Kamis, 14 Des 2017 22:35
  • Home
  • Olahraga
  • Panglima TNI Buka "Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017"

Panglima TNI Buka "Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017"

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Sabtu, 23 Sep 2017 19:53
Dibaca: 1.388 kali
Puspen TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat membuka Kejurnas Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017, yang akan berlangsung selama tiga hari (22 s.d. 24 September 2017) di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/9/2017).

Dalam sambutannya, Panglima TNI selaku Ketua Umum PB FORKI menyampaikan bahwa dalam menghadapi pertandingan, para atlet harus latihan dengan keras, disiplin, pantang menyerah dan mempunyai semangat baja. Untuk itu, para pelatih harus cerdik, cerdas, inovatif, waspada, bijaksana dan para manajer harus komunikatif, kreatif, padu, satu visi, menjaga persatuan, dan transparan dalam menjalankan roda organisasi.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, tiga komponen tersebut harus terintegrasi dengan baik. 

"Perlu diingat bahwa, tujuan kita adalah emas dunia, dan sasaran ini hanya dapat dicapai secara bersama-sama. Singkirkan semangat dan ego perguruan maupun kedaerahan, sudah saatnya kita bersatu agar para ksatria muda kita maju dan berprestasi emas dunia," tegasnya.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengucapkan terima kasih atas partisipasi para atlet dalam mengikuti kejuaraan ini. Oleh karena itu, jaga semangat persatuan dan kesatuan, bangun kebersamaan, jalin tali silaturahmi, saling berbagi pengalaman antar sesama anggota TNI dan sesama insan karate di seluruh tanah air dalam pembinaan olahraga karate yang sama-sama kita cintai ini. "Karate adalah Bela Bangsa, Karate adalah Prestasi Emas Dunia," katanya.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pada tahun 2015, para ksatria karateka muda kita telah berhasil mengibarkan Sang Saka Merah Putih dan menempatkan Karate Indonesia pada peringkat empat perolehan medali Kejuaraan WKF di Serpong. "Tahun ini Tim Karate Indonesia telah berhasil menjadi penyumbang medali terbanyak keempat pada cabang olahraga yang dipertandingkan di Sea Games 2017. Demikian pula pada Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara (SEAKF) di Semarang dan tingkat ASIAN (AKF) di Makassar, Karateka Indonesia selalu berada pada posisi jawara," tuturnya.

Panglima TNI mengatakan bahwa prestasi yang telah diraih selama tiga tahun belakangan ini, bukanlah suatu kebetulan. Menurutnya, prestasi-prestasi tersebut dapat dicapai oleh anak-anak muda kita, karena sebenarnya kita adalah bangsa Indonesia yang mengalir darah ksatria. Darah ksatria mengalir dalam urat nadi setiap manusia Indonesia. "Sudah saatnya kita bangkit kembali, menggelorakan jiwa ksatria bangsa Indonesia di kancah dunia internasional," ucapnya.

"Sasaran terdepan Karate Indonesia adalah Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang dan sasaran terdekat Karate saat ini adalah Asian Games 2018 di Indonesia. "Saya yakin dengan bangkitnya semangat ksatria kita, Insya Alloh Karate Indonesia dapat mendominasi ajang bergengsi ini," tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Kejurnas Karate dalam rangka HUT Ke-72 TNI Tahun 2017, mengangkat tema "Dengan Kejuaraan Nasional Karate Piala Panglima TNI ke-V, Kita Kuatkan Tali Persaudaraan, Kokohkan Jiwa Dan Semangat Kebersamaan Guna Mewujudkan Revolusi Mental Generasi Muda Karateka Sejati Untuk Bela Bangsa Dan Prestasi Emas Dunia" diselenggarakan oleh Mabes TNI bekerja sama dengan PB  FORKI.

Editor: Budi

T#g:Gatot NurmantyoKarate
Berita Terkait
  • Selasa, 12 Des 2017 08:22

    Kejuaraan Kung Fu Naga Merah di Gunungsitoli, Nias

    Ratusan atlet olah raga bela diri Perguruan Kung Fu Naga Merah cabang Kota Gunungsitoli mengikuti kejuaraan cabang ke-IV yang digelar Aula Kolonel Hasanudin Waruwu Markas Kodim 0213 Nias, Senin (11/12

  • Sabtu, 09 Des 2017 11:08

    Panglima TNI: Prajurit Jangan Lakukan Kegiatan Politik Praktis

    Menjelang tahun politik tahun 2018 dan 2019, tidak ada alternatif lain bagi prajurit TNI yaitu harus tetap memegang teguh netralitas dan jangan melakukan kegiatan politik praktis. Demikian ditegaskan

  • Jumat, 08 Des 2017 18:48

    Panglima TNI: Tanpa Disiplin Tidak Mungkin TNI Dipercaya Rakyat

    Hingga saat ini dari berbagai hasil survey menempatkan institusi TNI pada posisi tertinggi tingkat kepercayaan rakyat. Tanpa kerja disiplin prajurit, tidak akan mungkin rakyat mempercayai TNI.Hal ters

  • Kamis, 07 Des 2017 22:07

    Panglima TNI: Mutasi Jabatan 85 Pati Sudah Melalui Prosedur Wanjakti TNI

    Mutasi jabatan 85 Perwira Tinggi (Pati) TNI sudah melalui prosedur, tahap pertama Pra Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) TNI yang dihadiri Kepala Staf Umum TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan

  • Selasa, 05 Des 2017 15:35

    Pengganti Panglima TNI Dipersiapkan Menghadapi Tahun Politik

    Presiden RI Ir. Joko Widodo telah menentukan calon pengganti Panglima TNI dan telah dipersiapkan untuk menghadapi tantangan tugas ke depan. Tantangan tugas ke depan tidaklah mudah yaitu menghadapi tah

  • Selasa, 05 Des 2017 10:35

    Panglima TNI Hadiri Fleet Day Dinner HUT Armada RI ke-72

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., menghadiri acara Fleet Day Dinner dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahu

  • Senin, 04 Des 2017 10:44

    Fadli Zon: Mensesneg sudah sampaikan surat pergantian Panglima TNI

    Fadli Zon, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, menerima kedatangan Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada, Senin, 4 Desember 2017.

  • Kamis, 30 Nov 2017 12:10

    Panglima TNI: Korpri TNI Tetap Bersikap Netral

    Dalam rangka memperingati HUT ke-46 Korpri, segenap anggota Korpri TNI diharapkan dalam menjalankan tugasnya sebagai birokrat diajak untuk tetap bersikap Netral. Korpri TNI harus mampu memberikan pela

  • Senin, 27 Nov 2017 22:07

    Panglima TNI: Proxy War bisa hancurkan negara tanpa peluru

    Proxy War merupakan salah satu perang yang menggunakan pihak ketiga atau kelompok lain untuk menghancurkan suatu negara tanpa menggunakan peluru (kekuatan militer), melalui berbagai aspek, baik ideolo

  • Senin, 27 Nov 2017 16:07

    Panglima TNI Hadiri Munas Alim Ulama NU di Mataram

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) dengan tema "Memperkokoh Nilai Kebangsaan Melalui Gerakan Deradikalisa

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak