triliun di Palembang dengan konsentrasi persebaran peserta dan pengunjung sebanyak 30 persen.



Angka ini tidak sekedar perkiraan semata karena sudah 45 negara yang mendaftar untuk ikut serta dalam kompetisi olahraga internasional ini. Artinya ada sekitar hampir 15 ribu atlet dan tujuh ribu official yang akan datang ke Indonesia.

Selain dampak ekonomi langsung, Asian Games juga akan memberikan dampak ekonomi tidak langsung. Seperti promosi pariwisata. Asian Games dinilai akan meningkatkan awareness wisatawan mancanegara tentang destinasi wisata, termasuk wisata kuliner dan budaya Indonesia.

Dalam rangka Asian Games ini pemerintah juga membangun banyak infrastuktur seperti MRT dan LRT. Tapi tidak hanya infrastuktur transportasi, pemerintah juga membangun berbagai infrastruktur pendukung lainnya. Pemerintah juga membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang.

Tentu PLTS ini tidak hanya akan menerangi Kompleks Olahraga Jakabaring tapi juga seluruh Kota Palembang dan sekitarnya. Tidak hanya sebagai dukungan terhadap energi terbarukan pembangunan infrastruktur PLTS ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Palembang. 

Dengan proses persiapan yang apik maka Asian Games Jakarta-Palembang jelas memberikan dampak ekonomi yang sangat besar. Tidak hanya pemerintah tapi juga seluruh rakyat Indonesia.
Editor: Sam

T#g:Asian Gamesmoneter
Berita Terkait
  • Sabtu, 21 Jul 2018 07:51

    KOMUNIKONTEN Akan Gelar 'Aksi Kebangsaan' Untuk Sukseskan Asian Games 2018

    Komunikonten (Institut Media Sosial dan Diplomasi) akan menggelar aksi kebangsaan di area hari bebas kendaraan, Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta pada Minggu, 22 Juli 2018, Pukul 06.00 WIB-selesai. Kegiatan ini terbuka untuk dihadiri siapa saja.

  • Jumat, 20 Jul 2018 14:50

    Kepulauan Nias Terpilih Lokasi Penerbangan Layangan Bendera Merah Putih Tandem 8 PLBN

    Pemerintah pusat perlahan melirik Kepulauan Nias, Sumatera Utara, karena salah satu dari 111 (seratus sebelas) pulau terluar di wilayah NKRI.

  • Kamis, 19 Jul 2018 09:19

    Persatuan Melalui Asian Games 2018

    Asian Games 2018 tidak hanya ajang olahraga multievent tapi juga menjadi wadah untuk menyatukan berbagai kelompok yang terpisah, sedang berkonflik atau semakin mempererat persatuan yang sebelumnya sud

  • Rabu, 18 Jul 2018 08:08

    Masyarakat Indonesia Antusias Ramaikan Pawai Obor Asian Games 2018

    Pertandingan Asian Games menjadi acara yang dinantikan pada 18 Agustus 2018 mendatang. Meski belum dimulai, namun gaungnya telah ada dan dibicarakan di berbagai kesempatan. Tidak hanya di Indonesia sa

  • Senin, 16 Jul 2018 09:36

    Persiapan Atlet Indonesia untuk Asian Games 2018

    Seperti yang kita tahu, sebentar lagi kita akan menyongsong terselenggaranya Asian Games 2018. Bukan hanya persiapan tempat dan kemegahan acara Asian Games. Namun, Indonesia juga perlu menyiapkan atlet terbaiknya untuk bertanding di ajang Asian Games.

  • Sabtu, 14 Jul 2018 22:04

    Obor Asean Games Akan Datang ke Bandara Kualanamu

    Pawai obor Asean Games tahun 2018 akan datang ke Bandara Kualanamu dan tiga Kabupaten/Kota di Sumut.

  • Sabtu, 14 Jul 2018 11:14

    Sukses di Palembang, Jokowi akan Bangun LRT di Medan, Bandung dan Surabaya

    Jokowi didampingi Ibu Iriana mencoba naik kereta ringan light rail transit (LRT) pertama di Indonesia, di Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (13/7/2018).

  • Selasa, 10 Jul 2018 05:10

    Semangat KBRI Promosikan Asian Games 2018 di Indonesia

    Sebentar lagi Asian Games akan diselenggarakan di Indonesia. Tepatnya pada tanggal 18 Agustus 2018. Agar acara tersebut semakin semarak, tentunya perlu adanya promosi supaya masyarakat bisa tahu akan ada acara besar yakni Asian Games.

  • Rabu, 11 Jul 2018 11:11

    Belajar Dari Rusia, Indonesia Membutuhkan Dukungan di Asian Games

    Saat ini sedang digelar Piala Dunia di Rusia. Pesta olahraga terbesar di planet bumi. Media di seluruh dunia mengkabarkan bagaimana riuhnya dukungan para fans terhadap negara mereka masing-masing. Par

  • Rabu, 04 Jul 2018 17:04

    Fakta Menarik Asian Games di Indonesia Tahun 2018

    Tahun 2018 ini menjadi tahun penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kiprahnya bagi dunia. Sebuah kompetisi olahraga Asian Games akan digelar di dua kota di Indonesia, yakni Jakarta dan Palembang. Ke

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak